WANITA TANPA MAHKOTA

WANITA TANPA MAHKOTA
Eps 128


__ADS_3

Sepasang suami istri itu tak pernah lepas saling bergandengan tangan.Johan yang memang kondisinya belum seratus persen pulih meminta untuk dirawat dirumah sakit itu dalam satu ruangan bersama sang istri.Dengan ranjang yang saling berdekatan Adela tak henti menggenggam tangan sang suami dengan mata yang tak pernah lepas dari wajah berjambang lebat milik Johan.


"kedip Del..." ucap Johan.


"suamiku jelek banget...mana tua lagi" ucapnya.


Johan tertawa..


"tua gini kamu juga nangis nagis aku tinggal.Tuh matanya ampe bengkak gitu" ucap Johan sambil menunjuk mata Adela yang nampak masih sangat bengkak.


Adela tersenyum,ia meremas jemari tangan sang suami.


"aku takut kamu nggak akan pulang mas" ucap Adela


"ya nggak mungkin lah...aku pasti pulang buat kamu"ucapnya lalu mengecup punggung tangan Adela.


" mas...."


"hmmm...."


"kamu belum cerita sama aku....apa yang terjadi sama kamu sampai kamu jadi kayak gini" ucapnya.


"kamu mau denger?" tanya Johan.


Adela hanya mengangguk.


"jadi....waktu aku mau pulang,ada orang yang sengaja nyerang mobil aku" ucapnya.


Adela mendengarkan dengan seksama.


"dia nembak ban mobil belakang mobil aku,membuat mobil itu hilang kendali.Dia juga nembak kepala supir aku,membuat supir tewas di kursi kemudinya."


"Dia ngincar aku sayang,dia ingin mencelakai aku.Sebelum mobil terjun ke jurang,aku berhasil lompat keluar.Tapi dia belum nyerah.Dia nembakin aku,Dan sialnya,pistol akun jatuh saat aku loncat dari mobil itu.Aku nggak bisa ngelawan dia." ucapnya.


Johan menghela nafas....


"tapi dia masih amatiran sih megang pistol,mungkin dia niatnya mau nembak jantung,tapi mleset...cuma kena perut sama dada tapi nggak nembus jantung" ucapnya sambil tersenyum menatap Adela.


"kamu udah celaka masih bisa bisanya senyum kayak gitu.Kamu nggak tau apa kalau aku khawatir setengah mati sama kamu" ucap Adela dengan mata kembali mengembun.


"untung meleset,kalau tepat sasaran gimana?kamu nggak mikirin aku apa?" ucap Adela kesal.


Johan tersenyum.Ia lalu mengecup punggung tangan sang istri.


"maaf,udah bikin kamu khawatir" ucapnya.


"aku baik baik aja,itu semua juga karena doa kamu kan?" ucapnya.


"kamu tau siapa yang nglakuin itu?"


"tau...karena aku bisa lihat jelas wajah dia.Mungkin dia pikir aku udah mati" ucapnya.


"siapa mas?" tanya Adela.


Johan menatap intens ke arah Adel.

__ADS_1


"Bayu.."


Adela membelalakkan matanya.


"Bayu..??" ucapnya lirih seolah tak percaya.


Johan mengangguk.Adela masih tak percaya.Bayu?laki laki yang dulu pernah disukainya waktu SMP?


"mungkin karena perusahaan nya aku bikin bangkrut,makanya dia dendam" ucapnya.


"mas..."


Johan menoleh ke arah sang istri.


"aku takut..." ucapnya.


Johan tak menjawab.


"apa yang akan kamu lakuin setelah ini?" tanyanya.


"menurut kamu...apa yang harus aku lakuin?"


"lapor polisi" ucapnya.


"nggak ada bukti sayang"


"terus?aku nggak mau ya mas kalau kamu berbuat sewenang wenang" ucap Adela.


"sedikit pelajaran aja sayang...nggak sampai mati kok" ucap Johan santai.


Johan terkekeh melihat tingkah lucu sang istri.Ia mengacak acak kepala berbalut hijab itu dengan gemas.


...****...


Sementara di luar ruangan...


Mama Mira,bu Rusmini,dan Selly tengah menunggu di luar ruangan.Mama Mira begitu heboh menelfon sang suami,memberitahukan kelahiran cucu pertama mereka juga tentang kepulangan Johan hari ini.Sedangkan Bu Rusmini kini tengah sibuk menelfon sang suami dan anak anaknya di kampung,menceritakan hal yang sama.Selly yang duduk ditengah tengah antara keduanya itu menoleh ke arah dua nenek yang sibuk dengan pembicaraan masing masing.Keduanya begitu antusias ngobrol dalam posisi membelakangi Selly.Selly memijit pelipisnya,ia pusing sendiri mendengar dua wanita yang bicara bak tak ada titik dan komanya tersebut.


Sementara itu...


Marvel mengantarkan dokter Joseph dan perawat nya yang hendak kembali ke rumah sakit.Mereka berjalan sambil berbincang bincang.


"Terima kasih dok...sudah berkenan menyelamatkan adik saya" ucap Marvel.


"sama sama tuan.Kebetulan saya lewat saat kejadian penembakan yang terjadi waktu itu,makanya saya segera menolong adik tuan" ucapnya.


"penembakan?"


"benar...saya tidak sengaja melintas saat mobil yang ditumpangi tuan muda Alexander tengah oleng karena ban belakang nya pecah."


"saya menepikan mobil saya agak jauh dari tempat tersebut.Saya melihat tuan muda melompat dari dalam mobil.Dan dia di tembaki oleh orang yang saya tidak kenal dari dalam sebuah mobil putih" ucapnya.


Marvel menajamkan pendengaran nya.Dugaannya tepat sasaran.Ada orang yang sengaja mencelakai Johan.Lalu apakah adik tiri nya itu tau siapa pelakunya?


"jadi benar...ada yang sengaja mencelakai adik saya"

__ADS_1


"benar tuan...saya menyaksikannya sendiri."


"Marvel menatap ke arah sang dokter....


" Terima kasih banyak dok...sudah menolong adik saya.Saya tidak tahu apa yang terjadi kalau dokter tidak membantu Johan waktu itu."


"sama sama tuan....jujur...saya sangat berterima kasih pada Tuhan karena sudah mempertemukan saya dengan tuan muda" ucapnya.


Marvel memiringkan kepalanya


"maksud dokter?"


"karena dengan begitu,saya bisa membalas budi pada almarhum nyonya besar Alexander.Dulu beliau pernah membantu saya membiayai biaya operasi almarhum ibu saya hingga sembuh,sebelum saya menjadi seperti sekarang."


Marvel mengangguk paham.


"nyonya Alexander memang sangat baik dok" ucap Marvel.


"benar tuan." ucapnya.


Tanpa terasa mereka sudah sampai di depan pintu masuk rumah sakit tersebut.


"saya permisi dulu tuan" ucap dokter Joseph.


"silahkan dok...sekali lagi terima kasih"


"sama sama...mari..." ucanya yang di sambut dengan anggukan kepala dari Marvel.


Dokter pun melangkah menuju mobil yanh sudah terparkir disana.Seperginya dokter Joseph.


Marvel menghela nafas panjang...


Siapa lagi yang menantang Johan kali ini?apa ini masih ada hubungannya dengan Clara?mengingat tadi pagi wanitan itu tiba tiba datang dan mengucapkan bela sungkawa?mungkinkah dia terlibat?mungkinkah dia belum menyerah?


Marvel memijit pelipisnya.Wanita itu memang selalu membuatnya pusing ...


...----------------...


***PENGUMUMAN.........!!!


AUTHOR BOLEH DONG MINTA LIKE KOMEN DAN VOTENYA YANG BANYAK.....😍


JANGAN LUPA MAMPIR JUGA DI NOVEL KEDUA AUTHOR


πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡***



οΏΌ


***SEKIAN PENGUMUMAN NYA.....


TERIMA KASIH...πŸ˜πŸ˜πŸ˜πŸ˜πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™***


οΏΌ

__ADS_1


__ADS_2