WANITA TANPA MAHKOTA

WANITA TANPA MAHKOTA
Eps 123


__ADS_3

Tiga hari pasca kecelakaan yang menimpa putra Alexander.Tuan Alexander kini tengah terbaring di ranjang ICU sebuah rumah sakit dengan berbagai alat bantu yang menempel di tubuhnya.Laki laki paruh baya itu begitu terkejut mendengar kabar kecelakaan yang menimpa sang putra kandung,sehingga membuat kondisi kesehatannya menurun.


Mira yang menunggu suaminya seorang diri meraih ponselnya dari dalam tas branded miliknya.Ya...selama Tuan Jonathan dirawat,hanya Mira yang setia menunggunya,itu lantaran Selly yang ditugaskan menjaga Adela,sedangkan Marvel sibuk membantu pencarian Johan yang sampai saat ini belum jelas keberadaannya.


Mira mencari nomor sang anak di ponselnya,lalu menelponnya....


tuutt....tuutt....


"halo ma...." ucap Marvel dari seberang sana.


"halo Vel...gimana?udah ada perkembangan?"


"belum.ma...."


Mira menghela nafas panjang.Bagaimana ini?sungguh ia merasa kasihan pada suami dan menantunya.Ya...meskipun Johan tak terlalu mengukainya,tapi jauh dari dalam lubuk hatinya ia selalu menganggap Johan seperti anak kandungnya sendiri.Meskipun ia selalu terkesan cuek dan tak mau ikut campur tentang apapun mengenai Johan.


"papa sama Adel gimana ma?"


"papa masih di ICU...sedangkan Adel...entahlah..mama kasian sama Adel Vel....dia begitu terpukul."


"iya ma....mama doain aja,semoga segera ada titik terang tentang keberadaan Johan"


"amin...kamu juga hati hati ya nak...kamu juga harus jaga kondisi kamu.Jangan terlalu capek..."


"iya ma...ya udah ya ma....Marvel tutup dulu."


"iya sayang..."

__ADS_1


Sambungan telfon pun terputus.


Mira kembali meraih tangan sang suami yang masih tak sadarkan diri.


"bangun pa.....mama mohon..." ucap Mira dengan mata yang mengembun


...****...


Sementara di tempat lain....


"iya mbak...nanti Dico ngomong sama bapak sama ibuk" ucap seorang remaja pria melalui sambungan telfon.


"ya udah...makasih ya Co...Assalamu'alaikum..."


"Wa alaikum salam"


Wanita berambut sebahu itupun menutup sambungan telfon nya.


Adela yang malang,ia yang baru pertama kali merasakan di cintai oleh laki laki kini wanita itu harus rela berpisah dari suami yang sangat dicintainya itu.Kemana dia?apa yang dia lakukan sekarang?apa dia baik baik saja?kalau baik baik saja kenapa ia tidak pulang?


Selly masuk ke dalam kamar itu dengan membawa nampan berisi makanan dan minuman.Ruangan itu nampak begitu sepi,hanya terdengar isakan dari bibir wanita yang nampak tak terurus itu.Wajahnya kusut dan basah karena air mata,warna hitam di sekitar mata membuat penampilannya semakin memprihatinkan.Adela bak manusia yang kehilangan arah.Ia seolah tak punya semangat hidup lagi.


Selly meletakkan nampak itu di atas nakas,ia kemudian duduk di sisi ranjang,disamping sang sahabat.


"Del....makan dulu ya...." ucap Selly.


Adel tak menjawab.

__ADS_1


"lo harus makan....lo nggak boleh egois Del....ada anak di dalam perut lo...!dia butuh kasih sayang lo..!dia butuh asupan gizi..!jangan cuma karena lo nggak ketemu Johan lo jadi ngorbanin calon anak lo..!gue tau lo sayang sama Johan..!semua juga lagi berusaha mencari tahu keberadaan Johan.Harusnya sekarang lo berdoa,lo ikhtiar,lo jaga diri lo dan calon anak lo...!bukan kayak gini..!Johan nggak akan suka kalau lo kayak gini Del...!!bangkit....!!!" ucap Selly lepas.


Adela semakin menangis.Selly meremas pundak Adela.


"bangkit Del...!lo harus kuat...!"


"hikss.....gue gimana tanpa mas Johan Sell?gue nggak bisa....hiks...."


Selly perih melihat sang sahabat.Ia kemudian memeluk erat Adela yang makin sesenggukan itu.


...****...


Sementara ditempat lain....


Marvel mengepalkan telapak tangannya melihat bangkai mobil yang sudah ringsek tak berbentuk itu.Setelah tiga hari pasca kecelakaan,akhirnya mobil yang ditumpangi Johan beserta sang supir yang telah tewas itu berhasil di angkat dari dasar jurang.


Mata tajam Marvel memerah,gigi giginya mengetat saat ia menemukan beberapa lubang di ban mobil bagian belakang mobil naas tersebut.Itu lubang bekas tembakan peluru..!maka bisa dipastikan,ada orang yang sengaja menginginkan kecelakaan ini.Terlebih lagi,tim dokter yang melakukan autopsi,menemukan peluru yang bersarang di pelipis kiri sang supir yang membawa mobil hitam tersebut.Itu artinya,sopir tersebut sudah dalam keadaan tewas saat mobil tersebut terjun ke jurang.


"bagaimana tuan?" tanya sang anak buah.


"cari kepa*** itu...!gue akan habisi dia dengan tangan gue sendiri..!"ucap Marvel dengan tatapan bengis.


" baik tuan..."ucapnya.


"oh iya tuan....saya juga menemukan ini,sepertinya ini milik tuan Johan" ucap sang anak buah sambil menyerahkan sebuah pistol Revolver milik sang adik.Iya....itu milik Johan.Marvel sangat hafal dengan benda itu.Itu senjata yang selalu Johan bawa kemanapun ia pergi.


Marvel mengusap wajahnya kasar.Jadi dimana Johan sekarang...?!apa yang sebenarnya terjadi.

__ADS_1


...----------------...


BOLEH LAH.....KASIH LIKE KOMEN & VOTE NYA......😒😒😒😒😒


__ADS_2