WANITA TANPA MAHKOTA

WANITA TANPA MAHKOTA
Eps 33


__ADS_3

Johan berdiri di bawah guyuran air di kamar mandinya.Mata tajamnya tak henti mengeluarkan aura iblis.Kebencian masih terpancar dari sorot matanya.Bayang bayang Adela yang menangis ketakutan di dalam gudang itu masih melekat kuat dalam ingatannya.


"gue akan cari lo sampai dapat manusia kep***t....!" sumpahnya di bawah guyuran air shower miliknya.


Johan segera menyelesaikan mandinya.Ya....sepulang dari gudang itu Johan segera pulang ke apartment nya untuk membersihkan diri sebelum ia ke kost an Adela.Ia tidak mau Adela melihat nya dalam kondisi berlumuran darah seperti itu.


15menit di dalam kamar mandi,Johan keluar dari sana dan segera mengganti pakaiannya.


...***...


Sementara di tempat lain.....


Seorang pria yang sudah babak belur bersembunyi di sebuah semak semak,nafasnya naik turun menandakan kelelahan yang ia rasakan,sesekali ia meringis menahan sakit akibat pukulan membabi buta yang ia dapatkan dari putra tiri tuan Alexander itu.


Angga mengambil ponsel yang ada di saku celana nya,....


tuuttt.....tuutt.....


"halo...gimana....." ucap seseorang dari seberang sana.


"gue berhasil....tapi sekarang gue butuh tempat tinggal.Johan berhasil bawa perempuan itu,dan dia mergokin gue"ucapnya dengan nafas yang tersengal sengal.


" apa?ceroboh banget sih loo!dan Johan tau gue terlibat?"tanya wanita itu panik.


"dia nggak tau....tapi gue yakin sekarang Johan pasti sedang mencari keberadaan gue....dan kalau gue tertangkap,gue nggak jamin nama lo aman."


"an**ng..!" *wanita itu mengumpat dari seberang sana


"ok...lo dimana sekarang...gue akan kasih lo tempat tinggal"


"gue masih sembunyi...gue akan kirim lokasi gue...lo jemput sekarang" ucap Angga kemudian mematikan sambungan ponselnya.Angga meringis menahan sakit di sekujur tubuh nya.


...***...

__ADS_1


Mobil itu kembali memasuki kost putri tempat dimana pujaan hatinya itu tinggal.Johan menghentikan laju mobilnya,menatap ke arah kamar yang di tempati Adel,nampak dari luar lampu sudah mati.Sebenarnya Johan sangat ingin turun dan menemui kekasihnya itu,tapi ia urungkan,mengingat sekarang waktu sudah menunjukkan pukul setengah sepuluh malam,kurang pantas bagi seorang wanita menerima tamu apalagi laki laki.


Johan mengirim sebuah pesan untuk Adela.


tuutt.....tuuttt..


"halo...." suara serak khas seseorang yang menangis terdengar dari seberang sana


"udah tidur?"


"belum..."


"kok belum?buruan tidur gih....gue ada di depan kost an lo sekarang,gue nggak berani turun,udah malam,takut ganggu yang lain"


"saya udah ditemenin Selly tuan..tuan pulang aja istirahat ..."


Johan menatap lurus ke arah kamar kost Adela,


sejenak mereka terdiam.Terdengar dari sambungan telfon suara Adela yang coba mengatur naafasnya


"*tuan.."


"apa baby..."


"makasih"


"saya nggak tau apa yang akan terjadi sama saya kalau tuan nggak nolongin saya tadi*"


Sejenak Johan terdiam,


"*gue akan melakukan apapun untuk melindungi wanita yang gue sayang Del."


"gue pernah merasakan kehilangan....dan gue nggak mau itu terjadi lagi sekarang.Gue akan selalu melindungi lo apapun yang terjadi baby*..."

__ADS_1


Di dalam kamar....air mata Adela kembali tumpah dengam derasnya...


Ia berkali kali menyeka air matanya,mengusap hidungnya,ia menarik nafas untuk sedikit menghilangkan isak tangisnya...


"saya sayang sama tuan....hiks...."ucapnya dengan deraian air mata.


Johan terpaku,mendengar ucapan itu.Ia tersenyum senang mendengarnya.


" gue sayang sama lo melebihi apapun Del....gue nggak akan biarin lo nangis lagi..."


Terdengar suara isakan dari sambungan telfon itu.Adela tidak bisa lagi menyembunyikan tangisannya.


"udah malem....tidur ya...."


"good night *baby....love you.."


"love you too*"


Johan tersenyum mendapat balasan itu.Ia segera me masukkan ponselnya kedalam saku celananya lalu pergi meninggalkan tempat tersebut.


Sementara di sebuah kamar yang tak terlalu luas itu,seorang gadis sesenggukan tanpa suara.Ia membekap mulutnya,agar tangisannya tak terdengar oleh siapapun.Selly terus memeluk tubuh sahabatnya itu,mencoba menguatkan gadis yang saat ini bisa di katakan jiwanya terguncang.


"gue malu Sell...." ucapnya di sela sela tangisnya.


Shelly terus memeluk sahabatnya,ia tau betul apa yang kini Adela rasakan.


"lo boleh nangis kok Del....menangislah selama itu bisa bikin lo lega..."


"gue yakin...Angga pasti akan dapat balasan yang setimpal,pak Johan pasti nggak akan tinggal diam Del...dia sayang banget sama lo" ucap Selly sambil terus memeluk sahabatnya itu.


Adela masih terus sesenggukan,Selly memeluk sahabatnya itu sambil mengusap usap rambut Adela.Sebenarnya ada suatu hal yang ingin ia tanyakan,tapi ia merasa saat ini bukan waktu yang tepat...


...----------------...

__ADS_1


__ADS_2