
Mobil itu melesat dengan kecepatan sedang,membawa sang pengemudi menjauh dari rumah kecil yang berhasil mengukir senyum lebar di bibir seorang Johan Alexander sepanjang perjalanan.
Adela yang berada di kursi samping kemudi tak henti henti menatap pria gagah disampingnya itu sambil tersenyum senyum dan menyandarkan kepalanya di sandaran kursi tersebut.
"lo kenapa sih senyum senyum mulu dari tadi?" tanya Johan.
Adela hanya tersenyum sambil menggelengkan kepalanya,matanya tetap fokus pada makhluk ciptaan Tuhan yang teramat sempurna menurutnya.
"gue emang ganteng Del...lo emang beruntung sih punya pacar idaman semua wanita kayak gue" ucapnya lagi dengan bangga.
Adela tak menjawab,ia hanya mengangguk sambil terus menampilkan senyum manisnya.
Johan menoleh ke arah wanitanya,
"senyum senyum mulu,ngomong....."
tak menjawab lagi,hanya mengangguk sambil terus tersenyum.
Johan tertawa kecil,dengan gemas ia mengusap usap kepala Adela yang berbalut hijab itu.
Mobil terus melesat,membawa dua anak manusia itu menuju sebuah sekolah menengah pertama,untuk menjemput sang adik,Dico.
drttt....drrrttt...
Johan mengambil ponsel tersebut...
"halo..."
"halo....Jhon...kapan balik?ke enakan lu disitu?" tanya seorang pria di seberang sana.
"gue masih lama....oh ya....gue minta lo urusin berkas berkas gue buat nikah,seminggu harus siap" ucapnya enteng.
"what??lu nikah?serius?"
"ya iyalah.."
"kok mendadak?" tanya Marvel penasaran.
"bawel lo...!nggak usah banyak tanya siapin aja"
"oh ya....si br***sek itu gimana?" tanya Johan lagi.Benerapa hari yang lalu Marvel sempat menghubungi nya mengaabarkan bahwa ia sudah berhasil menangkap Angga.
"lo tenang aja..dia masih idup...!"
"bagus....jangan sampai lolos...karena gue sendiri yang akan menghabisi dia" ucapnya kemudian menutup sambungan telepon.
"tuan...."
"hmm....."
"tuan mau ngapain mas Angga?"
"kalo nggak gue bakar ya gue mutilasi" ucapnya santai membuat Adela reflek menegakkan posiisi duduknya.
__ADS_1
"tuan kok serem sih?"
Johan hanya tersenyum menatap Adela
"gue nggak akan maafin siapapun orang yang berani gangguin lo Del...."
"tapi ya jangan dibunuh tuan....kasian"
"kook kasian sih?dia udah ngelecehin lo"
"kan bisa diserahin ke polisi tuan"
Johan menghela nafas panjang.
"ok...gue bakal bawa dia ke kantor polisi,setelah gue potong ti*** nya sampai habis."
bugghhh....
sebuah pukulan mendarat di bahu Johan...
"auuggghh....!sakit baby...!"
"jorok tau nggak...!!" ucap Adela kesal.
"biar dia nggak bisa macem macem lagi ya kan?" ucap Johan santai.
Adela diam,ia kembali merebahkan tubuhnya pada sandaran kursi.
Johan hanya trrsenyum melihat ekapresi sang kekasih.
Satu minggu kemudian.....
Rumah kecil itu nampak ramai,beberapa tetangga datang ke rumah tersebut guna memenuhi undangan sang pemilik rumah.Sebenarnya pak Harun dan bu Rusmini tidak mengundang terlalu banyak orang,tapi justru yang datang malah di luar perkiraan.
Di dalam rumah,seorang laki laki dengan setelan jas lengkap sudah duduk di hadapan seorang penghulu.Raut wajah tegang nampak jelas terlihat.
"tegang banget bro?" bisik Marvel yang duduk di belakang Johan.
Ya....Johan meminta marvel untuk menjadi saksi di pernikahannya.Marvel juga mengajak Tuan Jonathan dan Mira dan juga Selly untuk menghadiri pernikahan adik tirinya itu.
Tak teralu lama menunggu,Adela keluar dari kamarnya bersama Selly sahabatnya.
Gadis manis itu nampak semakin manis dengan balutan kebaya putih sederhana dan make up yang tak teralu mencolok
Adela duduk di samping Johan yang sedari tadi tak henti menatap calon istrinya itu..
"cantik" bisik Johan pada Adela membuat pipi gadis itu merona.
"bisa kita mulai?" tanya penghulu yang sudah siap di hadapan Johan sedari tadi..
"bisa pak" ucap Johan dan beberapa tamu Undangan.
Penghulu mengulurkan tangannya,Johan kemudian menyambutnya..
__ADS_1
Sesaat suasana hening,hanya terdengar suara sang penghulu yang kemudian disambut dengan suara lantang Johan mengucapkan ijab qobul.
"bagaimana saksi.....sah?"
"sah...."
"alhamdulillah...."
Johan dan Adela bernafas lega,nampak raut wajah bahagia dari kedua anak manusia ini.Johan tersenyum hangat menatap Adela....begitupun sebaliknya.
Suasana bahagia itupun juga menyelimuti semua tamu undangan.Tuan Jonathan meneteskan air mata.Anak kandungnya kini sudah menemukan cintanya,meskipun sejak ia menginjakkan kaki di tempat itu Johan tak pernah sekalipun menyapanya,namun itu tak mengurangi kebahagiaan nya menyaksikan putranya tersenyum bahagia bersanding dengan gadis pilihannya.Marvel mengusap punggung sang ayah,seolah mencoba menenangkan pria itu.
...****...
Praangg.......!!
pranggg......!!!
Barang barang dikamar itu jatuh berserakan di lantai kamar yang luas dan mewah itu.Sebuah cermin besar di meja rias itupun pecah berkeping keping tak luput dari amukan sang penghuni kamar.
"aaaaakkkkhhhhh......" Clara terus berteriak histeris,membanting apapun yang ada di hadapannya.
Nyonya Hana masuk dengan tergopoh gopoh.
"nak....Clara....!!hentikan...!!"ucap nyonya Hana sambil terus mencoba menenangkan Clara.
" aku nggak terima ma...!!Johan nggak boleh menikah sama perempuan sia*an itu!!dia milikku maaa....."ucap Clara histeris.
Ya....Clara baru saja mengetahui bahwa Johan sedang melangsungkan pernikahan di desa kelahiran Adela.Clara mendapatkan kabar itu dari Marvel,sebenarnya hari ini Clara mempunyai niat ingin mengajak Marvel pergi berdua,untuk mengucapkan terima kasih karena Marvel telah menolongnya beberapa hari lalu,juga ingin meminta bantuan pria pengagumnya itu.Untuk apa lagi jika bukam untuk mendekati Johan.
Namun sayang,belum sempat ia mengutarakan maksud hatinya,Marvel sudah terlebih dulu mengungkapkan sebuah kalimat yang membuat dunia Clara seolah hancur seketika.Pria yang sangat ia idam idamkan kini telah resmi menjadi suami dari seorang wanita bernama Adela Belva.
"sudah Clara cukuuup....! hentikan semua ini nak...!Johan tidak mencintaimu....!!"
"dia cinta sama aku maa.....!perempuan itu aja yang kegatelan...!!"
"aku nggak bisa biarin ini...!!aku nggak mau kehilangan Johan...!!"
Clara menyambar tas nya dan bergegas pergi dari tempat itu...tapi belum sempat ia keluar kamar,tuan Alex datang menghadangnya di depan pintu.
"mau kemana kamu?!"
"aku mau kasih pelajaran sama perempuan yang udah berani ngambil Johan dari aku pa...!"
"CUKUP....!kamu sudah gila Clara...!!kamj sudah di butakan oleh cinta...!!"
"papa tidak akan ijinkan kamu keluar dari kamarmu!"
"paa......"
"ayo ma...kita keluar" ucap tuan Alex pads istrinya.Nyonya Hana pun menurut.Ia dan suaminya pun keluar dari kamar itu dan mengunci pintu nya dari luar membuat Clara histeris sambil menggedor gedor pintu kayu tersebut.
...----------------...
__ADS_1
BOLEH BANTU LIKE,KOMENT DAN VOTE NYA KAKAK.....🥰🥰🥰🥰🙏