WANITA TANPA MAHKOTA

WANITA TANPA MAHKOTA
Eps 60


__ADS_3

Johan dan Marvel tiba di kantor dalam waktu yang hampir bersamaan.Sebelum memasuki lobby perusahaan,dari kejauhan Johan dan Marvel melihat ada keributan.Seorang wanita berseragam OB dalam posisi membekanginya terlihat menjambak rambut seorang wanita berambut panjang.


Kedua pria itu mempercepat langkahnya....


"ada apa ini..."ucap Johan menggelegar membuat semua karyawan menoleh padanya.


Terlihat disana Mila tengah memangis tersedu sedu,dan Selly menatap bingung,sejak kapan dua pria itu berada di belakangnya.Marvel menatap Selly dengan tatapan tidak suka.Ini pertemuan pertama mereka setelah adegan motor mogok malam itu.Sejak saat itu Marvel dan Selly tak pernah bertemu lagi


" ada apa ini?"tanya Johan dengan suara tegas.


"saya nggak tau tuan....mereka menyerang saya" ucap Mila penuh drama membuat Selly dan Adel mengernyitkan dahinya.


"tuan....nggak gitu..." ucap Selly mencoba menjelaskan.


"gue tau dia sahabat lo..." ucap Mila memotong perkataan Selly sambil menunjuk Adela.


"tapi lo nggak bisa juga dong membenarkan pekerjaan kotornya..."


"gue cuma ngasih tau lo kalo pekerjaan teman lo itu kotor...dia menggoda laki laki kaya...bahkan sekarang dengan tidak tau malunya dia datang kesini bawain makanan untuk sugar daddy nya..." ucap Mila membuat drama,seolah olah dia wanita baik baik yang ingin menyelamatkan Adela dari sesuatu yang kotor.


Selly menggelengkan kepalanya,tidak habis pikir dengan wanita di hadapannya itu.Sementara Adela memejamkan matanya sambil menghela nafas panjang,sungguh Mila tidak tau bahwa dia sudah melakukan kesalahan fatal karena berucap seperti itu.


Johan menatap wanita berambut panjang itu dengan tatapan penuh amarah.Tangannya mengepal,mata nya memerah,kebencian terlihat jelas dalam raut wajah tampan itu.Hal itu tak luput dari pandangan mata Adela.


Johan melangkah kan kaki panjangnya mendekati Mila...dengan sekali gerakan ia mencekik leher wanita itu dengan satu tangannya,membuat wanita itu kesulitan bernafas.Semua yang melihat kejadian itupun terkejut,


"berani beraninya kau mengatai istriku tidak tau malu....!" ucapnya dengan nada dingin,membuat semua yang ada di sana terkejut.


Mantan OB itu istrinya CEO?benarkah??begitulah yang mereka pikirkan.


Adela mendekati suaminya...


"mas....lepasin dia kasiaan...." ucap Adela lembut sambil memegangi lengan suaminya.


Johan tak bergeming,tubuh Mila bahkan sudah terangkat hingga kakinya tak menyentuh lantai marmer itu.


"mas....lepasin...!!" ucap Adela jengkel lantaran Johan tak mendengarnya.


"Jhon...lepasin...dia bisa mati...!" ucap Marvel mencoba menyadarkan adiknya.


Sementara karyawan dan security tak berani mendekat,mengingat atasannya itu adalah mantan brandalan yang terkenal nekat.


"maaas.......!!" ucap Adela dengan suara meninggi.


Johan masih tak bergeming.


"ya udah cekik terus aja!biar mati sekalian...biar kamu di penjara...!aku nggak peduli!aku mau pergi....!!" ucap Adela emosi.Ia berlalu pergi melangkahkan kakinya dengan kesal meninggalkan tempat itu .


Johan menoleh ke arah istrinya yang sudah beranjak pergi,ia lalu melepaskan Mila,membuat wanita itu tersungkur ke lantai.

__ADS_1


"Adel....!" teriaknya.Ia melangkah lebar meninggalkan wanita yang sudah terbatuk batuk itu,berlari mengejar istrinya yang berjalan sambil uring uringan.


"sukurin loo...makanya jangan macem macem lo sama teman gue!!" ucap Selly yang masih kesal.Ia tertawa melihat Mila yang terbatuk batuk .


Marvel menatap tajam pada Selly.


"kamu...dan kamu...ke ruangan saya...!" ucap Marvel pada Selly dan Mila.


Marvel segera pergi meninggalkan tempat itu.Di ikuti Selly dan Mila dibelakangnya.


Sementara sepasang suami istri itu.....


"Adel....tunggu....!!" ucap Johan sedikit berteriak sambil terus mengejar istrinya yang tak mau berhenti.


settt....


dengan satu gerakan Johan berhasil menarik tangan Adela membuat tubuh wanita itu reflek berbalik ke arah Johan.


"lepasin...!" ucap Adela kesal sambil mencoba melepaskan lengannya yang di genggam Johan.


"jangan ngambek dong...."


"kamu tuh kebiasaan tau nggak..!main cekik orang seenaknya..!"


"dia ngatain kamu..ya jelaslah aku marah...!!dia pantas digituin..."


Adela menghempaskan lengannya membuat genggaman Johan terlepas.


"ya biarin aja...!" ucap Johan enteng.


"itu nyawa manusia bukan nyawa kucing...!!gampang banget main bunuh aja...!!" ucap Adela kesal,ia menghentak hentakkan kakinya ke tanah saking kesalnya.


Johan terkekeh melihat ekspresi Adela.


"tuh kan...malah ketawa...!!"ucapnya semakin kesal.


Johan meraih tubuh wanitanya itu,lalu memeluknya.


" iya...iyaa...maaf sayang...nggak gitu lagi deh..janji..."ucapnya menenangkan.


Adela masih mengerucutkan bibirnya dalam dekapan sang suami.


Johan sedikit menjauhkan tubuh istrinya,lalu tangannya terangkat menangkup wajah wanitanya itu.


"kamu ngapain kesini?kok nggak bilang?"


"tadinya mau ngasih kejutan buat kamu...sekalian bawain makan siang.Malah kamunya nggak ada" ucap Adela masih dengan mimik muka yang kesal.


"maaf ya sayang...tadi aku keluar sebentar..." ucap Johan sambil mengusap pipi Adela.

__ADS_1


Adela hanya mengangguk.


"makan siangnya mana?" tanya Johan lagi.


"kayaknya ketinggalan di dalam mas..."


"ya udah...kita masuk ya...." ucapnya,kemudian merengkuh pundak Adela mengajaknya masuk ke dalam perusahaan.


Pemandangan itupun sontak mencuri perhatian para karyawan.


Adela mengambil tas bekal yang tadi ia letakkan di kursi tunggu,lalu kembali mendekati suaminya teesebut.


"kamu dari tadi nungguin disini?" tanya Johan.


Adela mengangguk ragu.


"kenapa nggak nungguin di ruangan aku?"


"mmmm...." Adela bingung mau menjawab apa.Melihat ekspresi istrinya,Johan pun paham,sepertinya Adela mendapatkan perlakuan kurang menyenangkan saat dirinya tidak ada.


Johan menatap para karyawan yang ada disana


"perhatian semuanya...!!" ucapnya menggelegar,membuat para karyawan menoleh ke arahnya.


Johan merangkul pundak Adela.


"Adela adalah istri saya..!dia adalah bagiam dari keluarga Alexander...!dia adalah atasan kalian juga...!!jadi mulai sekarang..siapa pun yang berani kurang ajar atau bersikap tidak hormat kepada istri saya maka bersiap siaplah untuk angkat kaki dari perusahaan ini..!!" ucap Johan tegas.


"baik tuan..." ucap para karyawan.


Johan beralih menggenggam tangan Adela, mengajak istrinya itu menuju lift khusus presdir.


Tak butuh waktu lama,sepasang suami istri itu sudah sampai di lantai dimana ruangan Johan berada.Sebelum memasuki ruangan CEO,Johan dan Adela melewati meja Tari.


Tari bangkit,memberi hormat pada atasannya itu.Matanya tak sengaja menatap tangan Johan yang menggenggam erat tangan wanita yang sempat ia perlakukan kurang sopan tadi.


"Tar...mulai hari ini...kalau istri saya datang ke sini langsung suruh dia masuk.Saya nggak mau istri saya nunggu di lobby lagi.." ucap Johan.


"baik pak..." jawab Tari sambil menunduk.


Sepasang suami istri itu pun masuk ke dalam ruangan CEO tersebut...


...----------------...


***JANGAN LUPA LIKE KOMENT AND VOTE NYA...🥰


JANGAN LUPA JUGA DI ADD KE LIST NOVEL FAVORITE KALIAN🥰🥰


JANGAN LUPA JUGA DIBKASIH BUNGA DAN KOPI YANG BUUAANYAKK....🥰🥰🥰

__ADS_1


JANGAN LUPA JUGA DI FOLLOW YA AUTHORNYA....🥰🥰🥰🥰


TRIMA KASIH🥰🥰🥰🥰🥰❤❤❤❤***


__ADS_2