
Satu minggu kemudian...
Malam hari....
Dikamar yang luas di kediaman keluarga Alexander....
Wanita hamil itu nampak tak henti mengulum senyum.Setelah selesai bertelfon ria dengan sang suami Adela kini bersiap untuk tidur sambil memeluk baju kotor Johan yang belum ia cuci semenjak kepergian Johan seminggu yang lalu.
Adela segera memejamkan matanya.Ia seolah tak sabar untuk menunggu esok pagi.
Sementara itu di kamar lain di rumah yang sama..
Sepasang suami istri itu tengah berbincang bincang di atas ranjang besar mereka.Selly nampak bersandar di ranjang sedangkan Marvel kini tengah tiduran dengan kepala yang ia letakkan di atas paha Selly.
Selly mengarahkan stroberi yang ada di tangannya ke arah mulut Marvel.Marvel pun membuka mulutnya,menggigit ujung buah berwarna merah itu dari tangan sang suami.
"nyet.....lo kapan hamilnya?gue pengen lo cepet cepet hamil deh..."
Selly tertawa renyah sambil melahap menggigit buah sisa gigitan Marvel.
"ya mana gue tauk...lo nya kalik yang kurang top cerr" ucap Selly asal.
"suekk lo...!!" ucap Marvel ngegas
Selly tertawa girang...
Marvel mengubah posisinya,ia membenamkan wajah nya ke area bawah perut Selly membuat Selly terjingkat.
"ihh....apaan sih..."
"diem....gue pen ngunjungin rumah gue..." ucapnya.
"nggak gitu juga nyett....!" ucap Selly.
Marvel kembali merubah posisinya.Ia mendekatkan wajahnya pada wajah Selly.
"bikin lagi yuk....biar cepet jadi...." ucap Marvel
"boleh...." ucap Selly malu malu.
Dan....terjadilah yang seharusnya terjadi di antara sepasang suami istri itu.
...****...
Pagi menjelang....
Adela sudah selesai kewajiban nya sebagai umat muslim.Adela melepaskan mukenahnya lalu meletakkan nya di atas rak...
Adel duduk di sisi ranjang,ia meraih ponselnya yang berada di atas nakas.
*1pesan masuk
Daddy❤❤
"morning baby...." tulis Johan..
"morning daddy..."
"lagi apa?"
"abis sholat....kamu lagi apa mas?"
"ini lagi packing....udah siap siap pulang nih..."
"sepagi ini?
" nggak sabar ketemu kamu sayang..."
Adela mengulum senyum...
"hati hati ya mas....aku tungguin dirumah....kamu mau dimasakin apa?"
"apa aja yang penting kamu yang masak pasti aku makan"
"co cweeett.......ya udah...aku tunggu dirumah ya....love you papa..😘"
"love you too cantik*"
berbalas pesan pun selesai.Adela meletakkan ponselnya di atas nakas,kemudian mengenakan hijab instannya lalu bergegas turun ke dapur untuk memasak makanan guna menyambut sang suami.
Kondisi rumah masih sepi,hanya ada beberapa pelayan yang nampak sibuk membersihkan rumah besar itu.
"selamat pagi nona...." ucap para pelayan saat melihat Adela melintas.
"pagi...." ucap Adela pada para pelayan dengan senyum yang merekah.
Adela pun menuju dapur.
__ADS_1
"maaf nona....nona mau apa?" tanya seorang pelayan disana
"saya mau masak buat mas Johan bik...bentar lagi dia pulang"
"kalau gitu bibik bantu non..."
"boleh...tapi bibik yang motong motong aja ya....biar aku yang masak,sekalian buat yang lain..." ucap Adela.
"baik non..."ucap sang pelayan.
Adela pun memulai aktivitas memasaknya dibantu sang pelayan.
Tak beberapa lama berselang...
Selly turun dari kamarnya,dilihatnya sang sahabat sekaligus adik ipar nya itu tengah berkutat dengan peralatan dapur di sana.
" Adel...."ucapnya.
Adela pun menoleh ke arah sumber suara.
"Sell....udah bangun...?" jawabnya dengan senyum sumringah.
"lo ngapain disini?"
"gue lagi masak.Hari ini mas Johan pulang..jadi gue pen masakin spesial buat dia"
"cie....yang suaminya pulang....pantesan rajin banget jam segini udah di dapur...." goda Selly.
"abis ini udah ceria lagi deh....nggak ada tuh galau galau an karena kangen"
Adela hanya tersipu malu....
"gue bantuin ya......"
"boleh." ucapnya.
Sepasang sahabat itupun mulai kemasak bersama di bantu beberapa orang pelayan disana.
Sekitar empat puluh lima menit,semua masakab buatan Adel dan Selly sudah matang
"biar saya aja yang nata non....nona mandi aja"
"ya udah kalau gitu....makasih ya bik..." ucap Adel.
Adel dan Selly pun segera menuju kamar masing-masing.Adela masuk ke kamar nya,ia kemudian duduk di tepi ranjang dan meraih ponselnya.
.
.
.
.
ceklist*...
Adela menghela nafas.Mungkin faktor sinyal.
Adel bergegas masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri.Setelah sepuluh menit berselang,Adel keluar dari kamar mandi dengan handuk kimono nya.Ia kembali meraih ponselnya,masih ceklist....
"*mas.....sampai mana sayang?"
masih ceklist*...
Adela mencoba berfikir positif.Ia segera berganti baju lalu merias wajahnya tipis tipis guna menyambut kedatangan sang suami.
Adel meraih ponselnya lagi,masih sama,ceklist....
Adel mulai tak tenang,ia memencet tombol telfon di aplikasi yang didominasi warna hijau itu.
tuttt....tutttt....tuttt
tidak aktif ..
Kemana suami nya?.
Adel masih tetap berusaha berfikir positif.Ia kemudian melangkah untuk menuju meja makan.Adel berjalan menuruni tangga sambil terus mencoba menghungi suaminya.Ia kemudian duduk di salah satu kursi di meja makan tersebut.Adela masih berusaha menghubungi suaminya namun mesih tetap tak diangkat.Raut kekhawatiran mulai nampak di wajahnya,ini sudah satu jam lebih sejak Johan mengirim pesan akan pulang,tapi kenapa dia belum datang datang juga?
Jonathan dan Mira turun dari tangga.
"morning sayang...." ucap Mira sambil mengecup pucuk kepala Adel saat mereka sudah sampai di meja makan.
"morning ma...pa.." ucap Adela mencoba tersenyum.
"kamu kenapa sayang?" tanya Mira saat melihat Adela nampak murung.
"mas Johan nggak bisa di hubungi ma,harusnya dia udah pulang"
__ADS_1
"mungkin macet Del" ucap tuan Jonathan.
"iya pa....semoga aja gitu"
Marvel dan Selly turun dari tangga.
"pagi ma...pa...Adel..." ucap Marvel dan Selly
"pagi...."
"ada apa nih?tegang banget keknya" tanya Marvel.
"nggak ada apa apa...ya udah...kita sarapan dulu" ucap Jonathan.
"aku sarapan nanti aja ya pa....aku nungguin mas Johan dulu"
"jangan dong sayang....nanti kalau Johan masih lama gimana?kita makan aja dulu...nanti kalau Johan pulang,kamu tinggal nemenin dia" ucap Mira.
"iya Del...lo nggak boleh telat makan..kan ada bayi di perut lo..." ucap Selly.
Adela menghela nafas panjang,ia pun kemudian mengangguk.
Keluarga itupun mulai sarapan,tiba tiba.....
drrttt......drrtttt.....
ponsel Marvel bergetar,
Marvel meraih ponsel yang ada di sakunya,lalu mengusap tombol hijau disana.
"halo...." ucap Marvel
.......................
Marvel tiba tiba mematung,raut wajahnya nampak tegang,sepersekian detik kemudian matanya mulai mengembun.Marvel menatap nanar ke arah para keluarga nya yang sedang berkumpul untuk sarapan pagi itu,lalu pandangan nya tertuju pada wanita yang tengah berbadan besar itu.
"kamu yakin..." ucap Marvel dengan sura bergetar
...................
Marvel menghela nafas panjang...
"ok...makasih....saya akan segera kesana" ucapnya lalu mematikan sambungan telepon nya.
Marvel nampak syok,ia menyandarkan tubuh besarnya di sandaran kursi...
"lo kenapa nyet?" tanya Selly.
"ada apa Vel?" tanya Mira.
Marvel menegakkan posisi duduknya....
"Johan..."
"mas Johan kenapa mas?" tanya Adela cepat,ia yang sedari tadi perasaan nya sudah tidak tenang pun kini dibuat semakin panik..
"mobil yang di tumpangi Johan,jatuh ke jurang Del" ucapnya lirih.
Duuuaaaarrrrrr...............
...----------------...
***Bolehlah kasih like vote dan komennya😭😭😭
JANGAN LUPA MAMPIR DI NOVEL KEDUA KU***...
👇👇👇👇
SANGAT DI TUNGGU LIKE VOTE DAN KOMENNYA...
🥰🥰🥰🥰🥰🥰
...----------------...
**AUTHOR BUTUH LIKE DAN KOMEN YANG BANYAK NIIH.....
***JANGAN LUPA LIKE KOMENT AND VOTE NYA...🥰
JANGAN LUPA JUGA DI ADD KE LIST NOVEL FAVORITE KALIAN🥰🥰
JANGAN LUPA JUGA DIBKASIH BUNGA DAN KOPI YANG BUUAANYAKK....🥰🥰🥰
JANGAN LUPA JUGA DI FOLLOW YA AUTHORNYA....🥰🥰🥰🥰
TRIMA KASIH🥰🥰🥰🥰🥰❤❤❤❤********
__ADS_1