WANITA TANPA MAHKOTA

WANITA TANPA MAHKOTA
Eps 66


__ADS_3

Mentari masih belum menampakkan sinarnya..


Suara kumandang adzan subuh saling bersahutan.Menandakan waktu untuk bersimpuh menyembah Sang Maha Kuasa telah tiba.


Seorang wanita tengah berdiri di bawah guyuran air shower,membersihkan tubuhnya yang penuh dengan tanda merah keunguan,hasil karya anak manusia bernama Johan Alexander yang sudah menahan lapar hampir tiga hari.


Ya...semalaman Johan seolah tak berhenti membolak balikkan tubuh mungil Adela,melepaskan hasrat kelelakiannya,juga rindunya yang hampir tiga hari ini ia tahan.


Johan seolah tak pernah puas menjamah tubuh istrinya.Setelah makan malam Johan sudah meminta hak nya,dan baru berhenti sekitar jam dua pagi.Itupun karena Adela yang merengek minta berhenti,kalau tidak..mungkin mereka masih bergulat sampai saat ini.


Adela menyudahi mandinya,ia segera keluar kamar mandi dan mengganti pakaiannya dengan pakaian kurang bahan lagi,sesuai titah suaminya.Tapi kali ini ia memakai yang lebih tertutup,kaos oversize lengan pendek dan hotpants jeans biru muda.


Setelah berganti pakaian ia segera menggelar sajadahnya dan memulai kewajibannya sebagai seorang muslimah.Setelah itu ia melanjutkan dengan membaca kitab suci pedoman hidupnya.Suara merdu itu kembali menggema di setiap sisi ruangan tersebut.Johan yang memejamkan matanya pun tersenyum mendengar suara indah itu,sambil memeluk gulingnya,ia mengamati wanita pemilik suara indah itu.Hati Johan terasa damai setiap kali mendengar Adela membaca kitab suci Al Quran.Sebuah ketenangan selalu tercipta saat setiap ayat ayat Allah itu menggema dari mulut mungil Adela.


Adela telah selesai dengan kewajibannya,ia meletakkan Quran itu di atas meja lalu melepas mukenahnya dan melipatnya.


"ssttt....."


Adela menoleh ke arah sumber suara.Dilihatnya pria tersangka yang sudah membuat tubuhnya serasa remuk itu kini menatapnya sambil memeluk guling di ranjang king size itu.


Johan mengisyaratkan Adela untuk mendekat.Adela menghela nafas panjang,pasalnya kini Johan menatap Adela dengan tatapan nakal.


Adela hanya menurut,ia duduk di sisi ranjang,disamping Johan.


Johan menggerakkan tangan nya menarik narik pelan kaos over size yang dikenakan Adela.


"sini dong...." ucap Johan memelas.


Adela terpaksa menurut.Ia merebahkan tubuhnya pada dada bidang suaminya.Sesuai dugaan Adel,tangan Johan mulai meremas pa**at Adel dengan gemas.


"maaaasssss......" ucapnya dengan nada panjang dua ketukan😅


Johan tertawa gemas.ia kemudian mendekap istrinya,menenggelamkan kepala istrinya kedalam dada berbulunya.


"temenin aku tidur sayang..." ucapnya kemudian dengan mata terpejam.


Adela tersenyum,ia pun menurut,memeluk badan tegap milik Johan.


Sepasang suami istri itupun kembali terlelap dalam mimpi mereka dengan posisi saling berpelukan.


...****...


Sementara itu...


Di tempat lain...


Di sebuah bangunan tinggi milik keluarga Alexander itu...


Marvel datang dengan terburu buru.Ia sedikit kesiangan hari ini,membuatnya melangkahkan kaki panjangnya dengan tergesa gesa.Terlebih lagi Johan mengabari bahwa ia tidak ngantor hari ini dan melimpahkan semua pekerjaannya pada kakak tirinya itu.Membuat Marvel semakin kalang kabut.


Marvel menuju lift khusus presdir...


"maaf tuan...lift nya sedang diperbaiki..." ucap seorang karyawan disana.


Marvel mengusap wajahnya kasar.Ia segera beralih ke lift karyawan yang kebetulan saat itu tidak terlalu ramai.Bahkan kosong.


tringg....

__ADS_1


pintu lift terbuka...


Marvel segera masuk ke dalam lift,saat pintu lift hendak tertutup,tiba tiba seorang Office girl nyelonong masuk dengan berlari.Nafasnya memburu,membuatnya terbatuk batuk di pojokan lift.Gadis office girl yang masih lengkap dengan tas selempang di pundaknya itu meringis,mencoba mengatur nafasnya.


"baru datang?"


Suara itu mengagetkan Selly,dilihatnya asisten Marvel yang berdiri menatap nya dengan kedua lengan yang dilipat di depan dada.Sorot mata tajamnya membuat Selly salah tingkah.


"emmm....i...itu ...tu...an...tadi...saya....." Selly menggaruk kepala bagian belakangnya yang tak gatal.


"kamu telat...!ini udah jam berapa?!" ucapnya dengan nada tegas.


"m....maa..maaf tuan."ucap Selly sambil menunduk.


Marvel masih mengamati gadis itu.Dari atas sampai bawah,hingga berhenti di sepatu yang Selly gunakan.


" mana sepatu yang saya kasih ke kamu?"tanyanya.


"ada dirumah tuan"


"kenapa nggak dipakai?kamu menolak pemberian saya?!" ucapnya kesal.


Selly reflek menatap pria di hadapannya itu sambil menggelengkan kepalanya dengan cepat.


"nggak suka?!" tanyanya lagi dengan ekspresi mimik wajah mulai meradang.


"suka....!suka kok tuan....!suka bangett....!" ucap Selly meyakinkan.


"terus kenapa nggak dipakai?saya beli itu pakai uang ya...bukan pakai daun!" ucapnya dengan suara meninggi.


"ma..maaf tuan.."


tring....pintu lift terbuka.


mereka sudah sampai di lantai 3.


"saya permisi tuan"ucap Selly kemudian pergi dengan buru buru meninggalkan Marvel yang masih berdiri di dalam lift tersebut.


...****...


Siang hari....


Di sebuah apartment mewah itu....


Adela tengah menyisir rambutnya,rok plisket warna cream,dan kaos hitam panjang polos sudah melekat ditubuhnya,kini ia sudah mengikat rambutnya,dan hendak menggunakan hijab segi empatnya untuk membalut rambut sebahu miliknya.Tiba tiba....


Johan mengalungkan sebuah kalung berlian di leher jenjang istrinya,membuat Adel terkejut sekaligus senang.Johan menatap pantulan wajah istrinya di cermin.


" cantik..."ucapnya.


Adela tersenyum,ia memegang kalung pemberian Johan.


"ini bagus banget mas...." ucapnya.


"kamu suka?"


Adela mengangguk senang.Johan memeluk istrinya dari belakang.

__ADS_1


"makasih ya mas....ini pasti mahal..." ucapnya sambil sebelah tangannya mengusap wajah berjenggot suaminya.


"anything for you baby..." ucap Johan kemudian mencium pipi Adela.


Adela tersenyum bahagia.


"mana jilbab nya...sini aku pakai in" ucap Johan kemudian meraih hijab warna hitam yang ada di tangan istrinya tersebut.


"bisa?" tanya Adela.


"bisa lah...." jawab Johan percaya diri.


Johan kemudian memulai aksinya,Adela menatap ragu pada wajah suaminya dari pantulan cermin.Setelah beberapa menit...


"selsai...gimana...?" ucap Johan sambil mengulum senyum melihat mimik wajah istrinya yang terlihat cemberut dari pantulan cermin di hadapannya.


"berantakaaannn...." ucap Adela merengek.


Johan tak kuasa menahan tawanya melihat Adela dengan tampilan hijab yang miring,panjang sebelah,letoy pula di bagian atasnya.😅


Adela segera melepaskan hijab tersebut,Kemudian menata kembali hijab tersebut agar terlihat rapi.


Johan berdiri di belakang Adela ,melipat tangannya di depan dada sambil mengamati setiap gerakan tangan istrinya tersebut.


"selesai..." ucapnya dengan senyuman manis melihat tampilan wajahnya di cermin.


"eh....kurang....bentar...." ucapnya kemudian mengambil lip cream warna nude lalu mengoleskannya tipis tipis di bibir mungilnya.Johan tersenyum menyaksikan pemandangan di depannya.Nyatanya hanya dengan penampilan yang sesedarhana itu Adela sudah terlihat cantik dan manis.


Adela bangkit,menoleh kearah Johan yang berada di belakangnya.


"istrinya Johan udah siap...." ucapnya.


Johan tersenyum,ia mendekati istrinya...sangat dekat.Tangannya tergerak menyentuh bibir mungil itu.


"kek nya enak lipstik nya...boleh nyicipin dikit nggak?" ucapnya dengan mata yang terus terfokus pada bibir itu.


Johan semakin mendekatkan wajahnya,mulai memiringkan kepalanya daaaannnn.......


"ssttt...." jari telunjuk yang lentik itu menempel di bibir Johan,membuat pria itu menghentikan pergerakannya.


"males dandan lagi...." ucap Adela pada suaminya tersebut.Johan pun tertawa mendengar ucapan istrinya.


"udah ayo buruaann....katanya mau beli kado..." ucap Adela kemudian menggandeng tangan besar itu.


"iyaa....." sahut Johan menurut....


...----------------...


**AUTHOR BUTUH LIKE DAN KOMEN YANG BANYAK NIIH.....


***JANGAN LUPA LIKE KOMENT AND VOTE NYA...🥰


JANGAN LUPA JUGA DI ADD KE LIST NOVEL FAVORITE KALIAN🥰🥰


JANGAN LUPA JUGA DIBKASIH BUNGA DAN KOPI YANG BUUAANYAKK....🥰🥰🥰


JANGAN LUPA JUGA DI FOLLOW YA AUTHORNYA....🥰🥰🥰🥰

__ADS_1


TRIMA KASIH🥰🥰🥰🥰🥰❤❤❤❤*****


__ADS_2