WANITA TANPA MAHKOTA

WANITA TANPA MAHKOTA
Eps 35


__ADS_3

Beberapa hari telah berlalu setelah kejadian naas yang menimpa Adela.Kini gadis manis ini telah bersiap untuk berangkat bekerja.Johan sebenarnya masih melarang Adela untuk masuk kerja,tapi ia bersikeras untuk masuk,ia merasa tidak betah jika terus terusan di kamar tanpa melakukan kegiatan apapun.


Adela berangkat seperti biasa bersama Selly menggunakan motor maticnya.


Kurang lebih tiga puluh menit perjalanan,mereka akhirnya sampai di gedung tinggi bertuliskan Alexander Group tersebut.Selly segera melajukan motor matic itu ke tempat parkir,lalu mereka berrjalan memasuki lobby hotel setetah memarkirkan kerdaraan roda dua tersebut dan melepas helm masing masing.Selama perjalanan menuju lobby mereka merasa seperti ada yang tidak biasa.Setiap mereka berpapasan dengan karyawan,karyawan karyawan tersebut seolah menatap mereka dengan tatapan menilai,tak sedikit dari mereka menatap tidak suka pada dua office girl itu.


Adela yang saat ini datang dengan menggunakan masker untuk menutupi lebam pada wajahnya yang belum sepenuhnya hilang itupun menunduk.


"apa penampilan gue mencolok banget Sell?kok gue rasa karyawan sini ngeliatin gue mulu dari tadi.?" tanya Adela.


"harusnya sih nggak.....gue juga nggak tau.Udah yukk..." ucap Selly yang kemudian mengajak Adela untuk segera masuk ke pantry.


...***...


Hari semakin siang,


Marvel masih berkutat dengan laptop di ruangannya....


tokk...tokk...tokk....


pintu diketuk dari luar....


"masuk" ucapnya dari dalam ruangan.


Seorang karyawan wanita berpakaian cukup minim masuk dengan membawa sebuah map berisi beberapa lembar kertas laporan.


"duduk" ucap Marvel sambil memberi isayarat dengan tangannya.


"ini laporan yang bapak minta pak....." ucap karyawan itu lembut sambil memberikan map yang sedari tadi ia pegang.


"hmm"..


Marvel menerima map tersebut.Ia mulai membuka lembar demi lembar berkas yang ada di dalam map tersebut.Ia begitu fokus,tanpa ia sadari wanita dengan name tag Mila itu mencuri curi pandang pada Marvel sambil tersenyum senyum.


Marvel mulai menyadari hal itu,ia melirik wanita yang cukup sexy itu dengan tatapan jengah.


" ada apa kamu liatin saya seperti itu?"tanya Marvel dengan nada tidak suka.


Mila tersenyum.


"nggak apa apa pak..." ucap wanita itu dengan nada bicara yang dibuat lembut.


Marvel tidak peduli lagi,ia beranggapan bahwa wanita ini hanya ingin mencari perhatiannya.Sama seperti wanita wanita lain di luaran sana yang sering ia temui.


"saya masih mau mempelajari ini dulu,kamu bisa keluar" ucap Marvel tanpa menoleh.


"baik pak....kalau begitu saya permisi" ucap Mila lalu pergi meninggalkan tempat itu.


Sementara di lantai bawah,Adela masih sibuk mondar mandir mengerjakan pekerjaannya,Padahal waktu sudah menunjukkan hampir jam makan siang.


"Del.....beliin makan siang pak Yoga,staf marketing.....di tunggu tuh...buruan!" ucap seorang office girl pada Adela yang tengah meneguk air putih yang baru saja ia tuang.


dagg....


Adela meletakkan gelas kosong yang baru saja ia gunakan untuk minum itu ke meja pantry dengan sedikit kasar.Seharian ini ia tidak di ijinkan istirahat.Seolah semua pekerjaan dilimpahkan kepadanya.Ia baru kembali dari memfotocopy beberapa berkas,bahkan ia sudah lima kali bolak balik hanya untuk foto fotocopy dalam jumlah yang tidak sedikit,sekarang belum sempat ia menarik nafas ..tugas baru sudah menantinya.Sedangkan office girl yang memerintahnya saat ini sedang duduk santai sambil memainkan ponselnya.


Mendengar Adela membanting gelas,office girl itupun bangkit.


"kenapa lo?nggak suka gue suruh suruh?" tanyanya dengan gaya menantang.


Adela menghela nafas panjang.Ia sebenarnya ingin berontak,tapi baginya akan lebih baik dia diam dari pada membuat keributan,Ia sadar ia masih anak baru saat ini,baru kurang lebih dua bulan ia bekerja di tempat ini.


Adela tak meladeni ucapan rekan kerjanya itu,tanpa berkata apapun ia bergegas pergi meninggalkan tempat itu,tapi tiba tiba langkah nya terhenti saat mendengar ucapan dari office girl tersebut


"yang namanya office girl itu memang gini Del kerjanya,lari larian kesana kemari,bolak balik kesana kemari,capek..!nggak kaya kerjaan sampingan lo...tinggal ngangkang udah dapat duit...!"

__ADS_1


Adela menoleh dengan cepat,ia menatap tidak suka pada wanita itu.Adela menghampiri wanita yang tengah berdiri dengan menyilangkan kedua tangannya di depan dada itu.


"maksud mbak apa?" tanya Adela tidak suka.


Wanita itu tersenyum sinis.


"nggak usah sok polos Del.....semua orang di kantor ini udah tau siapa lo sebenarnya!"


Adela menggelengkan kepalanya pelan,seolah tak mengerti apa maksud wanita itu.


ceklekk....


pintu terbuka


Selly muncul dari balik pintu tersebut.Melihat ketegangan di antara dua wanita seprofesi itu,Selly pun mendekati Adela...


"ada apaan nih?tegang banget kek nya....." ucap Selly sambil melirik dua wanita itu.


"maksud mbak apa?" tanya Adela.Ia terus menatap tajam wanita di hadapannya itu.


"foto foto lo tuh semua udah kesebar Del...." ucapnya lagi


"foto apa sih?" tanya Selly penasaran,ia menggoyang goyangkan pundak Adela yang masih menatap office girl di hadapannya dengan tatapan tidak suka.


"foto apa sih Del?" tanya Selly lagi,Adel hanya menggelengkan kepalanya.


Office girl itu lantas mengeluarkan ponselnya.Ia membuka aplikasi WhatsApp miliknya,lalu menunjuk kan pada Selly dan Adela.


"nih lo liat...!itu lo kan?"ucapnya sambil menyodorkan ponselnya ke arah Adela dan Selly.


Adela mengambil ponsel itu.


Matanya seketika melotot melihat apa yang ada di dalam ponsel itu.Tangannya tergerak menutup mulutnya yang sudah terbuka,begitu juga dengan Selly.


-foto Adela menerima sejumlah uang dari pria yang berada di dalam mobil (padahal itu johan yang memberi uang lembur saat Adela membersihkan apartment nya)


-foto Adela dirangkul pria muda (padahal itu Dico,adiknya)


-foto Adela dicium keningnya oleh seorang pria (pria suruhan Angga di terminal)


-foto Adela dengan Marvel saat makan berdua di depan kost an Adela


-dan terakhir foto Adela setengah telan*ang terlihat tidur dengan seorang pria yang diambil saat Adela diculik oleh Angga.


dan yang paling membuatnya terkejut adalah foto Adela beberapa tahun lalu,saat kelainan yang ia derita sedang parah parahnya,membuat kepalanya hampir botak.


Entah dari mana foto itu bisa tersebar....sungguh...itu membuat Adela lemas seketika.Ia yang mati matian menutupi jati dirinya selama ini,sekarang dengan mudahnya seseorang membongkar aibnya.


Adela menggelengkan kepalanya,matanya sudah mengembun,sepersekian detik kemudian,lelehan air mata itupun jatuh tak terbendung.Selly menatap penuh tanya pada Adela,seolah ia meminta jawaban atas foto terakhir yang ia lihat.


" ini.....ini...."ucap Adela terbata,seoalah kata kata yang hendak ia ucapkan tak mau keluar dari mulutnya.


"kenapa?lo mau ngelak gimana lagi?udah jelas jelas itu foto lo tidur sama laki laki!"


"enggak mbak...." ucpanya.


Selly terus menatap ponsel yang masih menyala itu,terlihat jelas kepala Adela yang nyaris botak disana.


"Del...ini lo?" tanya Selly lirih.


Adela merasa lemas,hp yang ada di genggamannya terjatuh ke lantai,tubuhnya lemah,ia tersandar di meja pantry seolah ia tak punya daya untuk berdiri.


" Del..."lirih Selly mencoba memegang pundak Adela.


Adela mulai terisak,ia berlari menjauhi dua orang di pantry itu menuju ke toilet.

__ADS_1


Ada apa lagi ini?siapa yang melakukan ini?bagaimana ia bisa tau tentang masa lalu nya?bukankah hanya Johan yang tau tentang penyakitnya?tidak mungkin dia kan??


Adela terus menangis di dalam toilet itu.Ia membekap mulutnya sendiri agar tangisannya tak terdengar dari luar.


Sementara Selly,ia berusaha mengejar Adela,tapi pintu toilet itu sudah dikunci dari dalam oleh Adel.


"Del..lo di dalam?buka Del... !gue khawatir sama lo...!!" ucap Selly sambil terus menggedor gedor pintu toilet itu.


Sementara di dalam toilet Adela terus membekap mulutnya,ia seolah tak mau lagi keluar menemui manusia manusia di luar sana.


Selly nampak panik,ia menarik nafas panjang mencobq menenangkan pikirannya sendiri.Ia kemudian menuju wastafle untuk membasuh wajahnya,ia juga cukup kaget dengan foto yang ia lihat tadi


Dua orang karyawati masuk ke dalam toilet.


"eh....lo udah dapet belum foto office girl yang katanya lagi dekat sama pak Johan itu." tanya seorang karyawati pada temannya


"iya....gue udah dapet....parah banget sih dia.Ternyata bukan cuma dekat sama pak Johan aja,tapi sama pak Marvel juga" ucap karyawati lainnya sambil menggelengkan kepalanya.


"ya iyalah.....keliatan banget kalau dia itu cewek nggak bener,,lo liat kan foto foto lainnya.Penampilan luarnya aja polos,,,tapi dalem nya....lo**e...hahaha...!" ucapnya sambil terus tertawa.


Selly menggeram menahan emosi,ia sungguh tidak terima sahabatnya di katai kasar seperti itu.Sementara Adela yang ada di dalam toilet menutup telinganya kuat kuat dengan kedua tangannya,seolah ia tak mau mendengarkan percakapan itu.


"tapi gue rasa dia agak agak nggak waras nggak sih?masa iya dia botak"


"depresi kalikk"


"mungkin sih...ih gue amit amit deh....jangan sampai gue kayak dia....."


braaaakkkk


Selly melempar botol sabun yang adabdi wastafle itu dengan kasar membuat dua karyawati yang sedang bergunjing itu kaget .


Selly mendekati dua karyawati itu dengan tatapan bengis


"lu berdua bisa diem nggak...?!!gue robek mulut lo lama lama ya.....!!" teriaknya dengan tangan menunjuk nunjuk kedua wanita di hadapannya itu.Matanya nampak merah,seolah iblis merasuki dirinya.


Kedua wanita itu mengernyitkan dahinya.


"lo siapa?kerasukan lo??"tanya wanita berambut panjang menggunakan blouse cream dan rok sepan pendek selutut itu dengan tatapan aneh.


Selly semakin menggeram.Dengan satu gerakan dia menjambak rambut wanita itu dan menarik nya dengan kuat.Menbuat wanita itu menjerit.


" dasar perempuan tukang ghibah...!lo tu nggak tau siapa Adel!nggak usah menilai orang seenak jidat...!!!"pekiknya sambil terus menarik rambut panjang wanita itu.


"dasar ob gila....!siapa sih looo.....!!lepasin gue sia**n...!!" pekik wanita itu yang kini mulai membalas tarikan rambut itu.Kedua wanita itu pun berkelahi dengan hebohnya,sedang kan satu karyawati lain yang menjadi lawan bicaranya tersebut lari ke luar toilet untuk meminta pertolongan.


Adela yang mendengar keributan itupun keluar dari tempat persembunyiannya untuk melerai sahabatnya itu.


"Sell.....udah....!!" lerai Adela


nggak bisa Del....!dia udah berani ngehina lo..!dia nggak tau apa apa!!gue bakal robek mulut dia....!!"ucap Selly masih mencoba menyerang wanita itu.


"oh....jadi lo temannya dia?pantes aja kelakuannya sama...!dasar perempuan liar...!!"


"apa lo bilang?!kurang ajar lo ya dasar lampirr....!!" pekik Selly.


Kedua wanita itu kembali bergulat dengan hebatnya,sementara Adela berusaha melerainya.


Adegan saling serang itupun berlangsung cukup lama,hingga menimbulkan kehebohan di toilet itu.Beberapa karyawan mencoba memisahkan mereka.Hingga.....


Tiba tiba.......


"BERHENTI........!!!"


...----------------...

__ADS_1


__ADS_2