
Dua mobil mewah memasuki halaman sebuah rumah yang tak terurus.Johan dan Marvel turun dari mobil masing masing dan berjalan menuju ke dalam rumah lusuh itu.Beberapa anak buah membungkuk memberikan hormat pada kedua bosnya itu.
Johan dan Marvel berjalan memasuki rumah yang menjadi saksi betapa kejamnya kedua putra Alexander tersebut.
ceklek...
pintu di buka...
Dilihat nya tiga orang yang menjadi tawanan Johan dan Marvel tersebut.Angga yang masih berdiri dalam posisi terikat selama berbulan bulan.Penampilannya nampak semakin tidak karu karuan.Wajahnya sudah penuh luka,rambutnya gondrong,kumis dan jenggot semakin lebat.Badannya kurus penuh luka,kuku kuku di jari tangan dan kakinya sudah hanpir seluruhnya copot.Hampir setiap hari para anak buah putra Alexander menyiksanya,dengan bengis.Sungguh,rasanya Angga lebih baik mati dari pada harus hidup di neraka dunia ciptaan Johan dan Marvel itu.Ia benar benar menyesal pernah berurusan dengan pria pria sinting itu.Jika tau Johan dan Marvel sekeji ini,maka tidak akan sudi ia mengajak Clara untuk bekerja sama membuat Adela menderita.Alih alih menderita,Adel kini justru menjadi ratu di kehidupan Johan,menikmati harta dan kasih sayang Johan yang seolah tak ada matinya.
Lalu Clara?ya....wanita itu harus merasakan juga apa yang Angga rasakan!wanita itu harus menderita sepertinya.Enak saja dia masih berkeliaran bebas di luar sana,sedangkan dirinya kini di buat menderita setengah mati tapi tak mati mati juga!
Johan duduk di sebuah kursi di hadapan Angga.Ia menyalakan rokok favoritnya,lalu menghisap dan membuang asapnya.Johan menatap tajam pada pria ke**rat yang sudah hampir dua kali merenggut kehormatan istri manis pujaan hatinya itu.
Sedangkan Marvel ,ia berdiri di belakang Johan,menyandarkan tubuhnya di dinding.Kedua tangannya menyilang di depan dada dengan tatapan mata tajam yang mengarah ke arah Nani dan Samuel yang di ikat di kursi dengan mulut yang disumpal kain tak jauh dari tempat Angga berada.
"apa kabar tuan Angga?" sapa Johan dengan tatapan membunuh.Aura iblis pun menyeruak di dalam ruangan itu.Nani dan Samuel tertunduk takut.Tidak nampak lagi wajah Johan yang menjadi budak cinta seorang Adela Belva.Tidak nampak lagi wajah Johan yang selalu bersikap manja saat bersama sang istri tercinta.Yang ada kini adalah Johan sang pembunuh berdarah dingin.
"tuan....bunuh saya tuan...." ucap Angga lirih dengan suara serak.Ia sudah tidak tahan lagi.Ia benar benar ingin mati sekarang!
"hahahahaa......." tawa itu menggelegar ke seluruh sudut ruangan.Tawa yang akan membuat siapapun bergidik ngeri mendengarnya.
"sudah bosan hidup kau?"
"tolong bunuh saya tuan..." ucapnya memelas.
Johan bangkit,di ambilnya pistol kesayangannya itu dari balik jas nya.
Johan mendekati Angga,
"kau mau mati?"tanyanya dingin.
" i...iya...iya tuan..saya mau mati"
Johan menyeringai...
"katakan...dengan siapa kau bekerja sama dulu" ucap Johan dengan penuh penekanan.
Marvel yang mendengarnya hanya memejamkan mata.Habis kau Clara.
Angga diam...
__ADS_1
"Jawab...!!" bentaknya.
"Cla.....Clara tuan!Clara....dia yang merencanakan untuk menculik Adela,dia juga yang menyuruh saya untuk memper**sa Adela.Dia juga yang menyebarkan berita bohong tentang Adela,dia mencari tau semua tentang Adela,termasuk tentang penyakit dan keluarga Adela."
"awalnya saya hanya ingin menyebar foto foto Adel tuan,tapi Clara justru meminta saya untuk menculik dan memperko** Adel"
Johan menggila,
Nafasnya menggebu gebu,matanya memerah,sorot mata tajam penuh amarah terlihat jelas disana.Bak kerasukan iblis,Johan menyerang Angga yang sudah sekarat itu dengan membabi buta.Menendang,meninju melakukan apapun sesuka hatinya dengan brutal dan tanpa ampun pada laki laki yang terikat itu.
Nani dan Samuel semakin menciut,ia tak berani menyaksikan adegan brutal itu.
"lepaskan ba**ngan ini...!" ucap Johan dengan tatapan iblisnya.
Anak buah Johan pun bergerak,ia melepas ikatan yang ada di kaki dan tangan Angga.Pria itupun tersungkur ke lantai dalam posisi meringkuk.Ia sudah tak punya tenaga lagi untuk melawan Johan.Jangankan melawan,menatap pria itupun rasanya sudah tak sanggup.
Johan masih dalam mode iblis.
bugghhh...
Johan menendang tubuh Angga dengan kerasnya.Membuat tubuh lemah laki laki itu terlentang menghadap ke atas.
"aakkhh.."
Johan menginjak dada Angga dan menekannya.
"kau tau betapa menderita nya istri ku saat itu karena ulah kalian?!" ucapnya dengan gigi yang mengetat.
Angga tak menjawab,nafasnya begitu sesak karena Johan menginjak dadanya terlalu kuat.
"kau memang pantas mati" ucapnya dingin.
duugghh...
Johan menginjak dada Angga kuat,membuat darah menyembur dari mulut pria itu.Bahkan sebagian mengenai wajah Johan.
Johan mengarahkan pistol nya ke arah kepala Angga.
"selamat datang di tempatmu yang abadi baji**an..."
dorr....dorrr.....dorrr.....dorrr.....
__ADS_1
tembakan bertubi tubi ia layangkan di kepala pria itu membuat Angga menggelepar dan tewas seketika.
Johan menatap bengis pada pria yang sudah tak bernyawa itu.
"cari wanita ular itu....seret dan bawa dia kehadapanku....!" ucapnya dengan penuh amarah.
"baik tuan"
Johan pergi meninggalkan tempat itu tanpa mengucap sepatah katapun.Johan berjalan menuju mobilnya.Hatinya hancur,kembali mengingat betapa menderita nya Adela saat ia di fitnah dan di bongkar masa lalunya oleh Clara dan Angga.Pria itu segera tancap gas pergi meninggalkan tempat itu.Ia ingin segera pulang dan memeluk istri tercintanya itu.
...----------------...
***Bolehlah kasih like vote dan komennya😭😭😭
JANGAN LUPA MAMPIR DI NOVEL KEDUA KU***...
👇👇👇👇


SANGAT DI TUNGGU LIKE VOTE DAN KOMENNYA...
🥰🥰🥰🥰🥰🥰
...----------------...
**AUTHOR BUTUH LIKE DAN KOMEN YANG BANYAK NIIH.....
***JANGAN LUPA LIKE KOMENT AND VOTE NYA...🥰
JANGAN LUPA JUGA DI ADD KE LIST NOVEL FAVORITE KALIAN🥰🥰
JANGAN LUPA JUGA DIBKASIH BUNGA DAN KOPI YANG BUUAANYAKK....🥰🥰🥰
JANGAN LUPA JUGA DI FOLLOW YA AUTHORNYA....🥰🥰🥰🥰
TRIMA KASIH🥰🥰🥰🥰🥰❤❤❤❤********
__ADS_1