
Di rumah kediaman keluarga Alexander,
Mama Mira tengah heboh memerintahkan para pelayan dirumahnya untuk mengerjakan ini itu.Setelah Adela menelfonnya memberitahukan bahwa ia akan ke sana Mira langsung kesetanan memerintahkan para pelayan mempersiapkan sambutan untuk kedatangan sang menantu
"cepetan....mantuku keburu datang!"
"yang bersih cepat"
"awas lantainya nggak boleh licin....mantuku lagi hamil...nanti kalau kepleset bahaya"
"Selly.....Sell...." teriak Mira memanggil Selly
Ya....semenjak di bebaskan dari tangan sang ibu kandung,Marvel mengajak Selly untuk bekerja di rumahnya.Itu ia lakukan agar ia lebih leluasa menjaga gadis itu.Dan ia merasa akan lebih aman jika Selly tinggal di rumah keluarga Alexander.
Selly setengah berlari mendekati Mira.
"saya nyonya."
"stok bahan makanan di dapur aman?"
"aman nyonya"
"dapur udah bersih?"
"udah nyonya"
"kamar nya gimana?"
"rapi nyonya"
"jangan rapi doang...!harus bersih...baju bajunya Adel harus ditata yang rapi...yang bagus....!"
"dan satu lagi...harus pakai pengharum ruangan yang baunya seger...jangan yang terlalu wangi nanti mantuku bisa muaal....aduhhh gimana ini...." ucap Mira heboh sendiri.
"iya nyonya..!siap..!tenang aja...saya ganti sekarang...!" ucap Selly kemudian berlari menuju kamar Johan.
"iya...cepetan Sell....keburu mantuku dateng!aduuhh....itu anak emang cekatan banget....bisa banget di andalin" ucap mama Mira girang.
Jonathan yang sedari tadi duduk di sofa ruang keluarga hanya menggelengkan kepalanya menyaksikan tingkah sang istri.
"papa..!papa kok diem aja sih...mantunya mau datang...!"
"papa harus gimana?" tanya Jonathan sambil mengangkat kedua tangannya.
"mandi dong paa....nanti Adel bisa muntah muntah gara gara bau badan papa"
"papa nggak bau badan maaa....."
"mandiiii....!!"
"iya....iya..."
ya begitulah emak emak kalo udah ngomel....nggak ada yang bisa melawan ye khannn....
Saat nyonya rumah sedang heboh hebohnya..
tiba tiba.....
"permisi tuan....nyonya...." ucap seorang pelayan.
Jonathan dan Mira menoleh le arah pelayan tersebut.
"ada nona Clara tuan...nyonya"
"Clara?"
"benar nyonya..." ucap pelayan itu...
"tante....om...." ucap wanita muda itu dari kejauhan.Clara masuk tanpa permisi,seolah seperti di rumah sendiri.Ia merentangkan tangannya hendak memberikan pelukan pada Mira.
Mira tersenyum,ia membalas pelukan wanita muda itu.
"apa kabar tante..."
"baik sayang...kamu sendiri apa kabar?"
"aku juga baik tante."
Dua wanita beda generasi itu saling melepaskan pelukan mereka.
"ini ada acara apa tante?kok rame banget..."
__ADS_1
Mira dan Jonathan saling melempar pandangan.
"em....ini...kita lagi siap siap soalnya Adela mau kesini..." ucap Mira hati hati.
"Adela?" tanya Clara sambil memiringkan kepalanya.
"iya...istrinya Johan.." ucap Mira.
Nampak raut kekecewaan dalam diri Clara.
Namun sedetik kemudian,ia mencoba menetralkan ekspresinya.
"o...oh...istrinya Johan ya..dia mau kesini?"
"iya nak.."
"tapi kenapa rame banget,kek nyambut siapa aja..." ucapnya,ada rasa tidak suka dalam diri Clara saat melihat Mira begitu perhatian pada wanita yang berhasil mengambil hati Johan itu.
"ya...Adela kan lagi hamil...jadi ya...kita jaga jaga aja...kan ada calon cucu pertama...." ucap Mira dengan senyum lebar,ia tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya.
Dada Clara sesak,betapa beruntung nya Adela mendapatkan kasih sayang seluruh keluarga Alexander.Clara mencoba tersenyum di balik rasa sakit hatinya.
Tiba tiba...
Selly turun dari lantai dua...
"nyonya...semua sudah beres...." ucap Selly.
"oouugghh....makasih Selly....kamu benar benar bisa di andalkan...!Marvel benar benar nggak salah merekomendasikan kamu disini" ucap Mira memuji.
Selly beralih menatap Clara,wanita itu sudah menatap tajam pada Selly.
"nona Clara..." ucap Selly.
Mira menatap Selly dan Clara bergantian.
"kalian saling kenal?" tanya Mira.
"kenal....dia ob di kantor Johan,sama seperti Adela" ucap Clara dengan suara angkuhnya.
Selly menatap Clara dengan tatapan tidak suka.Apa wanita ini lupa bahwa Selly memegang kartu AS nya..
Mira tersenyum.
"Selly ini anak baik lo Clara,dia rajin,cekatan,nggak males malesan.Sama seperti Adela,dia juga anak yang baik.Keluarga kami bukan keluarga yang memandang seseorang dari status sosial nak..." ucap Mira
Clara mengetatkan giginya.
"Clara pulang dulu tante..."
"lhoh....kok buru buru,nggak nungguin Adel,kamu harus mengenal dia lebiha jauh,biar kamu tau gimana baiknya mantu tante" ucap Mira.
"nggak usah tante...makasih...." ucap Clara kemudian pergi dari tempat itu.
Mira menggelengkan kepalanya.
Ia kemudian menatap Selly.
"udah...nggak usah dipikirin.Kamu kerja lagi aja...." ucap Mira sambil menepuk pundak Selly.
"iya nyonya...saya mau kedapur dulu,ngambil sampah mau dibuang" ucap Selly.
Mira hanya mengangguk.
Selly pun pergi meninggalkan Mira.
Sementara itu....
Clara berjalan cepat menuju pintu keluar.Ia benar benar muak mendengar Mira yang terus menerus memuji Adela.
Clara pun keluar dari rumah itu,saat sampai di teras,ia berpapasan dengan Adela yang baru saja sampai di rumah Alexander.
"Clara..." ucap Adela.
"wah...wah...wahh...nyonya muda Alexander sudah tiba" ucap Clara sambil menyilangkan tangannya di depan dada.
Adela menghela nafas panjang.
"kamu nggak masuk?" tanya Adela.Ia merasa lelah sekali,ia malas untuk berdebat.
Clara menaikkan satu sudut bibirnya.
__ADS_1
"sok punya kuasa banget ya lo...!dasar penjil*t...!" umpatnya.
Adela tersenyum.
"terserah kamu mau bilang apa.Saya mau masuk ke dalam...kalau nggak ada yang penting lagi aku permisi...." ucap Adela sambil bergegas menuju ke dalam rumah,namun tiba tiba Clara menarik tangan wanita hamil tersebut.
"urusan kita belum selesai" ucap Clara dingin.
"ada apa lagi sih....aku nggak ada urusan sama kamu...!"
"LO UDAH MEREBUT COWOK GUE...!!" ucap Claar berteriak.
Selly yang datang dari dapur keluar melalui garasi,ia melihat dua wanita yang seperti nya tidak dalam kondisi baio baik saja di depan pintu utama
Selly mengamati dari jauh...
"kamu ngomong apa sih Clara?siapa pacar kamu yang aku rebut?setau ku mas Johan nggak punya pacar saat aku menikah dengan dia"
Clara semakin murka.
"dasar wanita si*lan...!!" ucap Clara sambil mendorong tubuh Adela,membuat wanita itu hilang keseimbangan dan jatuh ke lantai.
"akkkhh....." pekiknya.
"ADEL....!!" Selly berteriak.Ia melempar kantong sampah yang dipegangnya itu asal.Ia berlari mendekati Adela yang meringis kesakitan.
Selly membelalakkan matanya.Dilihatnya cairan merah keluar dari sela sela paha gadis berhijab itu...
"ADEL....!!!" pekiknya keras.Ia meraih tubuh lemah itu
"Adel...tahan Deel...kita kerumah sakit sekarang...."
"sakit Sell..." ucap Adela lirih,hampir tak terdengar.
"NYONYA....TUAN.....TOLONGGG.....!!!"Selly berteriak panik.
Sedangkan Clara gemetar ketakutan.
Mira dan Jonathan keluar dari dalam rumah.
" Adel.....!!!!"pekik Mira histeris..
"ini kenapa?daraaaahhh....paaa....darah!!!" Mira semakin membuat suasana tambah panik.
"Jono...!!siapkan mobil cepat....!!" teriak Jonathan pada sopir pribadinya.
"Del...bertahan Del....!!" ucap Selly semakin panik melihat Adela yang sudah tak sadarkan diri.
Mobil sampai...Adela segera di bawa ke dalam mobil.
Selly mendekati Clara yang tampak syok.
Selly menarik kerah baju Clara.
"Kalau sampai terjadi apa apa sama sahabat gue...abis lo sama gue!lo inget ya....gue tau semua rahasia lo..!!" ucap Selly penuh penekanan.Nampak jelas guratan emosi di wajahnya.
Selly menghempaskan tubuh Clara...lalu menyusul Adela serta Mira dan Jonathan masuk ke dalam mobil.
...----------------...
Hai readers jangan lupa mampir di novel kedua ku....

***DITUNGGU LIKE KOMENT DAN VOTE NYA....JANGAN LUPA DI ADD KE RAK BUKU KAMU SEMUA🥰🥰🥰🥰🥰
...----------------...
**AUTHOR BUTUH LIKE DAN KOMEN YANG BANYAK NIIH.....
***JANGAN LUPA LIKE KOMENT AND VOTE NYA...🥰
JANGAN LUPA JUGA DI ADD KE LIST NOVEL FAVORITE KALIAN🥰🥰
JANGAN LUPA JUGA DIBKASIH BUNGA DAN KOPI YANG BUUAANYAKK....🥰🥰🥰
JANGAN LUPA JUGA DI FOLLOW YA AUTHORNYA....🥰🥰🥰🥰
TRIMA KASIH🥰🥰🥰🥰🥰❤❤❤❤********
__ADS_1