
Matahari perlahan mulai kembali ke peraduannya..memaksa sinar terang itu untuk meredup dan berganti dengan gelap malam dan setitik cahaya bulan.
Sebuah mobil Lamborghini merah melesat menembus jalanan yang padat,meninggalkan villa di kaki gunung yang kurang lebih dua malam ini menjadi tempat tinggal dua sejoli yang mulai saling membuka hati mereka tersebut.
Johan dan Adela sedang dalam perjalanan pulang.Setelah membelikan ponsel baru untuk Adela,saat ini mereka sedang otw mengantar Adela kembali ke kost an nya.
Perjalanan yang cukup jauh...hingga saat ini waktu sudah menunjukkan pukul 8 malam.Mobil merah itu berhenti di depan tempat kost putri yang sederhana itu.Johan menghentikan laju mobilnya.Ia kemudian menoleh ke arah wanita pujaan hatinya itu.Johan tersenyum melihat gadis manis itu yang terlelap itu.Matanya terpejam,dengkuran halus sayu sayu terdengar,membuat Johan tak tega untuk membangunkan gadis berhijab itu.Johan membiarkan AC mobilnya tetap menyala,lalu ia merebahkan punggung nya ke sandaran jok yang ia duduki.Ia mengarahkan wajahnya berhadapan dengan wajah Adela yang masih terlelap.Johan tersenyum lembut,mengamati setiap inchi detail wajah gadis manis ini memebuat perasaanya tenang.Tanpa sadar,lambat laun ia ikut terlelap di sana.
...***...
Allahu Akbar....Allahu Akbar.......
Kumandang Adzan subuh mulai saling bersahutan.Menandakan umat Nabi Muhammad harus segera beranjak dari mimpi nya dan kembali memjalankan salah satu rukun islam.
Adela mengerjab ngerjabkan matanya.Mencoba mengumpulkan kesadarannya yang masih jalan jalan entah kemana.Ia menegakkan posisi duduknya,,sambil mengingat ingat...dimana ia sekarang.Adela menoleh ke arah samping...dilihatnya Johan yang terlelap dengan tenang dengan posisi setengah duduk.Adela tersenyum menatap wajah pria angkuhnya itu yang nampak damai dalam tidurnya.Wajah yang putih,rahangnya yang tegas,hidungnya mancung,serta kumis dan jenggot nya membuat makhluk ciptaan Tuhan yang satu ini nampak sangat sempurna.
Adela menarik pelan lengan kaos johan.
"tuan....bangun...." ucapnya lembut.
Johan masih tak bergerak.
"tuan......"
Masih tak bergerak.
Adela berfikir sejenak.
Ia kemudian menyentuh lengan bagian atas Johan dengan jari telunjuknya dengan sedikit menekannya.
"tuan....bangun...."
"tuan ini udah subuh..."
Johan masih tak bergeming.
"nih orang tidur apa pingsan sih...susah banget banguninnya..." gerutu Adela.
Adela kembali menyentuh pundak Johan,kini dengan tiga jari tangan nya.
"tuan....banguuuuunn...." ucap Adela dengan suara yanv lebih keras.
Johan membuka matanya pelan..ia menoleh ke sumber suara,lalu menegakkan posisi duduknya sambil mengucek matanya.
"kamu udah bangun....?" tanyanya kemudian.
"tuan kenapa nggak bangunin saya semalam...malah ikut tidur...kita jadi ketiduran disini kan." ucap Adela.
"gue nggak tega bangunin lo..." ucap Johan dengan suara seraknya.
Adela tersenyum lembut.
"udah subuh tuan...saya keluar ya...." ucap Adela lembut.Johan hanya mengangguk.
"tuan nggak mau ikut turun?kita sholat subuh bareng di mushola?" tanyanya lagi masih dengan suara yang lembut.
Johan menatap Adela lekat....
Ia kemudian menggeleng kan kepalanya.
__ADS_1
"gue pulang aja Del..." ucapnya kemudian.Adela tersenyum...
"ya udah....kalau begitu saya turun tuan..." ucapnya,ia membuka pintu mobil tersebut.Sebelum ia turun,ia kembali menoleh ke arah Johan.
"assalamu alaikum" ucapnya.Johan memejamkan mata,suara indah itu lagi lagi seolah membius nya.Begitu merdu dan menenangkan
"Wa alaikum salam" ucapnya lirih,,hampir tak terdengar.
Adela segera turun dan menutup pintu mobil itu.Johan pun segera pergi dari tempat tersebut.
Adela bergegas masuk ke dalam kost an nya.Saat hendak membuka pintu.
"Adela?lo dari mana?" tanya seorang wanita yang nge kost tepat di samping Adela.
Adela hanya tersenyum.
"lo tadi di anterin mobil itu?itu kan mobil cowok yang tempo hari gedor gedor pintu lo?" ucapnya lagi dengan tatapan menyelidik pada Adela.
Adela menunduk,ia harus jawab apa??Adela memang pergi berdua dengan Johan,bahkan seatap.Tapi sungguh,ia tidak melakukan hal apapun diluar batas kan??lagian Johan yang "menculiknya"...bukan kemauan dia.
"lo pergi sama dia?dan pulang jam segini?" tanyanya lagi.
Adela semakin menunduk,sedang wanita itu masih terus menatapnya penuh selidik.
"ini nggak seperti yang mbak pikirkan....kami hanya sebatas bos dan bawahan mbak" ucap Adela kemudian.
"sayabmasuk dulu ya mbak.." ucapnya lagi kemudian masuk meninggalkan wanita tersebut yang masih belum puas dengan jawaban yang dilontarkan Adela.
...***...
Pagi menjelang siang....
Johan kembali bertkutat dengan laptopnya.Pekerjaannya begitu menumpuk setelah hampir dua hari ia tinggalkan
Tiba tiba...
ceklek....pintu ruangan nya terbuka tanpa diketuk.
Seorang wanita muncul dari balik pintu dengan penampilannya yang terlihat begitu mempesona dengan balutan mini dress yang membalut tubuh idealnya.
"hai Jhon..." sapanya.
Johan masih fokus pada laptop nya.
Clara duduk di sofa panjang yang ada di ruangan Johan.
"gue denger dari Marvel kemarin lo nggak masuk kantor?" tanya Clara sambil memposisikan duduknya dengan anggun.Ia menyilangkan kakinya,memperlihatkan paha mulusnya yang ter ekspose dengan jelas.
Johan hanya melirik wanita itu lalu kembali fokus pada laptopnya.
Clara mendengus kesal....ia menghampiri pria tampan itu dengan langkah gemulai.
Clara mendudukan bo*ongnya di meja kerja Johan,tepat disamping laptop nya,lalu kembali menyilangkan kakinya,seolah olah ia sengaja menyodorkan paha mulusnya untuk Johan.
Johan mendengus kesal.Ia melonggarkan dasinya lalu menyandarkan tubuh nya pada sandaran kursi.
"lo mau apa?" tanyanya dingin.
Clara menaikkan satu sudut bibirnya.Tangannya terangkat menyentuh dasi yang Johan kenakan,lalu bermain main dengannya.
__ADS_1
"gue cuma kangen sama lo aja Jhon..." ucapnya dengan nada yang menggoda.
Johan hanya diam,menatap dengan tatapan tidak suka pada wanita di hadapannya itu.
Tak mendapat penolakan,Clara pun meneruskan aksinya..Ia bangkit dengan tangan yang masih bermain main di dada bidang milik Johan.Ia bahkan dengan lancang duduk dipangkuan Johan.Johan membuang muka saat Clara mulai menatapnya dengan tatapan yang menggoda.Wajah mereka kini sangat dekat karena Clara berada di pangkuan Johan.
"gue kangen sama lo Jhon.." ucap Clara selembut mungkin.
Bukannya menikmati suara itu,seperti yang ia rasakan jika bersama Adela,justru saat ini ingin rasanya ia menyumpal mulut Clara.Ia sangat risih mendengar suara itu.
"minggir..." ucap Johan dingin penuh penekanan.
Clara tak bergeming,ia malah makin menjadi jadi.Tangannya terus bermain main di dada bidang itu,sedangkan pan*atnya ia gerak gerakkan sehingga bergesekan dengan sesuatu di bawah sana.Seutas senyuman nakal terbentuk di bibir sensual milik Clara saat melihat lelaki yang ada dibawahnya itu memejamkan mata.Johan juga lelaki normal bukan?normal banget malahan....
Clara semakin melancarkan aksinya.
"shittt.....ba*gsat......!" umpat Johan.
tingg....sebuah pesan masuk
Clara reflek menatap layar ponsel Johan .Clara menghentikan gerakannya,Ia melihat foto seorang gadis berhijab dengan senyuman manisnya sebagai wallpaper ponsel Johan.Ia mengenal wanita itu.Clara mengambil ponsel itu dan menatapnya dengan penuh amarah.
Sett.....
settt...
buugghh...
Johan merampas hp nya.Dengan segera ia berdiri dari duduknya membuat Clara yang tidak siap dengan gerakan cepat itupun jatuh tersungkur di lantai...
"Jhon...!!" pekiknya.
Johan menjauh dari kursi itu.Menatap ke arah jendela yang memperlihatkan pemandangan kota di bawah sana.Ia merapikan jas nya yang sedikit berantakan.
Dengan emosi Clara mendekati pria itu.
"Jhon...ada hubungan apa lo sama perempuan ini?ini office girl itu kan??" ucap nya menggebu gebu.
Johan tak bergeming.
"Johan jawab gue...??!!lo nggak mungkin kan ada hubungan sama cewek murahan ini....?!!"
Johan menoleh dengan cepat ke arah Clara.Dia tidak terima bidadari hatinya di katai tidak baik oleh perempuan ini.
"dia punya nama...namanya Adela...dan di bukan perempuan murahan..." ucapnya dingin penuh penekanan.Matanya menatap garang ke arah Clara,membuat Clara sedikit menciut.
Sepersekian detik kemudian Clara menetralkan ekspresinya.
Ia mengambil ponsel yang ada di dalam tasnya.Ia mengotak atik sebentar ponsel itu.Lalu menyodorkan nya pada Johan.
"trus ini apa?" tanyanya.Johan mengambil ponsel itu
Dilihatnya sebuah vidio dimana Adela dan Marvel duduk berdua di depan kost an Adela.Mereka nampak asyik berbincang,bahkan sesekali mereka tertawa bersama.
Johan masih terus memperhatikan vidio itu...sementara Clara tersenyum menyeringai...ia yakin..Johan akan marah besar.....
...----------------...
***BOLEH LHOO DIKASIH LIKE &VOTE NYA...
__ADS_1
🥰🥰🥰🥰🥰🥰***