
Gadis itu terus menangis di depan cermin meja rias yang ada di kamar bernuansa doraemon miliknya.Setelah ia di permalukan,ditelanjangi di depan banyak orang ,kini sang mama kembali memaksanya untuk menuruti semua keinginannya,sedangkan ponsel yang tadinya berhasil ia bawa kini kembali jatuh ke tangan Nani.
Selly tak henti mengeluarkan air mata.Kenapa ia harus kembali ke tempat ini lagi?kenapa Marvel justru melepaskan dirinya segampang itu.Kenapa pria itu tidak menolongnya?
Tapi tunggu...
memangnya siapa dia?dia hanya office girl...untuk apa Marvel peduli?Marvel bukan Johan yang cinta mati pada Adela lalu rela melakukan apapun untuk melindungi gadis pujaannya.
Beruntungnya Adel,dia memiliki Johan yang begitu sangat menyayanginya.
Selly semakin terisak di depan cermin meratapi nasibnya.
"aduhh....jangan nangis terus dong...nanti make up nya luntur lagi..." ucap Desy,salah satu pekerja di situ yang ditugaskan untuk mendandani Selly.
"mbak....tolong aku....aku nggak mau disini mbak..." ucap Selly sambil menangis,ia menggenggam tangan Desy sambil memohon.
"aduh....gue nggak berani!lo tau sendiri mama lo kayak gimana!gue takut...!sama anak nya sendiri aja tega apa lagi sama gue..." ucapnya.
"udah deh....lo nurut aja..!lama lama juga lo akan terbiasa kok..."
"udah....udah selesai...jangan nangis lagi...!buruan keluar." ucap Desy.
Sementara itu....
Di sebuah club malam milik Nani,letaknya tepat berada di depan wisma plus plus tempat dimana Selly berada.
Seorang pria tampan berpostur tinggi besar memasuki club tersebut,suara bising,bau alkohol serta parfum yang menyengat pun menyambut kedatangan pria 30 tahun itu.
"kalau bukan demi sahabat bini gue...nggak akan sudi gue ke tempat kek gini lagi.Mana lo**e nya dekil dekil semua lagi..." ucap Johan bergumam.
Johan duduk di di bangku bar,sambil mencari cari dimana sosok incarannya.Selain Johan juga ada beberapa orang anak buahnya yang ia sebar di dalam dan sekitaran club itu.
Tanpa diminta,beberapa wanita pekerja di sana datang mendekati Johan.Mereka dengan tidak tau malunya bergelayut manja dan bahkan mulai menempel nempelkan tubuh mereka pada tubuh kekar Johan.
"hai mas...mau ditemenin?" tanya seorang wanita dengan suara manja.
Johan merasa jijik,suara Adela jauh lebih merdu dari suara wanita manapun bukan?..
"menyingkir" ucap Johan dingin.
"kok galak banget sih ganteng" ucapnya sambil menowel dagu berjambang Johan.
Johan tersenyum sinis,masih dengan posisi duduk,ia meraih leher wanita itu lalu mencekiknya.
"aku bilang menyingkir dasar sampaah!mana bos mu...!bilang padanya aku ingin bertemu...!" ucapnya lalu menghempaskan tubuh yang berbalut gaun mini itu.
"ba...baik tuan.." ucap wanita itu ketakutan..
Wanita itu kemudian pergi.
ting...
satu pesan masuk....
08Xxxxxxxxxx
"saya sudah bersama nona Selly tuan"
1 pesan dari sang anak buah yang menyamar sebagai pelanggan,kini ia sudah berhasil membawa Selly pergi.
"bagus....bawa dia pergi dari sini,pastikan tidak ada anak buah ger** itu yang mengikuti kalian"
"baik tuan"
__ADS_1
Johan tersenyum menyeringai
Tak lama berselang Nani muncul bersama dengan Samuel.Dilihatnya dari kejauhan,wanita dengan sebatang rokok di tangannya itu berjalan mendekati Johan.Johan pun memulai aktingnya...
Sesaat setelah Nani dan Samuel sampaj di samping Johan,pria beristri itu menjulurkan tangannya...
"selamat malam...." ucap Johan menggantung,ia memiringkan kepalanya seolah menunggu jawaban dari wanita paruh baya itu.
"Nani.." ucap Nani sambil menyambut uluran tangan Johan.
"oh...nama yang bagus...perkenalkan nama saya Johan" ucapnya kemudian mencium punggung tangan wanita itu,membuat Nani terkejut.Dicium tangannya sama pria sesempurna Johan....siapa yang meleleh💃
Johan tersenyum,namun dalam hatinya mengumpat hebat.Sedangkan Samuel,ia terlihat biasa saja,tidak ada ekspresi benci ataupun marah disana.
Nani menetralkan ekspresinya agar terlihat biasa saja di perlakukan demikian,padahal dalam hatinya ia sangat berbunga bunga.
"em...ada perlu apa anda mencari saya?"
"saya butuh teman malam ini" ucap Johan sambil mengusap usap punggung tangan Nani,lalu sesekali mengecupnya.
"Adel....maafin aku sayang....ini demi sahabat kamu....maaf...." batin Johan berteriak.
"oh....mau saya pilihkan untuk tuan Johan?"
"no...saya nggak mau mereka..."
"lalu?"
"saya mau kamu..." ucapnya membuat Nani terkejut.Laki laki di hadapannya ini lebih cocok jadi anaknya bukan?
"saya?" tanya Nani.
"ya....saya menginginkan kamu malam ini cantik...saya tidak tertarik dengan gadis gadis ingusan itu" ucapnya sambil sebelah tangannya membelai wajah Nani.
"rasanya pen gue cekik nih nenek nenek sekarang juga..gu**e jijik banget lihat dia senyum bang***!!"umpat Johan dalam hati
" oh....baiklah....kita bisa ke wisma di belakang club ini."
"no....aku ingin mengajakmu ke apartment milikku..." ucapnya lagi
"waaw....ternyata selain tampan pria ini juga sangat kaya....kau memang hebat Nani....pesonamu memang tidak ada habisnya..." batin Nani berbangga.
"bisa kita pergi sekarang?" tanya Johan.
"oh...tentu..." ucap Nani tanpa memperdulikan Samuel disana.
Johan pun merengkuh pinggang Nani dan membawa ibu kandung Selly itu untuk pergi dari tempat tersebut.Nani pun bergelayut manja di lengan kekar Johan,selayaknya sepasang kekasih.
Johan membawa Nani memasuki mobil mewahnya,lalu dengan segera membawa wanita itu pergi dari tempat itu.Tanpa Nani sadari,ada beberapa mobil yang mengikuti mobil yang ditumpanginya itu dari belakang.Itu adalah anak buah Johan.
...****...
Di tempat lain....
du sebuah apartment...
tokkk....tokkk....tokkk....
pintu itu diketuk.
Adela bergegas menuju pintu.
ceklek...
__ADS_1
"Selly....!"
"Adel....!!"
Kedua sahabat itu saling berpelukan dengan sangat erat.Sudah berhari hari mereka tidak bertemu.Terakhir bertemu saat Selly menginap di apartment nya bukan?
Kedua sahabat itu saling memeluk cukup lama,tangisan Selly pun pecah dipelukan sahabatnya itu.
"ehhmmm....."
Suara deheman itu berhasil menghentikan sementara adegan saling peluk itu.
Selly dan Adela menatap ke arah pria yang tadi mengantar Selly.
"selamat malam nona Adela..."
"selamat malam..."
"saya Romi,orang suruhan tuan Marvel.Tuan Marvel berpesan pada saya untuk menitipkan sementara nona Selly di apartment ini,tuan Marvel dan tuan Johan sedang ada urusan pekerjaan.Tuan berpesan agar nona Adela dan nona Selly tetap berada di dalam apartment sampai tuan Johan kembali"
Adela mengernyitkan dahinya.
"apa ada sesuatu yang serius?"
"tuan hanya berjaga jaga...kalau kalau orang orang yang mengincar nona Selly masih berkeliaran"
Adela mengangguk.
"nona silahkan masuk...saya akan berjaga di sini"
"iya sudah....makasih mas...." ucap Adela.Romi hanya mengangguk.
Selly dan Adela pun masuk ke dalam apartment.Kedua sahabat itu lalu duduk di kursi panjang di depan tv.Adela memeluk sahabatnya yang nampak ketakutan itu.Penampilannya sangat jauh berbeda dengan Selly yang biasa ia lihat.Bajunya sangat terbuka,make up yang digunakan juga sangat mencolok.
Adela mengusap punggung sahabat baiknya itu.Mencoba memberikan kekuatan untuk gadis malang itu.Selly juga melakukan hal yang sama bukan saat Adela tengah terpuruk kala itu.
"gue takut Del...."ucapnya sambil menangis
" lo aman sekarang Sell....lo yang tenang..."
"kenapa keluarga gue nggak seperti keluarga keluarga orang lain!gue nggak tau siapa bokap gue...gue cuma punya mama.Tapi mama gue kejam Del....dia mau jual gue...hiks...hiks...." ucap Selly seolah hendak mengeluarkan semua unek uneknya selama ini.
"gue sedih Del...dari gue masih SMA nyokap gue selalu berusaha menjerumuskan gue ke dunia nya dia.Gue nggak mau...makanya gue kabur dan milih ngekost.Tapi nyokap gue nggak berhenti untuk bujuk gue..sampai saat dia tau gue udah mulai kerja dia terus terusan minta dikirimin duit,itu semua biar gue nggak betah tinggal sendiri dan pulang"
"gue sayang sama nyokap gue Del....tapi gue benci sama pekerjaan dia.....gue harus gimana?gue nggak mau pulang....gue takut.." ucap Selly mencurahkan semua yang ia rasakan tanpa ada yang ditutup tutupi.
Adela mengusap punggung Selly.
"gue ngerti gimana perasaan lo...lo boleh nangis kok.Lo boleh nangis selama itu bisa bikin lo tenang.Lo sekarang aman di sini Sell.Mas Johan dan mas Marvel pasti akan jagain lo...." ucap Adela sambil terus memeluk gadis yang terus menangis itu.
...----------------...
**AUTHOR BUTUH LIKE DAN KOMEN YANG BANYAK NIIH.....
***JANGAN LUPA LIKE KOMENT AND VOTE NYA...🥰
JANGAN LUPA JUGA DI ADD KE LIST NOVEL FAVORITE KALIAN🥰🥰
JANGAN LUPA JUGA DIBKASIH BUNGA DAN KOPI YANG BUUAANYAKK....🥰🥰🥰
JANGAN LUPA JUGA DI FOLLOW YA AUTHORNYA....🥰🥰🥰🥰
TRIMA KASIH🥰🥰🥰🥰🥰❤❤❤❤*****
__ADS_1