WANITA TANPA MAHKOTA

WANITA TANPA MAHKOTA
Eps 49


__ADS_3

Malam menjelang,


Adela masih sibuk di dapur untuk mencuci piring piring yang kotor setelah makan malam, sedangkan sang ibu ia membereskan ruang tamu,menata kembali meja dan kursi setelah tadi siang dipindah pindahkan untuk acara ijab qobul.Pak Harun sudah berada di kamarnya,ia merasa tidak enak badan hari ini,Dico sudah masuk ke kamarnya,entah untuk tidur,belajar,atau main hp,tidak ada yang tahu.Sedangkan Andika sudah pergi nongkrong bersama teman temannya setelah selesai makan malam.Sementara anggota keluarga baru,Johan...kini ia sedang sibuk dengan laptop nya.Ia tetap harus mengurus perusahaan milik ayah walaupin ia tidam pernah kekantor kurang lebih hampir 3minggu ini.


"sudah nak....istirahat sana....kamu pasti capek.." ucap bu Rusmini pada Adela yang sudah selesai dengan kegiatan cuci piringnya.


"iya buk...ini udah selesai." ucapnya.


"Adel mau ambil wudhu dulu ya buk...belum solat isya' tadi"


"iya nak."


Adela bergegas ke depan mengambil wudhu di sebuah kran air yang ada disana.Setelah selesai Adela menuju kamarnya setelah sebelumnya menutup pintu mematikan lampu ruang tamu.


cekleekk....


pintu terbuka.


gleekkkk.....


Sebuah pemandangan yang sebelumnya tak pernah Adela lihat saat memasuki kamar yang tak terlalu luas itu,kini terpampang dengan jelas di hadapannya.Pria bertubuh kekar itu kini tengah duduk bersandar di ranjang yang tak terlalu besar itu dengan bertelanjang dada dan menggunakan boxer memperlihatkan bulu bulu halus di dadanya.Pria dengan beberapa tato di tubuhnya tersebut kini tengah fokus pada laptopnya.


Matanya terus fokus menatap layar laptop yang ada di pangkuannya,sesekali menghisap rokok yang berada di tangan kirinya.


Adela menutup pintu dengan pelan lalu melangkah masuk ke dalam kamar tersebut.


Adela meraih mukena dan sajadah yang tergantung di gantungan dinding itu.Ia lantas menggelar sajadah tersebut di samping ranjangnya,tempat biasa ia melaksanakan kewajibannya sebagai umat muslim.Adela membalut tubuhnya dengan mukenah hitam miliknya,mukena yang dulu Johan belikan saat Adela menginap di apartment Johan.Adela melirik sejenak laki laki yang kini telah menjadi suaminya itu,ia masih sibuk dengan laptopnya.Adela menghela nafas panjang.Ia yang terbiasa solat di kamar itu sendiri tanpa ada orang lain didalam kamar tersebut kini harus terbiasa solat disamping pria gagah yang mulai melirik ke arahnya.


"Allahu Akbar.."


Adela memulai kewajibannya.Meninggalkan sejenak urusan duniawinya untuk menyembah Sang Maha Kuasa.Johan menghentikan kegiatan dengan laptop nya.Ia kemudian meletakkan benda canggih itu ke atas meja kecil di samping ranjang.Kini netranya terfokus pada gadis cantik yang telah resmi menjadi miliknya itu.


Johan tersenyum,wanitanya ini justru terlihat sangat ayu saat menggunakan mukena seperti ini.Wajahnya yang polos tanpa polesan make up tampak putih bersih,mulut mungilnya komat kamit merapalkan ayat ayat suci Al Quran.Johan terhanyut,ia tak henti mengamati gerak gerik wanita cantik itu.


"assalamu alaikum.warahmatullahi wabarakatu..."


Adela mengucap salam,pertanda telah menyelesaikan solatnya.


Setelah selesai,Adela hendak mencopot mukenahnya,tiba tiba pandangan nya tertuju pada pria yang sedari tadi tengah mengamatinya.Tatapan matanya tak berpindah dari wajah manis wanita tersebut.Adela mengurungkan niatnya membuka mukenah,ia masih merasa malu.


"sstttt....sini..." ucap Johan lirih sambil menepuk nepuk sisi ranjang yang kosong di sampingnya itu.


Adela menelan ludah kasar.Hanya menatap pria itu saja ia sudah deg deg an.Apa lagi mendekati nya.


Adela bangkit,ia meletakkan sajadahnya di gantungan dinding yang ada di sana.Ia lalu mendekati Johan,duduk bersila di sisi kosong ranjang itu.Johan tersenyum lebar sambil menggelengkan kepalanya melihat sang istri yang duduk bersila dengan tubuh yang nampak tegang,bahkan mukena nya pun belum terlepas.


Johan menggeser posisi tubuhnya,ia mendekatkan tubuh kekar miliknya pada tubuh mungil Adela.


seettt.....


Johan memeluk istrinya itu dari belakang,membuat tubuh Adela menegang.Johan menenggelamkan wajahnya di ceruk leher gadis manis nya itu sambil sedikit mendusel disana seolah mencari kenyamanan di tubuh wanita yang sekarang semakin menegang dengan jantung yang hampir copot.

__ADS_1


"i love you..." ucapnya lirih tepat di telinga Adel.Membuat bulu kuduk Adel semakin meremang.


Johan melonggarkan pelukan nya,membuat Adela menatap pria tampan disampingnya itu.Johan tersenyum,tangannya tergerak meraih tali mukenah di kepala belakang Adela.


Adela reflek menahan tangan suaminya itu.Dipegangnya tangan kekar tersebut


"tuan...."


Johan tersenyum,


"gue suami lo Del...." ucapnya kemudian.


"gue buka ya?" tanyanya dengan tatapan lembut.Adela mengangguk dengan malu malu.Ia mulai menurunkan tangannya yang memegang lengan Johan.


Johan tersenyum lalu membuka mukenah yang membalut tubuh istrinya itu hingga terlihat lah gadis manis itu dengan tubuh tanpa hijabnya,hanya piyama panjang yang melekat ditubuhnya,Johan kemudian membuka mukenah bagian bawah Adela,Adela pun menurut.Johan melipat mukenah milik istrinya itu dengan telaten,hal yang sangat di luar dugaan Adel.Adela terus mengamati gerak gerik suaminya,seutas senyum tercipta dari bibir gadis manis itu.


Johan menggeser posisi tubuhnya,ia meletakkan mukenah itu di atas meja di samping ranjang.Johan lantas merebahkan tubuhnya yang hanya menggunakan boxer itu.Ia menatap punggung istrinya yang masih belum beranjak dari posisinya.


"baby lo nggak tidur?" tanyanya membuyarkan lamunan Adel.


"oh...i...iyaa tuan" ucap Adela gugup.Adela hendak memposisikan tubuhnya untuk tidur,tapi tiba tiba Johan merentangkan tangannya,


"tuan....tangannya..." ucap Adela.


"tidurnya disini.." ucap Johan lembut sambil menepuk nepuk dada sebelah kirinya.


Wajah Adela memerah.Johan menarik lembut tangan wanita tersebut,membimbing nya untuk masuk dalam pelukannya.Johan mencium pucuk kepala wanitanya,menghirup aroma shampo wanita yang kini berada dalam dekapannya itu.Johan meraih sebelah tangan Adela,membimbingnya untuk menyentuh dada berbulu milik Johan.


"rileks sayang...anak prawan kaku banget sih...." ucap Johan sedikit menggoda.Johan membimbing tangan itu untuk mengusap usap lembut dada bidang miliknya,sementara bibirnya tak henti henti mengecup pucuk kepala istrinya itu.Adela mulai merasa nyaman,ia membalas pelukan suaminya,seolah kini ia sudah menemukan tempat ternyamannya.Johan semakin mengeratkan pelukannya.


"ya......"


"mulai besok lo harus makan yang banyak...."


Adela mendongak,menatap suaminya itu.


"kenapa?"


"badan lo kecil banget Del....bisa remuk lo ntar ngelawan gue.." ucap Johan.Adela nyengir geli mendengar ucapan suaminya itu.


Johan tertawa ringan lalu membimbing Adela untuk berbaring di sisi ranjang yang kosong itu.Johan memposisiskan tubuhnya miring menghadap Adela dengan tangan kirinya ia gunakan sebagai tumpuan kepalanya.Johan kemudian mengecup kening istrinya.sekali.....


"apa gue yang pertama melakukan ini ke lo?"tanya Johan dengan tatapan dalam


Adela tersenyum ,lalu mengangguk.


Johan beralih mencium pipi istrinya.


" gue yang pertama?"


Adela mengangguk lagi.Adela memejamkan matanya

__ADS_1


Johan kembali mencium mata yang tertutup itu,kanan dan kiri


"gue yang pertama?"


Adela mengangguk lagi.


Johan mendekatkan wajahnya ke wajah Adela,sangat dekat,hingga hidung mereka bersentuhan.Tatapan mata sepasang suami istri bertemu,mereka saling menatap dalam,Adela menggerakkan tangannya menyentuh wajah pria berjambang itu,sedangkan tangan Johan kini sudah bergerilya menyentuh bibir mungil Adela.


"gue bukan yang pertama untuk ini?" tanyanya sambil terus mengusap lembut bibir itu.


Tatapan Adela berubah menjadi sendu,ada raut penyesalan di sana.Ia kemudian menundukkan pandangan nya.


Johan menyentuh dagu wanita itu,meminta wanita itu agar kembali menatapnya..


"gue nggak peduli...mungkin gue bukan yang pertama melakukan ini,tapi gue akan jadi orang pertama yang akan membuat lo bahagia dengan ci**an ini" ucap Johan tulus membuat Adela tersenyum haru.


Tangan gadis itu kembali terangkat menyentuh wajah suaminya..


"maaf tuan..." ucapnya lirih.


cupp....


satu kecupan singkat mendarat di bibir Adela.


"ada beberapa hal yang harus lo ingat..."


"pertama....gue bukan tuan lo lagi,jadi mulai sekarang jangan panggil gue tuan,gue nggak suka..."


"kedua....lo nggak perlu minta maaf,lo nggak salah,gue sayang sama lo,tulus...nggak peduli seperti apa kondisi lo sekarang,nggak peduli masa lalu lo seperti apa...gue sayang sama lo...apapun yang terjadi."


Adela terharu mendengar kata kata itu.Ia merasa sangat bahagia saat ini.


"terima kasih tuan..."


"gue bukan tuan lo...!"


"makasih...mmm...mmaass..."ucap Adela ragu ragu.


Johan tersenyum,ia lalu memeluk pinggang istrinya,sedang bibirnya kini sudah bergerak menciumi setiap inchi wajah istrinya.Adela memejamkan matanya,menikmati setiap sentutuhan yang ia rasakan dari suaminya.Tiba tiba....


sreett...


Johan menarik selimut.


" tidur....besok kita pulang ke kota.Kita puas puasin disana,gue nggak tega ngelakuin nya disini.Ntar Dico sama mas Dika denger lagi suara sexy lo,suara lo yang satu ini cuma gue yang boleh mendengarnya."ucapnya.


Adela tersenyum,


Johan kembali membimbing Adela masuk ke dalam pelukannya,mereka pun tidur dalam posisi saling berpelukan hingga pagi menjelang.


GAGAL MP SODARA SODARA.....🤣🤣🤣🤣

__ADS_1


...----------------...


BOLEH DI LIKE KOMENT & VOTE NYA READERS 🥰🥰🥰🥰


__ADS_2