WANITA TANPA MAHKOTA

WANITA TANPA MAHKOTA
Eps 135


__ADS_3

Hari berganti hari....


Bulan berganti bulan.....


Kehidupan keluarga Alexander makin hari makin membaik.Johan kini begitu menikmati perangkat barunya sebagai seorang ayah dari dua putri kembar yang kian hari tumbuh menjadi putri kecil yang cantik.Sedangkan Marvel dan Selly,keduanya kini tangah berada di luar kota,keduanya tengah memaksa bulan madu yang baru bisa mereka nikmati setelah beberapa bulan menikah.


Kini Johan dan Adel tinggal di rumah utama untuk beberapa waktu selama Marvel dan Selly pergi.Adela begitu menikmati perannya sebagai istri sekaligus ibu dari dua orang anak.Terlebih lagi,kini Johan sudah banyak berubah.Setelah beberapa waktu lalu laki laki itu mengajaknya mengunjungi Bayu,tersangka penembakan Johan beberapa waktu lalu.Tak ada perkelahian atau intimidasi dari pria gagah itu.Johan justru menawarkan modal untuk Bayu guna mengembangkan usaha makanan yang kini tengah di geluti oleh Bayu.Ya...itu bentuk permintaan maaf Johan karena sudah membuat perusahaan keluarga Bayu gulung tikar.


Katakanlah sekarang Johan mulai mencoba meninggalkan perangai buruknya.Mengingat kini ia memiliki istri dan anak anak yang perlu ia jaga.Ia tak mau memperbanyak musuh yang akhirnya hanya akan membuat keluarga nya hidup dengan tidak tenang.Ia mulai memikirkan keselamatan Adel beserta Aurum dan Shanum.Ia tak mau ketiga bidadarinya itu menerima imbas dari sikap arogannya pada para musuhnya.Ia ingin memulai hidup baru yang tenang.Bersikap lebih bijak dan berfikir lebih positif seperti Adela.


Lalu bagaimana dengan para tawanan Johan?


Saat ini ia sudah tak punya tawanan,hanya tersisa Samuel,ayah kandung Marvel yang masih berada di markas dalam kondisi mulai sakit sakitan.Sedangkan Nani,ibunda Selly...wanitan itu kini tengah fokus dengan usaha kue yang di arahkan oleh Marvel.Semenjak dilepas oleh Marvel dan kehilangan bar serta wismanya wanita itu kini fokus menjadi pembuat kue di sebuah rumah yang tak terlalu besar pemberian Marvel.Ya....meskipun awalnya ia merasa kurang nyaman,namun akhirnya ia terbiasa juga.Toh itu lebih baik dari pada harus lontang lantung di jalan tanpa rumah dan penghasilan.


Adela turun dari kamarnya bersama Johan yang sudah siap dengan setelan jasnya.Di bawah,tuan Alexander dan Mira tengah berada di ruang keluarga,bermain dengan Aurum dan Shanum yang sudah mulai bisa merangkak.


Johan mendekati sang putri.Aurum dan Shanum seolah berlomba merangkak mendekati laki laki itu.Johan meraih Shanum yang sampai lebih dulu lalu menciumnya.Sedangkan Aurum yang baru datang pun tak mau kalah,ia mencoba merangkak menaiki paha sang ayah.


Johan melepaskan Shanum kemudian berganti mengangkat tubuh mungil Aurum dan menciumnya.


"papa berangkat dulu ya sayang " ucapnya.


Johan meletakkan kembali sang putri.Lalu bangkit.Adela mendekat,ia meraih punggung tangan sang suami lalu menciumnya.


"hati hati mas...."


"iya sayang..." ucapnya.


Johan hendak melangkah,namun tiba tiba.Ia menatap tuan Alexander yang terduduk di karpet bermain sang putri bersama Mira.Entah ada malaikat baik apa yang lewat,Johan mendekati tuan Alexander lalu berjongkok di sampingnya,ia meraih punggung tangan sang ayah dan menciumnya.Sontak saja hal itu membuat Adel,tuan Jonathan dan Mama Mira terkejut.


Johan mencium tangan ayahnya?hal yang tak pernah terjadi selama puluhan tahun lamanya.


"Johan berangkat pa...." ucapnya.


Tuan Jonathan mengangguk.


"iya...iya nak..." ucap tuan Jonathan berkaca-kaca.


Johan menatap ke arah Mira,wanita yang sejak lama selalu ia salahkan atas semua permasalahan hidupnya.Johan meraih punggung tangan Mira lalu menciumnya.Membuat Mira tersentak kaget.Ada angin apa ini?kenapa tiba tiba Johan yang angkuh berubah sikapnya seperti ini?Ada rasa haru disana.Setelah sekian tahun lamanya ia diam dengan segala perlakuan Johan padanya,kini untuk pertama kalinya setelah kepergian Mayang,Johan bersedia untuk bersentuhan kulit dengannya.Mata Mira mengembun.Ia terlihat seolah tak percaya dengan apa yang terjadi pagi ini.Meskipun tanpa ada kata yang terucap namun itu sudah cukup membuat Mira bahagia.


Johan bangkit.Ia kembali mendekati Adela yang tersenyum haru.Hati Johan sudah mulai mencair sekarang.


Johan mendekati Adela,lalu mencium keningnya.

__ADS_1


"assalamu'alaikum..." ucapnya..


"wa alaikum salam" jawab Adela dengan binar bahagia.


Johan pun melangkah pergi meninggalkan tempat itu.Adela yang masih tak percaya dengan apa yang ia lihat hari ini pun hanya mematung saat Johan beranjak pergi.Hingga tiba tiba....


Adela berlari menyusul sang suami keluar


rumah.


"mas...." ucap Adela setengah teriak sambil berlari.


Johan yang sudah membuka pintu mobil itupun menghentikan langkahnya.


"kamu ngapain lari lari?kebiasaan banget.."


"makasih..." ucap Adel sambil ngos ngosan.


Johan mengernyitkan dahinya.


"makasih untuk apa?"


"karena kamu mau mulai membuka hati kamu untuk keluarga kamu mas..." ucap Adela tulus.


Johan tersenyum,ia mengusap rambut berbalut hijab itu dengan gemas.


Adela mengangguk sambil tersenyum.


"aku belajar dari kamu sayang.Kita akan memulai hidup baru yang lebih tenang.Aku nggak mau bikin kamu khawatir lagi" ucap Johan.


Adela merasa terharu.


"aku boleh berangkat sekarang?" tanya Johan.


"iya..." ucap Adel.


Johan kembali mengecup kening sang istri.Ia kemudian masuk kedalam mobil dan melajukan kendaraan roda empat itu meninggalkan tempat tersebut.


...****************...


Sementara di tempat lain....


Di sebuah hotel di pulau indah disana....

__ADS_1


Sepasang suami istri itu saling berpelukan di bawah selimut tebal yang menutupi tubuh polos mereka.Dengan view yang langsung mengarah ke laut Marvel dan Selly saling menikmati pagu*** yang terbentuk dari bibir keduanya.Ya.....hari hari mereka kinj mereka habiskan hanya untuk menikmati waktu berdua.Tidak ada gangguan dari siapa pun.Hanya ada mereka berdua di dalam kamar yang sudah mereka tempati kurang lebih seminggu ini.


"nyet...."


"hmmm...."


"laper...." ucap Selly sambil memeluk tubuh tegap milik sang suami.


Marvel tersenyum.


"mandi dulu yuk....abis itu kita makan" ucap Marvel.


Selly hanya mengangguk.


Marvel pun bangkit,ia hendak membopong tubuh mungik sang istri namun tiba tiba ponsel nya berbunyi.


Sebuah panggilan masuk dari Bono,anak buahnya.


Marvel pun meraih ponsel itu dan mengusap tombol hijau disana.


"halo...ada apa?" tanya Marvel dari sambungan telepon tersebut.


...................


Marvel mengubah ekspresi nya.Matanya menatap nanar ke depan.Dadanya berdebar kencang.Tulangnya serasa lemas.Ia terduduk di sisi ranjang masih dalam kondisi tak berbusana.


Selly mendekati laki laki itu.


"kamu kenapa nyet?" tanya nya sambil menyentuh pundak sang suami.


Marvel menatap nanar ke arah sang istri.


"nyett....."


"iya..."


"Samuel meninggal...."


...----------------...


***KASIH LIKE KOMEN VOTE YANG BANYAK LAH....๐Ÿ˜ฉ


MAMPIR JUGA DI NOVEL INI๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡***

__ADS_1




__ADS_2