
Di pantry....
Adela duduk berhadapan bersama Selly.Sedari tadi ia tak menyentuh makanannya.
Selly mengajak Adela untuk makan siang di pantry saja dari pada harus ke kantin,karena ia yakin di kantin mereka tidak akan bisa makan dengan tenang mengingat gosip tentang Adela saat ini sedang hangat hangatnya di perbincangkan.
"makan...." ucap Selly pada Adela.
Adela hanya tersenyum.Selly menelan makanan yang sudah ada di mulutnya,lalu kembali berbicara.
"apa lo ijin aja sekarang?lo balik duluan" ucap Selly
"nggak Sell,gue nggak apa apa kok..."
"lo yakin?"
"iya...."
Mereka diam sesaat..
"Del...." ucap Selly dengan tatapan yang dalam pada Adela.
Adela pun berbalik menatap sahabatnya itu.
"gue tuh sahabat lo Del.Gue pengen jadi orang yang selalu ada buat lo saat lo butuh.Tolong jangan tutupin apapun dari gue Del..." ucap Selly tulus.
Adela tersenyum haru.
"maafin gue ya Sell.....gue nggak pernah cerita ini sama lo.Gue terlalu malu.Gue udah bertekad untuk mengubur semua masa lalu gue dan memulai hidup baru disini"
Adela memegang tangan sahabatnya itu
"ntar gue certain ya kalo udah sampai di kost an" ucap Adela..
"janji?"tanya Selly sambil menjentikkan jari kelingkingnya
" janjii...."ucap Adela yang kin menautkan jari kelingkingnya ke jari Selly.
Di dalam ruangan Marvel.
"gimana?" tanya Johan
"nomornya udah nggak aktif.Gue udah minta orang buat lacak nomor itu.Nama pemiliknya Beni" ucap Marvel.
"gue yakin itu pasti Angga Vel...mungkin dia pakai identitas orang lain"ucapnya.
" gue juga berfikir gitu"ucap Marvel.
__ADS_1
Mereka diam sejenak.
"o...iya...lo harus berangkat ke kota B sore ini.Lo harus datang ke peresmian proyek baru kita disana"
"lo aja deh...gue males..Adel masih butuh gue disini...." ucap Johan enteng
"nggak bisa nyet....gue harus ke kota X juga besok...kan lo sendiri yang nyuruh gue kemarin"
"ck...." Johan berdecak."males gue..."
"dah lah.....sehari doang..." ucapnya.
Mereka saling terdiam sejenak.
"Jhon...."
"hmm...."
"lo udah tau tentang foto Adela yang......botak?" tanya Marvel hati hati,ia takut adik tirinya itu tersinggung.
tau sendiri kan Johan kalo ngamuk kek mana?author aja takuuttt😅
"udah...." ucap Johan santai.Johan lantas menceritakan semua tentang Adela yang ia ketahui dari orang suruhannya.
Marvel mendengarkan dengan seksama,ia kemudian menganggukkan kepala nya di akhir cerita Johan tanda mengerti.
" ada orang lain yang mencoba mengorek masa lalu Adel..."ucap Johan menimpali
"dan gue yakin....tikus got itu nggak mungkin bisa melakukan ini sendiri.Dia pasti punya partner untuk hal ini." selidik Marvel.
"tapi masalahnya...siapa??"
"itu yang harus kita cari tau"
Johan menghela nafas panjang.Ia mengusap wajahnya kasar.Sesaat kemudian ia mengambil ponsel miliknya,lalu mencari nomor gadis manis pujaan hatinya...
tuuuttt.....tuuutt
"halo...."
"baby...."
"iya "
"udah makan?"
"udah...tuan?
__ADS_1
" belum"
"kenapa?"
"pengen di suapin*"
"hoeeeekkkk......" ucap Marvel seolah ingin muntah mendengar ucapan adiknya itu.Johan hanya menatap sinis pada Marvel
"*sore ini gue ke luar kota,gue nggak bisa ke kost an lo ntar malem"
"iya...nggak apa apa kok.Tuan selesaikan pekerjaan tuan dulu."
"jangan kemana mana ya....di kost an aja,kalau mau makan pesen online aja"
"iya.....tuan jaga kesehatan juga ya....jangan capek capek"
"iya sayang" ucap Johan sambil tersenyum senyum*
"mending lo minggat deh.....gue jijik liat ekspresi lo....sumpah" ucap Marvel yang sedari tadi melihat tingkah adiknya itu bak ABG yang sedang kasmaran.
"*ya udah....saya kerja dulu ya tuan..."
"iya baby....have a nice day..." ucap Johan sambil terus menebar senyum limited edition miliknya*.
Johan mematikan sambungan telfonnya lalu keluar dari ruangan itu meninggalkan Mervel tanpa menoleh.
udah tua sok sok an bucin lo"ucap Marvel setelah Johan pergi dari ruangan nya.
...***...
Sementara di tempat lain.....
"lo gila ya.....gue udah kasih lo duit dua hari lalu...!gue juga udah kasih lo tempat tinggal...!sekarang lo minta duit lagi?sinting lo ya...!!" umpat seorang wanita pada seorang pria setengah sadar di sana.
Angga kembali meneguk minuman keras yang ia pegang.Saat ini ia sedang berada di sebuah rumah yang tak terlalu luas yang ia gunakan sebagai tempat persembunyiannya.Ia seolah tak perduli dengan ocehan wanita di hadapannya itu.
"udah ya....gue nggak bisa terus terusan ngasih lo duit!" ucap Clara kemudian hendak pergi meninggalkan Angga.
"nggak apa apa sih....gue tinggal bilang sama pangeran lo itu kalau semua ini rencana lo.Lo yang bayar orang buat nyulik Adel,lo yang minta gue buat memperkos* Adel,dan lo yang........" ucapan Angga terhenti.
"ok....ok....!cukup!" ucap Clara emosi,ia kemudian mengeluarkan sejumlah uang dari dalam tas nya dan meletakkannya kasar di atas meja.
"gitu dong manis....kan enak kalau lo nurut..."ucap Angga lalu mengambil lembaran uang yang ada di atas meja.
"ingat....besok lo udah harus jalanin rencana selanjutnya "ucap Clara kemudian pergi meninggalkan tempat itu.
...----------------...
__ADS_1
...KU BUTUH VOTE LIKE DAN KOMEN MU....🥰🥰🥰🥰🥰...