WANITA TANPA MAHKOTA

WANITA TANPA MAHKOTA
Eps 129


__ADS_3

Beberapa hari telah berlalu...


Keluarga kecil itu kini tengah dalam perjalanan menuju apartement milik Johan.Ya...Johan memutuskan untuk kembali tinggal di apartement nya.Pasca kecelakaan yang menimpanya Johan jadi lebih waspada pada keselamatan keluarga nya,terlebih lagi saat ini ia memiliki dua putri cantik yang harus ia lindungi,membuatnya kini harus melakukan penjagaan ekstra pada Adela dan si kembar.Seperti saat ini,ia meminta seorang anak buah yang kini ia angkat sebagai supir pribadi untuk menjemput ia dan keluarga kecilnya.


Johan begitu menikmati perannya.Ia yang kini duduk di kursi samping kemudi sesekali menengok ke kursi belakang melalui kaca spion bagian dalam mobilnya.Terlihat Adela dan bu Rusmini yang tengah memangku Aurum dan Shanum.Johan tersenyum,kebahagiaan nya begitu terasa lengkap sekarang.


Dua puluh menit perjalanan.


Keluarga kecil itu pun sampai di kediaman mereka.Dengan Aurum di tangan Adela dan Shanum di tangan bu Rusmini keluarga itu pun menuju ke lantai dua puluh dimana unit apartemen Johan berada.


ceklek....


pintu apartment terbuka ....


"assalamu'alaikum.." ucap Adela memberi salam.


"wa alaikum salam" sahut bu Rusmini dengan suara bak anak kecil.


"ditidurkan dulu nak si kembar..." ucap Bu Rusmini.


"iya buk" ucap Adela.


Bu Rusmini dan Adela pun masuk kedalam kamar untuk menidurkan si kembar.Sedangkan Johan kini menuju dapur.Pria itu kemudian mengeluarkan ponselnya...


tuutt.....tuutt...tuutt....


"halo"ucap seorang pria dari seberang sana.


" halo....gimana?"tanya Johan melalui sambungan telepon.


"udah ada...." jawab Marvel.


"ok....kita ketemuan di luar aja."


"lo tunggu di apartement aja...gue kesana sama Selly"


"ok"


sambungan telepon pun terputus.


Johan kembali memasukkan ponselnya ke saku celananya.


"mas..."


Suara lembut itu berhasil mengalihkan perhatian Johan.


Johan tersenyum lembut ke arah Adel.


"hei..."


"kamu ngapain?"tanya Adela sambil mendekati sang suami.


" lagi telfonan urusan kerjaan"ucapnya.


Johan tersenyum menatap sang istri,tangan nya lalu tergerak menarik lengan Adela dan membimbing nya masuk ke dalam dekapan lengan besarnya.


Johan menghirup aroma sampo dari rambut berbungkus hijab itu.


"aku kangen kamu baby..." ucapnya.


Adela membalas memeluk tubuh tegap itu


"aku juga mas.." ucapnya.


"maaf....udah ninggalin kamu lama"


"yang penting kamu balik mas...."


Johan menangkup wajah ayu itu


"mamanya si kembar cantik banget"


"papanya juga ganteng banget....tapi tua...gondrong lagi.."


Johan tersenyum,lalu mengecup lembut bibir mungil milik sang istri.


"main bentar yukk"


"nggak bisa mas"


"kenapa?kan ada ibuk yang jagain si kembar"


"aku baru berapa hari lahiran mas?ya nggak boleh lah....kan masih masa nifas"


"nifas apa?"


"nifas itu masa pemulihan paska persalinan sampai seluruh organ reproduksi wanita pulih kembali sebelum kehamilan berikutnya."


"terus..."


"ya udah....kamu puasa dulu lah" ucap Adel enteng lalu berbalik badan.

__ADS_1


Johan mengernyitkan dahinya.


"kamu mau aku bikinin kopi?" tanya Adel.


Namun Johan tak menjawab,pria gondrong berbadan tegap bertato dan berjambang lebat itu memasang wajah memelasnya sambil mengikuti langkah Adel yang mungil.Ia bak anak kecil yang merengek minta di belikan mainan.


"berapa hari?"


"apanya?"


"nifas"


"empat puluh hari"


"what???lama banget Del.."


"ya emang begitu mas...mau gimana lagi"


"trus ini gimana?bisa kering dia" ucapnya sambil menunjuk sang jagoan.


"celupin ke aer aja mas..." ucap Adel sambil tertawa.


"tega banget kamu sama suami sendiri" ucapnya sambil menjatuhkan kepalanya ke pundak Adela.Adel hanya geleng geleng kepala melihat tingkah sang suami sambil tangannya sibuk membuatkan kopi untuk pria itu.


"nggak bisa empat hari aja apa?"


Adela terkekeh...


"udah deh...tahan dikit napa sih..nih minum dulu" ucap Adel sambil menyodorkan cangkir berisi kopi untuk sang suami.


Johan pun menerimanya.Adel bergegas pergi namun Johan menahannya.


"mau kemana?"


"mau liatin si kembar mas.."


"nggak usah...udah ada ibuk...kamu disini aja temenin aku" ucap Johan sambil menarik tangan Adel menuju sofa di depan televisi.


Mereka pun duduk bersebelahan dengan Johan yang terus mendusel ke ceruk leher Adela,membuat wanita itu terkekeh.


"mas..apaan sih geli ah"


"laper baby...."


"makan"


"bukan laper itu"


"Ya Allah mas...kamu kayak anak kecil deh.Udah...makan sana.."


"nggak mauuukk..."


Adela hanya terkekeh.


"kamu lucu deh kalau kayak gini"ucapnya sambil tertawa.


" serah...."ucap Johan ngambek lalu tidur tengkurap di paha Adela.


Dasar bapack bapack baru.....🀣🀣🀣🀣


Tak butuh waktu lama suara bel apartment berbunyi.


Adela pun bangkit lalu membukakan pintu...


"Mas Marvel...Selly" ucap Adela berbinar.


"Adel...." ucap Selly girang.Keduanya pun saling berpelukan bak puluhan tahun tak berjumpa.


Marvel hanya menggelengkan kepala melihat dua sahabat itu.Kalau udah berdua jadi lupa sama orang orang disekitarnya.


"masuk yuk.." ucap Adel.


Ketiga orang itupun masuk ke dalam apartemen,Adel mengajak mereka menuju ruang tv dimana ada Johan disana.


"nape lo..kucel amat..." ucap Marvel saat melihat Johan yang mukanya ditekuk.


Johan tak menjawab.Ia yang masih dalam mode ngambek dengan posisi tengkurap itu hanya memalingkan wajahnya.


Marvel nyengir.


"itu bapak nya Aurum apa adeknya Shanum sih Del??"tanya Marvel.Selly dan Adel hanya bisa tertawa.


Johan pun bangkit.


"berisik lo..!ayo berangkat...!" ucap Johan.


Ayah dua anak kembar itupun bangkit dan mendekati sang istri.


Adel meraih punggung tangan Johan,lalu menciumnya.


"hati hati mas" ucap nya.

__ADS_1


Johan pun mengecup kening Adela.


Pemandangan itu tak lepas dari tatapan mata sepasang suami istri yang masih terbilang baru yang sedari tadi berdiri disana.


"praktekin nyet" ucap Marvel berbisik pada sang istri.


"apaan sih...malu"


"malu kenapa?lo kan istri gue"


"jangan disini...besok aja kalau dirumah"


"ck....lu mah gitu" ucap Marvel dengan nada kecewa.


Selly mendongak menatap wajah Marvel.


"jangan ngambek...besok....janji..." ucap Selly.


Marvel tak menjawab.


"nyet...."


Marvel masih tak menjawab.


Selly mencubit pinggang Marvel membuat laki laki meringis menahan sakit.


"aaaaawwww.....sakit..!kebiasaan banget lo!" ucap Marvel ngegas.Membuat Johan dan Adel menoleh ke arah mereka.


"abisnya di ajak ngomong malah mlengos"


"ya elo ngeselin..!"


"kok gue sih?!"


"ya iya lah....!"


"bodo amat...!!" ucap Selly semakin kesal.


Adel dan Johan mengernyitkan dahinya lalu saling menatap.


"kalian kenapa?" tanya Adel.


Selly dan Marvel tak ada yang menjawab.Adela menggaruk kepala bagian belakang nya yang tak gatal.Pada kenapa sih orang orang ini.


"udah deh mas kamu mending cepetan berangkat" ucap Adel.


"iya..." ucap Johan singkat.


"assalamu'alaikum" ucap Johan


"wa alaikum salam"


Johan pun beranjak.Marvel mengikuti Johan tanpa berucap sepatah katapun pada Selly,begitu pula Selly.Namun baru beberapa langkah Marvel beranjak,pria itu berbalik badan lalu mendekat ke arah Selly dan mencium kening istrinya tersebut.Selly diam mematung.Marvel pun bergegas pergi tanpa berucap apapun.


Adela tersenyum melihat adegan itu.Wanita berhijab itupun mendekati sahabatnya,lalu merangkul pundaknya.


"kalau suami berangkat kerja itu bilang hati hati,i love you,cium tangan...gitu sayang..." ucapnya sambila mencubit hidung Selly


"gue malu Del"


"ya elah...kek abg aja lo...dia itu suami lo....dia kerja buat nafkahin lo...ya sebagai istri yang baik lo harus menghormati dia..melayani semua kebutuhan dia" ucapnya.


Selly hanya diam menerima nasehat dari sang ipar.


"nggak usah bengong...!" ucap Adel sambil menepuk pundak Selly.


"iya Ustadzah..baby lo mana...gue pen nyubit" ucapnya sambil melepaskan rangkulan tangan Adel lalu berjalan menuju kamar wanita itu.


"enak aja nyubit..!!anak gue tuhh....ngeluarinnya susah..!" ucap Adel sambil berjalan menyusul Selly.


...----------------...


***PENGUMUMAN.........!!!


AUTHOR BOLEH DONG MINTA LIKE KOMEN DAN VOTENYA YANG BANYAK.....😍


JANGAN LUPA MAMPIR JUGA DI NOVEL KEDUA AUTHOR


πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡***


οΏΌ



οΏΌ


***SEKIAN PENGUMUMAN NYA.....


TERIMA KASIH...πŸ˜πŸ˜πŸ˜πŸ˜πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™***


οΏΌ

__ADS_1


__ADS_2