WANITA TANPA MAHKOTA

WANITA TANPA MAHKOTA
Eps 62


__ADS_3

Di ruangan CEO


Wanita itu masih tiduran di paha sauminya yang tengah duduk di sofa panjang di ruangan itu.Johan masih fokus pada laptopnya yang berada di meja rendah di hadapannya.Sedangkan Adela sibuk dengan drakornya agar tidak mengantuk menemani sang suami berkerja.


Johan memang menahan Adela,ia ingin ditemani wanita pujaannya itu di kantor hari ini.


tok...tok...tokk...


pintu diketuk.


Mendengar itu Adela terperajat dan hendak bangun dari posisi tidurannya,tapi Johan menahannya.


"ada yang mau masuk mas..." ucap Adela.


"biarin aja....udah...tiduran lagi sini..." ucap Johan sambil membimbing kepala Adela agar kembali ke pangkuannya.


"masuk...." ucap Johan kemudian.


ceklekk....


pintu terbuka.


Tari muncul dari balik pintu,matanya seketika mengarah pada sepasang suami istri yang terlihat romantis itu.Sang wanita yang nampak berbaring di paha sang pria dengan sibuk memainkan ponselnya,sedangkan sang pria,satu tangannya mengelus elus meesra kepala wanitanya,sedangkan tangan satunya sibuk dengan tombol tombol di laptopnya.


"sialan....gue yang udah jadi sekretarisnya bertaun taun nggak pernah bisa dapetin pak Johan.Eh...dia yang cuma OB sekarang malah bisa jadi istrinya pak Johan?mana mesra banget lagi...." batinya mengimpat


Tari mendengus kesal melihat pemandangan itu,ia yang juga sebagai pengagum Johan merasa iri melihat wanita beruntung itu.


"kamu ngapain bengong di situ?" tanya Johan pada Tari membuat wanita itu tersadar dari lamunannya.


"oh..maaf pak" ucap Tari gugup,ia segera mendekati sepasang suami istri itu.Ia melirik sekilas pada Adela yang melempar senyum untuknya,Tari pun membalas singkat walaupun dalam hatinya ia mengumpat.


"ini laporan yang bapak minta" ucap Tari sambil menyerahkan map yang ia bawa.


Johan menerima map itu tanpa mengucap sepatah kata pun.


"mas...." ucap Adela dengan nada yang sedikit terdengar manja.


emang gitu kan Adel kalo ngomong pake cengkok🤭🤣🤣


Johan menoleh ke bawah,ke arah wajah istrinya itu.Begitupun Tari.


"apa?" tanya Johan dengan suara lembut.Suara yang tak pernah Tari dengar sebelumnya.


"hauuss.." ucapnya lagi.


Johan tersenyum,


"mau minum apa?"


"yang dingin dingin enak deh kayaknya" ucap Adela dengan ekspresi menggemaskan.


"ok...biar Tari suruh OB bawa minuman kesini." ucap Johan sambil mengusap pipi Adela membuat Tari semakin dongkol.

__ADS_1


"mau dibawain makanan sekalian nggak?" tanyanya lagi.


"emm...cemilan boleh..." ucap Adela sambil tersenyum.


"mau cemilan apa?" tanya Johan lagi.


"apa aja deh....yang penting enak..." ucap Adela lagi.


Johan semakin gemas dengan mimik muka istrinya itu.ia mencubit gemas hidung mancung Adela.


"dasar tukang makan.."


Sepasang suami istri itupun tertawa,membuat Tari semakin panas.


Johan menoleh menatap Tari,seketika itu mimik mukanya berubah menjadi Johan yang dingin seperti yang Tari kenal.


"Tari...suruh OB bawa minuman dingin sama camilan kesini" ucap Johan.


"baik pak..." jawab Tari.Wanita itu kemudian pergi meninggalkan ruangan tersebut.


Adela bangun dari tidurannya.Kini Johan tengah duduk bersandar sambil membaca laporan yang tadi Tari antarkan.


Wanita berhijab itu mulai menelusup masuk ke dalam pelukan suaminya,menenggelamkan wajahnya ke dalam dada bidang suaminya,tempat ternyaman untuknya.Johan memeluk wanitanya dengan satu tangannya,sedangkan tangan satunya masih sibuk membuka lembar demi lembar laporan yang ia letakkan di atas pahanya.


"mas...."


"hmm...."


Adela memeluk pinggang suaminya.


Johan menghentikan aktifitasnya,ia menatap Adela.


" kamu mau kesana?"tanya Johan.


Adela mengangguk.


"aku juga pengen kan dikenalin sama keluarga kamu..." ucap Adela dengan jari jari yang mulai bermain di dada bidang suaminya.


"ok....kita atur jadwal...kalau aku nggak sibuk kita kerumah papa" ucap Johan mengiyakan.


"beneran?" tanya Adela antusias...


Johan mengangguk.Membuat Adela semakin bahagia.Adela memeluk makin erat suaminya itu.


"makasih suamikuuu...." ucapnya.Johan membalas pelukan itu dengan menyentuh dagu Adel,membuat wajah istrinya itu terangkat.Dengan satu gerakan....sebuah ciuman lembut mendarat di bibir mungil wanita berhijab itu.Keduanya saling bertukar saliva dan mengadu lidah mereka.


Ciuman yang awalnya lembut kini berubah menjadi panas.Johan mulai menaikan gamis yang Adel kenakan,tangan besar itu masuk menyusup ke dalam gamis panjang itu.Diusapnya paha mulus kesukaannya tersebut membuat Adela menggelinjang dengan mulut yang masih bertaut.


"mmpphh...." ******* itu tertahan oleh ciuman panas yang mereka lakukan.


Johan melepaskan ciuman nya,Johan menunduk,mendekatkan wajahnya pada paha mulus yang sedari tadi ia usap dengan tangannya.Bibir Johan mulai bermain disana,menciumi setiap senti benda mulus itu,tiba tiba....


tokk..tokk...tokk..

__ADS_1


"bang**t....!" umpat Johan.


Nafsunya sudah diubun ubun harus terhenti karena ketukan pintu dari seseorang di luar sana.


Adela hanya tersenyum.Ia kembali menurunkan gamisnya yang sudah tersingkap sampai ke atas paha itu.


"masuk..." ucap Johan dengan menahan kesal.


Seorang OB masuk membawa minuman dingin dan beberapa camilan.


"permisi tuan...ini minuman dan camilan yang tuan minta..." ucap OB tersebut.


"hmmm..." ucapnya.


OB itu lantas meletakkan makanan dan minuman yang ia bawa itu ke atas meja yang ada di depan atasannya tersebut.


"saya permisi tuan" ucap OB itu kemudian.Johan tak menjawab.


"makasih ya mas..." ucap Adela pada mantan rekan kerjanya itu.


"sama sama nona" ucap laki laki itu sopan.


Pria berseragam biru itupun segera pergi dari ruangan tersebut.


Johan bangkit,ia mendekati pintu dan menguncinya dari dalam.Johan kemudian kembali mendekati Adela.Ia menarik tangan istrinya itu lembut,memintanya untuk berdiri.


"mau kemana?" tanya Adela.


Johan tak menjawab.Ia kemudian mengajak Adela ke sebuah ruangan yang berada di dalam ruang kerjanya tersebut.


ceklek..


pintu terbuka...


Sepasang suami istri itu masuk ke dalam sebuah ruangan yang tak terlalu besar,didalamnya terdapat sebuah ranjang berukuran Queen size dengan satu lemari yang tak terlalu besar.


Johan biasa menggunakan ruangan itu untuk istirahat jika ia merasa lelah.


"aku baru tau kalau ada ruangan kayak gini mas..." ucap Adela.


Johan hanya tersenyum.Tangan kekarnya terangkat melepas hijab segiempat yang Adela kenakan.


Johan kembali melancarkan aksinya yang sempat terhenti.Pria itu mendekatkan tubuhnya dengan tubuh istrinya.Sebuah ciuman kembali mendarat di bibir Adela.Adel yang mulai mahir itupun membalas perlakuan sang suami.Adela mengalungkan tangannya ke leher pria berbadan tegap itu.Lidah kedua nya saling bertautan,tangan lincah Johan seolah tak pernah berhenti mengusap setiap senti lekuk tubuh istrinya yang berbalut gamis panjang itu.Johan menggiring Adela menuju ranjang dengan bibir yang masih menyatu....


Dan terjadilah adegan suami istri yang hangat dannpenuh cinta itu di ruangan pribadi CEO Alexander Group tersebut....


...----------------...


***JANGAN LUPA LIKE KOMENT AND VOTE NYA...🥰


JANGAN LUPA JUGA DI ADD KE LIST NOVEL FAVORITE KALIAN🥰🥰


JANGAN LUPA JUGA DIBKASIH BUNGA DAN KOPI YANG BUUAANYAKK....🥰🥰🥰

__ADS_1


JANGAN LUPA JUGA DI FOLLOW YA AUTHORNYA....🥰🥰🥰🥰


TRIMA KASIH🥰🥰🥰🥰🥰❤❤❤❤***


__ADS_2