
Sepasang suami istri itu terus bergandengan tangan,seolah tak mau terlepas satu sama lain.Membuat siapapun akan iri melihatnya.
Kini Johan sedang berbaring dengan kepala di atas pangkuan Adela.Mereka kini telah berada di dalam sebuah taxi yang akan mengantarkan mereka menuju apartment yang selama ini menjadi tempat tinggal Johan.Rasa lelah setelah perjalanan udara yang mereka tempuh,membuat Johan tertidur pulas dalam pangkuan istri tercintanya itu.Adela sesekali mengusap rambut pria yang tengah tertidur itu.Pria tampan yang dulu ia kenal sangat dingin,kini menjadi sosok yang paling hangat yang dapat memberikan kenyamanan dalam dirinya.Adela tersenyum mengamati setiap inchi wajah suami nya itu.
Tak butuh waktu lama,taxi yang mereka tumpangi sudah sampai di tempat tujuan mereka.
"mas...bangun...kita udah sampai.." ucap Adela pelan sambil mengusap pipi Johan.Johan mengerjab ngerjabkan matanya.Mencoba mengumpulkan kembali kesadarannya Ia kemudian duduk bersandar dengan mata yang masih terkantuk.
"ini uang nya pak" ucap Adela sambil memberikan beberapa lembar uang untuk supir taxi tersebut.
"terima kasih nona" ucap supir taxi tersebut.
Adela hanya tersenyum.Wanita dengan hijab ungu yang senada dengan gamisnya itu menatap pria di sampingnya yang masih terlihat mengantuk.Adela menyentuh pundak Johan...
"turun yuk..." ucap Adela lembut.
Johan yang masih sedikit mengantuk itu hanya mengangukkan kepalanya.
Dua anak manusia itupun turun,Johan mengambil ranselnya,mereka memang tak membawa banyak barang,hanya peralatan solat milik Adela dan beberapa potong pakaian Johan .
Sepasang suami istri itu segera menuju lift untuk naik ke lantai 20 ,sepanjang jalan Johan tak henti memegang tangan Adela.
mungkin takut Adela nyasar🤣🤣
cekleek....
Johan membuka pintu apartment setelah mereka sampai di unit milik nya.
"assalamu alaikum" Adela yang berada di belakang Johan mengucap salam .Johan tak menjawab.
Johan meletakkan ranselnya di atas sofa panjang.Lalu ia duduk di samping tas tersebut.
"sstt...."
Adela menoleh ke sumber suara.
Johan memberi isyarat dengan jari jari agar Adela mendekat.
Adela pun menurut,ia hendak duduk di samping suaminya itu,tapi saat melewati tubuh Johan,pria itu langsung menarik tubuh Adela membuat wanita itu jatuh terduduk di pangkuan Johan.
"mass...." ucap Adela lirih sambil menatap suaminya yang kini posisi nya sangat dekat dengan dirinya.
__ADS_1
Johan membimbing tangan wanita itu untuk melingkar di lehernya.
"mas...masih sore....." ucap Adela lirih.
Johan hanya tersenyum,ia membuka hijab ungu yang menjulur menutupi dada hingga perut Adela lalu merengkuh pinggang istrinya ,ia menggerakkan kepalanya masuk kedalam ceruk leher Adela.Menghirup aroma tubuh Adela yang seolah bisa membuat nya tenang.Tubuh Adela kembali menegang,jantung nya berdetak lebih cepat merasakan hembusan nafas Johan.
"i love you baby ....." ucap Johan
Johan menggerakkan tangan kanannya,meraba paha istrinya yang tertutup gamis ungu itu.Tubuh Adela semakin kaku,jantungnya berdetak semakin cepat seolah hendak terlepas dari tempatnya.
"rileks sayang...." bisik Johan dengan bibir yang menempel di telinga Adela,sedang tangannya terus bergerak mengusap paha yang masih berbalut gamis itu...
Aktifitas tangan dan bibir Johan semakin lincah,Johan menciumi ceruk leher Adela,sementara tangan nya kini mulai masuk kedalam gamis panjang itu.Adela menggigit bibir bawahnya merasakan setiap sentuhan sentuhan lembut yang diberikan oleh suaminya.Pemandangan itu tak luput dari mata tajam Johan.
Pria itu menghentikan aktifitas raba merabanya.Kini tangannya tergerak menyentuh wajah mulus istrinya itu,membimbingnya untuk menghadap ke arahnya.Johan mengarahkan bibirnya ke bibir mungil Adela,dengan gerakan yang sangat lembut ia mencoba menyatukan bibir nya dengan bibir Adela...dan......
ceklekkk......
pintu terbuka,seorang wanita paruh baya masuk ke dalam apartment itu tanpa mengetuk pintu.Adela sontak menjauhkan tubuhnya dari suaminya itu saat bi Marni datang dan tanpa sengaja melihat adegan panas mereka.
"shiittt...." umpat Johan kesal.
"ma....maaf tuan....nona....saya nggak tau kalau tuan dan nona sudah pulang" ucap bi Marni sambil menunduk.
"ng...nggak apa apa bik..." ucap Adela.
"saya....mau ke kamar dulu...." ucap Adela kikuk.
Ia pun segera pergi meninggalkan Johan yang masih terduduk dengan wajah kesal.
Johan menatap tajam wanita yang sudah mengganggu kesenangannya itu.Sedangkan bi Marni yang ditatap terus menunduk ketakutan.Johan ingin sekali rasanya memaki ART nya itu.Namun ia urung melakukannya mengingat pengabdian bi Marni selama bertahun tahun ini padanya.
Johan bangkit dengan ekspresi yang masih kesal.
"buruan masak...saya udah lapar.Setelah itu langsung pulang aja.Beresinnya besok aja" ucap Johan lalu bergegas pergi menuju kamarnya meninggalkan bi Marni yang masih menunduk.
Di dalam kamar.....
Adela duduk di sisi ranjang sambil melipat mukenah dan beberapa pakaian Johan yang baru ia keluarkan dari dalam ransel Johan yang ia bawa dari ruang tamu tadi.
Johan mendekati istrinya,ia kemudian merebahkan tubuhnya di samping Adela.Sejenak ia hanya berbaring sambil menatap wanita yang sudah berhasil menaklukkan hatinya itu.Tangan Johan bergerak, tangannya seolah tak bisa diam jika berada di samping istrinya.Jari jemari Johan bergerak menari nari di pinggang ramping sang istri membuat Adela merasa kegelian.
__ADS_1
"mas....apaan sih tangannya....geli taukk..." ucap Adela sambil menahan tangan Johan agar berhenti menggelitikinya.
Johan tertawa kecil,ia kembali menarik tangan Adela agar masuk ke dalam pelukannya.
"mas....mandi dulu sana....abis itu makan..."ucap Adela yang kini sudah berada dalam pelukan suaminya.
" aku maunya makan kamu...."ucap Johan manja.
Adela hanya tertawa kecil mendengar ucapan suaminya.
"udah ahh....mandi sana....aku juga mau mandi abis itu solat..trus makan deh....aku laperrr...." ucap Adela sambil menowel hidup pria yang ada di hadapannya itu.
"kamu gemesin banget sih...jadi pen gigit..." ucapnya kemudian kembali mendekap tubuh mungil itu dengan erat dan menggigit pipi wanita itu pelan.
"ih...sakit ...." ucap Adela dengan reflek memukul dada bidang Johan.
Lalu...
dengan cepat ia menarik beberapa helai rambut yang tumbuh di dagu Johan.
"auuughhh.....sakit Del..." ucap Johan sambil mengelus dagunya.
"dicabut beneran dong..." ucapnya lagi.
"sukurin...weeekkk" ucap Adela lalu menjulurkan lidahnya.
"ohh...gitu ya sekarang ya....udah beneran berani nyabutin bulu gue lo ya....okeee....."
Johan segera menerkam wanitanya itu.
Sore itu mereka dihabiskan dengan bercanda ria di dalam kamar yang luas itu.Sesekali mereka saling lempar bantal,main gelitik gelitikan,gigit gigitan,cabut cabutan bulu.Ahh........indahnya imajinasi author🤣🤣🤣🤣
Tawa bahagia terdengar dari kamar yang biasanya hanya ada kesunyian itu.Ya....hari hari Johan kini akan semakin berwarna dengan kehadiran wanita berhijab ini.Malam malam yang biasanya hanya akan ia habiskan dengan mabuk mabukan mulai saat ini akan berubah menjadi lebih berwarna dan membahagiakan....
...----------------...
...***LIKE KOMENT & VOTE 😫🙏🙏💓...
JANGAN LUPA DI ADD JADI NOVEL FAVORITE KALIAN🥰
JANGAN LUPA DIKASIH BUNGA DAN KOPI YANG BANYAKKK😁🥰🥰
__ADS_1
DAN JANGAN LUPA JUGA DI FOLLOW YA AUTHOR NYA........😁😁🥰🥰🥰🥰🥰***