WANITA TANPA MAHKOTA

WANITA TANPA MAHKOTA
Eps 93


__ADS_3

Sepasang paruh baya itu telah tiba di rumah mewah yang menjadi huniannya.Keduanya berjalan dengan terburu buru untuk segera sampai ke kamar sang putra,Marvel Alexander.


"pa...biar mama aja yang bukain pintu buat Marvel,papa istirahat aja" ucap Mira.Ia tak mau kalau sampai Jonathan tau Marvel terkunci di dalam kamar bersama Selly.


"iya udah....papa juga capek" ucap Jonathan Mira tersenyum.Jonathan pun pergi meninggalkan Mira sendiri.


Seperginya Jonathan,Mira pun bergegas setengah berlari menuju kamar Marvel.Mira mengambil kunci kamar yang ada di dalam tas nya....


ceklek.....


pintu terbuka....


Dilihatnya kedua anak manusia itu tengah tertidur dengan pulasnya.Marvel tidur meringkuk dengan perut Selly sebagai bantalnya dengan kepala yang menghadap ke arah dada Selly.Sedangkan Selly berbaring dengan kaki yang terjulur ke lantai.


"ehhmmm...."Mira berhedem.


Tak ada respon...


" ehhmmm....."


masih tak ada respon.


"mereka tidur apa pingsan sih?" monolognya.


Mira mendekati nakas yang ada di samping ranjang,lalu. dengan kerasnya ia menggedor gedor nakas tersebut


doooggg....doooggg....dooogggg.....


"banguuuuunn.....!!!"


Marvel dan Selly terjingakat.Mereka kalang kabut mendengar suara cempreng yang menggema di seluruh penjuru kamar yang luas itu.


"ma.....berisikkk....!!" ucap Marvel setengah teriak.


Mira menghentikan pergerakannya.


"abis ngapain kalian?" tanya Mira.


"kita nggak ngapa ngapain nyonya"ucap Selly cepat.


" jangan bohong"


"beneran nyonya...saya mana berani macem macem di rumah ini" ucap Selly.


Mira beralih menatap Marvel yang tengah duduk di sisi ranjang sambil mengucek matanya itu dengan tatapan intimidasi.


"apa?kenapa mama liatin Marvel kek gitu?"


"kamu apain dia?kamu apain anak orang?!" tanya Mira sambil menunjuk Selly.


"nggak di apa apain ma...."


"trus ngapain tadi di telfon ah uh ah uh kayak orang kepedesan gitu?"


"tadinya pengen Marvel ajakin bikin anak....dianya nggak mau" ucap Marvel santai membuat Selly membelalakkan matanya.Mira dengan spontan menjambak rambut Marvel.


"Marvel...!!dasar kamu ya....!!awas ya kamu berani macam macam!"


"aw....sakit ma...."


"pikiranmu itu ngeres nya minta ampun!"


"lah...mama sendiri yang aneh...ngapain ngunciin kita berdua disini?!"


Mira menipiskan bibirnya lalu menghentakkan kakinya ke tanah karena kesal.Ia kemudian menggandeng Selly pergi dari tempat itu tanpa sepatah katapun.


Marvel hanya terkekeh melihat aksi wanita yang melahirkan dan membesarkannya itu.


"astaga...emak gue...."


...****...

__ADS_1


Beberapa hari kemudian.....


Sebuah Lamborghini merah berhenti di sebuah halaman luas rumah mewah.Di depan pintu sudah ada dua orang yang siap menyambut kedatangan sepasang calon orang tua itu.


Johan turun dari mobilnya,lalu setengah berlari mengitari mobil dan membukakan pintu untuk Adel.Adela turun,lalu melangkah menuju pintu utama bersama sang suami.


"Adel...." pekik Mira antusias.


Wanita paruh baya itu merentangkan tangannya,bersiap memeluk sang menantu.


"mama...." ucap Adela sambil membalas pelukan Adela.Setelah di ijinkan pulang oleh dokter,Adela meminta pada sang suami untuk pulang ke rumah mertuanya.Adela merasa tidak akan kesepian jika nanti berada di rumah utama karena selain ada sang mama,juga ada Selly disana.Johan pun mengiyakan.Ia merasa ada benarnya juga ucapan Adel,ia akan lebih merasa tenang jika semakin banyak yang menjaga Adela.


Adela meraih punggung tangan Mira,lalu mencuimnya sebagai tanda bakti.Hal serupa juga ia lakukan pada Jonathan yang berdiri di sisi Mira.Johan hanya diam,tak ada sepatah kata pun yang keluar dari mulutnya semenjak tiba di rumah utama.


"mas...." ucap Adel lirih sambil menyenggol lengan Johan dengan sikunya.Johan menatap istrinya,Adel mengisyaratkan Johan untuk melakukan hal yang sama seperti yang ia lakukan.


Joham menarik nafas panjang.Ucapan Adela adalah wajib.Ia pun menurut,ia melakukan hal yang sama walaupun dengan mimik wajah yang nampak malas.


Jonathan tersenyum bahagia.


"ayo...masuk..." ucap Mira.


Ke empat orang itu pun masuk ke dalam rumah.Mira tak pernah henti menggandeng tangan Adela.


"kamu aman kalau disini,ada mama,papa,Marvel,Selly....pokoknya kamu pasti nggak akan kesepian" ucap Mira.


Ke empat orang itu duduk di bersama di ruang keluarga.


"kamu nggak ngantor hari ini Jhon?" tanya Johan.


"nggak..." ucap Johan singkat.Kini ia fokus pada ponselnya,sedangkan Adela duduk di samping Mira,Terliht jelas,betapa Mira sangat menyayangi Adela.Sejak masih di depan pintu,wanita itu sudah menggeser posisi Johan dan mengambil alih Adela.


"papa dengar kamu memutus kontrak kerja dengan AH Corp?ada apa?" tanya Jonathan.


Johan menghentikan aktifitas main ponselnya sejenak.


"nggak ada apa apa...kurang cocok aja"


"bukankah itu perusahaan baru yang sedang mulai meroket,apanya yang tidak cocok?"


"bukan begitu nak,papa cuma......." ucapan Jonathan terhenti saat Johan bangkit dari duduknya.


"Adel...masuk kamar!kamu harus istirahat!"


"tapi mas...kan kita baru sampai..aku masih pe....,.."


"masukkk..!" ucap Johan tegas.


Adela menunduk.


"iya...." lirihnya.


Johan pergi meninggalkan tempat itu.


"pa....ma....maafin mas Johan ya...mungkin dia lagi capek"


"nggak apa apa nak....papa mengerti" ucap Jonathan.


"udah...masuk sana...susul suamimu...nanti kita ngobrol ngobrol lagi.Tiap hari kan kita ketemu...." ucap Mira menghibur Adela yang nampak sedih.


Adela tersenyum.


"iya ma....aku susul mas Johan dulu ya..." ucapnya.


Adela segera pergi dari tempat itu menuju kamar Johan.


Di dalam kamar....


Johan berdiri di balkon kamarnya sambil menghisap rokoknya.


ceklek..

__ADS_1


pintu kamar terbuka,


Adel muncul dari balik kamar tersebut.Wanita hamil itu tersenyum menatap pria yang berdiri dalam posisi membelakanginya tersebut.


Adela mendekat,ia memeluk tubuh kekar itu dari belakang,menyandarkan kepalanya pada punggung tegap itu.


Johan tersenyum...


"kenapa?" tanyanya.


"nggak apa apa.."jawabnya.


Johan berbalik badan,menatap wanita yang tengah mengandung benih cintanya itu.


" istirahat sayang....kamu harus banyak istirahat.Nggak boleh terlalu banyak gerak"


"iya...nanti.Aku masih pengen disini sama kamu.." ucapnya kemudian kembali memeluk pria bertato itu.


Johan membalas pelukan itu.


"manja banget sekarang...."


"dedeknya yang minta....." ucap Adela santai.


"dedeknya apa mamanya...?"


"dua duanya....hehehe....."


Johan tertawa renyah.Ia mempererat pelukan itu dan mengecup pucuk kepala istri tercintanya tersebut.


Tak jauh dari tempatnya berdiri....


Seorang wanita menatap bengis pada dua sejoli itu.Tangannya mengepal,rahangnya mengetat.Ia sungguh muak melihat kebahagiaan kedua anak manusia itu


"lo udah merebut apa yang harusnya jadi milik gue!gue nggak terima!Johan itu jodoh gue...!kalau gue nggak bisa dapetin dia...lo juga nggak akan bisa dapetin dia!"


"lihat aja...lo atau gue yang menangis nantinya...." ucap Clara penuh amarah.


Ia pun segera pergi melajukan mobilnya meninggalkan tempat itu.


...----------------...


***Bolehlah kasih like vote dan komennya😭😭😭


JANGAN LUPA MAMPIR DI NOVEL KEDUA KU***...


👇👇👇👇







SANGAT DI TUNGGU LIKE VOTE DAN KOMENNYA...


🥰🥰🥰🥰🥰🥰


...----------------...


**AUTHOR BUTUH LIKE DAN KOMEN YANG BANYAK NIIH.....


***JANGAN LUPA LIKE KOMENT AND VOTE NYA...🥰


JANGAN LUPA JUGA DI ADD KE LIST NOVEL FAVORITE KALIAN🥰🥰


JANGAN LUPA JUGA DIBKASIH BUNGA DAN KOPI YANG BUUAANYAKK....🥰🥰🥰

__ADS_1


JANGAN LUPA JUGA DI FOLLOW YA AUTHORNYA....🥰🥰🥰🥰


TRIMA KASIH🥰🥰🥰🥰🥰❤❤❤❤


__ADS_2