WANITA TANPA MAHKOTA

WANITA TANPA MAHKOTA
Eps 104


__ADS_3

Laki laki itu nampak begitu kacau,penampilan rapi dan senyum ramah yang selalu ia tampilkan kini tak nampak lagi.Penampilannya acak acakan,mengambarkan kondisi hatinya yang begitu kacau saat ini.Bertahun tahun semenjak ia SMA ia sudah menaruh hati pada wanita itu.Ia sadar,ia tahu bahwa perasaannya tak pernah terbalas.Tapi bodohnya Marvel yang masih bertahan untuk Clara.Membantunya,menemaninya,menghiburnya saat wanita itu sedang dalam masalah.Bahkan kini ia menyembunyikan Clara saat adiknya tengah mengerahkan seluruh anak buahnya untuk mencari keberadaan wanita yang telah berkali kali mencoba mencelakai Adela itu.


Marvel yang frustasi....


Ia kembali meneguk minuman kerasnya.Saat ini ia tangah berada di dalam mobilnya yang terparkir di basement sebuah gedung di kota itu.


drrtt.....drrtt...


ponselnya bergetar.


Johan


memanggil.......


Marvel meneguk minumannya lagi,mengabaikan panggilan telefon dari adiknya yang entah sudah yang keberapa kalinya.


Ia tak mau menemui siapapun saat ini.Ia tak mau bicara pada siapapun.Ia hanya butuh sendiri,menikmati waktu dan meratapi kebodohannya.


Sementara itu....


"gimana mas?" tanya Adela.


"nggak di angkat sayang..." ucap Johan.


Adela menghela nafas panjang...


Johan merangkul pundak Adela...


"kamu tenang aja...dia nggak akan kenapa kenapa"


"mas..."


"hmm...."


"emangnya mas Marvel selalu gini ya kalau lagi ada masalah?" tanyanya.


Johan diam sejenak....


Ada sesuatu yang mengganjal dalam pikirannya saat Adela menceritakan tentang perubahan sikap Marvel hari ini.Tapi Johan mencoba menepis semua itu.


"iya...." ucapnya kemudian.


"udahlah...jangan terlalu dipikirin.Marvel udah gede sayang...udah tua malahan.Dia bisa menjaga dirinya sendiri" ucap Johan sambil mengeratkan pelukannya.


Johan mengecup kening sang istri.


"bobok yukk..."


Adela mengangguk.


Sepasang suami istri itupun mulai merebahkan tubuh mereka,bersiap untuk menjelajahi alam mimpi.


...****...


05.00


Pria itu berjalan memasuki kamarnya dengan langkah sempoyongan.Setelah semalaman ia habiskan dengan minum minum,kini Marvel telah kembali ke rumahnya dalam kondisi mabuk berat.


Belum sampai masuk kedalam kamar,Marvel sudah terkapar di depan pintu kamarnya.Ia sudah tak mampu melanjutkan langkah nya lagi.


"MARVEL...!!!" pekik mama Mira cukup keras saat melihat sang putra terkapar tak berdaya di depan pintu kamarnya.


Mira segera berlari mendekati sang putra.


"Marvel....!kamu kenapa??bangun nak....!!" ucap Mira panik sambil menepuk nepuk pipi sang putra.


Marvel tak merespon.


Adela keluar dari kamarnya mendengar ribut ribut itu,begitu juga beberapa pelayan di rumah itu termasuk Selly,semua mendekat ke arah nyonya rumah yang nampak panik.


"mama....mas Marvel kenapa?"tanya Adela.


" nggak tau....tolongin Marvel...bantuin angkat dia...!"ucap Mira panik.


"mbak....panggilin pak Jono...suruh bantuin ngangkat..!"


"baik non..." ucap salah satu pelayan itu.


Tak lama,sang pelayan pun kembali ke tempat itu bersama Jono sang supir dan pak Rahmat,satpamnya.


Jono dibantu pak Rahmat pun mengangkat tubuh kekar itu menuju ke dalam kamar dan merebahkannya di ranjang.


Para pelayan itupun pergi meninggalkan ruangan itu menyisakan Marvel bersama dengan Mira dan Adela.


"dia kenapa sih?" ucap Mira sambil menangis.

__ADS_1


"ma...mas Marvel nggak apa apa.Dia cuma lagi dalam pengaruh minuman keras aja ma.Nanti dia sadar kok.."


"Marvel nggak pernah mabuk mabukan seperti ini kalau nggak ada masalah yang dia hadapi Del.Pasti ada sesuatu yang mengganggu pikirannya"


"mama khawatir...." ucap Mira menangis.


Adela menyentuh pundak sang mertua.


"ma...mas Marvel itu udah dewasa,dia pasti bisa menyelesaikan masalahnya sendiri,mama jangan khawatir ya..." ucap Adela menenangkan.Mira pun mengangguk.


"aku keluar dulu ya ma...mau bangunin mas Johan,dia kan harus ke kantor" ucap Adela.


"iya sayang..." ucap Mira.


Adela tersenyum,ia pun pergi meninggalkan kamar Marvel.


Saat berada di luar pintu kamar Marvel...


"Del..." ucap Selly yang ternyata berdiri di depan pintu kamar Marvel sedari tadi


"Selly..."


"tuan Marvel gimana?"tanya Selly khawatir.


"dia nggak apa apa kok.Dia cuma lagi mabuk aja.Ntar juga sadar..." ucapnya.


Selly menghela nafas panjang.Adela tersenyum,ia menyentuh pundak sahabatnya itu...


"kenapa?"


"gue khawatir sama dia Del..."


Adela tersenyum...


"dia baik-baik aja kok"


" Iya gue harap juga begitu..ya udah gue ke bawah dulu ya mau nyiapin sarapan...."ucap Selly.


Adela mengangguk,mereka pun berpisah.Adela segera kembali ke kamarnya.


ceklek....


pintu terbuka....


"mas...." ucapnya saat melihat Johan yang sudah duduk bersandar di ranjang.


Adela duduk di tepi ranjang.


"udah bangun?"


Johan mendekati sang istri,lalu memeluk pingang itu dan menyandarkan kepalanya di pundak Adela.


"istrinya papa berisik banget" ucapnya.


Adela tersenyum...


"namanya juga panik mas..." jawab Adela


"mas Marvel teler tuh di depan pintu" ucapnya lagi


"oh ya...?"


"he'eh...."


Johan mengecup pipi sang istri.


cup...


Adela tersenyum..


"mandi gih..."


"kamu udah mandi?"


"udah..."


"mandi lagi yuk..."


"mandi sendiri sana..aku siapin baju buat kamu kerja..."


"kalau gitu mandiin"


"maaaassss......."


"ck....bentar aja sayang...ayo dong...." ucap Johan setengah merengek.

__ADS_1


Adela menghela nafas...


"ya udah...ayokk..."


Johan tersenyum...


"gitu dong...." ucapnya.


Adela pun akhirnya masuk kedalam kamar mandi.


Johan mengambil ponsel di atas nakasnya lalu mengetikkan sesuatu.


"mas....buruan...." ucap Adela dari dalam kamar mandi.


"iya mama....papa dateng...." ucap Johan.


Pria itu pun meletakkan ponselnya kembali ke atas nakas,lalu bergegas ke kamar mandi dengan semangat 44...eh 45...😝


udah tau lah ya.....adegan berikutnya gimana...🙈


...****...


Di kamar Marvel.


Mira dengan telaten mengganti baju sang putra yang kotor setelah pria itu muntah cukup banyak.Bak mengurus anak kecil,Mira begitu telaten mengelap setiap inchi tubuh pria berbadan tegap itu dengan kain basah.


Mira pun segera mengganti pakaian Marvel,setelah itu ia menyelimuti sang putra agar ia bisa tidur dengan nyenyak.


Mira hendak pergi meninggalkan kamar tersebut,namun tiba tiba fokus matanya tertuju pada benda pipih yang berada di atas nakas di samping ranjang.Itu bukan ponsel Marvel...


Mira meraih ponsel dengan case motif bunga bunga itu lalu membukanya.


.


.


.


.


deggg.....


Bak di sambar petir....


Mira membelalakkan matanya,tangannya tergerak menutup mulutnya yang sudah terbuka.


Ada apa ini?ponsel siapa ini?kenapa ada foto laki laki itu di ponsel ini?


Mira gemetar.Apa yang telah terjadi?ada apa inj,bagaimana bisa??


Mira lemas,ponsel itupun luruh,jatuh dari genggaman nya.


...----------------...


***Bolehlah kasih like vote dan komennya😭😭😭


JANGAN LUPA MAMPIR DI NOVEL KEDUA KU***...


👇👇👇👇








SANGAT DI TUNGGU LIKE VOTE DAN KOMENNYA...


🥰🥰🥰🥰🥰🥰


...----------------...


**AUTHOR BUTUH LIKE DAN KOMEN YANG BANYAK NIIH.....


***JANGAN LUPA LIKE KOMENT AND VOTE NYA...🥰


JANGAN LUPA JUGA DI ADD KE LIST NOVEL FAVORITE KALIAN🥰🥰


JANGAN LUPA JUGA DIBKASIH BUNGA DAN KOPI YANG BUUAANYAKK....🥰🥰🥰

__ADS_1


JANGAN LUPA JUGA DI FOLLOW YA AUTHORNYA....🥰🥰🥰🥰


TRIMA KASIH🥰🥰🥰🥰🥰❤❤❤❤********


__ADS_2