WANITA TANPA MAHKOTA

WANITA TANPA MAHKOTA
Eps 36


__ADS_3

Marvel turun menggunakan lift bergegas ke lobby hendak makan siang....


tingg......


pintu lift terbuka.Dengan langkah santai sambil memainkan ponselnya,ia berjalan menuju pintu keluar,tapi langkahnya terhenti ketika mendengar beberapa karyawan yang sedang berbincang.


"eh...di lantai tiga ada yang lagi berantem"


"siapa?"


"itu,yang fotonya kesebar itu"


"office girl itu?"


"iya.....lagi berantem di toilet tuh "


ucapan para karyawan itu sukses membuat Marvel menghentikan langkahnya.Ia berbalik ke arah para karyawan yang sedang berbincang itu...


"siapa yang berantem?dan foto apa?"ucap Marvel membuat dua orang pria itu diam.menunduk takut.


" saya bicara sama kalian!foto apa?!


"emm.....itu tuan.....foto...foto gadis yang pernah di labrak oleh kekasihnya tuan Johan" ucapnya terbata bata.


Marvel kaget....


"kamu punya fotonya?dari mana kamu dapat?"


"dari grub WhatsApp tuan.....sudah tersebar ke seluruh karyawan kantor" ucapnya


"mana ponsel kamu,saya mau lihat fotonya"


Karyawan itupun memberikan ponselnya dengan ragu ragu.Dengan satu gerakan,Marvel merampas ponsel itu dan membuka aplikasi WhatsApp itu.


Marvel membolakan matanya melihat beberapa foto Adela di sana.Selain itu juga terdapat foto dirinya di sana.Memebuatnya naik pitam.


"ban**at..!" umpatnya.


Ia segera berlari menuju lift untuk segera naik ke lantai 3 tempat dimana katanya Adel berkelahi dengan membawa ponsel karyawan itu.Ia tidak peduli saat sang karyawan memanggil manggil namanya meminta ponselnya kembali.


tingg....


lift terbuka.Ia segera berlari menuju toilet tempat dimana terjadi keributan.


Sesampainya di depan pintu toilet....toilet itu sudah ramai di kerumuni orang.Marvel berjalan cepat membelah kerumunan manusia itu.Nampaklah di sana tiga orang wanita yang sedang berjibaku dan saling pukul


"ADA APA INI..!BERHENTII.....!!!" ucapnya lantang memebuat wanita wanita itu berhenti dan menoleh ke arah Marvel yang sudah menatap mereka garang.


Ketiga wanita dan satu orang temannya itu menunduk.


"lagi ngapain kalian?!kalian pikir ini ring tinju....!!" ucapnya setengah teriak.


Keempat wanita itu hanya menunduk,tak berani menjawab.Di lihatnya Selly dan seorang wanita di sana sudah acak acakan.Sedangkan Adela menunduk dengan wajah yang nampak sembab.


"kalian berempat ikut saya sekarang..!" ucapnya lalu pergi meninggalkan tempat itu disusul empat wanita di belakang nya.


...***...

__ADS_1


Di ruangan Marvel.


Marvel duduk di kursi kerjanya.Menatap tajam pada empat wanita yang berdiri menunduk di hadapannya.


"kalian masih mau berdiri disitu aja?sampai kapan?"tanya Marvel jengah.


" bukan saya yang mulai pak...tapi dia"ucap wanita berambut panjang itu dengan menunduk,namun tangannya menunjuk ke arah Selly.


braaakkk.......


Selly menggebrak meja,membuat semua yang ada di ruangan itu kaget,termasuk Marvel


"mata lo...!!mulut lo tu yang ember....!!lampirr......!!" teriaknya sambil menoyor kepala wanita berambut panjang itu.


"woow...." batin Marvel dibarengi dengan senyuman simpul melihat aksi gadis berambut sebahu itu.


"eh lo jangan kurang ajar ya!bar bar banget sih jadi cewek!"


"emang gue bar bar..!kenapa?nggak suka lo!hiiihhhhh........" Selly sudah mengangkat tangannya hendak melayangkan tinjuan pada wanita itu..


"heeeeiiiii.....udah....!!" ucapan Marvel menggelegar ke seluruh penjuru ruangan.Membuat Selly menghentikan langkahnya.Adel menarik tangan Selly agar mendekat padanya dan sedikit menjauh dengan wanita itu.


"siapa yang nyuruh kalian berantem lagi disini...?!"


"maaf pak..." ucap wanita itu sambil menunduk.


Marvel menatap kearah Selly,ia masih nampak sangat kesal.Adela menyenggol lengan Selly,mengisyaratkan untuk sahabatnya itu minta maaf.Selly menatap Marvel yang saat ini sedang menunggu permintaan maafnya.


Selly menghembuskan nafas kasar.


"maaf...." ucapnya singkat.Membuat Marvel sedikit mengangkat kepalanya.


"kalian berdua,ini peringatan pertama untuk kalian,saya nggak mau hal seperti ini terulang lagi"


"baik pak" ucap dua wanita itu bersamaan.


"kalian boleh pergi,kembali bekerja." ucapnya


"dan untuk kalian berdua,saya masih punya banyak pertanyaan untuk kalian" ucapnya kemudiam dengan tatapan mengarah kepada Selly dan Adela


"baik pak" ucap keduanya bersamaan.


"kami permisi pak" ucap dua karyawati itu kemudian pergi meninggalkan ruangan mewah itu.


Kini hanya tinggal Marvel dan dua gadis itu di ruangan nya.


Marvel bangkit lalu duduk di sofa single di dalam ruangan itu.


"duduk" ucapnya sambil memeberi kode tangan mempersilahkan wanita wanita itu untuk duduk.


Adela dan Selly lantas duduk di sofa panjang di sana.


Marvel mengambil ponselnya...


tuuttt....tuuttt...


"halo..."

__ADS_1


"sini lo...."


"whoee...bangkee ....!seenak jidat lu nyuruh atasan lo!"


"cewek lo disini....buruan"


"ngapain dia di situ?"


"gue sekap" ucap Marvel singkat lalu menutup sambungan telfon.


Marvel kembali memasukkan ponsel nya ke saku celananya,ia beralih mengambil ponsel karyawan yang tadi ia bawa.


ceklekk.....


tak butuh waktu lama,Johan sudah memasuki ruangan milik kakak tirinya itu.


"ada apa nih...kok pada ngumpul disini."tanya Johan menatap tiga manusia di sana bergantian.Tiba tiba fokus matanya tertuju pada Selly yang penampilannya acak acakan.


Johan duduk di samping Adela.Tapi matanya masih fokus pada Selly.


" lo kenapa?"tanyanya.


"abis tawuran dia" ucap Marvel enteng membuat Selly yang masih kesal menatap tajam pada pria dewasa di hadapannya itu.


Johan beralih menatap pujaan hatinya.Wajah cantik itu kembali sembab seperti beberapa hari lalu..


Ia menggerakkan tangannya,mengangkat dagu wanita itu dengan lembut.


"lo kenapa?"tanyanya lembut.


Belum sempat Adela menjawab,Marvel menyodorkan hp karyawan yang ia bawa.Johan pun menerimanya.


Johan mengetatkan giginya,matanya tajam menatap layar ponsel yang di genggamnya.


" gue yakin ini ulah si tikus got itu."ucap Marvel.


Sorot mata Johan semakin mengerikan saat ia melihat foto Adela yang nyaris botak ada disana.Gigi giginya semakin mengetat,dadanya naik turun menandakan emosinya sudah di ubun ubun.


"gimana hasil pencarian anak buah lo?" ucapnya dingin dengan sorot mata tajam le arah Marvel.


"mereka belum menemukannya,sepertinya ada orang lain yang membantu dia" ucap Marvel.


Johan menoleh ke arah Adel yang sedari tadi hanya menunduk


"apa dia tau tentang masa lalu lo?" ucap Johan.Dari wajahnya nampak sekali raut kebencian dalam dirinya.


"cuma saya dan tuan yang tau...." ucap Adela menatap sendu ke wajah Johan.


"dan gue sebagai sahabat lo juga nggak pernah tau tentang ini ya Del...!" ucap Selly yang sedari tadi diam.Wajahnya masih memancarkan kemarahan.


"bukan gitu Sell....gue cuma...." ucapan Adela terhenti


"udah....itu di bahas nanti aja.Yang terpenting sekarang kita cari tau dulu siapa dalang di balik semua ini,dan kita bersihkan nama Adela.Karena semua karyawan udah tau tentang foto ini..." ucap Marvel.


"lacak pemilik nomor yang pertama kali ngirim foto foto ini,bakalan gue bakar dia hidup hidup...." ucap Johan penuh amarah.


...----------------...

__ADS_1


LIKE AND VOTE NYA PLEASE......


😢😢


__ADS_2