
Seorang gadis tengah berjalan jalan di sebuah pusat perbelanjaan di kota itu.
Dengan kaos panjang warna merah dan celana jeans hitam serta tas selempangnya gadis itu berjalan memasuki sebuah toko sepatu di mall tersebut.
Selly dengan rambut sebahu yang diikat nampak memilih milih sepatu yang sekiranya cocok dengan hati dan isi dompetnya.
"bagus bagus banget....tapi mahal mahal" gumamnya.
"bisa nggak makan sebulan gue cuma buat beli sepatu doang...." ucap nya kemudian dengan nada kecewa.
Selly menghela nafas panjang.
"kayaknya gue nggak cocok belanja disini...."ucapnya kemudian berbalik badan hendak pergi meninggalkan tempat itu .
Tiba tiba....
" tuan Marvel......?"ucap Selly saat melihat sosok atasannya itu berada di sampingnya tengah memilih milih sepatu wanita.Marvel menatap Selly sekilas.
"lo ngapain disini...?" tanyanya.
"cuma lihat lihat aja tuan...hehehe..."ucap Selly sembari menggaruk garuk kepala bagian belakang nya yang tidak gatal.
Marvel melirik gadis di sampingnya itu.
" nggak beli?"
"ngg...nggak tuan....nggak ada yang cocok" ucap Selly sambil nyengir kuda.
"kalau gitu gue bisa minta tolong lo dong"
"gue mau cari sepatu cewek,lo bisa bantu milihin kan?" ucapnya
"buat nona Clara ya?" tanya Selly.Selly sudah tau kalau Marvel menaruh hati pada Clara dari cerita Adela,,,
Marvel menatap Selly dengan tatapan yang sulit di artikan.Tapi Selly memang bukan wanita yang peka.
"memangnya nona Clara suka pakai sneakers tuan?bukannya dia suka pakai high heels?" tanya Selly polos,karena memang saat ini mereka sedang berdiri di samping rak sneakers.
Marvel membuang nafas kasar.
"bukan buat Clara..."
"lalu buat siapa?"
"buat emak gue...." ucapnya ketus kemudian meninggalkan Selly yang berdiri dengan wajah bodohnya.
"hah?ibunya tuan suka pakai sneakers?" tanyanya lagi sambil membuntuti atasannya itu.
"wah....keren ya nyonya Alexander...masih berjiwa muda..." ucap Selly dengan binar kekaguman.
Marvel berhenti mendadak.Membuat Selly pun reflek menghentikan langkahnya.
"tuan jangan suka ngerem mendadak..!ntar nabrak...!!" gerutu Selly.
Marvel menatap jengah ke arah Selly.
"lo emang se bawel ini ya?" tanyanya singkat membuat Selly diam seketika.
"ma..maaf tuan..." ucapnya sambil menunduk.
Marvel mengambil sneakers berwarna putih dengan kombinasi pink.
"bagus nggak?" tanya Marvel sambil memperlihatkan sneakers yang ia pegang.
"itu mah cocoknya buat gue...bagus bangeettt" batinnya.
"bagus tuan..." ucapnya.
"coba lo pakai..."ucapnya sambil menyodorkan sneakers itu.
" saya?"tanyanya sambil menunjuk wajahnya sendiri.
"kek nya ukurannya sama kayak lo" ucap Marvel lagi.
Selly pun menurut.Ia pun memakai sneakers itu.
"tuh kan....cantik banget gue kalau pakai ini...." batinya .
seutas senyum terbentuk dari bibir tipis gadis itu.Sebuah senyum yang berhasil tertangkap oleh mata elang Marvel.
"cantik...." ucap Marvel tanpa sadar.
__ADS_1
Selly mendongak menatap pria itu.
"apa tuan?" tanya Selly memperjelas.
"sneakers nya..." ucap Marvel sedikit gugup.
"oh......"sahut Selly dengan membulatkan bibirnya.
" ya udah lepas....ntar kotor bekas kaki lo"ucap Marvel.
Selly mendengus kesal mendengar ucapan itu.Ia segera melepas sneakers tersebut dan menyerahkannya kepada Marvel.
Marvel pun segera pergi menuju kasir tanpa menghiraukan gadis itu.
"dasar orang tua...!bilang makasih kek...ngasih tips kek...!udah di bantuin juga main pergi aja...hiihhh....." ucapnya kesal lalu pergi meninggalkan tempat itu.
...****...
Di tempat lain.....
Kruuukk....krruukk....
Adela meringis...sedari tadi cacing dalam perutnya sudah protes minta di beri makanan.Tetapi sedari tadi juga pria yang kini sudah menjadi suaminya itu terus memeluknya posesif seolah tak mengizinkan istrinya itu untuk beranjak dari tempat tidur yang menjadi saksi pergulatan panas mereka.
"maaass...." ucapnya sambil menggoyang goyangkan lengan Johan.
"hmmm....." jawab Johan dengan mata tertutup walaupun sebenarnya ia tidak tidur.
"lapaaarrr....." rengeknya.
Alih alih menjawab,Johan malah semakin mengeratkan pelukannya membuat tubuh Adela yanv sudah terasa remuk itu jadi semakin remuk lagi.
"maas....lapar....ayo makan dulu....." rengeknya lagi.
Johan membuka matanya,sedikit mengangkat kepalanya menatap gadis ....eh salah...bukan gadis lagi...tapi wanita.
Johan menatap wajah wanitanya itu.
"mau makan?"
Adela mengangguk manja.
plakk....
Adela memukul telapak tangan besar itu.
"makan duluuuuuu......" rengekan itu semakin menjadi jadi.
Johan hanya tertawa.
"ya udah....mandi dulu...abis itu makan..." ucapnya.
Johan menyingkapkan selimutnya,kemudian berjalan menuju kamar mandi.
"sshhh....aakkhh...."
Johan berbalik badan.Dilihatnya Adela yang duduk di sisi ranjang tampak kesakitan
Johan mendekati wanitanya itu.
"kenapa?"
Adela menatap suaminya.
"sakit mas...." ucapnya lirih kemudian menunduk menatap bagian tubuhnya yang terapit diantara pahanya itu.
Johan tersenyum.Kemudian dengan satu gerakan...
seettt....
Adela sudah berada di gendongan Johan.Pria itu membopong tubuh Adela.
"kan baru pertama...wajar kalau sakit..." ucap Johan dengan tatapan mata yang tak lepas dari wajah istrinya itu.
"mandi bareng mau?" tanyanya lagi dengan tatapan menggoda.
Adela mengalungkan kedua tangannya ke leher Johan.
"terserah kamu aja..." ucapnya malu malu sambil membenamkan wajahnya ke dada bidang suaminya tersebut.
Johan tersenyum gemas.Ia pun segera membawa istri tercintanya itu menuju kamar mandi.
__ADS_1
...****...
Sementara di waktu yang sama,di tempat yang berbeda......
Selly baru sampai di kost an nya.Badanya basah kuyub karena hujan yang cukup lebat.Selly segera membawa motornya ke teras kost an yang tak terlalu luas itu.
Namun kini matanya terfokus pada sebuah kantong kresek yang teronggok di kursi kayu depan kamar kost nya itu.
Selly mendekati benda tersebut.
Sebuah kotak besar berada di dalam kresek tersebut.
"apaan nih?" monolognya.
Selly membuka kotak tersebut.
"hah??ini kan sneakers tadi..?"
Ya....kotak itu berisi sneakers yang tadi di beli oleh atasannya itu.
Selly meletakkan kardus tersebut.
Ia segera mengambil ponsel yang ia letakkan di dalam jok motornya.Selly membuka ponsel tersebut,berniat menghubungi Marvel.
Belum sempat ia menghubungi pria itu,sebuah pesan WhatsApp masuk...
1 pesan masuk
Tuan Marvel..
"lu payah milihnya...nyokap gue nggak suka...!malah ngamuk ngamuk..!"
Selly mengernyitkan dahinya.
"salah gue gitu kalau nyokap lo nggak suka?lo kan anaknya...masa iya nggak tau selera nyokap lo sendiri?" gerutunya.
tingg....
1pesan masuk
Tuan Marvel...
"lo pakai deh....dari pada gue buang..."
Mata Selly berbinar bahagia.....
"*yang bener tuan....makasih tuan...."
1 pesan balasan terkirim
"tapi nggak gratis"
"saya harus bayar tuan?saya mana punya uang,itukan sepatu mahal"
"gue nggak minta duit lo...lo bisa bayar dengan cara lain"
"maksud tuan?"
"tunggu aja kabar dari gue*..."
saling berbalas pesan pun selesai.
Selly mengernyitkan dahinya.
"maksudnya apa ya??" monolognya.
Selly mengangkat bahunya,tak mau memikirkannya terlalu jauh.
Gadis yang sudah basah kuyub karena hujan itu segera memasukkan motor kesayangannya itu masuk ke dalam kost annya.
...----------------...
***JANGAN LUPA LIKE KOMENT AND VOTE NYA...🥰
JANGAN LUPA JUGA DI ADD KE LIST NOVEL FAVORITE KALIAN🥰🥰
JANGAN LUPA JUGA DIBKASIH BUNGA DAN KOPI YANG BUUAANYAKK....🥰🥰🥰
JANGAN LUPA JUGA DI FOLLOW YA AUTHORNYA....🥰🥰🥰🥰
TRIMA KASIH🥰🥰🥰🥰🥰❤❤❤❤***
__ADS_1