
Di apartment milik Johan....
Dua wanita itu tengah melipat mukenahnya,lalu meletakkannya di atas meja.Ya....Adela dan Selly baru saja selesai melaksanakan solat bersama sama,Adel mengajak Selly solat isya',berharap setelah solat pikiran Selly menjadi lebih tenang.
Kedua sahabat itu kemudian duduk di sofa depan tv.
"gimana?udah mendingan?" tanya Adela.
"iya Del...perasaan gue jauh lebih tenang sekarang..." ucap Selly.
"lo masih punya Allah Sell..lo juga masih punya gue....masih banyak orang orang yang sayang sama lo" ucap Adela menguatkan.
Selly tersenyum...
"iya...gue beruntung banget punya sahabat kayak lo Del..." gadis itu mulai berkaca kaca.
"kan lo sendiri yang bilang....yang namanya sahabat itu gantian.Siapa yang yang lagi ada masalah...ya kita bantu,kita saling support....iya kan?" ucap Adela sambil tersenyum.
Selly mengangguk terharu.Kedua sahabat itu lantas berpelukan.
"ehhmmm....." sebuah deheman berhasil mengalihkan perhatian dua wanita itu.Dua orang pria berperawakan gagah nampak berdiri sambil menyaksikan adegan haru sepasang sahabat itu.
"mas Johan..." ucap Adela sambil tersenyum bahagia,Johan pun membalas senyuman itu.
Adela dan Selly saling melepaskan pelukan mereka.Adel bangkit,ia mendekati suaminya tersebut,meraih punggung tangan suaminya lalu menciumnya,Johan membalas dengan mengecup Kening sang istri.
Marvel sudah duduk di salah satu sofa single di sana.Diliriknya gadis yang nampak tersenyum senyum menikmati pemandangan romantis yang diperagakan Adela dan Johan itu.
Seutas senyum teebentuk dari bibir Marvel menyaksikan gadis imut itu tersenyum.
"napa lo senyum senyum?pengen?" tanya Marvel pada Selly membuat gadis itu sontak menoleh ke arah Marvel.Selly menunduk,Adela hanya tersenyum.Johan lantas duduk di sofa single lainnya.
"aku siapin air buat kamu mandi dulu mas.." ucap Adela kemudian pergi menuju kamar mereka menyiapkan keperluan mandi sang suami.
Di ruang tv itu.
"lo mau bawa Selly kemana abis ini?"tanya Johan.
" hotel mungkin"ucap Marvel asal
"saya minta maaf tuan...saya banyak ngrepotin tuan...." ucap Selly.
"iya...lo tuh emang banyak nyusahin gue...nyusahin banget malahan..." ucap Marvel.Selly hanya menunduk.
Johan bangkit,
"lo berdua terusin deh berantemnya,gue mau mandi." ucapnya.
Johan kemudian bergegas pergi meninggalkan pria dan wanita itu.Johan melangkahkan kakinya ke kamarnya,Johan segera masuk ke dalam kamar yang pintunya terbuka tersebut.Johan masuk,lalu menutup pintu kamar itu.Ia tidak sadar bahwa pintu itu tidak tertutup sempurna.Dilihatnya sang istri yang tengah berdiri di depan lemari memilihkan baju ganti untuk Johan.
Pria gagah itu mendekat,lalu memeluk pinggang ramping istrinya dari belakang.Johan menenggelamkan wajahnya di ceruk leher Adela.Adela hanya tersenyum,lalu sebelah tangannya tergerak mengusap kepala sang suami.
"mandi dulu mas..." ucap Adela.
"bentar sayang....aku kangen banget sama kamu...." ucapnya.
Adela berbalik badan,menghadap ke arah sang suami.
"diluar ada orang mas...."
"mereka lagi sibuk sama urusan mereka sendiri...biarin aja" ucap Johan dengan tangan yang kini mulai bergerilya meraba pinnggang hingga bo**ng Adela.Adela tersenyum,sebenarnya ia juga sangat rindu pada suaminya tersebut.Padahal tiap hari ketemu kan??
Johan merapatkan tubuh Adela pada tubuhnya.Adel pun mengalungkan tangannya ke leher Johan.
__ADS_1
"makin hari makin cantik aja istriku..." ucap Johan.
Adela tersipu malu...
Johan menggerakkan tangannya membuka hijab instan yang di gunakan Adela,ia kemudian menangkup wajah ayu itu.Dengan lembut,Johan mulai memberikan kecupan pada bibir mungil yang selalu ia rindukan itu.
"maaf sayang...bibir suami mu ini pernah me**ncium punggung tangan nenek nenek" batinnya.
Johan mulai me****t bibir Adela,ciuman yang awalnya lembut pun kini berubah menjadi panas.
Sementara di ruang tv....
Dua anak manusia itu saling diam.Marvel terus menatap Selly membuat Selly salah tingkah.Tiba tiba....
drrrtt.....drrttt..
ponsel di saku celana Marvel bergetar.Pria itu lantas mengeluarkan ponsel tersebut,itu bukan ponselnya..itu ponsel Nani.Selly menatap tajam pada ponsel itu,ia hafal betul ponsel milik ibunya tersebut
"tu....tuan.....itu hp nya mama kan?" tanya Selly.
"iya...." ucap Marvel singkat
"apa yang tuan lakuin ke mama?"
"nggak ada"
"nggak mungkin...." ucap Selly tak percaya.
"tuan....tolong jangan sakiti mama...!" ucap Selly mulai menangis.
Marvel tak menjawab.ia menatap layar ponsel milik Nani,terlihat di sana Samuel sedang mencoba menghubungi nomor wanita paruh baya itu.
"tuan....jawab...!" ucap Selly mulai tak sabar,ia mulai menangis,apa yang sudah Marvel lakukan pada Nani?Selly benar benar takut membayangkan hal hal buruk terjadi pada wanita yang telah melahirkannya itu.
Marvel masih tak bergeming,Selly bangkit mendekati Marvel,mencoba mengambil ponsel milik ibunya itu dari tangan Marvel.Namun dengan cepat Marvel mengelak.terjadilah aksi berebut hape di antara Marvel dan Selly,Marvel duduk,dan Selly berdiri...
"hp nya mana!"
"lo mau ngapain?!"
"itu punya mamaku...!balikin!"
"nggak...!"
"balikin...!"
"apaan sih lo..!bisa diem nggak...!"
"balikin dulu...!!"
"gue kegencet whooee....!!"
"bodo amat...balikin dulu...!!"
Marvel yang jengahpun berdiri lalu mendorong tubuh Selly hingga terhempas ke sofa panjang yang tadi selly duduki.
Marvel menatap tajam pada gadis itu,membuat Selly merasa was was.
"gue kerjain lo..." batin Marvel.
Marvel melepas jas nya,sambil terus berjalan mendekati Selly.
"tuan mau ngapain?" tanya Selly mulai panik.
__ADS_1
Marvel tak menjawab,ia semakin mendekat,Selly yang ketakutan pun berlari menjauh,menuju kamar tamu yang letaknya bersebelahan dengan kamar Adela dan Johan.Marvel tak tinggal diam,pria itupun setengah berlari mengejar Selly yang ketakutan.Selly sampai depan kamar tamu,ia hendak meraih gagang pintu itu,namun belum sempat meraihnya,Marvel terlebih dulu menarik tangan Selly lalu menghempaskan tubuh mungil itu ke dinding,membuat gadis itu kini berada dalam kungkungan tangan kekar Marvel.
Marvel mengamati setiap inchi bagian wajah Selly,nampak sangat imut.
"tuan jangan macam macam ya..."ucap Selly gemetar
"gue nggak macam macam...lo yang selalu mulai duluan.Gue udah bilang kan...gue nggak sebaik yang lo pikir" ucap Marvel dingin.
Pria itu mulai memiringkan kepalanya,wajahnya semakin mendekat ke wajah Selly...
daaaaannn......
"aaaahhhh....."
"emmmggghhhh...."
"maaas...."
"sebentar la...gi...sayanggghh....sshh aagghh..."
"oohh...."
Suara ******* itu terdengar bersahutan dengan erangan pria di dalam kamar utama yang letaknya bersebelahan dengan kamar tamu.Pintu yang tak tertutup rapat membuat suara suara itu lolos dengan sempurna menggema di sekitar kamar
Gerakan Marvel terhenti, Selly membelalakkan matanya mendengar suara itu,sedangkan Marvel memejamkan matanya sambil menahan tawa,membuat bibir merah itu semakin merekah memperlihatkan barisan gigi giginya yang putih.
bahkan suara hentakan antar kulitpun terdengar begitu jelas..Marvel menggelengkan kepalanya,dasar pasutri ceroboh,batinnya.
Selly menggerakkan tangannya,ia menutup kedua telinga Marvel dengan telapak tangannya.
"ngapain?" tanya Marvel dengan suara pelan sambil terus tertawa.
"jangan dengar...!"
"kenapa"
"ya pokoknya jangan di dengerin...nanti tuan pengen..."
"hahahahaaa...."
Marvel tertawa lebar mendengar ucapan gadis itu,tanpa sadar ia membawa Selly masuk ke dalam dekapannya,ia memeluk gadis itu dengan erat sambil terus tertawa.Sedangkan Selly yang diperlakukan seperti itu nampak kaget.Ia membelalakkan matanya mendapatkan pelukan dari Marvel...
...****************...
Hai readers...
Jangan lupa mampir di novel kedua ku...
Baru up kemarin ya readers....silahkan mampir....❤❤❤❤
...----------------...
**AUTHOR BUTUH LIKE DAN KOMEN YANG BANYAK NIIH.....
***JANGAN LUPA LIKE KOMENT AND VOTE NYA...🥰
JANGAN LUPA JUGA DI ADD KE LIST NOVEL FAVORITE KALIAN🥰🥰
JANGAN LUPA JUGA DIBKASIH BUNGA DAN KOPI YANG BUUAANYAKK....🥰🥰🥰
__ADS_1
JANGAN LUPA JUGA DI FOLLOW YA AUTHORNYA....🥰🥰🥰🥰
TRIMA KASIH🥰🥰🥰🥰🥰❤❤❤❤*****