WANITA TANPA MAHKOTA

WANITA TANPA MAHKOTA
Eps 78


__ADS_3

00.30


Acara pesta ulang tahun itu sudah selesai.Semua tamu sudah kembali ke rumah masing masing.Mobil itu berhenti di halaman rumah keluarga Alexander.Johan keluar dari mobil mewah itu dan segera masuk ke dalam rumah megah tersebut.Sedangkan Marvel kini membawa Selly entah kemana.Johan segera menuju kamarnya yang ada di lantai dua.


ceklekk...


pintu terbuka.....


Johan masuk ke dalam kamar itu,dilihatnya sosok wanita pujaannya sudah terlelap berbalut selimut tebal di sana.Johan hanya tersenyum,ia kemudian bergegas menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.Sekitar sepuluh menit Johan keluar kamar mandi dengan handuk yang melilit pinggangnya.Ia membuka pintu lemari yang ada di sana,baju bajunya masih tertata rapi di lemari itu,mungkin belum ada yang berpindah posisi sejak terakhir ia meninggalkan rumah itu.


Johan mengambil satu boxer disana,tanpa menggunakan baju ataupun kaos,Johan segera mendekati ranjang.Johan masuk ke dalam selimut tebal itu,ia mendekatkan tubuhnya pada tubuh Adela,lalu mencium kening wanita itu lembut.


"maaf sayang....aku ingkar janji lagi..."ucapnya sambil mengusap usap lembut pipi Adela dengan ibu jarinya.


" aku harap kamu nggak kecewa sama aku....aku sayang sama kamu Del..."ucapnya lagi.Johan mencium kening wanitanya,lalu berbaring di samping Adela,ia memeluk wanita pujaannya itu,menggiring tubuh mungil itu untuk masuk dalam dekapannya.Sepasang suami istri itupun terlelap dalam posisi berpelukan.


...****...


Sementara di tempat lain....


Di dalam sebuah mobil yang terparkir di tepi jalan.


Marvel tak henti menatap wanita di sampingnya yang sedari tadi menangis tersedu sedu.Tak ada pergerakan yang pria itu lakukan.Ia hanya menatap gadis malang itu dengan tatapan mata yang sulit dibaca.Selly menatap ke luar jendela.


"lo mau gue antar kemana sekarang?" tanya Marvel.


Selly hanya menggelengkan kepalanya.


Mereka kembali saling diam.


"siapa yang melakukan ini ke lo?"tanya Marvel.


Selly masih tak menjawab,ia tak mungkin mengatakan bahwa ini semua ulah sang mama.Bagaimanapun juga Nani adalah mamanya,ia tak mau terjadi hal buruk pada wanita yang sudah melahirkannya itu.Mengingat betapa bengisnya dua putra Alexander itu jika sedang berhadapan dengan musuh.


" lo sekarang bisu y?"tanya Marvel lagi dengan suara yang meninggi saat Selly tak menjawab semua pertanyaan nya.


Selly menghapus lelehan air mata itu.


"saya ke kost an aja tuan" ucap Selly kemudian.


Marvel tersenyum sinis


"lo yakin?"


Selly mengangguk ragu,ia sebenarnya juga takut,jika ia kembali ke kost an Nani pasti akan menemukannya,tapi dia harus kemana jika bukan ke kost an?ia tak punya tempat tinggal lain.


Marvel menghela nafas panjang,ia kemudian tancap gas pergi meninggalkan tempat itu.


...****************...


Keesokan harinya...


06.00


Johan mengerjab ngerjabkan matanya saat merasakan sesuatu menari nari di pucuk hidungnya.Johan pun membuka matanya...dilihatnya sang istri yang tersenyum manis di hadapannya sambil jari jemari yang terus menari di pucuk hidung Johan.


"selamat pagi..." ucap Adela sambil tersenyum


"pagi sayang...." balas Johan.


Johan menarik tubuh Adela untuk masuk ke dalam dekapannya.Adela pun menurut,ia mebenamkan wajahnya di dada bidang Johan.Johan menghujani pucuk kepala Adela dengan kecupan.


"mas..."


"hmm....."


"kamu semalam tidur jam berapa?" tanyanya.

__ADS_1


"aku lupa..." ucap Johan.


Mereka diam sesaat.


"Selly gimana mas?udah ada kabar"


"udah...Marvel udah nemuin Selly"


Adela sedikit menjauhkan tubuhnya.


"oh ya?dia dimana?"


Johan merebahkan tubuhnya yang semula tidur miring,kini terlentang,lalu membimbing Adela untuk berbaring di dada bidang itu.


"aku nggak tau ceritanya sayang,tapi yang jelas,ada orang yang mungkin berniat menjual dia."


"menjual?"


Johan mengangguk.


"semalam aku sama Marvel nolongin Selly dari laki laki yang mau membeli dia..." ucapnya,


"kamu tenang aja...Selly sudah aman sekarang sama Marvel...nanti aku hubungi Marvel,kita tanya Selly ada dimana"


Adela mengangguk.


"makasih ya mas....kamu udah mau nyelametin sahabat aku "


"karena aku tau dia orang yang penting buat kamu sayang..." ucap Johan lalu kembali mengecup pucuk kepala istrinya.


"kamu masih mual?"


"sekarang udah nggak sih...."


"kita ke dokter ya..."


Mereka diam sesaat.


"mas...."


"apa..."


"aku tadi pakai baju mama kamu" ucapnya.


Adela kemudian bangkit.Ia memperlihatkan penampilannya yang menggunakan rok panjang dan blouse milik Almh Mayang yang berada di dalam lemari baju milik Johan.


Johan menyandarkan tubuhnya pada sandaran ranjang.


"cantik...." ucapnya sambil tersenyum.


Adela pun tersipu.


"kamu mandi gihh....kita turun,sarapan..." ucap Adela


"iya sayang...." ucapnya.


Johan segera bergegas ke kamar mandi,sedangkan Adela mempersiapkan pakaian yang akan di gunakan oleh suaminya.


...****...


"apa?!!lalu dimana mereka sekarang?!!" ucap Nani penuh amarah,membuatnya bangkit dari pangkuan Samuel.


"kami tidak tau bos....Burhan dan Selly menghilang tanpa meninggalkan jejak." ucap anak buah Nani melapor.


"an**ng..!!kemana laki laki itu membawa tambang uang ku?!harusnya dia sudah membawa Selly pulang sekarang...!kurang a*ar..!" ucap Nani lalu menghisab rokoknya.


Samuel mendekati Nani,lalu merengkuh pinggang wanita itu.

__ADS_1


"tenang sayang....kita pasti akan menemukan anakmu" ucapnya.


"iya.....dia harus kembali ke tanganku secepatnya...." ucap Nani dengan penuh penekanan.


Samuel semakin memeluk wanita itu,bahkan kini bibirnya sudah mulai menciumi tengkuk Nani,tangannya sudah mulai bergerilya meraba paha putih yang berbalut busana minim bahan itu.Membuat wanita itu memejamkan matanya menikmati setiap sentuhan kekasihnya itu.


"keluar kalian" perintah Nani pada anak buahnya yang masih berdiri di tempat itu.


"baik bos....permisi..."ucap sang anak buah kemudian pergi meninggalkan tempat itu.


Sepasang pria wanita yang bukan suami istri itu pun memulai aksinya.Aksi yang seharusnya tidak mereka lakukan karena bukan pasangan yang sah.


...****...


Johan dan Adela menuruni tangga,bersiap menuju ruang makan untuk sarapan.Disana sudah ada tuan Jonathan dan istrinya,nyonya Mira yang menunggu kedatangan mereka.


Jonathan tersenyum menyambut kedatangan anak dan menantunya itu.


"Johan...Adela....selamat pagi nak..." ucap Jonathan.


"selamat pagi pa...maa..." ucap Adela,kepada Jonathan dan Mira.sepasang suami istri paruh baya itupun tersenyum.Johan tak merespon,ia hanya diam tanpa suara.


"kau mau ke kantor hari ini nak?" tanya Jonathan pada Johan.Johan tak menjawab.Ia malah fokus pada ponsel di tangannya.Adela menyentuh paha Johan dari bawah meja.Seolah meminta suaminya itu untuk menjawab pertanyaan sang mertua.


Johan menghela nafas panjang.


"ya.." ucapnya singkat.


Jonathan tersenyum...


"lalu kau nak?apa kegiatanmu hari ini?"tanya Jonathan pada Adel


"emm.....nggak ada pa"jawabnya


sejenak mereka terdiam


"bagaimana kalau kamu ikut mama,kita ke mall....jalan jalan....apa kamu mau?" tanya Mira antusias


"mama pengen ada temannya...kamu mau kam temenin mama?" tanya Mira lagi.


Adela nampak antusias...ia baru saja hendak mengiyakan,tapi...


"dia akan ikut saya ke kantor" ucap Johan mendahului.Matanya tetapa fokus menatap layar ponselnya,membuat tiga orang disana kecewa.


"mas....." ucap Adela sambil mencolek lengan atas Johan.Johan tak merespon.


"mas....aku pengen keluar sama mama...." ucap Adela yang kini mulai menggaruk garuk lengan besar tersebut.


Johan masih diam...


"mas....boleh ya...." ucapnya lagi.


"biarkanlah Jhon....biar istrimu pergi dengan mamamu...." ucap Jonathan.


Johan menatap wajah istrinya..


"please....." ucap Adela dengan mimik wajah dibuat semanja mungkin.


"ck..." Johan berdecak,ia tak bisa menolak kemauan istrinya jika sudah memohon seperti itu.


"iya udah.....kamu boleh pergi,tapi kamu harus selalu ngabarin aku..." ucap Johan akhirnya.Seolah ia tak percaya jika harus meninggalkan Adela bersama dengan ibu tirinya.


"iya sayang...." ucap Adela kemudian.


...----------------...


***BOLEH DI LIKE KOMEN VOTE NYA KAKAKK....

__ADS_1


🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰***


__ADS_2