
Meski di permukaan tak banyak gerakan yang timbul akibat hilangnya salah satu kekuatan terbesar di perang mendatang, tapi sebenarnya keadaan internal Kota Dee mengalami kekacauan yang cukup besar.
Hilangnya kekuatan seperti itu membuat Reutania harus merombak kembali rencana mereka dari awal. Di sisi lain, banyak kecurigaan yang timbul karena kabar bagaimana hal itu bisa sampai ke titik ini diredam penuh, dan suasana tegang di antara banyak pihak menjadi tak terelakkan.
Namun, di sisi lain rumor bahwa hanya satu orang yang menghancurkan kelompok itu terus menyebar luas, seperti api kecil yang terus menyebar dan sulit dipasarkan di padang rumput.
Semakin banyak waktu berlalu, semakin simpang siur pula rumor yang beredar. Ada banyak versi, tapi di antara kelompok tentara bayaran juga ada banyak dugaan yang lebih realistis mengenai apa yang sebenarnya terjadi. Namun, itu hanyalah dugaan yang tak bisa dibuktikan kebenarannya.
Saat rumor semakin tersebar luas, itu sampai ke titik di mana itu dapat menarik perhatian beberapa kekuatan luar. Seperti tim Night Eye yang memiliki misi untuk mengumpulkan informasi mengenai pemuda yang mereka cantumkan pada lampiran laporan misi sebelumnya.
Setelah putus asa, berkutat di sana-sini tanpa hasil akhirnya mereka mengambil resiko untuk pergi ke wilayah musuh. Jelas karena isi rumor yang beredar seperti bayangan pemuda itu.
Pemuda berambut hitam dengan kekuatan luar biasa, itu adalah bayangan yang terpatri di kepala mereka. Dengan keyakinan bahwa orang dalam rumor dan yang mereka cari adalah satu individu, mereka bergegas ke sumber di mana rumor itu berasal, Kota Dee.
Matahari bersinar terik tepat di atas kepala tim Night Eye saat Kota Dee sudah masuk dalam jarak pandang mereka. Karena mereka juga tak dapat bergerak sembarangan di wilayah musuh, mereka memilih berehat sejenak.
“Kapten, kita tidak dapat masuk ke kota ini melalui cara biasa,” Melihat penjagaan di gerbang dan dinding kota yang sangat ketat, Zee tak dapat menahan diri untuk tidak menghela napas.
“Ya ... kurasa kita harus sangat berhati-hati saat ini. Terlebih hubungan Beatria Union dengan Reutania Kingdom dalam masa-masa kritis, hingga perang dapat pecah kapan saja.”
Seolah ada beberapa kenangan buruk yang muncul kembali di depannya, Xion menggelengkan kepalanya, mengusir pikiran-pikiran semacam itu.
“Zee apa kau tahu sistem pembuangan kota? Setahuku kota ini dulu milik Beatria Union sebelum diduduki pihak Reutania Kingdom.”
“Sayangnya aku tidak tahu hal itu sama sekali Dian. Karena hal seperti itu tidak dianggap penting sebelumnya, dokumen seperti itu cenderung disimpan secara lokal.”
__ADS_1
“Hah ... jadi apa yang harus kita lakukan?” Menggaruk bagian belakang kepalanya, Dian menatap Xion. “Kapten, apa kau memiliki ide yang bagus?”
Kembali ke kenyataan, pandangan Xion sesaat terlihat agak terkejut, tapi dia segera menyesuaikan dirinya sebelum menjawab, “Sebaiknya kita menunggu beberapa waktu lagi. Saat mereka melakukan pergantian shift penjaga itu adalah kesempatan untuk kita agar dapat masuk ke kota. Yuzu, ingat untuk menggunakan sihir penyamaran pada kita semua.”
“Tenang Kapten, itu bukan masalah sama sekali.”
Mereka menunggu, hingga waktunya tiba. Saat mereka menunggu mereka semua tidak menyadari bahwa Ci yang selama ini mengekor tepat di belakang mereka, persis seperti perintah jenderal Liar mulai meninggalkan tim itu. Masuk ke Kota Dee, dia melakukan penyelidikan terlebih dahulu.
Dengan kemampuannya untuk dapat membuat tubuhnya menjadi tembus pandang, Ci berhasil melewati penjagaan kota dengan mudah, dan tak disadari siapa pun. Memiliki kebanggaan diri dalam hal menghilangkan hawa keberadaannya, dia terus masuk lebih dalam ke kota ini tanpa rasa takut.
Situasi di Kota Dee sendiri masih tergolong ramai, meski banyak orang yang memilih meninggalkan kota setelah kejadian malam itu. Namun, masih banyak pula yang memilih tinggal.
Menuju pusat kerumunan, Ci memasang telinganya baik-baik, berharap dapat menemukan informasi lebih dari sekedar rumor yang tersebar.
“Hei, kau tahu orang yang membuat langit bercahaya terang kala itu dilakukan oleh seorang pemuda berambut hitam?”
“Hei, ternyata kelompok Overflow selama ini adalah sekumpulan bandit kau tahu, dan itu adalah alasan mengapa pemuda itu menyerang mereka.”
“Apakah itu benar?”
“Hehehehe, entahlah tapi kurasa itu benar karena tidak mungkin semua terjadi karena masalah sepele.”
“Hmm, setelah kau mengatakannya itu terasa meyakinkan.”
Beberapa obrolan serupa terus didengar Ci, dan kebanyakan dari mereka persis seperti rumor yang beredar. Namun, tempat ini memiliki versi yang jauh lebih banyak daripada yang tersebar.
__ADS_1
‘Dari ciri-ciri yang disebutkan oleh orang-orang, pemuda itu sama dengan orang yang dimaksud, tapi ... kemampuannya sepertinya telah berkembang lebih jauh yang terakhir terlihat.’
Menatap ke arah tempat kejadian yang mana menjadi puing, Ci pun turun, menuju ke tempat itu. Rumor bahwa kelompok yang hancur itu juga merupakan bandit adalah hal yang baru didengarnya, dan ini juga membuatnya tertarik karena penting untuk kelanjutan misi penilaian yang dia jalani.
Penjagaan di sekitar tempat kejadian ketat, membuat orang-orang yang ingin mendekat kesulitan tapi itu bukanlah masalah baginya. Gedung bangunan yang pernah berdiri kini benar-benar telah rata dengan tanah, menyisakan beberapa piung besar yang sulit untuk dibersihkan.
Namun, mata Ci tidak melewatkan setiap goresan yang tertinggal. Memejamkan matanya, dia berusaha memvisualisasi jalannya pertarungan di dalam rumor dengan dasar bekas serangan yang tertinggal.
Mulai dari saat pemuda itu menyerang, balasan dari lawan, hindaran dan elakan, serta Grandmagic yang menghebohkan. Meski secara realistis itu jauh dari apa yang terjadi, tapi secara teoretis ini bisa dijadikan acuan kasar.
Saat Ci membuka matanya, dia menatap tajam ke kejauhan, jauh keluar dari cakupan Kota Dee. Meski ini hanya visualisasi berdasarkan pengalamannya, napasnya kini memburu sedikit lebih cepat.
Semula dia hanya mengira ini misi yang terasa seperti membuang-buang waktu. Namun, kini dia bisa merasakan bahaya yang dimaksud oleh jenderal Liar.
Tingkat pertumbuhan target terlalu menakutkan. Di samping itu jika benar orang dalam rumor dan orang yang mereka cari itu satu individu, Ci merasa perlu untuk memastikan pandangan orang itu.
Orang yang dengan mudah memilih menghancurkan sebuah kelompok pasti memiliki pertimbangan sendiri. Jika tidak ... membayangkan saja bagaimana sifat orang itu, tulang punggung Ci menjadi dingin.
Selain itu, dia menemukan sesuatu yang aneh di mana serangan yang dilancarkan bukan hanya teknik pertempuran dan sihir. Dengan tingkat kekuatan miliknya, Ci dapat menemukan jejak energi yang lain dari kedua hal itu, meski jejak itu akan segera menghilang jika mereka tak kemari lebih cepat.
Tenggelam dalam pikirannya, Ci memperkirakan bahwa nilai tanda bahaya dari orang itu mungkin adalah E-5 atau E-4. Di mana pada tingkat ini, pemuda itu sudah cukup untuk menganggapnya dapat menjadi sosok mampu untuk menghancurkan sebuah desa atau kota kecil. Namun, dengan data pertumbuhan kasar yang dimiliki nilai ini akan segera naik ke depannya.
Meninggalkan tempat itu, Ci memilih menunggu kedatangan tim Night Eye. Meski dia memiliki keuntungan di sini, tapi itu juga memiliki batasan di mana dia tak dapat menyentuh benda di sekitarnya.
Selain itu, dia membutuhkan data lebih untuk melanjutkan tindakan yang dia ambil.
__ADS_1
Sekarang semua pikirannya hanya praduga. Karena itu dia tak dapat memastikan apakah pemuda dan orang yang dimaksud adalah orang yang sama meski tahu keduanya memiliki kesamaan.
Menunggu di atas dinding kota, Ci kembali jatuh dalam pikirannya. Dia sama sekali tak dapat bertindak sembarangan kali ini, dan misi yang semua dianggap ringan kini terasa berat di pundaknya.