A Little Desire Of Anti-Hero

A Little Desire Of Anti-Hero
Arc I - Chapter 88 : Bergerak - 1


__ADS_3

Lily kebingungan. Emosinya menjadi sedikit kacau, dan mengakibatkan aura yang selama ini dia tekan berfluktuasi. Membuat kekacauan dengan kengerian di sekitar, manusia itu merasakan ketakutan dari lubuk hati terdalam mereka.


Bahkan jika mereka tak mengetahui asal dari mana ketakutan itu berasal. Rasa ngeri itu saja sudah lebih dari cukup untuk membuat mereka ingin menarik diri dari tempat ini secepat mungkin. Perasaan itu sungguh tak tertahankan.


Meski perasaan itu hanya menyelimuti untuk sesaat sebelum Lily menarik itu kembali dan mulai mengendalikan auranya. Namun, kekacauan itu tak mereda dengan cepat, dan semua itu tentu membuat hal-hal berjalan ke arah yang jauh lebih sulit untuk dapat menemukan Yurei kembali.


‘Di mana Yurei ...?’ Memikirkan ini, otak Lily bekerja dengan cepat. Dia mula menyebarkan mana ke sekitar, berusaha menemukan jejak yang mungkin tertinggal. Dengan kontrolnya pada energi, hal itu mungkin dan dapat dia lakukan.


Saat menemukan jejak energi lain, meski ini jelas sangat tipis mata Lily menjadi setajam pisau. Dengan kejadian kemarin dan bukti ini, jelas sudah bahwa Yurei telah diculik oleh suatu pihak.


Berbagai kemungkinan dia pikirkan dan didapati. Namun, banyaknya kemungkinan juga menjadikan hal ini semakin membingungkan baginya.


Menggertakkan giginya, Lily membuang muka pada kerumunan ini dan berjalan tanpa peduli dengan kerusuhan di sekitarnya kembali ke penginapan.


“Rion lah satu-satunya orang yang dapat membantu menemukan Yurei dengan cepat. Bagaimanapun, fungsi dari ikatan yang terjalin karena [Covenant of the Seed] bukanlah omong kosong belaka,” gumam Lily.


Dia tak tahu bagaimana pihak lain mampu membuat Yurei mengikutinya tanpa perlawanan berarti. Karena dengan kekuatan Yurei sebenarnya, sangat tidak mungkin tingkat kekuatan yang diketahui masyarakat luas melakukan itu.


Namun, karena mereka telah mengambil si kecilnya. Maka Lily tak mempertimbangkan hal itu lagi.


Penginapan ini sepi, tak banyak orang yang ada di sini kala berada di jam seperti sekarang. Namun, itu sangat membantu Lily karena tak perlu lagu berdesak-desakkan dengan orang lain. Menaiki tangga dengan cepat hingga membuat suara dalam setiap langkahnya, dia pun membuka pintu dan menemukan Rion berada dalam meditasinya.


Lily menenangkan dirinya, menunggu Rion beberapa saat bersama panas darahnya yang mulai surut.


Membuka mata dengan ringan, Rion melirik Lily. “Ada apa Lily? Bukankah baru beberapa saat sejak kau keluar dengan Yurei?”

__ADS_1


“Rion, Yurei menghilang.”


Begitu suara ini jatuh Rion tak dapat menahan dirinya untuk tak menunjukkan ekspresi aneh. Bagaimana Lily yang memiliki kontrol semengerikan itu dapat ‘kecolongan’ begitu mudah?


“Bagaimana itu bisa terjadi?”


“Itu terjadi saat aku dan Yurei kembali dari memberi beberapa barang, dan kau pasti tahu seberapa besar kerumunan yang berkumpul di distrik komersial. Namun, setelah aku berhasil menepi Yurei telah menghilang.”


“Tanpa jejak?”


“Begitulah, tapi jelas ini perbuatan pihak ketiga karena aku menemukan jejak mana di sana meskipun itu sangat tipis.”


Rion mengangguk dalam, bahkan jika itu bukan Lily mungkin mereka benar-benar akan kehilangan jejak. Selain itu, emosi yang gadis itu tunjukkan dalam kasus ini benar-benar nyata. Tidak seperti dia yang biasanya di mana emosi di dalam ucapannya itu tipis, membuat Rion terkadang bingung apakah itu yang benar-benar Lily maksud.


“Jadi kita harus segera bertindak,” putus Rion. Dia juga memikirkan keterkaitan masalah ini dengan peristiwa kemarin.


“Ya, meski aku tak bertanya.” Menggumamkan ini sejenak, Rion akhirnya berucap, “Sebaiknya kita segera bergerak sebelum sesuatu terjadi.”


Dengan itu, mereka pun keluar dari penginapan. Mata Lily menyapu sekitar, berusaha menemukan jejak mana serupa tapi itu sangatlah sulit. “Rion, apa kau bisa merasakan di mana Yurei berada?”


Rion hanya mengangguk. Mengandalkan prinsip [Covenant of the Seed] yang saling mengikat antara dirinya dan Yurei. Dia terus melacak posisi Yurei. Namun, dia tak dapat menemukan posisi tepat Yurei, hanya posisi kasar di mana gadis cilik itu berada.


Meski begitu, itu sudah cukup untuk menenangkan Rion. Dengan demikian, dia akan dapat melakukan semua dengan beberapa persiapan sebelumnya. Walau kehadiran Yurei yang dirasakannya masih samar, dia yakin Yurei dalam keadaan baik.


Namun, itu berbeda dengan Lily. Emosi yang memenuhi gadis berambut perak itu membuatnya sangat terburu-buru dalam menemukan Yurei. Jauh dari sikap yang biasa diusungnya.

__ADS_1


“Hei Rion. Di mana lokasi tepat Yurei?” tanya Lily untuk yang ke sekian kalinya.


Mendengar ini, Rion berusaha menenangkan Lily. “Aku tahu tapi kau harus tenang. Untuk keadaan sekarang ini kita tidak akan menemukan Yurei jika kita sendiri panik.”


“Huh .... kau benar.” Lily menghembuskan napas panjang, berusaha untuk menenangkan diri. Memang benar jika pun dirinya panik dan ingin segera menemukan Yurei, tapi dia harus tetap dapat menjaga kepalanya tetap dingin, atau semua mungkin akan semakin kacau.


Setelah cukup tenang, Lily mengangguk pelan. “Apa kau punya rencana untuk saat ini?”


“Aku punya tapi akan memakan waktu, karenanya kau harus dapat bersabar,” jawab Rion sejujur-jujurnya.


Walaupun dia sendiri dapat mengetahui posisi Yurei lebih tepat lagi dengan [Covenant of the Seed]. Namun, itu akan menyebabkan kelelahan mental yang cukup menyiksa bagi dirinya, dan ini adalah kondisi khusus Rion yang tidak Lily ketahui.


Dalam kondisi normal, melacak pihak lain yang terikat oleh semacam jenis kontrak —baik itu kontrak pada umumnya atau [Covenant of the Seed]. Keperluan untuk memastikan keadaan bawahan adalah hal yang paling mudah.


Namun, kasus yang dialami Rion benar-benar lain. Dia dapat merasakan adanya ikatan dengan Yurei, tapi hanya sebatas itu. Untuk memeriksa lebih jauh lagi, itu mengharuskan energi mentalnya untuk digunakan.


Juga karena Rion sendiri tidak terlalu memahami cara kerja [Covenant of the Seed] itu sendiri —karena Lily hanya memberikan pengetahuan dasar tentang fungsinya— dia tidak membicarakannya.


Meskipun Rion telah memahami cara kerja kontrak pada umumnya. Namun, karena dia merasa bahwa [Covenant of the Seed] memiliki cara kerja yang berbeda menyebabkan dirinya masih dalam kegelapan mengenai kondisi khusus yang dia alami.


Walau Lily cukup kecewa dengan hal yang diajukan Rion, dia mengangguk sebagai persetujuan.


Memandang Rion yang masih memasang ekspresi sama dengan yang selama ini ditunjukkan, serta sifatnya yang terkadang acuh tak acuh. Lily merasa tak berdaya.


‘Sifat merepotkan Rion sama sekali tak berubah. Padahal kukira dia telah menjadi lebih terbuka setelah semua yang terjadi selama ini ... hah ....’

__ADS_1


“Apa rencanamu?”


“Aku akan melakukan prosesi diagram Hide and Seek. Ini seharusnya akan lebih dari cukup untuk segera menemukan Yurei. Apalagi, antara aku dan dia memiliki beberapa keterkaitan khusus yang membuat diagram ini akan sangat efektif.”


__ADS_2