A Little Desire Of Anti-Hero

A Little Desire Of Anti-Hero
Arc I - Chapter 78 : Menilik - 2


__ADS_3

“Ini lebih buruk dari pada Deven Attack,” gumam seorang dalam kegelapan.


Sorot matanya terlihat menakutkan dengan gigi terkatup, tapi itu tak hanya berasal dari satu orang. Dengan hawa panas yang mungkin berasal dari emosi mereka saat ini, seluruh anggota tim Night Eye berada dalam suasana kalut tanpa terkecuali.


Dengan tubuh Dian yang menjadi tumpukan daging hingga membuatnya sama sekali tak dapat dikenali, kemarahan yang dirasakan tim Night Eye memuncak. Bahkan dengan kebingungan mengapa mereka dilepaskan begitu saja, emosi mereka semakin tak terkendali.


Dengan menggertakkan giginya, Xion sekali lagi bergumam, “Ini mengerikan ...!”


Meski begitu, mereka terus bergerak, membentuk bayangan yang melintasi gelapnya malam. Dengan misi yang mereka jalankan kini menjerat mereka, tim Night Eye berusaha menyelesaikan ini secepat mungkin dan tak segera kembali. Secara aktual, mereka dalam kondisi mental sangat buruk, bahkan tak sesuai untuk menjalankan misi apa pun.


Bayang-bayang itu terhenti, mata mereka terus mengawasi gerbang dan dinding Kota Sourt. Menenangkan diri karena melihat para penjaga kota, mereka berusaha mencari kesempatan untuk dapat masuk ke dalam.


Kebanyakan kota yang digunakan oleh para penjajah itu memang sudah berkembang sebelumnya, membuat perkembangan mereka tak serta merta dari nol. Membuat perkembangan pesat yang dialami itu dapat dipahami, meski di sisi lain itu juga memiliki kerugian karena membuat lawan tahu topografi daerah itu.


Namun, itu hanya resiko yang harus dihadapi di awal. Setelah beberapa waktu, pihak lain pasti akan mengubah susunan internal kota untuk menghapus resiko tersebut. Walaupun sudah seperti itu, tapi bagian luarnya tak akan dapat berubah banyak, dan ini adalah sudut yang coba mereka manfaatkan.


“Ini semakin sulit Kapten.”


Mendengar perkataan Yuzu, Xion mengangguk lemah. Dengan ketiadaan Dian, maka tugas pengintaian yang selama ini sangat mudah seolah menjadi mustahil.


Ini tidak mungkin dilakukan oleh Wess karena tubuhnya, apalagi jika itu untuk Yuzu dan Zee yang merupakan penyihir. Sedangkan Xion, dia adalah sosok yang paling mendekati kata ideal, tapi karena itu bukanlah keahliannya membuat hal itu tetap saja sulit.


Melewati beberapa sudut, tim Night Eye pun masuk ke dalam Kota Sourt. Berusaha tak menarik perhatian apa pun, mereka segera masuk ke saluran air bawah tanah. Meski begitu, dapat dirasakan dengan jelas bahwa saluran ini bertambah rumit.


“Di sini terasa busuk.”

__ADS_1


“Ya, tapi semuanya semakin rumit saja.”


Mendengar ini, Zee mengangguk. Menatap Xion, dia memberi usul, “Kapten, lebih baik kita memetakan saluran ini. Ini akan sangat berguna, meski begitu aku ragu bahwa tak akan ada patroli di sini.”


“Kita akan segera menyelesaikan ini. Jangan sampai terlihat apalagi terlibat oleh pihak Reutania, kita akan berkumpul kembali setiap satu jam di titik yang berbeda, sesuai dengan kesepakatan terakhir. Ingat, misi diutamakan!”


Mendengar perkataan Xion yang kini lebih menekan daripada biasanya, tim pun mengangguk, sebelum mereka mulai berpencar. Memanfaatkan kelebihan mereka sebagai seorang Beast-kin, terlebih ras kucing yang memiliki kelebihan di tempat sempit dan gelap seperti sekarang, saluran bawah tanah Kota Sourt mulai mereka petakan.


Namun, tetaplah ada beberapa sudut yang membuat mereka tak dapat mendekat. Alasannya jelas, terlalu banyak penjaga di sana!


Dengan menekan beberapa emosi berlebih dalam diri mereka saat bertemu patroli prajurit, data yang dibutuhkan pun didapat.


Mengabaikan beberapa kondisi seperti itu, data dikumpulkan tepat seperti arahan sebelumnya. Namun, meski tim ini terlihat seolah kembali berjalan sebagaimana mestinya, tapi gerakan halus mereka berkata lain.


Meski begitu, ini tak mengubah kenyataan bahwa hari-hari panjang tim Night Eye di tempat ini dimulai.


Dalam manor Kota Sourt, seorang pria dengan rambut yang telah cukup menua tersenyum tipis. Dengan rambut yang telah memutih serta kerutan dalam di wajahnya, aura bijak dapat dirasakan.


Meski begitu, orang yang ada di depannya terasa jauh lebih besar darinya. Setelah orang yang dia hadapi pergi, maka runtuhlah senyumnya itu, digantikan dengan sebuah senyum kecut.


“Ini akan jauh lebih menekan daripada mengurus administrasi wilayah dudukan, gumamnya.


Dengan menyadarkan tubuhnya, orang itu menatap langit-langit. Dalam pertukaran kata sejenak tadi, beban yang telah dia rasa seolah telah bertambah beberapa, mungkin puluhan kali lipat.


Tok Tok Tok

__ADS_1


“Earl Gray, tim yang diutus oleh Ditch akan segera menemui Anda.”


Orang itu, Earl Gray Jones Emanuelle memasang sedikit ketertarikan pada sudut matanya saat mendengar hal ini. Memejamkan mata, dia berusaha mengingat siapa tim itu. Dengan hembusan napas panjang, dia pun mengangguk pelan.


“But, beri tahukan bahwa mereka dipersilahkan masuk ke ruanganku 30 menit lagi. Kau seharusnya tahu apa yang ingin aku pikirkan setelah pertemuan tadi.”


But, orang di sisi lain pintu itu mengangguk diam. “Sesuai keinginan Anda, Earl Gray.”


Tatapan Earl Gray beralih ke dokumen laporan hasil pencaharian pemuda yang memusnahkan Overflow seorang diri. Selain itu, laporan mata-mata Beatria Union serta hasil dirinya bicara dengan Tenor semalam juga masih dia perhitungkan baik-baik.


“Huh ... jadi setelah semua. Kemungkinan besar pemuda itu berada di kota ini ya?” Earl Gray menggosok pelipis matanya sejenak.


“Kejadian apa yang akan terjadi di kota ini ... aku harus mencari pemuda di seluruh kota, dan menambah penjaga keamanan agar saat sesuatu terjadi, hal itu bisa ditangani dengan cepat, tapi ... semoga hal itu tak akan terjadi ...”


Mengingat isi pembicaraannya yang lalu, senyum kembali menghilang dari dirinya.


“Kekuatan yang mereka kerahkan untuk dapat menekan kami terlalu besar. Bahkan aku yakin ini telah mendapat persetujuan pihak kerajaan secara diam-diam ...,” Mengambil napas dalam dia bergumam, “... Atau mungkin aku harus bilang bahwa pihak kerajaan dipaksa menyetujuinya.”


Melihat dokumen laporan itu sekali lagi, pikiran Earl Gray berpacu dengan cepat. Selagi laporan dari mata-mata yang ditanam di Beatria Union belum beda memberikan hasil lagi, mungkin mereka dapat meminta keterangan dari tim itu.


Meski dalam laporan tak disebutkan keterkaitan mereka dengan pemuda itu. Namun, Earl Gray mendapat firasat bahwa tim ini memiliki beberapa intelijen lebih.


Sedangkan dalam kenyataannya, firasat ini mungkin benar karena Huge lah orang yang membantu Ditch menyusun laporan. Namun, ini juga salah untuk menyebut bahwa mereka memiliki intelijen lebih dari apa yang diberikan.


Kecuali kenyataan bahwa beberapa dari mereka telah melakukan interogasi pribadi dengan anggota Overflow. Meski begitu, informasi yang didapat pun adalah acak yang tak dapat dibuktikan mana yang benar dan mana yang salah.

__ADS_1


Selesai menyusun apa yang akan dia tanyakan di otaknya, mata Earl Gray kembali terbuka.


“Salam, Earl Gray Jones Emanuelle. Kami tim Case Bag datang menghadap Anda.”


__ADS_2