Air Mata Pengantin Pengganti

Air Mata Pengantin Pengganti
AMPP 2 (Bab 11)


__ADS_3

Jack mulai kembali beraksi. Kini dia mulai menyelidiki satu persatu orang orang yang ditugaskan Rafa padanya.


"Harusnya aku minta bantuan Hana dengan situasi seperti ini. Tapi, itu tidak mungkin. Hana harus fokus menjaga Jaya." Menyesali karena tidak bisa mmminta bantuan dari Hana.


"Tunggu." Mengingat wajah pria yang saat ini sedag diikutinya. "Dia pernah menjadi bodyguardnya Joy. Aku ingat wajahnya." Tersenyum senang. Penyelidikan berkurang satu.


Lalu, Jack kembali melanjutkan perjalanannya hingga terhenti di salah satu distro. Di dalam distro, istri Hendra sedang memilih gaun bersama Febi. Dia tampak bahagia memilihkan beberapa gaun untuk Febi.


"Good Febi. Aku akan membongkar kebusukanmu." Melanjutkan perjalanannya mengejar target lainnya.


Disaat Jack sedang berburu target. Rafa sedang menghadapi beberapa masalah di kantornya.


"Ada yang tahu mengapa Riko tiba tiba mengundurkan diri?" Tanya Rafa yang masih berusaha tetap tenang.


"Riko memberikan laporan keuangan mingguan dan bulanan sekaligus pada saya. Dia bilang hanya mau menitipkan sebentar. Saya tidak tahu, ternyata dia langsung mengirimkan surat pengunduran dirinya, Tuan." Jawab salah satu karyawannya.


Rafa memeriksa laporan keuangan tersebut. Semuanya terlihat berantakan dan tentunya Rafa ditipu oleh Riko. Dia sudah mentransfer sejumlah uang perusahaan kerekening yang belum bisa dilacaknya.

__ADS_1


"Siapa kira kira yang sering ditemui Riko akhir akhir ini?" Tanya Rafa lagi dan kini dengan wajah yang sudah hampir tidak bisa mengontrol emosinya.


"Terakhir dia pernah keceplosan mau bertemu dengan Mr.Bami, tuan." Jawab salah satu Karyawan ragu ragu.


Rafa menghela napas panjang. Rupanya kali ini dia kurang teliti. Betapa banyak orang yang kini mulai menjadi musuh dalam selimut. Bukan sedikit uang yang digelapkan Riko manejer keuangan bidang Administrasi.


"Yuni, aturkan pertemuan saya dengan Mr.Bami." Rafa meminta wakil sekretarisnya mengatur jadwal pertemuan dengan Mr.Bami.


"Laporkan jika ada masalah lainnya secepat mungkin."


"Baik tuan."


Sementara itu, saat ini Cinta sedang menelusuri pencarian tempat tinggal yang baru. Dia memang berencana pindah dari rumah ini sejak mimpi menakutkan yang dialaminya kemarin.


"Rumah ini sederhana dan berada ditempat yang ramai. Rasanya tidak mungkin orang orang jahat itu berani berbuat jahat ditengah keramaian, kan?" Cinta tertarik dengan rumah yang sederhana tapi terlihat nyaman.


"Ah, tapi rumah ini juga bagus. Mhh, membingungkan." Teriaknya mulai bingung dengan pilihannya.

__ADS_1


"Ada apa, Cin?" Hana menghampiri Cinta yang terlihat sedih duduk dipinggir kolam renang.


"Aku bingung, Han."


"Bingung kenapa?"


"Aku ingin pindah dari rumah ini. Tapi, aku malah tidak tahu rumah seperti apa yang akan menjadi tempat tinggal yang aman dan nyaman." Memperlihatkan hasil penelusuran di hpnya.


"Gimana kalau kamu bujuk Rafa untuk membeli rumah lama milik kedua orangtuamu. Aku yakin tidak akan ada yang berpikir kamu kembali ke rumah itu." Hana menyarankan.


Cinta mencoba berpikir sebentar, kemudian dia tersenyum. 'Semoga saja mas Rafa mau menerima saranku untuk membeli rumah itu.' Batinnya.


"Aku dengar pemilik rumah itu saat ini sedang dalam masa kritis. Putra semata wayang mereka kecelakaan tabrak lari, saat ini koma di rumah sakit. Jadi, kesempatan bagus untuk kalian mengulurkan tangan membantunya dan mendapatkan kembali rumah itu dengan mudah secara diam diam." Hana menjelaskan semua itu setelah melakukan penyelidikan atas permintaan Jack.


Ya, beberapa jam lalu Jack meminta Hana agar mencarikan tempat tinggal baru untuk Cinta dan Rafa. Jadi, Hana langsung bergerak saat teringat rumah lama milik Cinta yang dulu dijual oleh pakde dan budenya.


"Kamu kok tahu semua itu, Han? Apa kamu sudah lebih dulu mendapat perintah untuk menyelidiki rumah itu dari mas Rafa?" Tanya Cinta heran.

__ADS_1


"Jack memintaku untuk mencarikan tempat tinggal baru untuk kamu atas perintah Rafa. Jadi, aku langsung teringat rumah itu." Tersenyum menjelaskan pada Cinta.


__ADS_2