Air Mata Seorang Istri

Air Mata Seorang Istri
Episode Terakhir


__ADS_3

Semua keluarga besar Yudha begitu bahagia mendapat kabar bahwa Tita kini sudah hamil, bik Acih yang selalu setia menjadi pelayan keluarga Yudha, pagi itu sengaja mempersiapkan minuman jahe hangat buat Tita yang sedang rebahan di kamarnya.


"Neng, ayo diminum teh jahe ini, bagus buat tubuh biar hangat."


"Duh bibi! jangan repot_repot bik..."


"Gak apa_apa neng, bibi senang, akhirnya tuan Yudha sebentar lagi akan jadi ayah neng..."


"Iya bik, kalau saja bu Popy masih ada, pasti dia juga akan senang bik...hiks...hiks..."


"Udah neng, jangan sedih, bu Popy sekarang udah tenang di alam sana neng...."


Bik Acih kemudian bergegas menuju kamar ibunda Yudha yang sedari tadi ia tinggalkan karena harus mengurus Tita.


Tita masih tampak duduk tempat tidurnya, iapun kemudian mengambil ponsel untuk menanyakan kabar Bunga. Karena dirinya terlalu sibuk mengurus pekerjaan Yudha hingga ia melupakan Bunga anaknya. Sekalian memberi kabar tentang kehamilannya pada ibunya.


Tita merasa tenang ternyata Bunga baik_baik saja bersama ibunya. Kalau saja kondisi nya baik mungkin Tita bisa mengunjungi ibunya.Tapi karena kesehatan nya, Tita hanya bisa berbicara dengan ibunya hanya lewat ponsel.


Tak terasa malam pun tiba, tampak Yudha dan Tita tengah asyik berkelakar mengenai bayi yang akan lahir kelak. Yudha berharap Tita bisa memberinya seorang anak laki_laki.


"Ti! kalau aku punya anak lelaki, saya akan kasih nama Sultan...."


"Oh ya? kalau perempuan?"


"Kalau perempuan kamu saja yang kasih nama...."


Tita hanya tersenyum mendengar perkataan Yudha sambil menyenderkan tubuhnya di dada Yudha yang tegap.


"Mas saya ngantuk, sebaiknya kita tidur ya..."


Tak berapa lama kemudian mereka berduapun tertidur karena malam sudah semakin larut.


Tepat pukul 12 malam, Tita dikejutkan dengan suara seseorang yang memanggilnya. Samar_samar tapi suaranya jelas memanggil Tita.


Tita pun beranjak dari tempat tidur untuk melihat siapa sebenarnya orang yang telah memanggil_ manggil namanya. Sekilas suara itu terdengar dari luar kadang dari arah dapur. Tak jelas memang suaranya membuat Tita semakin penasaran dan terus mencari keberadaan orang yang terus memanggilnya. Tanpa disadari ternyata Tita sudah berada di luar rumah. Kakinya terus melangkah tak tentu arah mana sebenarnya yang dituju Tita, semakin dekat suara yang memanggilnya. Hingga sampailah Tita di tempat yang terlihat gelap dekat pepohonan yang rimbun.

__ADS_1


Sesosok bayangan hitam tiba_tiba mendekati Tita dan berusaha meraih tangan Tita.


Tita hanya diam mematung melihat ada sosok hitam besar yang mulai mendekat. Bibir Tita mendadak diam dan tak berdaya. Seakan tubuhnya terkunci rapat. Malam itu rasanya Tita ingin menjerit sekeras mungkin tapi bibirnya bagai terkunci dan hanya bisa diam ketika sosok bayangan hitam yang besar mulai menyentuh tubuh Tita.


Tapi tiba_tiba cahaya putih menghalangi bayangan hitam itu dan langsung menghilang begitu saja. Tita pun terhenyak kaget dan langsung menoleh ke belakang untuk melihat sosok bayangan putih yang telah menolongnya dari bayangan hitam yang ingin menyergapnya.


"Bu Popy......" bisik Tita dalam hati....


Tita berusaha mengejar sosok bayangan putih yang menyerupai Popy. Tapi sekilas bayangan itu langsung menghilang.


"Bu!!!! hiks...hikss.....


Tubuh Tita pun rubuh dan mulai mengenang almarhum bu Popy yang selalu menyayangi Tita. Malam itu entah roh bu Popy atau siapa Tita tak begitu paham yang jelas bayangan putih itu telah menyelamatkan Tita.


Tita kemudian berdiri dan masuk ke dalam rumah, begitu banyak pertanyaan di benak Tita. Siapa sosok bayangan hitam yang menyerangnya? Apakah ada seseorang yang ingin menyakitinya?


Dengan cepat Tita masuk ke kamar kecil dan mengambil wudhu untuk sembahyang tahajud.


Tepat pukul 3 dini hari Tita kemudian dikejutkan dengan suara desis ular ketika sedang membaca doa. Tapi Tita terus melantunkan doa_doa untuk meminta perlindungan dari yang maha kuasa. Tak lama suara desis ular itu menghilang. Tita hanya mengelus dada mendapati kejadian yang baru saja dialaminya..


💕


"Si...siapa...kau?" teriak mbah Dasih sambil mengacungkan keris ke arah bayangan yang mendorong tubuhnya.


Bayangan putih terus mendekati mbah Dasih membuat mbah Dasih semakin ketakutan. Rupanya malam itu mbah Dasih tengah melancarkan aksinya untuk mengerjai Tita tapi digagalkan oleh bayangan putih yang sepertinya melindungi Tita.


Bayangan putih itupun terus mendekat pada mbah Dasih dan mencekiknya hingga mbah Dasih meregang nyawa dan akhirnya mati dengan kondisi yang mengenaskan. Lidahnya menjulur keluar dan telinganya mengeluarkan darah segar. Rumahnya habis terbakar bersama jasad mbah Dasih.


Disisi lain Viona yang malam itu tak tidur mulai gelisah tak menentu. Dadanya terasa panas dan mulai menjerit_jerit seperti orang gila membuat Susu temannya panik melihat keadaan Viona. Susi kemudian mengambil ponsel untuk menghubungi Alek kekasih Viona.


Beberapa saat kemudian Alek datang dengan cepat ia mengambil Irene anaknya yang tengah di gendong oleh Susi.


"Ada apa ini?"


"Entahlah! Viona tiba_tiba histeris."

__ADS_1


Mata Viona tampak merah seperti orang kesurupan dan membanting semua barang yang ada didekatnya. Alek dan Susi semakin panik dan langsung menghubungi pihak rumah sakit untuk menolong Viona.


Usut punya usut ternyata Viona sudah terganggu jiwanya dan menjadi gila. Alek begitu sedih mendapati kondisi Viona yang memprihatinkan.


Viona pun akhirnya divonis gila oleh Dokter Syaraf dan memasukkan Viona ke rumah sakit jiwa untuk diobati.


Sementara Alek mengambil hak asuh Irene untuk dibawa olehnya karena melihat situasi yang tak memungkinkan untuk Viona jika harus menjaga anaknya.


Viona telah mendapat hukuman yang setimpal karena ulahnya yang selalu berusaha mencelakai orang lain.


💕


Waktu pun berlalu dengan cepat. Kini kandungan Tita sudah menginjak 7 bulan.


Yudha dan Tita kini hidup bahagia, tak ada lagi gangguan mistis yang menggangunya. Acara tujuh bulanan di gelar begitu mewah karena seorang anak yang diidamkan selama itu akan segara lahir ke dunia.


Kebahagiaan yang luar biasa bagi Yudha dan keluarganya besarnya.


Tita tampak cantik ketika proses tujuh bulanan di gelar. Tapi sebelum acara di gelar Tita minta ijin pada Yudha untuk memasuki kamar Popy yang sudah sekian lama dikosongkan sejak almarhum pergi.


Perlahan Tita membuka pintu kamar Popy dan masuk dengan perasaan yang sedih. Tampak photo Popy terpajang indah. Untuk sesaat Tita memperhatikan wajah Popy di photo dan menangis.


Kalau saja bu Popy masih hidup tentu ia akan senang dengan berita kehamilan dirinya. Tita kemudian menangis dan meminta pada Tuhan untuk mengampuni segala dosa Popy di dunia dan berharap Alloh mendengar doanya agar Popy ditempatkan di Syurga.


Hati Tita sangat damai setelah mengucap doa untuk almarhum. Ia kemudian bergegas pergi. Tapi langkahnya terhenti ketika ia melihat bayangan putih seorang wanita cantik tersenyum pada Tita dan melambaikan tangan.


"Bu!!!! teriak Tita sambil mendekati bayangan putih yang berada di luar jendela. Tapi sekilas bayangan itu langsung menghilang.


Tangisan Tita pecah seketika ternyata sosok bayangan putih itu tak lain adalah roh bu Popy yang telah menyelamatkannya dari ilmu sihir yang akan mencelakai Tita dan keluarganya.


Terlepas dari itu mungkin saja itu bukan roh bu Popy tapi malaikat yang menolong Tita karena iman Tita yang kuat dan dengan doa pada Alloh SWT. Semua ilmu hitam di dunia ini akan musnah dengan doa. Karena hanya dengan doa semua masalah di muka bumi ini insyaallah akan selesai.


Sekian dan terima kasih. Semoga cerita ini menginpirasi kita untuk tetap tawakal pada Alloh dalam menghadapi setiap permasalahan.


Salam sayang selalu dari saya

__ADS_1


LUNA SANI 🙏🙏🙏


__ADS_2