
Setelah selesai makan siang, mereka pun segera pergi ke kampus dan saat dalam mobil Putri memeriksa kembali buku-buku nya takut ada yang ketinggalan di rumah. namun saat memeriksa tas nya tiba-tiba saja KTP milik nya jatuh dan ia tidak sadar akan hal itu. Sesampai nya di kampus Rudra meminta Putri untuk ke kelas duluan karena ia akan memakirkan mobil nya dan saat Rudra akan turun dari mobil ia pun tidak sengaja melihat KTP Putri yang terjatuh tadi lalu ia pun mengambil dan membaca nya, Kemudian ia baru ingat kalau besok adalah hari ulang tahun nya lalu Rudra pun berniat untuk menyiapkan acara ulang tahun Putri di rumah nya dengan sangat meriah,setelah itu ia pun menuju kelas nya dan memulai pelajaran nya. satu jam kemudian pelajaran nya pun selesai anak-anak yang lain nya bubar sementara Rudra sibuk dengan ponsel nya dan tidak menghiraukan Putri. Ternyata Rudra menghubungi Mawar dan memberitahu kalau ia akan berulang tahun dan memberitahukan misi-misi nya lalu meminta nya untuk menjemput Putri di kampus dan mengantarnya pulang dan menginap di rumah Mawar dulu untuk dua haru kedepan sementara ia sibuk untuk misi nya yang lain, Rudra pun menghubungi mertua nya (keluarga Jalal) untuk tidak meminta Putri ke rumah mereka pada hari itu nanti dan ia melarang mereka semua untuk mengucapkan selamat ulang tahun pada nya namun ia mengundang mereka untuk datang pada hari itu. Tidak lama kemudian suara bel masuk pun berbunyi kembali dan mereka melanjutkan pelajaran keduanya.
Sementara di tempat lain terlihat Mawar sedang bersiap-siap untuk pergi ke kampus nya Putri untuk menjemput nya. Setelah beberapa saat kemudian ia pun sampai di sana dan dalam beberapa menit ia pun melihat mereka keluar dari kampus nya. Putri senang karena Mawar datang menemui nya tidak lama kemudian Rudra pun meminta Putri untuk pulang lebih dulu bersama Mawar dan meminta Putri untuk menginap dulu selama dua hari di sana karena ia beralasan akan pergi ke kantor ada beberapa file yang membutuh kan tanda tangan nya dan mugkin untuk dua hari kedepan ia akan sibuk memantau pekerjaan kantor nya dan kebetulan jarak rumah Mawar dari kantor nya sangat dekat maka dari itu ia memutuskan untuk menginap dulu di rumah Mawar lalu Putri pun percaya dengan apa yang di katakan oleh Rudra. kemudian Putri masuk ke dalam mobil Mawar dan langsung pulang ke rumah nya, sementara Rudra melanjutkan rencana nya untuk membuat suprice terhadap Putri, ia menghubungi seseorang untuk menyiapkan segala nya di rumah nya itulah alasan sebenar nya mengapa ia akan bernginap di tempat kakak ipar nya. setelah itu ia pun melanjutkan perjalanan nya untuk pergi ke sebuah butik di mana kemarin malam Putri menginginkan sebuah baju di sana, sesampai nya di sana ia tidak melihat baju yang di pajang kemarin malam, ia pun masuk ke dalam butik itu dan langsung menemui pemilik nya.
"maaf. . . apa baju yang di pajang kemarin malam sudah terjual? " ucap nya kepada pemilik butik.
"sudah ada pembeli nya mas, namun orang tersebut belum mengambil barang nya" balas nya.
"berapa harga nya?" lanjut Rudra.
" harga baju nya 25 Jt mas" sambung nya.
"berikan pada ku barang nya akan ku bayar 5X lipat, istri ku sangat menginginkan nya" kata nya.
"tetapi mas, orang itu sudah membayar nya tidak mungkin kami mengecewakan pelanggan kami" ucap pemilik butik.
__ADS_1
"berikan atau akan ku pasti kan butik milik mu ini akan segera di tutup" ucap nya mengancam. karena takut akhirnya pemilik butik itu memberikan barang nya kepada Rudra dan Rudra membayarnya dengan harga yang sesuai dengan perjanjian tersebut, setelah ia mengisi kertas tanda pembuktian pembeli dan mencantumkan nama nya di sana ia pun kembali melanjutkan perjalanan pulang ke rumah nya untuk mengambil beberapa baju milik nya dan Putri untuk di bawa ke rumah Mawar dalam dua hari kedepan dan sebuah baju Dress cantik berwarna merah muda yang ia beli bersama kado untuk Putri tadi. yang ia harap Putri akan mau mengenakkan nya pada hari itu nanti.
Sementara di tempat Butik tadi terlihat Rasti bersama Ibunya Risma sedang menemui pemilik butik dan menanyakan baju pesanan nya. Namun pemilik butik tersebut memberitahu Rasti bahwa sudah ada yang membeli nya dengan harga yang sangat mahal. Rasti sangat kecewa dengan pelayanan butik itu kemudian ia sempat menanyakan siapa yang telah membeli nya denga paksa lalu pemilik butik itu pun memberitahu nya .
"Nama nya Putra Rudra?" ucapnya.
"apa!! Rudra. untuk siapa" kata Rasti terkejut.
"apa yang di maksud nya itu adalah Rudra ku?" gumam Risma.
"tapi kapan dia menikah?" gumam Rasti sembari meninggalkan butik tersebut dan tidak percaya kalau Rudra sudah menikah.
Saat Rasti bersama ibu nya sampai di rumah mereka pun langsung masuk ke dalam rumah nya. Risma begitu penasaran dengan nama Rudra yang di ucapkan tadi akhir nya ia bertanya langsung kepada Rasti.
"Ras, apa Rudra itu teman mu? dimana tempat dia tinggal" ucapnya bertanya.
__ADS_1
"Rudra itu teman satu kampus ku, dan ia bertempat tinggal di daerah Jakarta pusat. Ayah nya bernama Malik dan Ibu nya aku tidak tahu". Risma terkejut mendengar penjelasan Rasti, ternyata selama ini kedua anak nya berada dalam kampus yang sama tanpa mengetahui kalo mereka adalah saudara tiri.
sementara di tempat lain Rudra telah sampai di rumah Mawar, ia pun menurunkan koper nya yang berisikan baju-baju nya dan juga Putri. Setelah itu ia pun mengetuk pintu nya dan di buka oleh Putri. Kemudian Putri mempersilah kan nya masuk lalu Mawar membantu membawakan koper itu ke dalam kamar yang sudah di sediakan oleh nya untuk mereka berdua, kemudian kembali menemui mereka di ruang tengah.
"ini sudah malam pergi lah ke kamar dan beristirahat lah" ucap Mawar.
"dimana kamar ku dan dimana kamar Rudra kak?" ucap Putri bertanya.
"kalian akan tidur dalam satu kamar, karena ini rumah ku jadi ku harap tidak ada yang membantah! selamat malam" ucapnya sengaja mengerjai mereka lalu pergi menuju kamar nya.
Lalu Rudra dan Putri pun terpaksa untuk tidur bersama dalam satu ranjang pada malam itu, Putri mengganti pakaian nya dengan baju tidur kemudian ia membatasi tempat tidur mereka dengan dua guling di tengah nya. malam semakin larut tentu saja udara dingin semakin kuat di sertai rintik hujan lalu kian menderas dengan petir yang tidak kunjung berhenti menambah keresahan dalam jiwa Putri. Di tambah lagi Rudra biasa tidur saat gelap namun Putri justru kebalikan nya, ia berusaha memejamkan mata nya namun tetap saja tidak bisa lalu ia pun mencoba untuk tidur melingkar dan memakai selimut namun tetap saja ia tidak bisa tidur, kemudian ia menjauhkan Perbatasan guling tadi dan berusaha untuk membangunkan Rudra sambil menggerak-gerakkan tubuh nya.
"Rudra banguuuunnn! aku tidak bisa tidur, aku takut" ucap Putri ketakutan sembari manarik tangan nya Rudra hingga tidak sengaja Rudra yang saat itu mata nya masih terpejam pun membalas tarikan tangan Putri hingga Putri terjatuh di atas tubuh nya.
"aku ada di sini Put, tidak akan terjadi apa-apa tidurlah" ucapnya tetap memegang tangan Putri dan ia biarkan Putri tidur di atas dada nya sambil memeluk Putri hingga pagi.
__ADS_1