
keesokan harinya setelah Putri membantu Rudra untuk menyiapkan kemeja kantor beserta tas yang akan ia bawakan ke kantornya Ia pun melanjutkan pekerjaan rumah seperti biasa ia menyiapkan sarapan untuk mereka semua setelah itu, ia pun pergi ke kamar Indah untuk memandikannya. beberapa saat kemudian setelah Rudra dan Risma sudah berangkat bekerja Ia pun pergi ke pasar dengan terpaksa iya membawa Indah bersamanya karena tidak ada seseorang yang bisa dititipkannya.
karena sampai saat ini ia masih trauma untuk membawa mobil sendiri Ia pun beranikan diri untuk naik angkot sementara dalam angkot itu banyak sekali penumpangnya dan tentu saja tempat duduknya sangat sempit sekali untuk mereka berdua, keringat pun kian bercucuran membasahi bajunya namun itu tidak membuat ia patah semangat dan tidak lama kemudian angkot pun berhenti di depan pasar yang biasa ia belanja dengan Risma dan Rudra lalu ia pun turun dari angkot dan akan menyebrang ke arah pasar namun lagi-lagi sifat kecerobohannya itu seringkali mengundang kejadian yang akan merenggut nyawanya. ketika hendak melangkah untuk menyebrang ia sempat menengok ke arah kiri kanan namun tidak ada kendaraan satupun yang melaju pada saat itu tetapi tiba-tiba saja saat ia berjalan dengan pandangan lurus ada mobil trek yang melaju sangat cepat namun saat itu ada seseorang yang berlari dan menyelamatkan mereka berdua . Untung saja Indah tidak terlepas dari pelukannya namun tangan dan kaki Putri memar sementara seseorang yang menyelamatkan mereka itu masih pingsan Ia pun berteriak meminta tolong kepada masyarakat setempat akhirnya seorang wanita malang itu dilarikan ke sebuah rumah sakit. sesampainya di rumah sakit wanita itu langsung ditangani oleh seorang dokter dan untuk beberapa saat kemudian setelah dokter selesai memeriksanya Ia pun memberitahu Putri kalau wanita itu baik-baik saja dan sebentar lagi akan sadar kemudian Putri berterima kasih kepada dokter itu lalu ia masuk ke dalam ruangan wanita itu. iya merasa wajah wanita itu sepertinya tidak asing baginya iya merasa bahwa ia pernah bertemu dengannya sebelumnya Ia pun berusaha mengingatnya dan kemudian Ia baru ingat kalau wanita itu yang pernah kecopetan dan Rudra menolongnya saat itu.
tidak lama kemudian wanita yang bernama Angel itu pun tersadar dari pingsannya ia memegang kepalanya yang sampai saat itu masih terasa sakit kemudian Ia membuka matanya pelan-pelan lalu bertanya kepada Putri.,
"aku di mana?" ucap Angel bertanya kepada putri yang tengah berdiri di hadapannya.
"tadi kau sempat menolongku dan anakku yang hampir tertabrak trek hingga kau terjatuh pingsan" ucap Putri.
"maaf ya aku sudah merepotkanmu sampai kau harus membawa aku ke rumah sakit"lanjut Angel.
"jangan bicara seperti itu ,,bukan kau yang merepotkan ku tapi aku yang merepotkan mu, terima kasih karena kau sudah berani bertaruh nyawa untuk menolong aku dan anakku" ucap Putri.
"perkenalkan namaku Putri namamu siapa?" kata Putri sambil mengulurkan tangan nya.
__ADS_1
"namaku Angel... Put! apa kau dan anakmu baik-baik saja" lanjut nya.
"kami tidak apa-apa" ucap Putri tersenyum.
kemudian setelah itu Putri pun mengatakan padanya bahwa dia akan keluar ruangan sebentar untuk menelepon kakaknya Mawar. setelah mawar mengangkat teleponnya, Putri pun mengatakan kalau ia tidak bisa menyambut mereka hari ini dan meminta mereka untuk datang besok saja kerumahnya kebetulan sekali besok Rudra dan Risma libur dan jadi bisa ramai di rumah dan ia juga mengatakan akan mengundang keluarga Jalal, lalu Mawar pun setuju lalu mengakhiri telponnya.
Setelah itu Putri pun kembali kedalam ruangan dan memberitahu Angel kalau besok ada pertemuan keluarga dan ia pun mengundangnya ke rumahnya lalu ia pun setuju. saat Angel melihat putri yang sedang menggendong indah Ia pun teringat akan anaknya lalu Angel pun meminta izin kepada putri untuk melihat indah dan ingin menggendongnya kemudian Putri pun menyerahkan Indah pada nya.
"apakah kau sedang merindukan anak mu?" ucap Putri memberanikan diri untuk bertanya.
" kenapa kau berbicara seperti itu njel!memangnya dimana anakmu sekarang?" kata Putri kembali bertanya.
" anak ku sudah di bawa kabur oleh suami ku Put ,,sementara sekarang aku hidup di jalanan karena tidak mempunyai tempat tinggal" lanjutnya.
" apa kau mau bekerja sebagai pembantu di rumah ku? kalau kau mau kau bisa tinggal disana juga" ucap Putri.
__ADS_1
"benarkah? aku mau Put,, terimakasih banyak atas tawaran nya" kata Angel lalu mereka pun berpelukan.
Kemudian Putri pergi ke luar ruangan untuk mengurus pembayaran nya sementara Indah ia titipkan kepada Angel. Tidak lama kemudian ia pun kembali ke ruangan Angel lalu mengajaknya untuk langsung pergi ke rumah nya dan besok ia sudah mulai bekerja di rumahnya. Sesampai nya di rumah Putri pun langsung menunjukan kamar nya dan seluruh isi rumah itu agar ia paham sebelum bekerja dan setelah itu Putri ke dapur membuatkan bubur untuk Indah karena ia harus makan siang, kemudian Angel pun membantu Putri memasak untuk makan siang sementara Indah di biarkan bermain pada kereta duduknya.
beberapa saat kemudian masakan pun telur matang selalu Angel menyiapkannya pada meja makan kemudian Ia pun memanggil Putri untuk makan siang sekarang namun Putri memintanya untuk makan lebih dulu sebab ia masih menyuapi indah karena tidak enak makan sendiri dirumah orang lain Ia pun terpaksa untuk menunggu Putri selesai menyuapi Indah agar mereka bisa makan bersama. tidak lama kemudian Putri pun selesai menyuapi Indah dan ia pun menuju meja makan lalu mereka memulai makannya.
" wahhh masakanmu enak sekali Njel" ucap Putri memuji.
" ahH mbak bisa aja,, masakanmu pasti lebih enak daripada masakanku" lanjut Angel.
" Loohh, kenapa sekarang manggil mba?" kata Putri.
" panggilan mbak lebih pantas dari pada nama langsung..karena sekarang aku bekerja di rumah mbak" lanjut Angel dan Putri pun memahami nya lalu mereka pun melanjutkan makan siangnya.
Setelah makan siang selesai, Putri pun meminta Anjel untuk beristirahat seusai ia mencuci piring ..sementara ia pergi ke kamar Indah untuk menidurkannya,, Angel sangat senang sekali karena sudah di pertemukan dengan orang sebaik Putri, Ia pun berjanji untuk menjadi orang yang tidak akan pernah lupa atas kebaikannya.
__ADS_1