Aku Pernah Hancur

Aku Pernah Hancur
Bab 40. Malam pertama setelah menikah satu tahun.


__ADS_3

Malam ini mereka akan tidur satu ranjang namun Rudra belum melakukan apapun pada Putri karena pikir nya Putri masih kuliah dan mungkin Putri masih belum siap untuk melakukan hubungan sebagaimana yang di lakukan oleh suami istri pada umum nya, ia hanya mengucapkan selamat malam kemudian sepintas mengecup kening dan b***r nya lalu membiarkan Putri tidur dengan membantali tangan nya kemudian ia memeluk istri nya.


Ke esokan hari nya Putri pergi ke kampus dan setelah mata kuliah nya selesai ia pun akan segera pulang namun saat hendak keluar dari kampus ia tidak sengaja ia bertemu dengan Rasti ia pun menghampiri nya namun ia tidak mau melihat Putri, Namun Putri menahan langkah nya dan langsung memberi tahu kalu Risma adalah Ibu kandung Rudra dan ia adalah adik tiri nya. Mendengar perkataan Putri membuat Rasti sangat terkejut saat mengetahui kalau ia dan Rudra adalah saudara tiri. Namun Rasti sulit untuk mempercayai Putri karena Ibu tiri nya adalah orang yang sangat baik dan pikir nya ia tidak mungkin melakukan hal serendah itu. kemudian Rasti pergi meninggalkan Putri dan segera pulang untuk menemui Ibu nya.


sesampai nya di rumah, Rasti mencari Risma namun ayah nya bilang kalau Ibu nya sudah berangkat kerja lalu ia pun menemui nya di rumah sakit tempat di mana ibu nya bekerja. Beberapa saat kemudian ia pun sampai di rumah sakit dan menanyakan kepada salah satu suster di mana ruangan Ibunya lalu suster itu pun mengarahkan nya untuk masuk ke ruangan yang bertuliskan papan nama Kejora Risma yang ada di depan sebelah kanan. ia pun pergi ke ruangan tersebut dan melihat Ibu nya sedang sibuk di ruang kerja nya dan akan melakukan operasi pada pasien yang di tangani nya sehingga ia tidak dapat mengobrol lama dengan Rasti lalu Risma meminta nya untuk segera pulang dan akan membicarakan nya di rumah, Rasti pun tidak punya pilihan lain selain harus menunggu Ibu nya pulang baru ia akan melanjutkan pertanyaan nya.


Sementara hari sudah terlalu sore dan sebentar lagi akan gelap, Terlihat Rudra sedang membereskan file-file nya lalu akan segera pulang. Beberapa saat kemudian ia pun sampai di rumah nya ia memasuki kamar dan melihat Putri baru saja selesai mandi dan hanya memakai handuk lalu ia mencium tangan Rudra kemudian melanjutkan untuk memakai pakaian nya di depan Rudra.


"kenapa kau tidak bersalin ke kamar mandi apa kau tidak malu?" kata nya.


"kau suami ku, lalu kenapa aku harus merasa malu pada suami ku sendiri" ucap nya. Sementara Rudra tidak kuasa menahan diri untuk meraih keinginanan nya yang ada pada Putri yang akan menjadi milik nya itu, akhir nya ia pun pergi untuk mandi agar menghilangkan ke inginanan diri nya yang sedang susah di atur itu.


sehabis Rudra mandi dan berpakaian Putri pun mengajak nya untuk bicara, Putri memberi tahu pada Rudra kalau ia sudah mengetahui sejak lama bahwa Rasti itu adalah adik tiri nya ia adalah anak dari suami ke dua nya.


"lalu apa urusan ku?" kata nya.


"aku hanya memberitahu mu Rudra, agar kau mengetahui nya".


"tetapi aku tidak ingin tahu".

__ADS_1


Lalu Putri bingung bagaimana cara nya agar mendekatkan Rudra dengan Ibu nya dan kemudian memaafkan nya.


"Hari sudah malam, ayo kita tidur" ucap Rudra mengajak Putri untuk beristirahat.


"apa kau tidak mau melakukan nya?" kata nya memancing perhatian Rudra.


"melakukan apa" ia berpura-pura bodoh di hadapan Putri kemudian kembali berkata.


"aku ingin bercinta dengan mu, tapi aku takut kau belum siap untuk hamil karna kau masih kuliah" ucap nya.


"kau berhak atas diri ku Rudra, aku akan berhenti kuliah jika aku hamil lagi pula aku sudah sarjana sebelum nya dan ku pikir cukup kau yang melanjutkan pendidikan mu dan bekerja untuk menafkahi ku" ucap nya ikhlas.


Kemudian Rudra dengan senang hati melakukan nya dan bercinta sampai mereka berdua sama-sama meraih kepuasan. setelah itu mereka tertidur dengan sangat nyenyak.


"bangun Put" sambil menggoyang-goyang kan tubuh Putri. tidak lama kemudian Putri pun membuka mata nya dan merintih kesakitan.


"kamu kenapa Put?" ucap nya khawatir.


" setelah melakukan nya semalam aku sangat merasa perih sekali Rudra " ucap nya dan Rudra tersenyum nakal. lalu meminta Putri untuk beristirahat dan membantu Putri untuk mengoleskan salep di bagian yang lecet yang terasa perih itu.

__ADS_1


Lalu ia bersiap-siap untuk pergi ke kantor namun sebelum nya ia memasak untuk Putri dan menyajikan nya kemudian membawa makanan serta susu coklat nya ke dalam kamar Putri dan meletakkan nya di atas meja samping tempat tidur nya.


"makan lah dulu baru istirahat yah sayang" ucapan pertama kali nya, lalu mencium kening nya.


"baik lah,terimakasih sayang" lanjut nya. Lalu Rudra tersenyunm nakal melihat raut wajah Putri yang lucu.


Rudra pun berangkat ke kantor nya dan karena ia sudah mulai sibuk dengan bisnis nya ia pun akan menghabiskan waktu nya di kantor saja dan kuliah dengan lewat online saja sementara itu ia terus di pandu oleh Fajar yang sudah lebih dulu terjun ke dunua bisnis dan Rudra sudah banyak belajar dari nya. pada saat jam istrahat ia menggunakan waktu itu untuk mencari info pembantu muda yang fisik nya kuat untuk menjadi pembantu rumah tangga untuk di perkerjakan di rumah nya lewat online selain itu juga bisa menemani Putri di kala ia sedang tidak ada di rumah. Kebetulan sekali ia menemukan yang sesuai dengan ke inginan nya orang itu adalah tetangga nya yang bernama Bunga yang waktu itu Rudra pernah meminta tolong pada nya untuk menggantikan pakaian Putri pada saat itu. Bunga memang bukan berasal dari keluarga kaya ia hanya gadis biasa yang harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga nya,Untuk itu ia melamar pekerjan sebagai pembantu rumah tangga lewat online.


Bunga adalah teman kecil nya Rudra namun jarak mereka semakin jauh ketika sikap Rudra berubah, Bunga juga masih mencintai nya sampai sekarang padahal ia sudah mengetahui kalau Rudra sudah beristri namun Rudra tidak pernah tahu dengan perasaan nya itu, bahkan ia masih menyimpan foto-foto masa kecil nya sampai mereka duduk di bangku SMA.


Saat di telepon oleh Rudra, Bunga sangat merasa senang karena Rudra memberi kesempatan pada nya untuk bekerja di rumah nya hari ini juga, tanpa berpikir lama ia pun menerima pekerjaan itu dan langsung mengemasi barang-barang nya untuk di bawa ke rumah Rudra.


Tidak lama kemudian Bunga pun sampai di rumah Rudra dengan berjalan kaki karena memang rumah nya tidak terlalu jauh dari rumah Rudra. Ia pun mengetuk pintu lalu beberapa saat kemudian pintu nya di buka oleh Putri, dan Putri mempersilahkan nya masuk lalu menunjukan kamar nya ia sudah tahu kalau pembantu baru nya akan datang sore itu setelah di beri tahu oleh Rudra.


"siapa nama mu?" ucap Putri bertanya.


"nama ku Bunga bu" lanjut nya.


"jangan panggil ibu, kita kan seumuran panggil saja Mbak Putri" ucap nya lagi.

__ADS_1


" baik lah mba" kata nya.


"dan mulai hari ini kau sudah bisa mulai bekerja, semoga kamu nyaman." sambung nya lalu pergi setelah usai menunjukan di mana kamar untuk nya.


__ADS_2