
Hampir setiap hari Putri membuat Rudra teringat akan semua kenangan pada masa lalu nya dan berharap ada sedikit kebaikan atau kebahagiaan yang dapat ia ingat terhadap Ibu nya agar Rudra bisa memaafkan kesalahan nya dan mau mengakui Ibu nya kembali.
Dan hari ini Putri mengajak Rudra untuk menemui Risma namun ia tidak memberitahu nya, ia hanya bilang kalau akan makan siang dengan Ibu nya yang Rudra pikir Ibu yang di maksud itu adalah Zahra. . .
Sesampai nya di restoran tersebut, Rudra hanya melihat Risma di sana dan bukan Zahra. langsung saja Rudra merasa sedang di permainkan oleh Putri dan Risma.
"kau tega membohongi ku seperti ini, kau pikir ini sebuah lelucon?" ucap nya.
"temuilah dulu dan semuanya akan baik-baik saja, bukan kah kau juga merindukan nya" lanjut Putri.
mereka pun duduk di kursi yang telah di sediakan dan Rudra duduk berhadapan dengan Risma namun ia tidak memandang nya, ia mengalihkan pandangan nya menunjukan kalau ia membenci nya walaupun sebenar nya ia sangat merindukan Ibu nya.
"terimakasih sudah mau menemui ku Rudra" ucap nya, namun Rudra tetap diam saja.
"katakan sesuatu Rudra jangan diam saja" ucap Putri memegang tangan suami nya yang sedang berlipat di atas meja. kemudian tiba-tiba saja seorang pencopet datang dan merampas paksa Tas milik Risma . Rudra pun tidak bisa tinggal diam melihat kejadian itu ia pun mengejar pencopet nya sampai ia mendapat kan nya kemudian menghajar nya. Lalu pencopet itu pun kabur dari sana dan Rudra kembali ke tempat tadi lalu mengembalikan Tas Risma tanpa memandang nya, kemudian pergi meninggalkan mereka. Putri pun menyusul nya sementara ia menyaran kan Risma untuk langsung pulang ke rumah dan hati-hati di jalan.
Putri mengikuti langkah Rudra dengan cepat dan langsung buru-buru masuk ke dalam mobil, melihat raut wajah Rudra yang sangat kesal membuat Putri tidak berani untuk mengatakan apa-apa ia hanya melirik Rudra sesekali.
__ADS_1
"ada apa terus-terusan melirik ku?" ucap Rudra dengan nada tinggi nya.
" kau menolong Ibu mu, itu membuktikan kalau kau sangat menyayangi nya " ucap nya.
"dengar!! aku akan melakukan hal yang sama jika itu terjadi kepada orang lain juga, kau mengerti?" lanjut nya kesal dan Putri terdiam.
Beberapa saat kemudian mereka pun sampai di rumah nya , Rudra melangkah dengan cepat ke dalam rumah dan menuju kamar nya. lalu duduk di lantai dengan menekuk lututnya dan menangis. Putri pun ikut masuk ke dalam kamar nya lalu ikut duduk di lantai bersama Rudra sambil merangkul Rudra dengan kedua tangan nya seperti anak kecil umur lima tahun. kemudian ia membaringkan Rudra ke pangkuan nya kini Putri sudah terbiasa dengan keadaan ini dan ia semakin mengerti bagaimana mengatasi sikap dan sifat suami nya. Kadang-kadang Rudra sangat egois dan tidak bisa bernada lembut saat bicara, kadang-kadang juga ia seperti anak kecil yang ingin di manja oleh Ibu nya.
"Rudra ku pikir cinta ku ini sudah cukup membuat mu bahagia, ku pikir cinta ku ini dapat mengobati luka lama mu, dan ku pikir cinta ku ini bisa membuat mu memaafkan Ibu mu" ucap nya sembari memainkan rambut suami nya.
"Bu Risma adalah mertua ku, tolong jangan meminta ku untuk membenci nya juga." kata nya ikut menangis.
"tidak akan, kau boleh menganggap nya Ibu dan bertemu dengan nya kapan pun kau mau" lanjut nya dan Putri pun berterimakasih.
sementara di tempat lain Risma sedang bertengkar hebat dengan Bara karena ia mengetahui kalau Risma menemui mereka lagi. . hingga akhir nya keributan mereka di dengar oleh Rasti dan tentu saja Rasti mendengar semua pembicaraan mereka, kini ia sudah mengetahui kalau Ibu tiri nya yang ia anggap sangat mulia ternyata adalah ibu kandung Rudra yang tega mengtelantarkan anak dan suami nya. Tiba-tiba saja Rasti masuk ke dalam kamar orang tua nya.
"ooohh ternyata benar mama adalah Ibu kandung Rudra yang selama ini lari bersama laki-laki kaya itu dan ia adalah ayah?" kata nya sangat marah kepada Risma.
__ADS_1
"Ras, dengarkan penjelasan mama dulu" ucap nya berusaha ingin menjelaskan nya kepada Rasti. Namun Rasti tidak bisa memaafkan kesalahan nya dan meminta Bara untuk segera menceraikan nya dan mengembalikan nya pada Rudra. Tetapi ayah nya tidak setuju akan hal itu karena ia sangat mencintai Risma, lalu Rasti mengancam akan bunuh diri jika ayah nya lebih memilih hidup bersama Risma di banding diri nya.
" Ayah harus mengerti, selama ini aku mendapat kasih sayang dari seorang Ibu pengganti, tetapi di sana ada seorang anak yang rindu akan Kasih sayang seorang ibu juga, aku tidak bisa merebut semua nya dari Rudra ayah, aku tidak bisa bahagia di atas penderitaan orang lain" kata nya ikut menangis lalu pergi meninggalkan mereka dan masuk kedalam kamar nya, Risma menyusul nya namun ia menutup pintu kamar lalu mengunci nya dari dalam.
"mama minta maaf Rasti" ucap nya menyesal.
satu minggu kemudian, Bara memberikan amplop yang berisikan surat perceraian dari pengadilan Agama untuk Risma. Risma pun menerima nya lalu mentanda tangani surat itu.
"selama ini aku sudah terlalu egois terhadap mu untuk kebahagian Rasti aku tega menjauhkan seorang Ibu dari anak nya, tolong maafkan aku" ucap nya sambil memeluk Risma.
"dalam hal ini kita sama-sama salah, jangan berbicara seperti itu" lanjut nya. Dan ia mengemasi barang-barang nya dan pergi hari itu juga dari Rumah Bara namun sebelum nya ia menemui Rasti untuk terakhir kali dan meminta maaf pada nya.
sebenarnya Risma ingin pulang ke rumah Rudra tapi ia takut kalau Rudra tidak akan mau menerima nya lalu ia terpaksa mencari kontrakan di sekitar rumah sakit tempat dimana ia bekerja.
ke esokan hari nya, Rasti menelpon Rudra dan meminta nya untuk bertemu sebenar nya Rudra tidak ingin bertemu dengan nya tetapi Rasti memberitahu Rudra kalau ada yang harus ia bicarakan. Meskipun Rudra sudah tau dengan apa yang ia ingin bicarakan namun ia tetap menemui nya karena menghargai status Rasti sebagai adik tiri nya.
Sesampai nya di tempat perjanjian itu Rasti meminta Rudra untuk duduk sementara sembari memesan makanan, kemudian ia memulai pembicaraan nya ia memberi tahu Rudra kalau ia sudah mengetahui kalau Ibu tiri nya adalah Ibu dari Rudra dan Rudra adalak kakak tiri nya. Rasti juga memberi tahu Rudra kalau mereka sudah bercerai demi diri nya agar Risma kembali pada Rudra dan memberi tahu kalau saat ini Risma sudah tidak tinggal dengan mereka lagi. Kemudian setelah itu Rasti mengutarakan isi hati nya kepada Rudra dan berharap Rudra akan mengerti dengan perasaan nya, Namun Rudra memberi tahu Rasti kalau ia sudah menikah dengan Putri dari satu tahun yang lalu dan meminta nya untuk membuang perasaan itu terhadap nya. Rasti benar-benar terkejut saat mengetahui nya, ia tidak menyangka mereka bisa menyembunyikan pernikahan nya selama itu.
__ADS_1