
Kini hari sudah sore dan mulai gelap..
Rudra dan Risma pun tiba di rumah bersamaan, kemudian Putri membukakan pintu untuk mereka lalu memintanya untuk langsung mandi agar bisa makan malam bersama setelah mereka melangkah masuk ke dalam rumah Rudra dan Risma dikejutkan oleh seseorang yang sedang duduk menonton TV di ruangan keluarga mereka sempat mengira kalau seseorang Angel itu adalah temannya Putri Angel pun melihat mereka lalu bangun dari tempat tidurnya kemudian menghampiri dan menyapa mereka Rudra yang saat itu berhadapan muka dengannya sempat mengatakan bahwa ia pernah bertemu dengan dirinya tapi ia lupa dimana pertama kali mereka ketemu setelah itu Angel pun memberitahu kepada Rudra kalau dirinyalah yang menyelamatkan ia sewaktu Angel kecopetan pada waktu itu kemudian kembali teringat akan kejadian itu dan Angel pun memperkenalkan dirinya sambil mengulurkan tangannya kepada Rudra dan Risma.
"maaf Mas perkenalkan namaku Angel" ucapnya.
"aku Rudra dan ini Ibuku Aku namanya Bu Risma..tetapi sedang apa kau disini?" lanjutnya.
"kebetulan Mbak Putri menawarkan saya untuk kerja sebagai pembantu di sini Mas" ucapnya.
"iya Rudra, lagi pula kan kita sekarang sudah tidak mempunyai pembantu dan aku kewalahan jika harus mengurus rumah dan Indah sendirian selain itu aku juga butuh teman ngobrol apa kau tidak keberatan" ucap Putri pada Rudra.
"tentu saja tidak sayang apapun yang menurutmu baik maka lakukanlah" kata Rudra dan Putri berterimakasih padanya. Angel yang melihat suasana keharmonisan itu membuat ia merasa iri dan pikirannya andai saja suaminya bisa seperti Rudra yang sangat sayang kepada istrinya tidak lama kemudian Rudra dan Risma pun pergi untuk mandi sementara cara Angel menyiapkan makanan yang telah Ia masak sejak tadi sore namun Putri tidak bisa membantunya saat itu karena ia harus menyuapi Indah, tidak lama kemudian setelah menyiapkan makanan diatas meja makan Angel pun kembali menemui Putri di ruangan tengah itu dan mengambil alih untuk menyuapi Indah sementara itu Putri pergi ke kamarnya untuk memanggil Rudra agar segera ke meja makan. lalu Putri pun membuka kamarnya namun ia belum juga keluar dari kamar mandi kemudian Putri melihat celana Rudra terletak pada tempat tidur ia merasa sangat heran karena tidak biasanya Rudra meletakkan pakaiannya sembarangan seperti itu namun Putri berpikir mungkin saja Ia lupa dan lelah sehingga iya melakukan itu namun saat ia mengambil celana itu dan akan menggantungnya tiba-tiba saja resi tanda transferan uang pun jatuh dari saku celananya Ia pun mengambil kertas kecil itu itu lalu membukanya ternyata isinya transferan uang sebesar 5 juta kepada rekening atas nama Rindu Maharani melihat tanda bukti transferan itu membuat Putri berpikir buruk tentang Rudra karena baru kali ini Rudra melakukan sebuah hal yang putri tidak tahu sama sekali akhirnya ia duduk di tepi ranjang dan menantikan Rudra keluar dari kamar mandi dengan rasa penasaran dan wajah lemasnya kemudian Rudra pun keluar dari sana dan langsung mengarah ke lemari bajunya untuk mengambil pakaian yang akan dikenakannya Putri yang saat itu masih duduk di tempat tidur berusaha terlihat tenang seperti biasanya sampai Rudra selesai memakai pakaiannya setelah itu ia akan bertanya mengenai resi tanda bukti transferan itu.
"ini maksudnya apa Rudra kau transfer uang sebanyak ini kepada rekening Rindu tanpa pengetahuanku" ucap Putri kesal.
"Rindu meminjam uang kepada ku Put karena iya sangat butuh sekali untuk dikirimkan pada Ibunya yang saat ini berada di kampung" kata Rudra.
__ADS_1
"walaupun begitu keadaannya tapi setidaknya kau bisa menghubungiku terlebih dahulu kan?aku berhak tahu atas itu Rudra" ucap Putri.
"kau istriku Putri kau memang berhak tahu atas semua yang aku lakukan tapi coba lihat ponselmu berkali-kali aku mencoba untuk menghubungi mu tapi kau tidak mengangkatnya lalu aku terpaksa mentransfer uang sebanyak itu tanpa sepengetahuan mu" kata Rudra lalu Putri pun mengambil ponselnya yang ia simpan ke dalam laci samping tempat tidurnya kemudian ia melihat panggilan tak terjawab sebanyak 15 kali dari Rudra.
"aku minta maaf Rudra aku berpikir kau menyembunyikannya dariku" ucap Putri merasa malu karena telah berprasangka buruk kepada Rudra.
"bukan salahmu,, aku yang harusnya minta maaf karena tidak memikirkan perasaan mu" kata Rudra lalu memeluknya setelah itu mereka berdua pun keluar dari kamarnya dan menuju meja makan sementara Angel pergi ke ke kamar Risma untuk memanggilnya agar segera ke ruangan meja makan. tidak lama kemudian Risma pun keluar dari kamarnya lalu mengarah ke sanasaat makan malam berlangsung Putri pun memberi tahu kepada Risma dan Rudra kalau besok keluarga dari ayah angkatnya beserta Mawar dan suaminya nya akan datang kerumah mereka untuk bersilaturahmi lalu Risma pun mengatakan kalau ia juga akan mengundang Rindu ke rumah supaya lebih ramai dan Putri pun tidak masalah akan hal itu lalu mereka pun melanjutkan makan malamnya.
setelah makan malam selesai, Risma kembali ke kamar untuk rebahan sementara Rudra dan Putri pun ikut masuk ke dalam kamar mereka beda halnya dengan Angel yang masih harus membersihkan meja makan dan menyelesaikan pekerjaannya yang lain.
"halllo Ayah, aku meneleponmu karena ingin mengajak kalian datang ke rumahku besok apakah Ayah dan yang lainnya bisa hadir?" ucap Putri.
"tentu saja kami akan hadir Put.. memangnya ada acara apa di rumah?" ucap jalal.
"hanya acara kumpulan keluarga saja Ayah" lanjut Putri dan setelah mengobrol lumayan lama Ia pun menutup teleponnya.
Rudra yang saat itu masih menggendong Indah pun langsung menghampiri Putri yang saat itu sejak duduk di atas tempat tidur mereka Ia pun ikut duduk di sampingnya dan sangat dekat sekali dengan Putri saat itu Putri merasa aneh dengan sikap Rudra yang seperti ingin dimanjakan olehnya kemudian Putri pun tersenyum sementara Rudra bingung kenapa iya tersenyum saat itu.
__ADS_1
"kenapa kau tersenyum seperti itu" ucap Rudra dengan nada tingginya.
"iiissshhh kau ini,,,,, tersenyum saja tidak boleh" kata Putri jutek.
"bukan itu maksudku kau boleh saja tersenyum tapi kenapa? apakah ada yang salah pada diriku?" ucap Rudra bingung.
"tidak aku hanya ingin tersenyum saja" lanjutnya.
"aku menginginkannya malam ini apa kau mau melayani ku?" kata Rudra yang membuat Putri tertawa terbahak-bahak.
"aku istrimu bukan pelayanmu" ucap Putri kembali mengejek lalu Rudra mulai malas untuk berbicara padanya.
"ya sudah kalau tidak mau bilang saja" kata Rudra kesal.
"bagaimana caranya kita bisa melakukannya malam ini jika kau saja masih menggendong Indah" kata Putri lalu Rudra pun pergi ke kamar Indah karena saat itu iya telah tertidur.
setelah iya keluar dari kamar Indah... Rudra pun kembali ke dalam kamarnya untuk menemui Putri setelah ia masuk kedalam kamarnya terlihat Putri sudah mengganti pakaiannya yang lebih terlihat transparan sehingga mengundang hasrat dan nafsu Rudra saat itu. Rudra begitu sangat bergairah saat melihat putri langsung saja ia mematikan lampu kamarnya dan hanya menyalakan lampu tidur kemudian mereka melakukan hubungan suami istri malam itu.
__ADS_1