Aku Pernah Hancur

Aku Pernah Hancur
Bab 74. hari pertama Putri bekerja di kantor Rudra.


__ADS_3

hari pun telah sore dan Rudra pun sampai di rumah Jalal dengan waktu yang bersamaan Jalal pun sampai di rumahnya kemudian mereka sama-sama turun dari mobilnya lalu Rudra mencium tangan ayah mertuanya Jalal merasa senang sekali karena menantunya datang ke rumahnya hari ini Jalal pun meminta Rudra untuk masuk ke dalam rumahnya Ia berpikir kalau Rudra ke sana sendirian namun ternyata setelah ia masuk kedalam rumah Ia pun terkejut melihat putri yang sedang mengobrol dengan Zahra dan Dewi.


" Putri sejak kapan kau di sini nak kenapa tidak mengabari ayah kalau kau ke rumah kalau tahu begitu kan ayah wah bisa minta ijin untuk pulang tadi" kata Jalal dan Putri bangun dari tempat duduknya lalu mencium tangan ayahnya.


"ceritanya sih tadi ingin memberi surprise sama semuanya tapi berhubung ayah sudah pergi ke kantor jadi di surprisenya batal deh" ucapnya tersenyum.


" ahahahah kau ini ada-ada saja Put" kata Jalal lalu ia pun pergi ke kamarnya untuk mengganti pakaiannya setelah itu ia kembali ke ruang keluarga untuk mengobrol dengan mereka di sana sementara Dewi berada di dapur dan membuatkan minuman untuk mereka semua.


sementara sore itu Risma juga baru pulang dari rumah sakit dan iya mencari putri namun tidak menemukan siapapun Ia pun teringat kalau tadi pagi Rudra mengantarkannya ke rumah orang tuanya rasa capek bercampur lelah ia menghembuskan nafas panjangnya lalu masuk ke dalam kamar untuk segera mandi dan terpaksa membuatkan makanan untuknya sendiri tidak lama kemudian Rudra dan Putri pun sampai di rumah ia membawakan manisan untuk ibunya. Risma pun menerima manisan itu dan iya menuangkannya pada mangkok Lalu makan bersama putri, Rudra sangat senang sekali melihat keharmonisan ibu dan istrinya ia sangat bersyukur mempunyai ibu yang baik seperti Risma dan istri yang sabar seperti putri sementara Putri mengerti dengan keadaan saat itu kalau Risma hanya berpura-pura baik padanya ketika berada didepan Rudra, Karena tidak ingin Rudra merasa curiga ia pun menerima sandiwara Ibu mertuanya itu.


" aku rindu Bu, sangat merindukan kasih sayang mu, maafkan aku yang belum bisa membuatmu bahagia" gumamnya.


keesokan harinya Rudra akan pergi ke kantor dan Putri mengantar Rudra sampai ke depan pintu rumah dengan membantu membawakan tas kerjanya. sementara Risma duduk di teras dengan ditemani oleh secangkir teh hangat beserta roti bakar yang dibaluti dengan selai Olay setelah Rudra pergi Putri pun menghampiri Risma dan duduk di kursi yang bersamaan.

__ADS_1


"bagaimana dengan tanganmu Bu apakah sudah sembuh atau masih terasa sakit?" ucapnya.


"sudah merasa baik sekarang dan mungkin besok Ibu akan mulai bekerja seperti biasanya" lanjut Risma kemudian Putri pun masuk ke dalam rumah untuk segera mandi karena hari ini ia bangun kesiangan dan oleh sebab itu juga Risma hanya sarapan dengan roti dan segelas teh hangat karena saya tidak sempat untuk memasak sementara Rudra ia akan sarapan di kantor saja.


beberapa lama kemudian Rudra pun sampai di kantornya saat ia memasuki ruangan Ia pun melihat satu amplop berwarna putih di atas mejanya Karena penasaran Ia pun membuka dan membacanya, isi dari kertas yang ada di dalam amplop itu di sana bertuliskan kalau asistennya mengundurkan diri dari pekerjaannya. Rudra merasap pusing karena tiba-tiba saja asisten nya mengundurkan diri sementara beberapa hari untuk ke depannya dia akan menghadiri meeting penting dan ia tidak akan mungkin melakukan meeting itu sendiri tanpa asistennya akhirnya ia pun berpikir untuk mengajak Putri bekerja sama dengannya dengan memposisikannya sebagai asisten pribadinya karena menurutnya putri adalah orang yang tepat untuk selalu menemani dia. namun saat ia mengatakan itu kepada putri dan di depan Risma Putri sempat terdiam dan memikirkannya sementara Risma langsung menolak perkataan Rudra.


"kalau Putri bekerja pasti ia akan merasakan kecapean menurut Ibu biarkan saja dia di rumah dan melaksanakan tugas nya sebagai istri dan menantu" ucap Risma membantah.


"iya Rudra sebaiknya kamu mencari orang lain untuk dijadikan asisten pribadimu" lanjut Putri.


"selamat bergabung di perusahaan kita sayang" ucap Rudra.


"iya sayang terima kasih ya sudah mempercayakan aku untuk menjadi asisten mu, aku berjanji akan bekerja sebaik mungkin demi perusahaan kita" lanjut Putri dan mereka pun memulai pekerjaannya.

__ADS_1


sepulang dari kantor Rudra mengajak Putri makan bakso di pinggir jalan, Rudra memang orang yang kaya raya tetapi hari ini ia lebih memilih untuk makan di sana dari pada di Restoran mewah,, karena ia sedang teringat akan masa-masa dulu ketika ayahnya masih hidup mereka sering sekali makan di pinggir jalan dan ia sangat merindukan nya.. beberapa saat kemudian Risma pun melewati jalanan itu lalu melihat mobil Rudra yang sedang parkir di pinggir jalan Ia pun turun dari mobilnya dan menghampiri mobil itu tidak lama kemudian Putri pun melihat Risma lalu memanggilnya ia mengajak Risma untuk makan bakso bersama Karena disana sedang ada Rudra Risma pun tidak dapat menolak ajakan Putri padahal iya sebenarnya tidak suka makan di pinggir jalan seperti itu.


"bagaimana kerjaanmu hari ini Bu? apa semuanya baik-baik saja?" ucap Putri.


"ya alhamdulillah lancar Put Lalu bagaimana hari pertamamu di kantor apa kau merasa lelah?" lanjutnya.


"tidak Bu, hari pertama ku sangat menyenangkan sekali meskipun banyak laporan yang harus kukerjakan tetapi tidak menjadi masalah" ucapnya sembari memakan bakso. setelah selesai memakan bakso mereka pun pulang ke rumah karena hari sudah mulai gelap dan hari itu terlihat mendung sekali sepertinya akan turun hujan.


sesampainya di rumah mereka pun langsung masuk ke kamar masing-masing untuk segera mandi, karena setelah seharian bekerja pasti berkeringat dan terasa lengket sekali di badan.. saat itu Rudra mengajak Putri untuk mandi bersamaan dan ia merasa lucu sekali mendengar perkataan Rudra.


"kenapa hari ini kau tiba-tiba ingin mandi bersama Rudra, kita bisa bercumbu setelah mandi kan?" ucap Putri tersenyum.


"benarkah kau mau melakukannya untuk ku?" lanjutnya.

__ADS_1


"tentu saja, kau kan suami ku ehheeheh" ucapnya lalu Rudra pun pergi untuk mandi...


__ADS_2