
Hari ini adalah hari ulang tahun Putri dan hari yang di tunggu-tunggu oleh Rudra namun ia belum membeli kuetar nya karena kemarin ia terlalu lama mengobrol dengan Fajar hingga malam. Dan terpaksa hari ini ia harus bangun lebih awal dan pergi ke toko kue, ia meminta Mawar untuk membari tahu Putri kalau ia sudah pergi ke kantor jika Putri bertanya nanti. Kemudian ia pun pergi ke sana, sesampai nya di sana Rudra langsung menemui Pemilik toko nya lalu meminta nya untuk memilihkan kue yang sangat enak dengan dekorasi yang sangat bagus. Kebetulan sekali Rasti yang hendak akan membeli kue pun melihat Rudra di sana lalu ia pun menghampiri nya dan bertanya.
"Rudra! sedang apa di sini?" ujar nya.
"menurut mu apa di tahun 2020 ada orang yang bermain bola di toko kue?" kawab nya ketus. Rasti pun terdiam dan melupakan pertanyaan nya yang itu dan mengalihkan pertanyaan tentang baju kemarin yang ada pada butik itu.
" apa kau yang membeli paksa baju yang telah di beli oleh ku di sebuah butik kemarin?" ucap nya lagi.
"ya" jawab nya singkat.
"untuk siapa?"
"itu bukan urusan mu dan diam lah, jangan mengganggu ku" kata nya, sebenarnya Rasti ingin mempertanyakan juga tentang pernikahan nya yang di beritahu oleh orang butik itu namun Rasti memilih diam karena tidak ingin membuat Rudra bertambah kesal pada nya, setelah kuetar nya pun selesai di bungkus ia pun membayar nya lalu pergi dari sana sementara Rasti masih menunggu pesanan nya. kemudian Rudra mengantarkan kuetar itu ke rumah nya dulu, di sana terlihat semua nya sudah di siap kan dan di rancang dengan sangat indah. "ku harap Putri menyukainya" gumamnya dan sebenar nya ia bisa saja menyuruh seseorang untuk membelikan nya kuetar tadi tetapi ia memilih untuk berjalan sendiri, setelah ia selesai merapikan kuetar nya di atas meja ia pun kembali ke rumah Mawar.
Sementara di sana terlihat Putri sudah bangun tidur tetapi ia tidak melihat Rudra di samping nya kemudian ia pun turun dari ranjang nya untuk segera mandi. setelah selesai mandi dan memakai baju Putri pun keluar dari kamar nya dan pergi ke arah dapur namun ia pun tidak menemukan siapapun lalu ia pergi keluar teras dan terlihat bi Inah sedang menyiram tanaman.
"maaf bi! kakak ke mana?" ucap nya.
"mungkin masih di kamar nya non" lanjut nya. Kemudian Putri pun kembali ke atas lantai dua menuju kamar Mawar di sana ia melihat Mawar tengah membereskan isi lemari nya lalu ia pun menghampiri nya.
"kak! kemana Rudra pergi, aku tidak melihat nya dari tadi" ucap nya.
__ADS_1
"ke kantor" balas nya.
"apa!!! sepagi ini?" kata nya.
"ada apa? kelihatan nya kau tidak bisa jauh dari nya" Mawar menggoda adik nya lalu Putri pun bertanya lagi kepada Mawar.
"kak! apa kau tidak ingat?" ucap nya dengan menghentikan tangan Mawar yang sedang merapihkan pakaian nya.
" tidak ingat apa?" kembali bertanya.
"tentang hari ini kak?" katanya lagi.
"apa-apaan ini! tidak ada satu orang pun yang mengingat kalau hari ini adalah hari ulang tahun ku, termasuk ayah dan yang lain nya semua nya terlalu sibuk dengan urusan mereka" gumam nya kesal dengan menggigit bibir nya sendiri.
Tidak lama kemudian Rudra pun sampai di rumah, ia pun langsung mencari Putri untuk segera bersiap-siap dan menyiapkan nya baju dress yang ia pilihkan kemarin untuk acara nya. Setelah Putri keluar dari kamar Mawar ia pun menuju kamar nya dan terlihat di sana Rudra sudah pulang dari kantor.
"bersiap-siaplah, kita akan pulang kembali ke rumah" sembari memberi nya baju drees tersebut.
"baiklah tetapi apa baju drees ini tidak terlalu mewah untuk di pakai bukan kah kita hanya akan pulang?" kata nya.
"diam lah dan lakukan saja apa yang ku minta"kata nya mulai kesal lalu Putri pun terdiam.
__ADS_1
"kanap kau diam?" ucap nya kasar.
"kau ini !!! jika aku senang kau marah, jika aku sedih kau marah, jika aku menangis kau marah lalu sekarang kau menyuruh ku diam dan aku menuruti nya kau tetap marah, apa ada satu hal dari yang tidak membuat mu marah? " lanjut Putri.
"aku salah maafkan aku" ucap nya. Kemudian Putri pun meminta ia untuk keluar sementara ia berganti pakaian nya.
Setelah beberapa saat kemudian Putri pun selesai memakai baju dan berdandan biasa saja saat ia keluar dari kamar nya terlihat Rudra sedang bersama seorang perempuan yang akan mendandani nya, Putri menolak namun Rudra memaksa nya terpaksa Putri harus menuruti nya " pulang ke rumah saja, sudah seperti orang yang akan pergi ke kondangan" gumam nya menghembuskan nafas panjang nya dengan kasar.
Beberapa saat kemudian ia pun selesai di make offer sementara Mawar sudah berangkat duluan ke sana untuk menerima tamu undangan dan kesibukan lain nya. Dan Rudra pun menyuruh Putri untuk segera masuk dalam mobik dan menaru koper dalam bagasi,kemudian mereka memulai perjalanan nya.
Sesampai nya di rumah, Putri bingung karena rumah nya begitu ramai banyak orang, karena penasaran ia pun langsung masuk ke dalam rumah dan begitu terkejut nya ia saat semua orang termasuk Jalal dan yang lain nya mengucapkan selamat ulang tahun untuk nya ia benar-benar tidak menyangka akan di beri kejutan seperti ini.
"Rudra mu lah yang menyiapkan semua ini nak, kau sangat beruntung mempunyai Suami seperti dia" ucap ayahnya. Tanpa menunggu lama ia pun berlari ke arah Rudra dah memeluk nya.
"terimakasih untuk hari kemarin dan haru ini Rudra" ucap Putri masih belum percaya Rudra bisa romantis seperti ini. Lalu mereka pun memulai acara nya dan kue pertama nya Putri berikan kepada Rudra kemudian menyuapi nya. Semua orang memberikan kado untuk nya tetapi Rudra belum memberikan nya. kini acara pun selesai para undangan pun telah bubar dan keluarga nya termasuk Mawar sudah pulang.
Rumah nya pun di bereskan oleh orang-orang bayaran nya sementara Putri masuk ke dalam kamar nya dan tidak lama kemudian Rudra menyusul. sesampai nya di kamar Putri, ia mengetuk pintu nya beberapa kali dan Putri yang baru saja selesai mandi langsung membuka pintu kamar nya dan meminta nya untuk masuk. Rudra memberikan kado yang telah ia siapkan kemarin pada Putri lalu ia pun membuka nya, Putri sangat terkejut saat membuka kado dan melihat isi nya adalah Baju yang ia inginkan dua hari yang lalu, Putri sangat senang lagi-lagi Rudra memberi kejutan yang tidak pernah ia duga.
"Terimakasih, aku sangat menyukai nya" ucap nya.
"sekali lagi selamat ulang tahun Put" lalu ia mencium kening nya untuk pertama kali.
__ADS_1