
beberapa saat kemudian Ia pun sampai di rumahnya lalu ia pun turun dari mobilnya sementara anaknya dijaga oleh salah satu polisi yang saat itu sedang bersamanya sementara beberapa polisi yang lain ikut dengannya untuk masuk ke dalam rumah dan berjaga di luar saat itu Rudra sengaja tidak masuk melewati pintu depan karena menurutnya memasuki pintu belakang itu akan lebih mudah bagi mereka.
sementara di dalam sana Rasti sudah menyiapkan alat suntik yang akan diberikannya kepada Putri..namun disaat ingin melakukannya tiba-tiba saja Rudra berada di belakangnya lalu memegang tangannya kemudian membuang alat suntik itu sementara polisi memegang tangan Rindu. namun Rudra sangat bingung ketika melihat wajah perempuan itu sebelumnya ia mengira kalau perempuan itu adalah Rasti tetapi wajah yang saat ini ia lihat bukanlah wajahnya Rasti namun itu semua tidak penting baginya mereka pun langsung membawa wa perempuan itu Dan Rindu ke kantor Polisi untuk dimintai keterangan dan Putri pun dimintai untuk ikut bersama mereka ketika keluar dari luar rumah Putri merasa sangat bahagia ketika melihat anaknya dan beberapa saat kemudian di waktu yang sama Angel pun tiba di sana dan langsung mengambil indah dari tangan polisi itu lalu memeluknya Ia pun mengatakan kepada putri akan mengambil indah dari mereka karena ia tidak ingin terjadi apa-apa lagi kepada anaknyadan ia berkata Indah akan lebih nyaman bersamanya dibandingkan tinggal bersama Rudra dan Putri. namun Putri tidak mau memberi Indah padanya karena ia sudah menganggapnya seperti anak kandungnya sendiri lalu ia pun berusaha mengambil indah dari tangan Angel tetapi tetap saja Angel tidak mau memberikannya padanya lalu polisi pun menengahi mereka dan mengatakan kalau Putri lah yang lebih berhak atas hak asuh indah karena ia mempunyai tanda bukti asuh yang di akui oleh Negara, dan saat itu Angel tidak bisa berkata apa-apa lagi lalu ia pun menyerahkan indah pada Putri namun Ia membuat perjanjian jika sekali lagi indah nyawanya terancam saat bersama mereka ia akan mengambilnya dan tidak peduli atas hak asuh kemudian Putri pun setuju untuk perjanjian itu lalu Angel pergi dari sana dan mereka melanjutkan perjalanan ke kantor polisi. namun saat sibuk memperhatikan Putri dan Angel membuat perempuan itu itu bisa lepas dari tangan Rudra dan ia berhasil kabur kemudian mereka mengejarnya dengan memakai mobil namun saat akan menahan perempuan itu tiba-tiba saja sebuah track menabraknya lalu Rudra menghentikan mobilnya dan turun untuk melihat kondisi perempuan itu. perempuan itu masih hidup lalu Rudra membawanya ke rumah sakit sementara pihak polisi melanjutkan perjalanan mereka dengan membawa wa Rindu. sesampainya di sana perempuan itu langsung ditangani oleh dokter dan beberapa suster di dalam ruangannya sementara mereka menunggu di luar ruangan, 2 jam kemudian perempuan itu pun tersadar dari komanya dan Rudra meminta izin kepada dokter untuk menemuinya lalu dokter pun mengijinkan nya.
setelah Rudra dan Putri masuk ke dalam ruangan perempuan itu pun menangis dan meminta maaf kepada mereka atas perbuatannya kemudian Rudra pun menanyakan tentang siapa dirinya karena sebelumnya ia tidak pernah melihatnya apalagi mempunyai masalah dengannya lalu perempuan itu pun mengatakan kalau dirinya adalah orang yang pernah dekat dengan mereka.
"bagaimana mungkin kau bisa dekat dengan keluarga aku sementara wajahmu saja aku tidak mengenalinya" ucap Rudra dengan nada tingginya namun Putri berusaha membuatnya tenang dan bisa berbicara dengan baik-baik.
__ADS_1
"Aku adalah orang yang sangat berdosa sekali terhadap kalian semua aku benar-benar minta maaf untuk semua hal bodoh yang pernah aku lakukan terutama untukmu Putri tolong maafkan aku" ucapnya.
"bagaimana bisa aku memaafkanmu sementara aku saja tidak mengenalimu" katanya.
"Aku adalah Rasti Putri, beberapa hari yang lalu saat kebakaran itu wajahku rusak dan aku melakukan sebuah operasi plastik sehingga wajahku bisa berubah dan kalian tidak bisa mengenalinya dan itu pun adalah keberuntungan bagiku karena kupikir dengan wajah baru ini aku bisa membalaskan dendamku terhadap kalian" kata Rasti tetap menangis menyesali perbuatannya sementara Rudra dan Putri masih tidak percaya atas pengakuannya itu dan Putri sangat marah terhadapnya saat itu tetapi tidak lama kemudian berarti merasakan sesak di dadanya dan ia pun menghembuskan nafas terakhirnya di sana Lalu Rudra pun berlari keluar ruangan dan memanggil dokter, setelah dokter memeriksa keadaannya Ia pun mengatakan kalau Rasti sudah meninggal dunia.
"innalillahiwainnailaihirojiun"ucap Rudra dan Putri bersamaan dan merekapun telah memaafkan atas semua kesalahan Rasti yang pernah dilakukannya kepada mereka. kemudian Rudra pun menelpon Risma dan memintanya untuk datang ke ruangan itu untuk melihat Rasti lalu tidak lama kemudian Risma pun sampai disana Dan ia pun menangisi kepergian Rasti karena biar bagaimanapun iyalah yang membesarkannya sedari kecil hingga ia besar.
__ADS_1
"Ibu telah gagal menjadi Ibu yang terbaik untuknya Rudra, Ibu sudah gagal mendidiknya menjadi orang yang berakhlak mulia" ucap Risma.
"Ibu sudah melakukan yang terbaik untuknya hanya saja iya yang tidak bisa mengubah dirinya menjadi orang yang lebih baik" lanjut Rudra.
lalu mereka pun bersiap-siap untuk membawa pulang jenazah Rasti ke rumahnya dan akan dimakamkan besok pagi. setelah sampai dirumah mereka pun langsung mengundang beberapa orang untuk mengaji di rumahnya.
keesokan harinya Rudra Putri dan Bisma pun mengantarkan jenazah Rasti ke tempat peristirahatan terakhirnya dengan di didampingi oleh orang yang cukup banyak termasuk keluarga dari Putri yang ikut hadir di sana. setelah selesai dimakamkan mereka pun kembali ke rumah sementara Risma masih merasa sedih akan kepergian Rasti sehingga ia pun mengurungkan diri di kamar sambil memandang foto Rasti yang saat itu dipegangnya tidak lama kemudian Putri pun menemuinya dan memintanya untuk sarapan karena dari pagi ia belum sempat makan namun Risma menolak dan meminta Putri untuk keluar dari kamarnya karena ia butuh waktu untuk sendiri agar bisa menenangkan pikirannya yang sedang sedih karena kehilangan Rasti. Putri pun tidak mau memaksanya ya pun membiarkan Risma sendirian di dalam kamar sementara itu ia kembali ke ruang tamu untuk menemui keluarganya namun saat berada di sana Rudra memintanya untuk membuatkan minuman untuk mereka semua namun mawar mengatakan kalau ia saja yang akan membuatkan mereka minuman lalu dia pun tersenyum kepadanya.
__ADS_1
"Lalu bagaimana dengan rindu yang sudah dibawa di kantor polisi apa kau akan ke sana untuk melihatnya" ucap Jalal Ayah mertuanya.
"iya Ayah sore nanti aku akan pergi ke kantor polisi" lanjut Rudra.