
sore itu Rudra pun sampai di kantor polisi Ia pun menanyakan bagaimana kelanjutan hukuman kepada rindu lalu pihak polisi mengatakan kepadanya ia akan dipenjarakan selama 10 tahun atas tindakan kejahatan dengan kesengajaan atau yang sudah direncanakan terhadap Putr.
setelah itu Rudra pun menemuinya di dalam ruang penjara disana terlihat Rindu sangat menyesal dan berulang-ulang kali meminta maaf kepada Rudra namun Rudra tidak bisa memaafkannya begitu saja karena tindakannya itu itu bisa saja merenggut nyawa Putri orang yang benar-benar ia cintai selain Ibunya.
setelah menemui rindu Rudra pun pulang kembali ke rumahnya dan sesampainya di rumah Putri langsung memintanya untuk makan malam bersama karena ia baru saja selesai memasak. kemudian Putri pun pergi ke kamar Risma untuk memanggilnya dan memintanya agar segera menemui mereka di meja makan dan Risma pun keluar dari kamarnya setelah dari tadi siang mengurung diri kamar.
"bagaimana kasus Rindu Rudra? apakah dia akan dihukum seberat-beratnya"ucap Risma bertanya kepada Rudra.
"dia akan diberi hukuman selama 10 tahun di penjara Bu" lanjut Rudra.
"Ibu menyesal karena sudah terlalu percaya padanya, Ibu pikir dia adalah seorang perempuan yang benar-benar berhati mulia ternyata selama ini Ibu telah salah menilainya ..tolong maafkan Ibu Rudra Putri" ucap Risma menyesal.
"tidak perlu meminta maaf seperti itu Bu karena kau tidak salah dalam hal ini" kata Putri lalu mereka pun melanjutkan makan malamnya.
__ADS_1
setelah selesai makan malam bersama Rudra pun mengajak Putri untuk mengobrol di kehidupan teras rumah, Putri pun terkejut karena tumben sekali Rudra mengajaknya mengobrol berduaan saja seperti sekarang ini, sementara seperti hari-hari biasanya Rudra selalu sibuk dengan laptopnya kalau tidak pasti bermain dengan anaknya indah lalu Putri pun menyusul Rudra yang sudah lebih dulu berjalan menuju teras depan.
"ada apa Rudra tidak biasanya kau mengajakku duduk berduaan di depan rumah seperti ini" ucap Putri.
"memangnya kenapa apa kau keberatan karena aku mengajak kau untuk duduk berdua saja denganku?" kata Rudra.
"tidak begitu maksudku Rudra, biasanya kan kalau kau ingin mengajakku mengobrol pasti di dalam kamar" kata Rudra.
"Aku hanya ingin mengajakmu untuk melihat bintang di atas sana Put,, kurasa penderitaan mu akan cukup sampai disini setelah kepergian Rasti dari kehidupan kita untuk selama-lamanya" katanya sambil melirik ke arah Putri.
satu jam kemudian, setelah puas mengobrol Rudra pun mengajak Putri untuk segera beristirahat Karena besok dia harus mulai bekerja kembali seperti hari biasa lalu ia pun memegang tangan putri dan membangunkannya dari kursi itu. tetapi dengan manjanya Putri tidak mau berjalan sendiri akhirnya Rudra pun terpaksa menggendong badannya yang sudah mulai membengkak itu tentu saja karena iya akhir-akhir ini sering makan malam dan ngemil tengah malam jadi berat badannya mencapai hampir 60 kg.
sehingga Rudra sampai menghembuskan nafas panjangnya ketika saat mengangkat Putri dengan kedua tangannya dan sesampainya di dalam kamar Ia pun sedikit membanting badan Putri yang tampak sengajaan nya itu sehingga Putri sedikit merasa sakit pada bagian pinggangnya namun mereka sama-sama tertawa terbahak-bahak karena terlihat lucu dan romantis sekali. dengan paras Putri yang semakin lama semakin cantik membuat Rudra semakin tidak bisa jauh darinya dan untuk sedetikpun melupakan wajah manisnya itu dan malam itu ia pun meminta Putri untuk melayaninya karena iya sudah lama tidak melakukan itu bersama dengannya dan tentu saja Putri tidak menolaknya karena ia pun sangat menginginkan hal itu juga terjadi pada malam itu.
__ADS_1
keesokan harinya Putri membangunkan Rudra untuk salat subuh berjamaah pun terbangun dan beberapa menit kemudian mereka melakukan salat subuh berjamaah.
setelah selesai salat Putri pun keluar dari kamarnya dan menuju dapur untuk membuatkan sarapan sementara Rudra langsung mengarah ke ke kamar mandi untuk segera mandi dan bersiap-siap karena ia tidak ingin hari ini telat ke kantor. tidak lama kemudian Risma dan Rudra pun keluar dari kamarnya masing-masing dan langsung menuju meja makan yang kebetulan sekali Putri sudah selesai memasak dan sudah menyiapkan makanan diatas meja makan Ia pun melihat Risma dan Rudra kemudian memintanya untuk segera duduk dan sarapan bersama.
sementara jam dinding menunjukkan jam 6.30 Putri pun meminta mereka untuk segera menyelesaikan sarapannya karena takut mereka akan kesiangan. tidak lama kemudian mereka pun selesai makan dan Putri berjalan mengarah ke kamar untuk mengambil tas kerja milik Rudra dan mereka pun bersiap untuk berangkat.
"apa Ibu mau berangkat kerja satu mobil denganku" ucap Rudra menawarkan diri.
"tidak Rudra hari ini ibu akan membawa mobil sendiri karena sepertinya hari ini ibu akan lembur dan pulang besok pagi" lanjut Risma.
"Baiklah Bu jaga kesehatanmu dan hati-hati di jalan" kata Rudra dan mereka pun masuk ke mobil masing-masing.
sesampainya di kantor Rudra melakukan pemilihan karyawan baru untuk menjadi asisten pribadinya ia sengaja tidak mencari orang dari luar kantor karena ia takut hal-hal yang terjadi kemarin terjadi lagi kedepannya oleh sebab itu ia lebih baik memilih karyawan yang sudah ia kenal atau bekerja lama di kantornya.
__ADS_1
setelah selesai melakukan pemilihan asisten baru untuknya Ia pun mendapatkan seseorang yang bekerja benar-benar tulus untuk kesuksesan kantornya tak lain adalah orang yang ia percaya untuk memegang keuangan di kantor itu.
sementara siang hari itu Mawar berkunjung ke rumah Putri karena iya tahu sekarang Putri sendiri di rumahnya tanpa ada siapapun yang menemaninya. setelah mawar sampai di sana dan Putri membukakan pintu untuknya mereka langsung berpelukan dan Putri merasa senang sekali karena mawar menyempatkan waktunya untuk berkunjung ke rumahnya ia pun meminta mawar untuk masuk dan dan mempersilahkan nya duduk di ruang tamu sementara ia pergi ke dapur untuk membuatkan nya minuman tidak lama kemudian Ia pun kembali dari sana dan membawa segelas orange jus di tangannya kemudian diletakkannya di atas meja itu lalu ia pun duduk di samping mawar dan menanyakan bagaimana kabarnya dan kabar semua orang di rumahnya lalu mawar pun mengatakan semuanya baik-baik saja dan ia sekarang sedang merasakan kebahagiaan dari hubungan pernikahannya dengan Fajar langsung saja Putri memahami maksudnya itu karena sekarang kakaknya sedang mengandung dan usia kandungannya sudah memasuki 1 bulan Putri pun mengusap-ngusap perut kakaknya itu Dan berharap semoga Ia pun bisa segera diberi keturunan. saat sedang mengobrol dengan mawar Putri pun melirik ke arah dinding dan melihat jam disana menunjukkan jam 10 dan sebentar lagi waktunya jam makan siang Ia pun mengajak mawar untuk memasak bersama nya karena sudah lama sekali mereka tidak melakukan hal itu bersama-sama dan tentu saja mawar tidak menolaknya malah ia merasa sangat senang sekali bisa menghabiskan waktunya bersama putri seharian itu.