
8 bulan kemudian, hari ini perut Ratu terasa sangat sakit sekali mungkin ia akan segera melahirkan,, karena panik Galang pun membawa ia ke sebuah rumah sakit dan ditangani langsung oleh dokter Risma yang tak lain adalah ibunya Rudra hasil USG waktu itu ternyata benar kalau ia melahirkan anak kembar perempuan dan laki-laki setelah iya membersihkan kedua bayinya lalu diserahkan kepada Ratu yang saat itu masih terbaring di tempat tidurnya beberapa saat kemudian Jalal dan yang lain pun sampai di sana mereka merasa sangat bahagia sekali bisa melihat cucu pertama mereka sementara Risma sangat iri melihat kebahagiaan mereka hari itu. tidak lama kemudian Galang pun mengadzanin kedua bayi nya.
"apa kalian sudah menyiapkan nama untuk si kembar?" tanya Risma kepada Galang dan Ratu.
"kalau masalah nama aku serahkan pada Galang saja dokter Risma" kata Ratu.
"aku akan memberikan mereka nama Rama dan Shinta, agar kelak menjadi seseorang yang punya jiwa perduli..lemah lembut..dan pembela kebenaran" kata Galang.
"waaaow namanya indah sekali, selamat yah untuk kalian berdua semoga kalian bisa menjadi orang tua yang baik untuk anak-anak kalian nanti" ucap Risma lalu keluar dari ruangan itu dan memberikan waktu pada keluarga mereka untuk mengobrol.
beberapa saat kemudian Rudra dan Putri pun sampai di sana mereka sengaja pulang cepat dari biasanya karena ingin menengok Ratu dan melihat ponakan pertamanya.. mereka pun langsung memasuki ruangan Ratu kemudian Ia pun menggendong salah satu keponakannya.
" doain aku yah kak, semoga aku bisa segera hamil" ucap Putri sangat berharap.
"kakak selalu mendoakanmu Put kau yang sabar yah" lanjutnya.
hari pun sudah mulai sore Putri dan Rudra berpamitan untuk segera pulang sementara Risma akan menyusul mereka nanti karena ia masih menangani satu pasien lagi. sesampainya mereka di rumah Putri pun mengajak Rudra untuk mengobrol di dalam kamar ia memberitahu Rudra kalau ia ingin mengadopsi anak yang berusia 1 bulan di panti asuhan untuk memancing kehamilannya,, Rudra sempat heran mengapa ia ingin mengadopsi seorang anak namun Putri mengatakan kalau ia kasihan melihat Risma yang selama ini merindukan suara tangisan bayi di rumahnya.
"mungkin saja jika kita mengadopsi anak maka aku akan bisa segera hamil dan melahirkan anak kita sendiri" ucap Putri.
"ide yang bagus sayang, tetapi ada baiknya kita memberi tahu kan kepada ibu juga apakah iya setuju atau tidak" lanjut Rudra.
__ADS_1
tidak lama kemudian Risma pun sampai di rumahnya dan langsung masuk ke dalam kamar untuk segera mandi setelah itu Rudra pun mengajaknya untuk mengobrol di ruang tamu bersama putri ia memberitahukan kepada Risma tentang rencana mereka .
"Ibu sangat setuju dengan rencana kalian tapi siapa yang mengurusnya nanti sementara saat ini Putri sudah bekerja di kantor mu Rudra" ucap Risma.
"tidak apa-apa Bu, aku akan berhenti bekerja dan lagi pula kan Rudra bisa mencari assistant baru untuk nya" kata Putri.
"Baiklah terserah kalian saja semoga ini menjadi awal yang baik untuk kita semua" ucap Risma.
" Amin" lanjut Rudra.
setelah selesai mengobrol Putri pun mengajak mereka untuk segera makan malam. sementara di rumah sakit Ratu harus berada di sana dalam beberapa hari sementara Jalal dan Zahra bergantian untuk menemaninya di sana karena Galang tidak bisa selalu berada di sana.
"Nak.. sampai saat ini Putri kan belum bisa memberikan anak kepada Rudra bagaimana jika ia mengadopsi salah satu anak kalian saja untuk dijadikan pancingan dan setelah ia bisa hamil kau bisa mengambil anakmu kembali" ucap Jalal.
"tapi ini kan hanya untuk sementara nak" lanjutnya.
"sudahlah ayah, kalau Ratu tidak mau jangan dipaksa" kata Zahra dan Jalal pun terdiam.
keesokan harinya, Rudra izin tidak masuk kantor hari ini karena ia akan pergi bersama putri ke salah satu panti asuhan dan menemui orang yang mengurus panti asuhan yang bernama Elsa tersebut. Elsa memberikan anak yang berusia satu bulan kepada putra dan putri lalu saat itu mereka menamai gadis kecil itu dengan nama 'Indah'.
"selamat yah.. kini ibu dan bapak menjadi orang tua baru untuk Indah, titip Indah yah Pak,Bu" ucap Elsa.
__ADS_1
"baik bu Elsa terima kasih sudah mempercayakan Indah kepada kami, kami berjanji akan merawat dia seperti anak kandung kami sendiri" lanjut Putri lalu mereka pamit pada Elsa.
tidak lama kemudian mereka pun sampai di rumah dan disambut hangat oleh Risma ia terlihat sangat senang sekali karena hari ini ia bisa menimang seorang cucu meskipun itu itu bukan anak kandung Rudra dan Putri. kebahagiaannya kini terlihat sangat jelas terpancar dari raut wajah Risma ia seolah tidak ingin melepaskan indah dari gendongannya sehingga Putri dan Rudra pun mengalah untuk tidak mengambil Indah darinya.
"terimakasih ya Rudra,Putri karena kalian sudah memberikan seorang cucu yang sangat cantik sekali untuk ibu" ucapnya tersenyum.
"sama-sama Bu, sudah seharusnya kami memberikan cucu kepada Ibu" kata Putri.
jarum jam menunjukkan jam 8 malam dan Putri pergi ke kamar Risma untuk mengambil indah karena harus segera ditidurkan. lalu Risma pun memberikannya kepada Putri dan ia pun juga harus beristirahat karena besok harus kerja lagi seperti biasanya kini kebahagiaan Putri dan Rudra lengkap sudah dengan kehadiran indah di tengah-tengah kehidupan mereka. suatu hari kemudian saat Risma hendak pergi bekerja tiba-tiba saja mobilnya mogok di pinggir jalan Ia pun turun dari mobilnya dan memeriksa mesinnya namun ia tidak mengerti bagaimana caranya memperbaikinya. Risma pun menelepon langganan bengkelnya untuk pergi ke sana namun saat itu susah sekali untuk mendapatkan jaringan Ia pun berjalan menyeberangi jalanan mencari-cari letak jaringan namun saat menyeberangi tiba-tiba saja ada sebuah motor yang berlari sangat kencang sekali sehingga ia hampir tertabrak Untung saja saat itu ada seseorang yang melihatnya lalu mendorongnya sehingga ia terlentang di pinggir jalan. seseorang itu ternyata ia adalah Rindu yang dulu pernah menyelamatkan Fajar.. Risma sangat berterima kasih padanya karena Rindu telah menyelamatkan nyawanya hari itu.
" terima kasih nak, kau sudah menyelamatkanku" kata Risma.
"sama-sama Bu, sudah menjadi kewajiban kita untuk saling tolong-menolong" ucap Rindu.
" kau akan pergi kemana? kelihatannya kau baru saja dari kampung" lanjutnya.
" iya bu saya ke Jakarta ingin mencari pekerjaan" ucapnya.
" kebetulan sekali, anakku sedang membutuhkan seorang asisten pribadi untuk di kantornya apakah kau bisa bekerja di kantor? ucapnya.
"saya hanya lulusan SMA Bu, bagaimana mungkin saya bisa bekerja di kantor apalagi sebagai asisten pribadi" kata Rindu.
__ADS_1
namun Risma meyakininya kalau ia pasti bisa bekerja di kantor jika ia mau belajar terlebih dahulu karena Rindu berpikir mencari pekerjaan di Jakarta itu sangat susah Ia pun menerima tawaran dari Risma. lalu hari ini Risma tidak jadi pergi bekerja dan ia mengajak Rindu ke rumahnya dan diperkenalkan kepada Putri dan Rudra.
hai guys terima kasih ya sudah menemani novel ku sejauh ini jangan lupa menunggu episode selanjutnya.. jangan lupa like and commentnya ya bye bye.