
tidak lama kemudian Rudra dan Putri pun sampai dirumah dengan pakaian yang sedikit basah karena hujan tadi,, mereka pun turun dari mobilnya lalu mengetuk pintu kemudian Risma membukanya dan langsung meminta mereka untuk segera naik ke kamarnya untuk mengganti baju agar tidak masuk angin. setelah Rudra dan Putri mengganti pakaian mereka pun langsung naik ke tempat tidur untuk beristirahat setelah beberapa menit memejamkan mata tiba-tiba saja Rudra merasa tempat tidurnya goyang dan sempat Ia berpikir kalau saat itu sedang terjadi gempa namun setelah ia membuka matanya ternyata Putri yang sedang menggigil di balik selimut tebal yang iya pakai itu, Rudra pun mencoba untuk membangunkannya dan Putri pun terbangun kemudian Rudra memegang badannya yang sudah terasa panas itu.
"sepertinya kau demam sayang gara-gara terkena air hujan tadi" ucap Rudra lalu ia pun pergi ke dapur untuk memanaskan air untuk mengompres Putri. dan setelah airnya mendidih Ia pun mengangkatnya dari panci lalu menuangkan ke wadah yang agak besar lalu ia kembali ke kamar kemudian mengompresnya.
"harusnya kau tidak perlu repot-repot Rudra besok juga akan sembuh sendiri" ucap Putri.
"diamlah !! dan jangan banyak bicara" ucap Rudra khawatir melihat putri yang terbaring lemas. kemudian Putri pun kembali tertidur sementara Rudra tidak tidur karena menemaninya dan duduk di kursi samping tempat tidurnya hingga pagi.
keesokan harinya Putri pun terbangun dari tidurnya dan ia merasa kain basah masih menempel di keningnya Ia pun meraba Rudra disampingnya namun ia tidak merasakan ada Rudra di sana ia pun membuka matanya pelan-pelan dan melirik ke arah samping tempat tidurnya ternyata Rudra sedang duduk tertidur di kursi, lalu iapun membangunkannya dan memintanya untuk pindah dan tidur diatas tempat tidur sementara ia menghubungi Rindu dan mengatakan padanya kalau hari ini Rudra tidak masuk kerja. Akibat semalaman iya sudah dikompres oleh Rudra, ia pun merasa lebih baik dari semalam lalu ia pun turun dari tempat tidurnya dan pergi untuk mandi setelah itu Putri pergi ke dapur untuk membuatkan sarapan dan bubur untuk Rudra.
setelah Putri selesai memasak iya pun menyiapkannya di atas meja makan dan saat itu kebetulan sekali Risma baru saja keluar dari kamarnya dan akan segera pergi bekerja kemudian Putri menghampiri Risma dan memintanya untuk sarapan terlebih dahulu lalu iapun langsung menuju meja makan dan bersiap untuk sarapan berdua saja dengan Putri.
"kemana Rudra? memangnya dia tidak berangkat kerja hari ini" ucap Risma.
__ADS_1
"Rudra masih tidur Bu dan aku tidak tega untuk membangunkannya karena semalam badanku terasa panas sekali dan ia tidak tidur karena mengurus ku semalaman" ucap Putri dan mereka pun melanjutkan sarapannya. tidak lama kemudian setelah mereka selesai makan Risma pun berpamitan kepada Putri dan ia pun berangkat kerja sementara Putri melanjutkan pekerjaan rumahnya sebelum Indah bangun.
beberapa jam kemudian Rudra akhirnya terbangun dari tidurnya dan ia langsung keluar dari kamarnya untuk mencari putri,, Rudra pun turun dari tangga sembari memanggil-manggil nama Putri namun tidak ada jawaban darinya akhirnya ia pun berjalan mengarah ke teras depan rumah terlihat disana Putri sedang menyirami tanaman lalu Rudra pun menghampirinya dan langsung memeluknya dari belakang sehingga membuat Putri sangat kaget saat itu.
"apa kau sudah lebih baik sayang?" ucap Rudra dengan manjanya.
"sudah sayang,, terima kasih yah karena semalaman kau sudah merawatku" ucap Putri. dan tidak lama kemudian tiba-tiba saja sebuah mobil terparkir di depan rumah mereka dan Rudra pun mengenal mobil itu adalah mobil fasilitas dari kantor yang diberikan kepada Rindu untuk bekerja lalu Rindu pun turun dari mobilnya dan menghampiri mereka yang masih berdiri di teras rumah Ia pun mengucap salam lalu Putri mempersilahkannya masuk dan duduk di ruang tamu.
"saya khawatir pada bapak karena tadi pagi Mbak Putri mengatakan kalau bapak tidak masuk kerja,, apa bapak sedang sakit?" ucap Rindu.
"dengar!! saya sakit atau tidak bukan urusan mu kenapa kau harus sekhawatir itu,,kau kan hanya karyawan ku" kata Rudra yang tidak suka dengan perhatian dari Rindu.
"justru karena saya karyawan Bapak makanya saya peduli pada kesehatan bapak" lanjut Rindu beralasan.
__ADS_1
"sudahlah Rudra, dia kan kesini dengan maksud yang baik kenapa kau harus marah seperti itu?" kata Putri menyela lalu ia pun pergi ke dapur untuk membuatkan nya minuman sementara Rudra pergi ke kamar Indah dan membiarkan ia duduk sendirian. rupanya Indah sudah terbangun dari tidurnya kemudian Rudra pun langsung memandikannya setelah itu ia turun ke bawah untuk menemui mereka kembali. tidak lama kemudian Rindu pun berpamitan kepada Rudra dan Putri karena ia harus kembali ke kantor untuk menghadiri sebuah rapat penting mewakili Rudra. setelah Rindu pergi dari sana Putri pun meminta Rudra untuk makan siang karena ia belum sempat makan dari tadi pagi. sementara Putri mengambil Indah dari tangan Rudra lalu menyuapinya di halaman rumah di bawah pohonan rindang yang terasa sangat sejuk sekali. setelah Rudra selesai makan Ia pun baru teringat akan motor yang dititipkan nya ke pemilik warung kopi di pinggir jalan semalam iya pun langsung ke sana untuk mengambil motor dengan memakai taxi.
"kau akan pergi kemana Rudra kenapa terlihat sangat buru-buru sekali" ucap Putri.
" aku baru ingat sayang kalau semalam aku mengatakan kepada pemilik warung itu akan mengambil motornya hari ini" kata Rudra.
"baiklah sayang hati-hati dijalan yah" lanjut Putri lalu Rudra pun pergi.
tidak lama kemudian Rudra pun sampai di sana ia pun berterima kasih kepada pemilik warung itu lalu berpamitan untuk segera pulang dan sesampainya di rumah Putri meminta Rudra untuk tidur siang.
hari pun telah sore dan sebentar lagi akan gelap, Putri pun mengangkat jemuran dari luar rumah lalu membawanya masuk kemudian ia menyetrika dan merapikannya. tidak lama kemudian terdengar suara ketukan pintu dari luar Putri pun langsung pergi membukakan pintu untuk Risma yang baru saja sampai di rumah iya pun mencium tangan ibunya lalu Risma pergi ke kamarnya untuk mandi sementara Putri melanjutkan pekerjaannya setelah itu ia pergi ke dapur untuk memasak kemudian menyiapkan makan malam untuk mereka. beberapa saat kemudian ponsel Putri pun berbunyi setelah yang melihatnya ternyata Mawar lah yang menelepon dirinya ia mengatakan kalau besok dia sudah kembali ke Jakarta dan membawakan mereka oleh-oleh dari kampung. Mendengar ucapan mawar tersebut Putri pun berniat untuk pergi ke pasar besok karena ia ingin memasak banyak untuk menyambut Mawar dan Fajar..setelah itu Putri pergi memanggil Risma dan Rudra untuk segera makan malam sebelum makanannya dingin.
hai guys jangan lupa like and comment nya ya terus tunggu kelanjutan ceritanya di episode episode selanjutnya see you next time..
__ADS_1