Aku Pernah Hancur

Aku Pernah Hancur
Bab 85. Kemesraan Rudra dan Putri.


__ADS_3

suasana indah tadi malam pun kini telah berakhir karena hari mulai terang, pagi menjemput sang Fajar beserta suara ayam jantan yang berkokok di sekitar rumahnya membuat Putri terbangun dari tidurnya dan iya membuka matanya pelan-pelan sesekali ia melirik kearah Rudra namun saat itu Rudra terlihat masih tidur dan lelah sekali karena terlalu lama bermain tadi malam iya pun tersenyum saat melihat wajah Rudra yang sangat tampan meskipun ia masih tertidur. Putri masih sempatnya membelai rambut Rudra padahal pagi itu iya harus pergi ke pasar untuk membelikan bahan-bahan yang akan ia masak untuk menyambut keluarganya iya pun berusaha bangun dari kemalasan nya lalu pergi ke kamar mandi untuk segera membersihkan badannya Lalu setelah itu iya turun ke bawah dan menemui Angel di sana. namun setelah Putri mencari-cari keberadaan Angel serta memanggilnya namun tidak ada jawaban sama sekali darinya kemudian ia pergi ke teras depan rumah dan disana terlihat Risma sedang duduk meminum secangkir teh disertai dengan roti bakar di atas meja kecil itu. Putri pun menghampirinya lalu menanyakan dimana keberadaan Angel lalu Risma mengatakan padanya kalau pagi-pagi sekali Angel sudah pergi ke pasar dengan seorang diri sementara itu ia pun sudah menyiapkan sarapan untuk mereka di meja makan serta seluruh isi rumah sudah dibersihkan nya.


setelah itu Putri pun kembali ke kamar untuk membangunkan Rudra, seperti biasa jika hari libur Rudra sangat susah untuk dibangunkan padahal Putri sudah menggoyang-goyangkan badannya agar segera bangun tetapi tetap saja ia tidak mau bangun lalu Putri pun mengganggunya dengan mengecup bibirnya berulang-ulang kali namun meskipun iya melakukan itu Rudra tetap saja tidak mau bangun,, rupanya saat itu ia hanya sedang berpura-pura tidur dan mengelabui Putri karena kesal Putri pun menarik hidungnya dengan sangat kencang sampai memerah sekali akhirnya Rudra pun terbangun dari tidurnya karena tidak bisa menahan rasa sakit itu kemudian Ia pun merangkul Putri dengan cepat dalam pelukannya dan kembali mencium b***rnya.


"apa yang kau lakukan Rudra ini sudah pagi apa kamu merasa kurang dengan permainan semalam?" ucap Putri menggoda.


"masih kurang sayang dan rasanya aku ingin mengulangnya kembali namun apalah daya aku sudah terlalu capek untuk melakukannya akhirnya aku tertidur" kata Rudra sambil mencubit pipi Putri dengan kedua tangannya.


"masih ada malam-malam selanjutnya sayang tenang saja" ucapannya kian membuat hasrat Rudra kembali berkumpul namun sebelum rangsangan itu terjadi Putri pun cepat turun dari tempat tidurnya lalu keluar dari kamarnya sambil berteriak kepada Rudra untuk segera mandi kemudian turun ke bawah untuk sarapan bersama-sama. saat Putri turun ke lantai bawah iya pun melihat Angel yang baru saja pulang dari pasar dengan membawa dua plastik besar yang ditentengnya lalu ia pun pergi ke dapur untuk meletakkan belanjaannya itu kemudian Putri menghampiri Angel dan memintanya untuk sarapan bersama namun Angel berkata kalau ia sudah makan nasi uduk di pasar.


tidak lama kemudian Risma pun ikut masuk ke dalam rumah seusai memakan roti bakar dan meminum segelas teh di teras depan tadi Putri pun menawarkannya untuk sarapan bersama namun ia berkata kalau dirinya sudah kenyang dengan memakan roti bakar saja lalu Putri pun terpaksa menunggu Rudra untuk sarapan berdua. kemudian Putri pergi ke kamar Indah untuk membangunkannya Lalu memandikannya setelah itu ia akan menyuapinya, namun saat akan melangkah pergi ke kamar Indah tiba-tiba saja Rudra sudah berada di sana Lalu Angel pun menawarkan diri untuk menangani Indah sementara mereka harus sarapan terlebih dahulu.

__ADS_1


beberapa saat kemudian setelah mereka selesai sarapan Rudra pun pergi untuk menggantikan Angel bermain dengan Indah sementara Putri membereskan meja makan. saat Angel kembali ke dapur Ia pun melarang Putri untuk melakukan kan semua itu karena memang saat ini semuanya adalah tugasnya.


"tidak apa-apa Angel biarkan aku membantumu" ucap Putri menawarkan diri.


"tetapi aku pembantu di sini Mbak, aku tidak enak hati jika mbak sampai membantu ku" ucap Angel namun Putri tetap saja ingin membantunya agar semuanya cepat terselesaikan sementara sebentar lagi sudah mulai siang dan mereka harus segera memasak untuk menyambut keluarganya yang akan datang dalam beberapa jam lagi.


Putri membantu Angel dari memotong sayur mencuci sayurannya sampai memasaknya ia selalu mendampingi Angel karena menurutnya masakan Angel tidak kalah enak dengan masakannya Ia pun ingin belajar banyak dari angel sementara Angel tidak masalah dengan hal itu malahan Ia sangat senang jika iya diperlakukan sangat baik di rumah Putri.


"masakanmu sangat enak Angel apa kau merasa tidak nyaman jika aku tetap berada di sini" ucap Putri.


"aku tidak berbohong,, kau memang pandai dalam memasak aku jadi ingin belajar banyak padamu" ucapnya.

__ADS_1


"boleh saja Mbak" ucapnya tersenyum lalu mereka pun melanjutkan masakannya dan setelah beberapa lama kemudian masakan mereka pun sudah matang semua tinggal tunggu kedatangan keluarganya sebentar lagi. tidak lama kemudian Rudra memanggil Putri dan ia memintanya untuk memegang Indah sebentar karena ia akan pergi ke supermarket untuk membeli beberapa buah untuk pencuci mulut selesai makan nanti lalu Putri pun pergi menghampiri Rudra sementara itu iya langsung pergi menggunakan sepeda motornya.


pada saat Rudra hendak keluar dari rumah saat itu juga keluarga dari istrinya sampai di rumahnya, Jalal yang melihat mobilnya saat itu pun langsung membunyikan klaksonnya kemudian membuka kaca mobilnya.


"kau akan pergi kemana Rudra" ucap Jalal.


"Aku akan pergi keluar sebentar Ayah, ayah masuk saja di dalam rumah ada Putri dan Ibu" lanjutnya.


"baiklah,, " lanjut Jalal.


setelah Jalal dan Galang memarkirkan mobilnya mereka pun turun dan mengetuk pintu rumahnya tidak lama kemudian Risma membuka pintunya dan menyambut mereka kemudian ia mempersilahkan mereka semua masuk ke dalam rumah dan dan menunggu di ruang tamu sementara ia pergi untuk memanggil Putri yang saat itu berada di kamar Indah. sesampainya Risma di dalam kamar Indah Ia pun meminta Putri untuk menemui orang tuanya kemudian Putri pun turun ke bawah dengan menggendong Indah.

__ADS_1


setelah menemui mereka Putri pun mencium tangan kedua orang tuanya dan menyapa Ratu, Galang dan Dewi adiknya. tidak lama kemudian mawar dan Fajar pun sampai di sana mereka pun mengetuk pintu lalu Angel pergi membukakan pintunya dan meminta mereka untuk langsung ke ruang tamu.


Putri pun bangun dari tempat duduknya lalu mencium tangan mawar serta Fajar dan meminta mereka untuk duduk di sana sementara ia meminta kepada Angel untuk membuatkan mereka semua minuman. tidak lama kemudian Rudra pun kembali dari supermarket dengan membawa belanjaan di tangannya lalu menyapa mereka semua yang sedang asyik mengobrol.


__ADS_2