Aku Pernah Hancur

Aku Pernah Hancur
Bab 92. Rindu mengakui perasaannya terhadap Rudra.


__ADS_3

setelah selesai membeli makanan di kantin Rudra pun kembali ke dalam ruangan Putri dan di sana terlihat sudah ada Risma yang baru saja sampai dan langsung memeriksa keadaan Putri. lalu Rudra meletakkan makanan itu di atas meja dan menawarkannya pada Risma untuk sarapan bersama dan kebetulan sekali Risma belum sempat sarapan di rumahnya karena ia terbangun cukup kesiangan.


kemudian Putri meminta Rudra untuk menolongnya turun dari tempat tidur dan makan bersama dengan mereka di kursi yang ada di dalam ruangan itu. Rudra menyuapi Putri di depan Risma tanpa rasa malu dan mereka tidak takut menebar kemesraan sehingga Risma merasa malu sendiri dengan tingkah mereka akhirnya iya lebih memilih untuk sarapan di ruangannya sendiri, saat itu Rudra dan Putri tidak bisa menahan tawa mereka ketika melihat tingkah Ibunya.


setelah mereka selesai sarapan Rudra pergi memanggil suster untuk membantu Putri ke dalam kamar mandi lalu untuk dimandikan. tidak lama kemudian dua suster pun datang dan langsung membantu Putri untuk mandi sementara Rudra menunggu kedatangan Angel dan Indah di luar ruangan.


tidak lama kemudian, Rudra melihat rindu yang sedang berjalan ke arah sana dengan membawa bingkisan buah di tangannya setelah sampai di sana rindu pun menyampaikan Rudra lalu Rudra membalasnya.


"selamat pagi Pak" ucap Rindu tersenyum.


"pagi juga sedang apa kau disini harusnya hari ini kau ke kantor kan?" kata Rudra sinis.


"saya kesini untuk menjenguk Mbak Putri Pak ini saya bawakan buah untuknya" lanjut Rindu.


"buahnya saya terima dan akan saya sampaikan pada Putri tapi sekarang kau harus pergi ke kantor masih banyak kerjaan di sana yang harus kau lakukan" kata Rudra.


"bayi kelapa maaf jika kehadiran saya sekiranya mengganggu Bapak dan Mbak Putri lanjut Rindu namun saat ia ingin pergi tiba-tiba saja Risma datang Lalu memanggilnya tentu saja kehadiran Risma sangat di butuhkan olehnya saat itu karena bisa menjadikan alasan nya berlama-lama di sana. rindu mengulurkan tangannya lalu mencium tangan Risma kemudian ia mengatakan kalau ia datang untuk menjenguk Putri namun Rudra memintanya untuk segera pergi ke kantor.

__ADS_1


"bukan kau yang akan pergi ke kantor Rindu tapi Rudra karena dia kan atasan harusnya dia yang di kantor dan hari ini kau yang akan menemani Putri disini apa kau keberatan?" ucap Risma.


"tentu saja tidak Bu, saya malah senang jika bisa menemani Mbak Putri di sini" lanjut nya.


mendengar ucapan Risma seperti itu tentu saja Rudra tidak bisa menerimanya ia tidak ingin Rindu yang menemani Putri karena selain mawar dan ibunya ia tidak mempercayai siapapun saat itu, tetapi Risma malah memaksanya dan akhirnya Rudra mengalah lalu bersiap-siap untuk pergi ke kantor.


tidak lama kemudian Angel dan indah pun sampai di sana mereka langsung menuju ruangan informasi untuk menanyakan dikamar berapa Putri dirawat. setelah salah satu dari pihak rumah sakit itu memberitahu di mana ruang rawat Putri Ia pun langsung menuju di sana. Angel mengetuk pintu beberapa kali kemudian terdengar oleh putri yang baru saja keluar dari kamar mandi lalu meminta tolong kepada Rindu yang sedang memainkan ponselnya di kursi panjang itu untuk membukakan pintu. Angel dan indah pun masuk kedalam lalu Putri menghampiri mereka dan mengambil indah dari tangan Angel lalu memeluknya dengan erat.


"Mama sangat rindu sekali sayang" ucap Putri lalu menciumnya.


"bagaimana keadaan mbak Putri apa sudah lebih baik?" tanya Angel.


"syukurlah mbak" kata Angel lalu Putri mempersilahkannya duduk dan Rindu menyapanya.


beberapa jam pun berlalu,,hari sudah mulai sore dan Rindu pamit untuk pulang namun sebelum ia pergi Putri menahan nya dan bertanya sedekat apa dirinya dengan Rudra selalu Rindu mengatakan kala kedekatannya dengan Rudra hanyalah sebatas atasan dan juga bawahan. mendengar ucapan dari rindu tentu saja tidak membuat Putri mudah percaya dengan maksudnya ia sangat paham kalau rindu saat ini sedang berusaha untuk mendapatkan Rudra lalu ia pun langsung menegaskan kepada Rindu untuk tidak berharap lebih kepada suaminya karena teringat akan Rudra yang sudah mempunyai anak dan istri karena ia tidak terima teguran dari Putri Rindu pun langsung mengaku kalau dirinya sudah sangat lama memendam rasa terhadap Rudra dan ia pun sudah mengetahui kalau Indah sebenarnya bukan anak kandung mereka Putri sangat merasa terkejut ketika mendengar perkataannya itu sementara selama ini yang mengetahui rahasia itu hanyalah ia Rudra dan ibu mertuanya. kemudian setelah Putri berpikir lama Ia pun teringat akan kedekatan Risma dan rindu tentu saja ia mengetahui semua itu dari Risma.


"jika kau punya seratus cara untuk mendekati Rudra, jangan lupa aku punya seribu cara untuk menjaga suamiku agar tidak tergoda oleh satu wanita sepertimu" ucap Putri.

__ADS_1


"dengarkan Aku,, bukan aku yang akan memaksa Rudra untuk mencintaiku tetapi Bu Risma lah yang akan meminta Rudra untuk menerimaku" lanjutnya lalu pergi.


Putri merasa sangat kecewa sekali terhadap Risma karena telah memberitahu rasa itu kepada orang lain. tetapi saat ini ia tidak bisa berkata apa-apa karena ia tidak mungkin marah kepada Risma dan ia pun lebih memilih untuk membicarakannya dengan Rudra sepulangnya dari kantor nanti.


tidak lama kemudian terdengar suara pintu yang terbuka dalam ruangan itu langkah kaki seseorang membisiki telinga Putri yang sedang tertidur. iya pun terbangun dengan membuka pelan-pelan matanya dan melirik kearah pintu dan ternyata Rudra yang baru saja masuk di dalam kamar.


"maafkan Aku,, kau jadi terbangun" ucap Rudra.


"tidak apa-apa" kata Putri ketus tanpa menatapnya dan membuat Rudra bertanya-tanya dengan sikapnya yang aneh saat itu.


"apa kau sedang marah padaku" kata Rudra sambil menghampirinya.


"kau tahu Rudra, ternyata pikiranku selama ini terhadap Rindu itu benar..dia baik kepada kita semua karena dia memiliki perasaan lebih terhadapmu" lanjutnya berbicara tanpa celah.


"apa maksudmu? aku tidak mengerti" lanjutnya.


"Rindu mencintaimu Rudra dan dia sendiri yang mengatakannya padaku" ucap Putri.

__ADS_1


"aku sudah mengetahuinya karena kemarin aku mendengar semua pembicaraan nya dengan temannya tentang diriku" kata Rudra lalu Putri menatapnya dan Rudra berusaha membuatnya percaya kalau ia hanya mencintai dirinya kemudian memeluknya tidak lama kemudian Rudra meminta Putri untuk beristirahat sementara ia akan pergi ke kantin untuk membeli makan malam untuk mereka namun Putri mengatakan kalau Risma tadi sudah membawakan mereka makanan dan ia pulang cepat hari ini dengan di diantar oleh Rindu.


Rudra sangat khawatir jika Rindu terlalu dekat dengan Risma , apalagi sekarang dengan keadaan Putri yang sedikit harapan untuk bisa hamil ia takut Risma akan nekat menjodohkannya dengan Rindu tetapi walau begitu itu tetap akan memilih hidup hanya dengan Putri saja ia akan pergi dari rumah bersamanya jika Risma tidak bisa menerima Putri dengan baik.


__ADS_2