
setelah berpelukan dengan kakak nya putri pun menuju kamar nya untuk mandi karena badan nya penuh dengan keringat saat lari pagi bersama Gilang pagi tadi.
setelah selesai mandi, Putri berlanjut duduk di hadapan cermin yang ada di dalam kamar nya saat hendak ingin mengeringkan rambut tiba-tiba saja Zahra mengetuk pintu kamarnya. Putri pun langsung menyuruhnya masuk, lalu zahra pun mendekati Putri dan memeluknya setengah menunduk sambil berkata...
"Terimakasih yah Put kamu sudah mau mendekatkan Guru mu dengan Ratu, kamu pasti bahagia kan? kalau kakak mu bahagia? katanya.
"Tidak ada kebahagiaan yang lain selain kebahagiaan kalian bu" lanjut Putri.
Zahra pun menawarkan diri untuk membantu untuk mengeringkan rambut nya, Putri pun mengiakannya ia sangat senang sekali dengan perubahan ibu nya kehangatan yang ia rindukan selama ini telah ia dapatkan.
tiba sa.atnya makan siang, Dewi pun memanggil anggota keluarga untuk makan siang bersama "sepertinya sudah jam makan siang, ayo kita makan dulu" ujar zahra kepada Putri.
mereka pun sama2 keluar dari kamar dan menuju meja makan terlihat di sana terdapat semua makanan kesukaan Putri lalu Zahra memanjakan nya dengan sangat baik. sementara Dewi yang melihat kepura-puraan ibu nya pun kesal dan tidak bisa menahan diri..
" Ayah!! lihat deh tidak biasa nya ibu seperti itu sama kak Putri pasti ada sesuatu" kata Dewi menyinggung ibunya.
"kamu ada-ada saja Wi, mungkin saja ibu mu sudah sadar tolong jangan merusak suasana makan siang kita" bantah Jalal.
mereka pun melanjutkan makannya dan beberapa menit kemudian makan siang pu selesai dan mereka pu meninggalkan meja makannya.
"Kak Put tunggu!!" kata Dewi menahan langkah Putri.
"ia, , kenapa Wi kamu mau kakak bantuin cucing piring?" sahut nya sembari tersenyum.
__ADS_1
"Tidak! bukan itu, tetapi apa kakak tidak merasa aneh dengan sikap Ibu? Apa ada sesuatu yang kakak sembunyikan dari aku dan Ayah" tanya Dewi berpura-pura tidak tau dengan kejadian sebenarnya.
"Tidak ada yang kakak sembunyikan, mungkin hanya perasaan mu saja Wi ya sudah mau kakak bantu cuci piring tidak?" lanjut nya dengan berusaha menyembunyikan nya.
"Boleh" sambung nya singkat.
setelah urusan dapur selesai Putri dan Dewi pergi ke kamarnya masing-masing untuk beristirahat.
Sementara Ratu tidak sabar ingin menghubungi Gilang lalu ia pun mengambil ponsel nya dan mengetik nomor Gilang yang di beri oleh Putri tadi tanpa menunggu lama ia pun menelpon Gilang. .
Kring..kring..kring.. ponsel Gilang berbunyi tidak lama kemudian ia pun mengangkat nya "Hallo... maaf dengan siapa?"
"oh ia,, kenalin aku Ratu kakaknya Putri ngomong-ngomong kita waktu itu belum sempat kenalan, nama Bapak siapa?" tanya Ratu kepada Gilang.
setelah kurang dari satu jam mereka ngobrol, Gilang pun mengakhiri obrolannya dengan beralasan masih banyak kerjaan yang harus di selesaikan dan Ratu pun memahami maksudnya.
Besok nya Putri harus pergi sekolah lagi karena hari libur sudah berlalu dan sudah hari senin lagi. hari ini Putri berniat untuk membawa mobil ke sekolah karena ia sedang merasa tidak enak badan namun di perjalanan menuju sekolahnya Putri tidak konsen menyetir mobilnya dan ia pun mengalami kecelakaan Putri menabrak sebuah container yang ada di depan nya dan mengalami kerusakan mobil yang cukup parah, bagian depan mobel nya hancur dan ia sendiri tidak sadarkan diri.
kebetulan Gilang yang juga hendak menuju sekolah nya tiba-tiba berhenti karna melihat kecelakaan itu, dengan cepat ia turun dari mobil nya dan meminta bantuan setelah ia mendekati mobil itu dan membuka kacanya betapa terkejut nya ia melihat orang yang ada di dalam mobil itu adalah Putri.
Lalu ia pun meminta tolong untuk mengeluarkan Putri dari mobil dan memindahkan ke mobil nya untuk di larikan ke rumah sakit. Sesampai nya di rumah sakit Putri pun langsung di atasi oleh tim dokter dan Gilang di harapkan untuk menunggu di luar ruangan.
kemungkinan Gilang tidak masuk sekolah hari ini karena ia tidak mungkin meninggalkan Putri sendirian karena beberapa kali ia menghubungi Ratu tetapi Ratu tidak juga menjawab nya karena ia sedang di Kantor. Lalu ia pun menelpon ke sekolah untuk meminta ijin kalau ia tidak bisa masuk sekolah hari ini tak lupa ia pun menghubungi teman-temannya Putri.
__ADS_1
setelah tiga puluh menit kemudian Dokter pun keluar dari ruangan tersebut ia menanyakan keluarga dari Putri dab Gilang pun memberi tahu kalau keluarga nya saat ini tidak ada yang bisa di hubungi.
Dokter memberitahu Gilang kalau Putri kekurangan banyak darah dan harus segera di cari pendonor nya jika terlambat kemungkinan Putri akan meninggal.
lalu Gilang pergi ke ruangan Lab untuk memeriksa darah nya namun ternyata darah Gilang berbeda dengan Putri , Gilang bingung harus nyari donor darah di mana ia pun memosting keadaan Putri sekarang ke Grup teman-teman sekolahnya.
sementara di sekolah bel pulang pun berbunyi dan anak-anak mendapatkan pesan dari Guru nya..
"selamat siang murid-murid ku, begini keadaan Putri sekarang ia sedang membutuhkan donor darah dan golongan yang di butuhkan adalah AB, barangkali kalian mempunyai golongan darah yang sama untuk membantu Putri jika berkenan silahkan datang ke Rs. M**edika jaya Jln. Kenanga No.5 .. Terimakasih."
Kebetulan Rijal adalah salah satu orang yang punya golongan yang sama dengan Putri ia pun langsung pergi ke Rumah sakit sementara Desta pergi ke rumah Putri untuk memberitahu keluarga nya dan Rasti tentu saja ikut ke rumah sakit bersama Rijal.
sesampainya dirumah sakit Rijal buru-buru menemui dokter untuk memberitahu kalo ia siap mendonorkan darahnya untuk Putri. setelah selesai mendonorkan darahnya kepada Putri Beberapa jam kemudian Putri pun tersadar dari koma nya , perlahan ia membuka mata ternyata ia sudah ada di rumah sakit..
"Apa yang terjadi?" kata nya pelan.
"tadi pagi kamu kecelakaan Put, sudah jangan banyak bicara dulu kamu pasti butuh istirahat dulu." ujar Gilang.
lalu Gilang, Rijal dan Rasti pun keluar dari ruangan nya membiarkan Putri istrahat dulu. Tidak lama kemudian keluarga Putri pun sampai di Rumah sakit mereka menuju kamar Putri dan menemukan Gilang dan murid nya sedang duduk di depan ruangan.
"Nak Gilang bagaimana keadaan putri? bagaimana ini bisa terjadi? tanya Jalal dengan sedikit kesulitan mengatur nafas.
" sekarang Putri sudar sadar dari koma nya Pak, tetapi saat ini dia sedang istirahat dulu dan untuk kejadian sebenarnya saya tidak tau Pak , karena saya menemukan Putri saat kecelakan sudah terjadi dan mobil nya rusak parah pak" sambung Gilang.
__ADS_1