Aku Perusak Rumah Tangga Suamiku

Aku Perusak Rumah Tangga Suamiku
99 . Irma bertengkar .


__ADS_3

1 Bulan berlalu ... dan kini kehidupan siska serta wiliam bertambah semakin bahagia setiap harinya bahkan mereka terang terangan menunjukan kasih sayang nya di depan semua orang . Ya meskipun sampai saat ini wiliam dan siska belum mengungkap hubungan mereka di kampus .


" Gak kerasa ya sis .. kita sudah 5 bulan belajar di kampus ini . " Ucap irma pada sahabatnya itu .


" Iya ir....." Ucap siska pelan .Hari ini ia sungguh tak bersemangat berkuliah di karena kan tubuh nya yang sedari tadi pagi tak enak bahkan kepalanya pun mulai terasa pusing .


" Siska ...loe kenapa pucat begitu loe sakit atau bagaimana ?" Tanya wulan yang menyadari jika sahabatnya itu sedang tak enak badan.


" Gue gak papa kok .. lebih baik kalian diem drh sebentar lagi mas wili dateng . Aku gak mau kalian di hukum karena berisik . " Ucap siska lemas .


" Tapi ...loe beneran gak papa kan sis ..kalau loe sakit kita bisa bawa loe ke uks sekarang . " Ucap irma khawatir dengan kondisi sahabatnya itu .


" Gue gak papa . " Lirih siska pelan .


" Selamat pagi anak anak ... mari kita mulai pelajaran kita hari ini don mohon kalian tenang dan fokus pada pembelajaran saya jika tak ingin keluar dari kelas ini sekarang juga . " Ucap wiliam yang baru datang ke kelas istrinya itu saat ia hendak mengajar .


Mendengar itu semua murid pun tenang dan memperhatikan materi yang wiliam berikan . Perut siska semakin tak enak saja ia ingin muntah sekarang juga , wanita itu bangkit dari duduk nya hendak pergi kekamar mandi untuk menumpahkan isi perutnya namun kepalanya semakin pusing saja. bahkan ia merasa kepalanya itu sedang berputar putar.


" Siska loe kenapa ?" Tanya irma saat melihat sahabatnya itu hanya diam dan memegangi kepalanya erat .Hingga akhirnya ...


Burk ...


Tubuh siska terjatuh kembali keatas kursi wanita itu sudah tak sadarkan diri . Semua mahasiswa menatap kearahnya dengan bertanya tanya ada apa dengan wanita itu.


Sementara itu wiliam yang baru menyadari istrinya pingsan pun langsung bergegas menghampiri siska dan mengangkat nya menuju uks terdekat .


" Ada apa dengan nya kenapa tiba tiba pingsan ?" Tanya salah seorang Mahasiswi pada sahabatnya .

__ADS_1


" Entahlah aku juga tak tau . Tapi kenapa pak wili bersikap seperti itu tadi , sepertinya dia mengkhawatirkan keadaan siska . " Ucap salah seorang lain nya .


" Mungkin .. itu hanya khekawatiran antara dosen dan mahasiswa ..kalian tak perlu mengurusinya . " Ucap irma yang tiba tiba datang menjelaskan pada para mahasiswi tadi .


"Kenapa kamu tiba tiba datang dan menjelaskan semuanya pada kami ...apa kamu berusaha membela teman mu karena telah menyembunyikan sesuatu ?" Tanya salah seorang mahasiswi yang bernama iren itu .


" Aku ...hanya mengatakan pendapat ku aku sama sekali tak membela siska . Lagi pula kenapa kamu mengurusi urusan pak wili dan siska ...apa kamu iri siska di gendong seperti itu dengan pak wili apa kamu cemburu ?"" ucap irma terpancing emosinya dengan kata kata iren .


" Aku hanya penasaran saya tapi reaksi mu ini benar benar berlebihan membuat ku muak saja .." Ucap iren mengibaskan rambut nya pelan .


" Siapa yang berlebihan . Apa kamu tak sadar kamu sendiri saat ini juga sangat berlebihan dasar wanita murahan . " Ucap iren semakin melanggati mahasiswi itu.


" Apa kamu bilang ...Kamu yang murahan ya ...bukan aku . " teriak iren berdiri dari duduknya ia langsung menjambak rambut irma ... suasana kelas pun menjadi riuh .. wulan Datang memisahkan mereka namun ia malah terdorong oleh dua orang itu .


" Ah ...kenapa aku yang malah celaka . aku kan mau memisahkan kalian . Sekarang terserah kalian saja mau bagaimana ...berkelahi lah sampai kalian puas aku tak mau memisahkan kalian lagi . " Teriak wulan tak di dengarkan oleh 2orang itu mereka kembali berkelahi dan saling mencakar satu sama lain .


" Bagaimana ...apa keadaan istriku benar benar serius ?" Tanya wiliam khawatir .


" Tenang saja dia hanya kelelahan di tambah lagi ada janin yang sedang berkembang di dalan rahim nya itu memperburuk kondisi nya . Namun semuanya baik kamu tak perlu se khawatir itu . Seharunya kamu memanggil dokter umum atau kandungan bukan malah memanggilku . aku ini dokter bedah wil jadi mungkin diagnosis yang aku berikan kurang tepat ya meskipun aku pernah mempelajari tentang hal itu . Tapi untuk lebih memastikan kamu ke dokter kandungan saja nanti setelah Siska sadar . " Ucap ibra pada adik iparnya itu .


" Iya kak ...nanti aku akan bawa siska ke dokter kandungan . Maaf telah merepotkan kakak datang kesini . Aku khawatir dan tak tau harus bagaimana tadi makanya aku memanggil kakak karena hanya kakak yang terlintas di pikiran ku . " ucap wiliam pada kakak iparnya itu .


" Iya tak papa ..dan selamat semoga saja siska benar benar hamil itu artinya usaha yang kalian lakukan membuahkan hasil . Bagaimana tak berhasil kalian melakukan itu siang dan malam bahkan setiap hari lebih parahnya kalian melakukan itu ahem ...di balkon juga . " ucap ibra terkekeh geli mengingat kejadian di mana ia tak sengaja memergoki pasangan itu sedang melakukan proses pembuatan keponakan nya .


" Kakak ...kok bisa tau ?" Tanya wiliam malu ..bahkan pipinya sudah memerah karena itu .


" Itu ... em aku tak sengaja melihat dan mendengarkan nya tapi kamu tenang saja hanya kakak yang tau soal kejadian itu . Mama atau pun papa sama sekali tak mengetahui nya . " ucap ibra menjelaskan .

__ADS_1


" Maaf ..kakak harus melihat hal yang tak seharunya kakak lihat . " Ucap wiliam tak enak hati pada kakak nya itu .


" Tak apa ...itu bukan masalah bagiku . " ucap ibra pelan..


" Kenapa kalian belum berhenti ...berhenti sekarang juga atau aku panggil pak wili datang kemari untuk menghukum kalian . " Teriak wulan lagi yang lagi lagi tak mendapatkan jawaban dari para orang di hadapan nya itu .


Karena sudah tak memiliki jalan lain lagi akhirnya wulan memutuskan untuk mengadu pada wiliam . Wanita itu pergi berjalan menuju uks di mana siska di rawat.


" Gawat pak ... gawat ..." Ucap wulan membuka pintu uks dengan kasar nafas wanita itu mulai tak teratur karena ia berlari sedari tadi .


" Ada apa ini ?" tanya wiliam menatap wulan tajam .


" Irma bertengkar di kelas dengan iren pak . " Ucap wulan mengadu pada wiliam . Ibra yang mendengar nama gadis pujaan nya di panggil pun langsung ikut menatap wulan tajam .


" Kak...ibra aku pamit dulu mau ke kekelas ya kak mau misah mereka. " pamit wiliam pada kakak iparnya itu .


" Biar aku saja ..kamu tunggu siska di sini saja takutnya siska bangun dan gak ada kamu di sampingnya nanti. " Ucap ibra beralasan sebenar nya ia mengkhawatirkan irma setelah mendengar kabar itu tadi .


" Baiklah .. kalau begitu setelah kakak memisahkan mereka tolong bawa mereka kesini aku akan memberikan hukuman untuk mereka . " Ucap wiliam dingin . ibra hanya mengangguk saja dan bergegas menuju di mana kelas siska berada .


..


...


...


Jangan lupa like komen vaf dan hadiah ya .

__ADS_1


Dukungan kalian sangat berarti untuk kami para author .


__ADS_2