
Tak lama wiliam pun datang membawa apa yang siska inginkan .
" Mas mana pesenan siska ?" Tanya siska dengan tak sabaran . Wiliam terkekeh pelan melihat tingkah siska yang seperti anak kecil kemudian laki laki itu memberikan apa yang istrinya itu mau .
Dengan cepat siska meraih jantung kresek itu setelah itu ia membuka nya . Senyum yang tadinya cerah langsung saja mendung saat melihat apa isi di dalam kotak yang terbungkus kresek itu .
" Kok martabak manis sih mas kan siska minta nya telur ...bukan martabak manis . " Ucap siska memarahi wiliam , wajah nya nampak kesal dan murung .
" Masak sih sayang tadi mas bilang nya martabak telur loh ... mungkin akang nya salah denger . " Ucap wiliam pada istrinya itu .
" Gak mau tau ...aku gak mau makan ini , mas beliin lagi yang baru . " Ucap siska membuat wiliam menghela nafas nya pelan ia sudah lelah sebenarnya , sedari tadi ia belum beristirahat . Namun iya juga tak bisa membuat istrinya itu kecewa .
"Ya sudah mas beli in lagi tapi mas mandi dulu ya sayang ...mas gerah . Badan mas lengket semua rasanya . " Ucap wiliam pada istrinya itu .
" Gak mau ... Mas harus berangkat sekarang ... " ucap siska tak mau tau dengan kondisi suaminya . Wiliam tentu saja ingin marah namun sekuat tenaga ia menahan nya karena itu kemauan buah hatinya bukan kemauan nya sendiri .
" Gak boleh gitu siska ..biarkan suami mu istirahat sebentar kasian dia bolak balik apalagi dia baru pulang dari kampus dan belum beristirahat sama sekali . " Ucap flora memarahi anak nya itu .
" Mama ... Bentak siska ...?" Tanya siska dengan mata berkaca kaca .
" Eh ...bukan mama gak bentak kamu kok sayang mama hanya menasehati kamu saja . Sudah jangan nangis biar papa kamu saja ya yang beli in martabak nya . "ucap flora merasa bersalah pada anak nya itu .
" Enggak mau ...mau nya mas wili yang beli in . " ucap siska dengan suara parau akibat menangis .
" Uda jangan nangis ...kenapa kamu jadi cengeng begini . Iya mas berangkat sekarang deh kamu mau ikut atau di rumah ?" Tanya wiliam pada istrinya itu .
" Di rumah aja ... " Ucap siska mengusap air matanya kasar .
" ya sudah mas berangkat dulu ya ... " pamit wiliam pada istrinya itu .
" Iya mas . " Ucap siska sudah menghentikan tangisan nya . Wiliam kembali pergi dari rumah itu untuk membelikan apa yang siska inginkan.
" Semoga saja anak kedua ku nanti tak serewel ini permintaan nya . " Ucap wiliam langsung melakukan mobil nya meninggalkan pelataran rumah itu .
" Persis sekali dengan mama mu kamu kalau ngidam. " ucap bram menggelengkan kepalanya perlahan .
" Papa gak ngerasain sih bagaimana rasanya ngidam . " Ucap siska kesal pada papa nya itu .
" Sudah lah pa ..jangan goda siska nanti dia nangis lagi . " ucap flora membela anak nya itu seraya mengusap rambut sang anak sayang .
__ADS_1
...
..
..
Tak lama wiliam sudah berada di tempat ia membeli martabak tadi yang tak jauh dari kampusnya berada .
"Pak pesan martabak telur satu ya . " Ucap wiliam pada penjual itu .
" Loh bukannya tadi mas ini sudah beli martabak ya , kok balik lagi mas ?" Tanya penjual martabak itu pada wiliam .
" Iya tadi salah pesanan nya pak . " Ucap wiliam pada penjual itu .
" Ya sudah saya buatkan lagi ya mas . " ucap pedagang itu di angguki oleh wiliam kemudian bapak bapak itu mulai menyiapkan pesanan nya .
" Loh kak wili ... kakak beli martabak juga ya ?" tanya seseorang yang datang dan duduk di samping wiliam .
" Iya ." Jawab wiliam singkat seakan akan malas melanggati orang di samping nya itu .
" Kok gitu sih kak jawab nya kan aku tanya baik baik tapi kakak malah jawab nya ogah ogahan begitu " ucap wanita itu membuat wiliam menatap nya tajam.
" Sudahlah Amaya ... jangan menggangu saya lagi bukan kah saya sudah bilang saya ini sudah beristri saya tak mau istri saya cemburu karena melihat saya mengobrol dengan wanita lain . Jadi tolong jauhi saya . " ucap wiliam dengan tegas nya . Amaya yang melihat itu pun menjadi kesal , wanita itu menghentak kan kakinya kemudian pergi dari sana .
" Ini pak pesanan nya . " ucap penjual itu menyerahkan pesanan wiliam . kali ini wiliam membuka dan memastikan jika pesanan nya itu tak salah kemudian ia pergi dari tempat itu untuk menyerahkan pesanan istrinya tersayang .
" Mas wili lama sekali . " Ucap siska kesal karena suaminya tak kunjung pulang .
" Astaga anak ini ..." Lirih flora menggelengkan kepala nya perlahan kemudian ia menghampiri anak nya itu yang masih setia menunggu suaminya pulang di ruang tamu.
" Masih mau nunggu suami mu di sini sayang ?" Tanya flora pada anak nya itu .
" Ih ...mas wili lama ma " ucap siska kesal , flora menghela nafas nya kemudian ia mengusap punggung tangan anak nya itu lembut .
" Sabar sayang ... kamu sudah laper ya ?" Tanya flora pada anak nya itu .
" ia perut siska udah keroncongan . " Ucap siska pada ibunya itu .
" Makan masakan mama dulu yuk nanti Naru makan martabak..." bujuk flora pada anak nya itu .
__ADS_1
" Gak mau ...mau nunggu martabak aja . " Ucap siska membuat flora pasrah ...ia sudah tak bisa lagi membujuk anak nya itu .
" Assalamualaikum . " Ucap wiliam saat ia baru saja memasuki rumah nya .
" Waalaikumsalam .... Mas ..." ucap siska langsung berhambur memeluk suaminya itu erat seperti seorang anak yang senang karena apa yang ia ingin kan sudah datang .
" Ini pesanan bumil yang cantik . " ucap wiliam menyerahkan bungkusan di tangan nya kepada siska .
" Terimakasih sayang . " Ucap siska mencium pipi wiliam . Wiliam terkekeh mendapatkan ciuman mendadak dari istrinya itu .
" Dasar ...ya sudah makan sana mas mau mandi dulu . " Ucap wiliam mengusap usap pipi istrinya itu pelan .
" iya mas ..." Ucap siska melepaskan pelukannya dan membiarkan suaminya itu pergi ke kamar nya . Flora yang melihat kelakuan anak perempuan nya itu pun hanya bisa tersenyum tipis.
" Enak ...papa minta dong " ucap bram datang menghampiri siska yang tengah memakan martabak yang suaminya bawakan tadi .
" Enggak boleh ...ini semua punya siska papa gak boleh minta ." Ucap siska pada papa nya itu .
" Iya deh iya ini punya kamu ..." Ucap bram pasrah dan tak mengganggu anak nya itu lagi .
" Assalamualaikum ..." Salam seseorang yang datang dari pintu depan rumah tersebut siapa lagi kalau bukan ibra .
" Baru pulang bra ...bagaimana operasi nya lancar ?" Tanya bram pada anak nya itu .
" Lancar alhamdulillah ... Wih ..ada yang makan martabak nih . " ucap ibra tak di gubris oleh siska karena wanita itu tengah asik memakan makanan nya .
" Bagi dong ." Ucap ibra langsung mengambil martabak di hadapan siska dan memakan nya .
" Kakak ... " Teriak siska tak suka makanan nya du ambil bahkan wanita itu Mulai berkaca kaca karena nya .
" Ya ampun dek ..gitu aja nangis kakak cuma mita satu doang itu masih ada banyak kan " ucap ibra pada siska .
...
...
...
Lanjut nanti malam ya ...
__ADS_1
Jangan lupa like komen vaf dan hadiah nya.
Dukungan kalian sangat berarti untuk kami para author .