Aku Perusak Rumah Tangga Suamiku

Aku Perusak Rumah Tangga Suamiku
103 .Serba salah .


__ADS_3

Tak lama wiliam pun datang membawa apa yang siska inginkan .


" Mas mana pesenan siska ?" Tanya siska dengan tak sabaran . Wiliam terkekeh pelan melihat tingkah siska yang seperti anak kecil kemudian laki laki itu memberikan apa yang istrinya itu mau .


Dengan cepat siska meraih jantung kresek itu setelah itu ia membuka nya . Senyum yang tadinya cerah langsung saja mendung saat melihat apa isi di dalam kotak yang terbungkus kresek itu .


" Kok martabak manis sih mas kan siska minta nya telur ...bukan martabak manis . " Ucap siska memarahi wiliam , wajah nya nampak kesal dan murung .


" Masak sih sayang tadi mas bilang nya martabak telur loh ... mungkin akang nya salah denger . " Ucap wiliam pada istrinya itu .


" Gak mau tau ...aku gak mau makan ini , mas beliin lagi yang baru . " Ucap siska membuat wiliam menghela nafas nya pelan ia sudah lelah sebenarnya , sedari tadi ia belum beristirahat . Namun iya juga tak bisa membuat istrinya itu kecewa .


"Ya sudah mas beli in lagi tapi mas mandi dulu ya sayang ...mas gerah . Badan mas lengket semua rasanya . " Ucap wiliam pada istrinya itu .


" Gak mau ... Mas harus berangkat sekarang ... " ucap siska tak mau tau dengan kondisi suaminya . Wiliam tentu saja ingin marah namun sekuat tenaga ia menahan nya karena itu kemauan buah hatinya bukan kemauan nya sendiri .


" Gak boleh gitu siska ..biarkan suami mu istirahat sebentar kasian dia bolak balik apalagi dia baru pulang dari kampus dan belum beristirahat sama sekali . " Ucap flora memarahi anak nya itu .


" Mama ... Bentak siska ...?" Tanya siska dengan mata berkaca kaca .


" Eh ...bukan mama gak bentak kamu kok sayang mama hanya menasehati kamu saja . Sudah jangan nangis biar papa kamu saja ya yang beli in martabak nya . "ucap flora merasa bersalah pada anak nya itu .


" Enggak mau ...mau nya mas wili yang beli in . " ucap siska dengan suara parau akibat menangis .


" Uda jangan nangis ...kenapa kamu jadi cengeng begini . Iya mas berangkat sekarang deh kamu mau ikut atau di rumah ?" Tanya wiliam pada istrinya itu .


" Di rumah aja ... " Ucap siska mengusap air matanya kasar .


" ya sudah mas berangkat dulu ya ... " pamit wiliam pada istrinya itu .


" Iya mas . " Ucap siska sudah menghentikan tangisan nya . Wiliam kembali pergi dari rumah itu untuk membelikan apa yang siska inginkan.


" Semoga saja anak kedua ku nanti tak serewel ini permintaan nya . " Ucap wiliam langsung melakukan mobil nya meninggalkan pelataran rumah itu .


" Persis sekali dengan mama mu kamu kalau ngidam. " ucap bram menggelengkan kepalanya perlahan .


" Papa gak ngerasain sih bagaimana rasanya ngidam . " Ucap siska kesal pada papa nya itu .


" Sudah lah pa ..jangan goda siska nanti dia nangis lagi . " ucap flora membela anak nya itu seraya mengusap rambut sang anak sayang .

__ADS_1


...


..


..


Tak lama wiliam sudah berada di tempat ia membeli martabak tadi yang tak jauh dari kampusnya berada .


"Pak pesan martabak telur satu ya . " Ucap wiliam pada penjual itu .


" Loh bukannya tadi mas ini sudah beli martabak ya , kok balik lagi mas ?" Tanya penjual martabak itu pada wiliam .


" Iya tadi salah pesanan nya pak . " Ucap wiliam pada penjual itu .


" Ya sudah saya buatkan lagi ya mas . " ucap pedagang itu di angguki oleh wiliam kemudian bapak bapak itu mulai menyiapkan pesanan nya .


" Loh kak wili ... kakak beli martabak juga ya ?" tanya seseorang yang datang dan duduk di samping wiliam .


" Iya ." Jawab wiliam singkat seakan akan malas melanggati orang di samping nya itu .


" Kok gitu sih kak jawab nya kan aku tanya baik baik tapi kakak malah jawab nya ogah ogahan begitu " ucap wanita itu membuat wiliam menatap nya tajam.


" Sudahlah Amaya ... jangan menggangu saya lagi bukan kah saya sudah bilang saya ini sudah beristri saya tak mau istri saya cemburu karena melihat saya mengobrol dengan wanita lain . Jadi tolong jauhi saya . " ucap wiliam dengan tegas nya . Amaya yang melihat itu pun menjadi kesal , wanita itu menghentak kan kakinya kemudian pergi dari sana .


" Ini pak pesanan nya . " ucap penjual itu menyerahkan pesanan wiliam . kali ini wiliam membuka dan memastikan jika pesanan nya itu tak salah kemudian ia pergi dari tempat itu untuk menyerahkan pesanan istrinya tersayang .


" Mas wili lama sekali . " Ucap siska kesal karena suaminya tak kunjung pulang .


" Astaga anak ini ..." Lirih flora menggelengkan kepala nya perlahan kemudian ia menghampiri anak nya itu yang masih setia menunggu suaminya pulang di ruang tamu.


" Masih mau nunggu suami mu di sini sayang ?" Tanya flora pada anak nya itu .


" Ih ...mas wili lama ma " ucap siska kesal , flora menghela nafas nya kemudian ia mengusap punggung tangan anak nya itu lembut .


" Sabar sayang ... kamu sudah laper ya ?" Tanya flora pada anak nya itu .


" ia perut siska udah keroncongan . " Ucap siska pada ibunya itu .


" Makan masakan mama dulu yuk nanti Naru makan martabak..." bujuk flora pada anak nya itu .

__ADS_1


" Gak mau ...mau nunggu martabak aja . " Ucap siska membuat flora pasrah ...ia sudah tak bisa lagi membujuk anak nya itu .


" Assalamualaikum . " Ucap wiliam saat ia baru saja memasuki rumah nya .


" Waalaikumsalam .... Mas ..." ucap siska langsung berhambur memeluk suaminya itu erat seperti seorang anak yang senang karena apa yang ia ingin kan sudah datang .


" Ini pesanan bumil yang cantik . " ucap wiliam menyerahkan bungkusan di tangan nya kepada siska .


" Terimakasih sayang . " Ucap siska mencium pipi wiliam . Wiliam terkekeh mendapatkan ciuman mendadak dari istrinya itu .


" Dasar ...ya sudah makan sana mas mau mandi dulu . " Ucap wiliam mengusap usap pipi istrinya itu pelan .


" iya mas ..." Ucap siska melepaskan pelukannya dan membiarkan suaminya itu pergi ke kamar nya . Flora yang melihat kelakuan anak perempuan nya itu pun hanya bisa tersenyum tipis.


" Enak ...papa minta dong " ucap bram datang menghampiri siska yang tengah memakan martabak yang suaminya bawakan tadi .


" Enggak boleh ...ini semua punya siska papa gak boleh minta ." Ucap siska pada papa nya itu .


" Iya deh iya ini punya kamu ..." Ucap bram pasrah dan tak mengganggu anak nya itu lagi .


" Assalamualaikum ..." Salam seseorang yang datang dari pintu depan rumah tersebut siapa lagi kalau bukan ibra .


" Baru pulang bra ...bagaimana operasi nya lancar ?" Tanya bram pada anak nya itu .


" Lancar alhamdulillah ... Wih ..ada yang makan martabak nih . " ucap ibra tak di gubris oleh siska karena wanita itu tengah asik memakan makanan nya .


" Bagi dong ." Ucap ibra langsung mengambil martabak di hadapan siska dan memakan nya .


" Kakak ... " Teriak siska tak suka makanan nya du ambil bahkan wanita itu Mulai berkaca kaca karena nya .


" Ya ampun dek ..gitu aja nangis kakak cuma mita satu doang itu masih ada banyak kan " ucap ibra pada siska .


...


...


...


Lanjut nanti malam ya ...

__ADS_1


Jangan lupa like komen vaf dan hadiah nya.


Dukungan kalian sangat berarti untuk kami para author .


__ADS_2