
Wiliam menatap orang orang di hadapannya dengan kening berkerut ia sungguh tak mengerti kenapa orang orang itu mau ia dan Siska menikah saat itu juga.
" Maaf bapak bapak ibu ibu . Sebenarnya ini ada apa , kenapa kalian meminta kita untuk menikah ?" Tanya Wiliam pada akhirnya .
" Kalian telah berbuat hal yang tak senonoh di tempat ini dan kami tak ingin terkina imbas nya jadi kami ingin kalian menikah sekarang juga. " ucap orang orang itu pada Wiliam.
" Saya dan Siska tak melakukan hal hal seperti itu pak , saya hanya membantu mahasiswa saya ini melepaskan sabuk pengaman nya karena sabuk pengaman itu macet . Jadi hal senonoh seperti apa yang ibu dan bapak maksud . Apa bapak dan ibu mempunyai bukti saya melakukan hal seperti itu di dalam mobil ?" tanya Wiliam kesal . Bisa bisa nya ia di tuduh telah melakukan perbuatan perbuatan yang memalukan .
" Kami tak perduli nak , adat di desa kami memang ketat . Mau tak mau kalian harus ikut kami menemui pak ustadz . kami ingin kalian menikah sekarang juga . " ucap orang orang itu seperti nya tak peduli dengan apa yang Wiliam ucapkan .
" Ayo ikut kami ...mbk . " Ucap para ibu ibu mulai menarik Siska dengan paksa .
" Enggak mau aku gak mau nikah . " Ucap Siska panik karena jujur ia belum siap kembali memulai hubungan baru dengan orang yang sama sekali tak di cintai nya .
" Kami akan ikut tapi kami mohon jangan tarik tarik kami seperti itu . " ucap Wiliam kasian melihat Siska di tarik dengan kasar . Siska hanya bisa menitihkan air matanya , ia merasa para warga itu mulai menghakimi dirinya .
" Baiklah mari ikut kami . " ucap ketua RT itu berjalan lebih dahulu , Wiliam dan Siska mengikuti nya dari belakang . ..
" Apa kita akan benar benar menikah pak ?" tanya Siska dengan mata berkaca kaca .
Ia sungguh tak ingin hidup dalam jeratan rumah tangga seperti dahulu . Ia takut kejadian dulu akan terulang lagi . Ia juga merasa pernikahan yang akan ia jalan kan tanpa didasari rasa cinta . Ia sungguh tak ingin pernikahan seperti itu .
" Kita tak punya pilihan lain .Maaf telah membuat mu terlibat dalam kekacauan seperti ini . " ucap Wiliam merasa tak enak hati saat melihat Siska begitu tak bersedia menikah dengan nya .
Sementara Siska hanya bisa pasrah satu kali lagi ia akan terlibat dalam Lika liku rumah tangga yang mungkin tak akan membuat dirinya bahagia seperti dulu .
" Assalamualaikum pak ustadz . " panggil para warga saat sampai di sebuah rumah besar yang tak jauh dari tempat di mana mobil Wiliam berada .
__ADS_1
" waalaikumsalam . " ucap seseorang setelah membuka pintu rumahnya , laki laki paruh baya itu nampak terkejut melihat orang orang yang begitu banyak nya datang kerumah nya .
" Maaf sebelumnya mengganggu pak ustadz . Kedatangan kita kesini ingin menikahkan muda mudi ini yang telah berbuat tak senonoh di kampung kita jadi apa bapak ustadz mau menikah kan mereka ?" tanya orang orang itu pada laki laki di hadapannya itu .
" Baiklah ... silakan masuk dulu kita bicarakan di dalam .Tak enak berbicara di luar rumah seperti ini . " ucap laki laki yang mereka panggil ustadz itu masuk kedalam rumah besar nya .
Wiliam dan Siska di giring masuk kedalam rumah besar itu . Keduanya pun duduk di sofa dan berhadapan langsung dengan ustadz itu .
" Sebenarnya kami tak melakukan apa pun pak . Para warga telah salah paham , mohon bantuan bapak untuk menghentikan pernikahan ini . " Ucap Wiliam berharap orang di hadapannya mau membantu nya dan Siska .
" Maaf ya nak . Bukannya bapak tak mau membantu kalian , Tapi memang begini aturan di desa ini dan saya tak bisa melanggar nya. " ucap Ustadz itu membuat Siska dan Wiliam hanya bisa pasrah . Mereka sungguh tak memiliki jalan lain selain menikah .
" Sudah pak jangan dengarkan mereka segeralah halal kan mereka agar mereka tak terlihat banyak dosa lagi . " Ucap salah seorang warga membuat Siska memejamkan matanya erat . Wiliam yang melihat itu pun merasa kasian namun ia juga tak bisa berbuat apa pun . satu satunya cara yang bisa ia lakukan adalah dengan menghibur wanita di hadapannya itu , dan ia akan melakukan hal itu setelah pernikahan ini terjadi .
" Baiklah karena adatnya memang seperti itu . Maka saya akan menikahkan kalian berdua 0. Mari nak jabat tangan saya . " Ucap ustadz it1u pada Wiliam .
" Maaf sebelumnya nama kamu siapa dan nama wanita di samping mu siapa ?" tanya ustadz itu sebelum menikah kan kedua muda mudi di hadapannya itu .
" Siska dan Wiliam . " Ucap Wiliam pelan.
" Maksud saya nama panjang nya sekalian nama binti nya ya mas . Sekaligus putuskan apa yang mau kamu berikan sebagai mas kawin untuk calon istri mu ini ." Ucap pak ustadz itu tersenyum tipis .
" Wiliam Mahendra bin Wawan Mahendra dan Siska Veronika binti Bram . Siska kamu mau mas kawin Seperti apa ?. " Tanya Wiliam membuat Siska sedikit terkejut bagaimana laki laki di sampingnya itu tau nama lengkapnya dan juga nama ayah nya . ia juga tak menyangka Wiliam akan bertanya tentang mas kawin yang akan laki laki itu berikan kepadanya.
" Terserah bapak saja . " Ucap Siska pelan . Ia sungguh tak bersemangat menjalani pernikahan yang tak ia ingin kan itu . Wiliam yang melihatnya pun hanya bisa menghela nafas nya , ia tau Siska tak bersedia menikah dengan nya . mengingat itu ia ingin mencegah pernikahan ini agar tak Terjadi namun ia tak bisa melakukan nya , ia tak berdaya .
" Bagaimana nak apa mas kawin yang akan kau berikan ?" tanya ustadz itu menunggu jawaban Wiliam .
__ADS_1
" Saat ini saya hanya bisa memberikan uang 500 ribu sebagai mas kawin . " ucap Wiliam mengeluarkan semua uang nya yang tersisa kehadapan pak ustadz . Bukan ia pelit dan tak mau memberikan lebih pada Siska. Ia hanya tak membawa uang kes yang banyak. Kebanyakan uang nya berada di kartu ATM dan sisanya berada di rumah .
Ia cukup mampu membayar mas kawin dengan lebih banyak lagi namun , sekali lagi ia tak membawa uang sebanyak itu kedalam sakunya. ...
" Oke ... bismillah kita mulai sekarang ya bapak ibu ibu sekalian . " Ucap ustadz tersebut pada semuanya yang ada di situ . Siska hanya bisa menunduk sedih mau sekeras apa pun ia menolak pernikahan itu tak bisa di batalkan .
" Silakan Pak ustadz . " Ucap salah seorang dari mereka .
" Bismillahirrahmanirrahim saudara Wiliam Mahendra bin Wawan Mahendra saya nikahkan dan kawinkan engkau dengan saudari Siska Veronika binti Bram dengan mas kawin uang sebesar lima ratus ribu rupiah di bayar tunai . Bagaimana para saksi sah .." tanya
" Sah ..." Ucap semua orang yang ada di tempat itu . Kini Siska resmi menjadi istri siri dari dosen nya itu , ia hanya bisa pasrah dan tak tau bagaimana kehidupan nya setelah ini . apakah hidup nya akan semenderita dulu atau justru sebaliknya
...
...
...
Lanjut besok ya.... author ingin up banyak namun waktu nya tak memungkinkan karena saat ini author lagi berkumpul dengan keluarga di kampung halaman .
Jadi mohon memaklumi ya .
Author janji bakal up banyak setelah masa libur author di kampung halaman selesai ya .
Jangan lupa berikan like komen vaf dan hadiah . ya
DUKUNGAN KALIAN SANGAT BERARTI UNTUK KAMI PARA AUTHOR .
__ADS_1