Aku Perusak Rumah Tangga Suamiku

Aku Perusak Rumah Tangga Suamiku
22 . Pengkhianatan Rosa .


__ADS_3

21 + ..BACA SETELAH BUKA PUASA YA .


Rosa POV.


Hari ini sesuai rencana aku datang ke rumah Brandon , di sana masih sama seperti dulu tak ada yang berubah . Bahkan tata letak barang barang di rumah itu pun tak bergeser sedikit pun . Melihat itu ia jadi teringat masa kecil nya bersama Brandon di mana ia dan Brandon dulu sering bermain bersama .


Masa masa itu sungguh masa masa bahagia , Lelaki itu sama sekali tak pernah menyakiti hatinya yang ada ia selalu memainkan nya dengan penuh kasih sayang . Sampai lelaki itu menyatakan cinta nya yang dulu masih roda tolak , karena ia sangat berharap pada Rangga .


Namun Rangga bukanya membahagiakan dirinya malah terus menyakiti hingga ia tak tahan lagi dan mulai menerima Brandon sebagai tambatan hati nya .


Dan ia sungguh tak menyangka kini ia sudah mulai terbiasa dengan cinta yang Brandon berikan bahkan tanpa ia sadari ia mulai menaruh hati pada Lelaki itu .


" Kenapa diam di situ sayang ,masuklah aku sudah siapkan makan siang untuk mu . " ucap nya yang membuat aku tersenyum . Aku berjalan mendekati nya , dan duduk di samping lelaki itu .


" Kenapa duduk di situ sayang ?" tanya nya membuat aku mengerutkan dahi ku bingung .


" Memang nya kenapa , kita kan mau makan siang jadi apa salah nya duduk di kursi makan ini?" tanya ku padanya . Ia tersenyum dan menepuk pa ha nya pelan .


" Duduk sini cinta ku ... " ucap nya membuat pipi ku memerah aku tau apa yang akan ia lakukan selanjutnya.


" Tak mau ... " ucap ku menggelengkan kepala ku perlahan . Sesaat ia nampak berdecak tak suka kemudian ia kembali menatap ku dengan pandangan memelas nya .


" Ayolah Rosa aku merindukan tendangan kecil dari anak kita . " ucap nya yang bahkan sudah menganggap anak dalam kandungan ku adalah anak nya .


" Boleh saja tapi ... Kamu jangan aneh aneh ya Brandon . " ucap ku memperingati nya . Ia terkekeh pelan kemudian ia menarik ku perlahan agar duduk di pangkuan nya .


" Astaga .. " ucap ku terkejut karena peliharaan di bawah sana telah ber diri te gak .


" Hehehe maaf sayang , dia memang selalu seperti itu saat dekat dengan sarang nya . " ucap nya mengedipkan sebelah mata nya .


" Kamu ini , ya sudah aku makan ya .. Aku sangat kelaparan . " ucap ku menatap nya dengan wajah lesu .


" Makanlah , makan yang banyak biar kamu dan bayi dalam kandungan sehat . " ucap nya mulai mengelus perut ku . Sesaat aku menikmati elusan itu . Aku merasa Brandon begitu perhatian berbeda sekali dengan mas Rangga yang selalu bersikap dingin dan kaku saat memanjakan aku .


" Terimakasih ya Brandon , karena mu aku jadi tak merasa sedih lagi dan karena mu juga aku merasa di sayangi oleh orang lain . " ucap ku mengusap tangan nya perlahan .

__ADS_1


" Aku senang jika aku bisa membuat mu bahagia Rosa meskipun kita harus sembunyi sembunyi saat bertemu seperti ini . " ucap nya membuat aku sedikit merasa bersalah . Sebenarnya aku juga tak ingin memiliki hubungan seperti ini namun aku juga tak bisa meninggalkan mas Rangga karena sampai saat ini posisi Suami ku itu tak tergantikan dalam hati ku .


Meskipun ia sering menyakiti ku tetap saja aku tak bisa melupakan dan menghapus nama nya dari dalam hati ku.


" Sudahlah tak usah murung seperti itu , aku tau apa yang kamu pikirkan . Aku tak masalah menjalani hidup seperti ini karena Aku mencintaimu . Aku bersedia hidup sembunyi sembunyi asalkan bersama mu Rosa . " ucap nya sungguh membuat ku tersanjung, Aku pandang matanya sejenak kemudian aku memberikan sebuah ke cu pan manis di bi bir nya .


" Kamu menggoda ku ?" tanya nya saat aku selesai men ci um nya .


" Itu hanya hadiah jangan pikirkan hal yang aneh aneh . " ucap ku memulai makan siang dengan makanan yang telah Brandon siapkan .


" Bagaimana enak ?" tanya nya saat aku mulai menyuapkan sesuap nasi ke dalam mu lut ku .


" Enak ... sangat enak . " ucap ku selalu memuji makanan yang ia masak .


" Lebih enak ini . " ucap nya men ci um mi leherku ,membuat aku merinding di buat nya aku menggenggam erat sendok di tangan ku . karena Brandon Selalu mengetahui kelemahan ku ada pada le her ku .


" Em .. Brandon jangan seperti ini , aku mau makan. " ucap ku berusaha menghentikan aksinya yang semakin berani . Tangan lelaki iju telah masuk kedalam Ba Ju ku me mi lin dan me re mas 2 bulatan kenyal yang aku mi Li Ki .


" Kenapa sayang apa kamu tak me nik mati nya ?" tanya nya pada ku .


" Makan lah sayang , aku tak mengganggu mu lut mu jadi kamu bisa makan . " ucap nya membuat aku kesal .


" Bagaimana bisa makan kalau kamu seperti itu Brandon . " ucap ku memarahi nya .


" Ayolah sayang aku hanya ingin sedikit bermain saja . " ucap nya tak dapat aku tolak saat tangan nya sudah berada di bawah sana menggoda dan memporak porandakan sangkar ku yang masih tertutup kain .


" Ah .. Brandon " ucap ku sudah terlena dan tak bisa mengelak lagi .


" Apa sayang . " tanyanya semakin mempercepat ge rak kan tangan nya di bawah sana . Membuat diriku terbang bagaikan di surga .


" Akh ...aku mau keluar . " ucap ku yang akan meraih puncak pertama ku . Bukannya berhenti ia malah semakin cepat saja membuat aku tak berdaya dan hanya bisa berteriak .


" Akh ... Brandon .. aku keluar . " ucap ku dengan nafas terengah engah , lelaki itu sungguh bisa membuat aku ke e nak kan .


" Kamu sudah puas .. sekarang giliran aku sayang ." ucap nya yang mulai berusaha me ni run kan Ce la na ku .

__ADS_1


Saat ia berhasil menarik Ce la na itu ke bawah handphone ku tiba tiba saja berbunyi dan aku tak menyangka jika mas Rangga yang menghubungi ku .


" Aku angkat telvon dulu ya Brandon ini dari mas Rangga . " izin ku enak beranjak dari pang ku an nya . Namun Brandon sama sekali tak membiarkan hal itu terjadi , lelaki itu malah menarik tu buah ku ke ba wah hingga dengan cepat Peliharaan nya langsung masuk ke dalam sangkar mi Lik ku .


" Angkat lah sayang . " ucap nya memulai permainan .


" Bagaimana aku bisa mengangkat telepon kalau kamu tak berhenti . " ucap ku kesal .Aku ingin mengabaikan panggilan itu namun mas Rangga terus menghubungi ku jadi aku tak punya pilihan lain selain mengangkat nya .


" Kamu di mana ?" tanya nya langsung ketika aku baru saja mengangkat telvon nya .


" Di ... em ..di rumah temen ku mas , Khan aku sudah izin tadi . " ucap ku berusaha menahan de sah Han yang hampir saja keluar dari mu lut ku .


" Ck ... jangan menginap pulang malam ini juga ada yang ingin aku bicarakan sama kamu . " ucap nya terdengar datar dan dingin aku merasa ia sedang marah pada diriku . Aku melirik Brandon sejenak , memberi isyarat pada nya agar ia menghentikan permainan itu namun bukan nya berhenti ia justru semakin mempercepat permainan nya . Aku memejamkan mata ku erat , ku gigit bi bir bawah ku agar tidak mengeluarkan suara. Aku sungguh takut mas Rangga akan mendengar nya .


" Halo Rosa apa kamu masih di sana jawab aku dan katakan kamu akan pulang malam ini . " ucap nya pada ku lagi , ku hirup nya nya fas yang dalam kemudian aku mulai mengeluarkan kata kata ku .


" Iyah ... mas , sudah dulu ya ..Rosa mau ke kamar mandi bentar ..Pe Rut .. rosa mu las ." ucap ku sudah tak ta Han lagi dan ingin segera mengakhiri telpon dari mas Rangga . Tanpa mendengar jawaban dari mas Rangga aku langsung mematikan telvon itu .


" Akh ... Brandon aku mau keluar lagi . " ucap ku yang akan. meraih puncak kedua ku .


" Bersama sayang . " ucap ny semakin mempercepat permainan itu hingga akhirnya aku merasakan ada sesuatu yang ma suk ke dalam rahim ku .


...


...


...


...


Aduh sebenarnya author ingin menghentikan cerita ini untuk sejenak karena author pikir ini bukan Ramadan dan seperti nya cerita ini tak layak baca saat bulan puasa . Namun author juga gak ingin kalian kecewa jadi aku mohon sama kalian untuk baca cerita ini waktu malam saja biar puasa kalian gak Batal .


Jangan lupa berikan like komen vaf dan hadiah ya .


Dukungan kalian sangat berarti untuk kami para author .

__ADS_1


__ADS_2