
" Kakak khawatir dengan irma ?" Tanya siska ketika ibra masih saja memandang keluar pitu padahal irma sudah lagi tak terlihat .
" Ya begitulah sebenarnya dia tak sepenuh nya salah . Dia hanya tak ingin orang lain menjelek jelekkan kamu itu saja . " ucap ibra pada adiknya itu .
" Irma memang sahabat terbaik siska . " ucap siska terharu dengan perbuatan yang irma lakukan untuk nya .
Sementara itu di lain sisi irma dan iren tengah duduk di bangku yang sama tepat di hadapan wiliam . mereka sama sekali tak bisa membuka mulut mereka saat berhadapan dengan laki laki itu .
" Sebenarnya apa yang terjadi kenapa kalian bertengkar di kelas ?" Tanya wiliam pada 2 muridnya itu .
" Irma ...yang lebih dulu memancing saya pak . " Ucap iren pada wiliam, irma berdecak tak suka karena jelas jelas iren lah yang memulai perkelahian itu karena dia menjelek jelek kan siska di hadapan semua orang .
" Irma ...apa yang ingin kamu jelas kan ?" Tanya wiliam pada sahabat istrinya itu .
" Aku hanya membela teman ku itu saja . aku tak suka orang lain membicarakan nya yang tidak tidak padahal dia tak tau kebenaran yang sebenarnya . " ucap irma pada wiliam . Wiliam mengerti jika mereka bertengkar karena irma membela siska . Wiliam menghela nafas nya kemudian ia memijit kepalanya perlahan .
" Tetap saja kamu tak seharusnya memukul aku . " Ucap iren tak terima mendengar penjelasan dari irma .
" Kamu yang menarik rambut ku lebih dulu ..jadi apa kamu lupa tentang hal itu ?" tanya irma menatap iren tajam .
" Sudahkah ... kalian jangan berdebat disini . apa pun alasan nya kalian tetap bersalah , saya tak ingin pilih kasih jadi saya harus adil di sini . kalian akan saya skors selama 3 hari untuk merenungkan kesalahan kalian saya harap dengan hukuman yang saya berikan kalian tak akan mengulangi kesalahan kalian lagi . " ucap wiliam membuat irma bernafas lega setidaknya ia tak harus membersihkan wc ataupun menyapu halaman kampus .
" Sekarang kalian boleh pergi dari ruangan saya ... saya masih ada urusan lain yang harus di kerjakan . " ucap wiliam pelan setelah itu irma dan iren meninggalkan Rungan nya .
" Jangan kamu pikir aku akan melepaskan kamu hari ini . jika kamu menjelek kan teman ku lagi aku tak akan segan segan mengulangi hal yang sama seperti hari ini lagi . " Ucap irma pada iren .
" Kamu pikir aku takut dengan ancaman mu aku sama sekali tak takut paham kamu . " Ucap iren pergi meninggalkan irma . Irma ingin mengejarnya namun tangan nya di pegang oleh seseorang di belakang nya .
" Jangan membuat masalah lagi , kakak tak suka melihat nya . " ucap suara itu yang membuat irma menghela nafas nya perlahan berusaha mengatur emosinya yang mulai terpancing oleh iren .
" Kak ibra sejak kapan ada di sini ?" Tanya irma pada pacar barunya itu .
" Baru saja kakak tiba , kakak mau balik ke rumah Sakit ada pasien mendadak yang harus di oprasi . " ucap ibra pada irma .
" Yah ... Sebenarnya irma juga mau pulang ke rumah . " ucap irma pada kekasihnya itu .
" Kok pulang bukan nya jam kuliah masih panjang ya ?" Tanya ibra bingung .
" Aku di skors selama 3 hari . " ucap irma pelan .
" Kasihan nya ... ya sudah ayo kakak antar kamu pulang sekalian kakak mau pergi kerumah sakit . " Ucap ibra mengusap rambut irma sayang .
__ADS_1
" Tapi nanti kakak telat kerumah sakit nya . " ucap irma pada kekasihnya itu.
" Enggak ada telat sayang ...kan jalan nya searah sama rumah kamu . " Ucap ibra menggandeng tangan irma .
" Irma mau ambil tas dulu di kelas kak . " Ucap irma pada kekasih nya itu .
" Ya sudah ayo kakak temani kamu ."
" Gak mau ... irma malu di lihatin temen temen kalau kakak anterin irma . " Ucap irma membuat ibra tersenyum . Kemudian laki laki itu mengusap tangan irma pelan .
" Ya sudah kakak tunggu di uks saja sekalian pamit sama wiliam.. " ucap ibra pada kekasihnya itu .
" Iya ..kakak tunggu di sana saja ." Ucap irma pelan , setelah itu keduanya pun melepaskan pegangan tangan mereka kemudian mereka berpisah saat mereka tiba di depan uks .
" Irma mana kak kenapa gak ikut kesini?" Tanya wulan yang melihat kedatangan ibra memasuki uks kampus nya .
" Ambil tas ." ucap ibra pelan .
" Kok ambil tas memang nya dia mau kemana ?" tanya wulan bingung .
" Dia kena skors 3 hari . " jawab ibra pelan.
" Mas wili skors dia ?" Tanya siska menatap suaminya yang tengah duduk di samping ranjang uks tersebut . Wiliam memang lebih dulu datang ke uks tersebut dari pada irma dan ibra .
" Kenapa ..dia kan belain siska ?" Tanya siska tak suka dengan apa yang suaminya lakukan itu .
"mas harus adil sayang ...mas gak bisa pilih kasih . walaupun irma bela kamu tetap saja dia salah karena bertengkar di kampus apapun alasan nya itu . " ucap wiliam membuat siska cemberut .
" Benar apa yang di katakan suami mu sis .. biarkan saja irma menerima hukuman nya biar dia bisa belajar dan tak mengulangi kesalahan nya lagi . " ucap ibra setuju dengan hukuman yang wiliam berikan pada kekasihnya itu .
" Jangan cemberut begitu ...nanti anak kita tak suka . " Ucap wiliam pada istrinya itu .
" anak apa maksud kamu mas ?" Tanya siska tak paham dengan apa yang suaminya itu katakan .
" Kamu hamil sayang . " Ucap wiliam berbisik di telinga siska . Siska terdiam ia tak menyangka akan di titipkan janin lagi oleh allah swt .
" Mas gak bohong kan ?" Tanya siska menatap wiliam dengan mata berkaca kaca .
" Enggak mas gak berbohong sama sekali ...kakak kamu sendiri yang memeriksa dan kita di suruh pergi ke dokter kandungan untuk memastikan kejelasan nya . " ucap wiliam menjelaskan , siska tersenyum seraya mengusap air mata nya pelan .
Akhirnya ia akan menjadi seorang ibu setelah keguguran dulu saat ia masih menjadi istri rangga.
__ADS_1
.
" Aku sangat senang jika itu memang benar mas . " Ucap siska pada suaminya itu .
" Nanti kita periksa kedokter ya .. kamu istirahat dulu di sini jangan capek capek . " ucap wiliam meraih tangan siska dan mencium nya pelan .
" Kalian gak malu di lihatin wulan pakai mesra mesra an di sini lagi . " ucap ibra pada adik dan adik iparnya itu .
" Untuk apa malu .. siska kan mesra mesra an nya sama suami sendiri bukan sama orang lain.. " Ucap siska pada kakak nya itu .
" em ...kak ibra punya temen jomblo gak kalau ada kenalin sama wulan dong . " ucap wulan yang merasa iri dengan kemesraan pasangan suami istri di hadapan nya itu .
" Ada ... tapi dia Udah tua lebih tua dari pada aku ..kamu mau ?" tanya ibra terkekeh pelan .
" Tergantung kalau dia masih tampan dan postur tubuh nya masih oke kenapa enggak . " ucap wulan pada ibra ...
" Kalau wajah nya jelek dan keriput perutnya buncit bagaimana ?" tanya ibra pada sahabat adik nya itu .
" Kalau itu mah aku gak mau buat irma saja kalau yang jelek jelek begitu . " ucap wulan yang masih belum tau kalau ibra dan irma sudah menjalin hubungan .
" Enak saja ... irma hanya milik ku .. gak bisa aku bagi sama orang lain . " ucap ibra tak terima dengan perkataan wulan .
" Eh ... emang nya kakak dan irma memiliki hubungan ya ?" Tanya wulan bingung.
" Mereka baru jadian tadi wul. " ucap siska memberitahu sahabatnya itu .
" Sialan aku harus minta pajak jadian sama kak ibra dan irma . " ucap wulan menatap ibra penuh harap .
" Lain kali saja pajak jadian nya ...kak ibra mau ke rumah sakit dulu ...ada oprasi dadakan . " ucap ibra seakan mengerti arti tatapan dari wulan itu .
" Yah ...gagal makan makan deh . " lirih wulan yang di iringi gelak tawa oleh semua orang yang ada di situ ...
..
.
..
Lanjut nanti malam ya .
jangan lupa like komen vaf dan hadiah.
__ADS_1
Dukungan kalian sangat berarti untuk kami para author .