Aku Perusak Rumah Tangga Suamiku

Aku Perusak Rumah Tangga Suamiku
24 . 4 Bulan berlalu .


__ADS_3

Sudah 4 bulan lamanya Siska menjadi teman tidur Rangga dan sampai saat ini wanita cantik itu masih saja belum memiliki status apa pun. Terkadang ia lelah dan ingin mengakhiri semua ini. Apalagi istri Rangga mulai curiga dan sudah mulai mencari informasi tentang dirinya , melalui jejaring sosial Facebook atau bertanya pada kenalan kenalan Siska di kota .


Seperti saat ini , teman Siska Menelvon dan mengatakan bahwa ada seorang wanita hamil yang tengah mencari informasi tentang dirinya . Siapa lagi kalau bukan Rosa . Ia ingin pergi meninggalkan Rangga namun sampai saat ini ia masih membutuhkan bantuan dari lelaki itu untuk membiayai biaya rumah sakit bapak nya yang tak kunjung membuka matanya .


" Aku harus bagaimana , apa aku temui saja mbak Rosa. Tapi nanti aku malah di caci maki dan dipermalukan di depan orang banyak jika kita bertemu . Tapi aku juga tak mau terus terusan begini , Aku ingin bebas dan Kembali menjalani kehidupan ku yang dulu . " ucap nya pada diri sendiri , Saat ini ia tengah berada di kantor Rangga . Ya sejak Rangga mengangkat nya sebagai sekertaris ia jadi lebih rajin dalam bekerja dan mulai mengerti bagaimana cara sekertaris Bekerja .


" Kamu ngapain ngomong sendiri ?" ucap seorang laki laki yang datang mencium kening nya perlahan .


"Mas ini di kantor bisa gak sih jangan bersikap kayak gitu . " Ucap Siska yang sebenarnya sedang tak ingin bermesraan dengan Lelaki di hadapannya itu .


" Ada apa , apa mas salah mencium pacar mas sendiri . " ucap Rangga mengikis jarak nya agar lebih dekat dengan Siska .


" Salah .. karena ini tempat umum mas , dan Siska sebenarnya sudah lelah dengan ini semua. " bentak Siska yang saat ini tengah dalam emosi yang tak baik . Rangga yang melihat sikap Siska tak seperti biasanya pun menjadi heran . Lelaki itu menatap Siska dengan dahi berkerut seakan akan bertanya ada apa dengan wanita itu .


" Aku sedang tak ingin di ganggu mas aku sedang pusing . " ucap Siska memijit pelipisnya perlahan .


" Sini biar mas bantu pijit tin . " ucap Rangga menggantikan tangan Siska memijit pelipisnya .


" Kamu lagi pms ya ?" tanya Rangga perlahan ia takut siska akan marah dengan pertanyaan nya .


" Mas apa sebaiknya kita akhiri saja hubungan kita ini ?" ucapan Siska yang keluar dari mulut wanita itu membuat Rangga marah ia langsung melepaskan tangan nya dan menatap Sidak tajam.

__ADS_1


" Kamu kenapa tiba tiba ngomong kayak gitu , kamu sudah gak mau lagi tinggal sama aku atau ada lelaki yang kamu sukai iya ?" tanya rangga membuat Siska terdiam , ia menatap Rangga sejenak kemudian ia menghela nafas nya .


Ia mengingat masa masa nya bersama lelaki itu , masa masa dimana ia harus menjalani hubungan yang tabu itu . Ia merenung memikirkan dosa nya yang semakin menumpuk bak gunung es setiap kali ia harus melayani lelaki di hadapannya itu tanpa ikatan pernikahan .


" Aku hanya lelah mas , Aku tak mau menambah dosa untuk bapak ku yang sedang berjuang untuk hidup . Hubungan kita ini salah mas , aku tau mas sudah menikah dan aku tau istri mas sedang mengandung . Aku juga tau istri mas mulai curiga kan . Jadi kita akhiri saja sebelum semuanya semakin menjadi rumit mas , aku tak mau menyakiti hati istri mu mas . Aku juga seorang wanita aku tau bagaimana rasanya sakit hati saat melihat orang yang kita cintai bermain dan berselingkuh di belakang nya . " ucap Siska mengutarakan semua unek unek nya yang sudah lama ia pendam .


Rangga terdiam ia menatap Siska lembut , kemudian ia meraih tangan wanita itu dan mengusap nya perlahan .


" Kamu ternyata sudah tau kalau aku memiliki istri , Kapan kamu mengetahui semua itu sayang ?" tanya Rangga pada wanita yang ia cintai itu .


" Sudah lama , saat dulu aku tak sengaja mendengar mas berbicara dengan pak Jordan , Siska juga mendengar bahwa mas akan meninggalkan Siska . Siska hanya bingung kenapa sampai saat ini mas tak meninggalkan Siska padahal mas sudah memiliki niat itu dari awal kan . " Ucap nya membuat Rangga terkejut ia tak menyangka jika perbincangan nya dengan Jordan dulu telah di ketahui oleh Siska .


" Maafkan aku Siska aku .." belum sempat Rangga melanjutkan omongan nya ,Siska sudah dulu memotong omongan lelaki itu .


" Maafkan aku sayang , aku tak bermaksud untuk seperti itu . Aku tak akan meninggalkan kamu , Aku janji akan mencari jalan keluar untuk kita berdua . " ucap rangga menggengam tangan Siska erat , Siska semakin keras menangis ia sungguh tak ingin terus bertahan dalam keadaan yang seperti ini namun ia juga tak bisa membohongi perasaannya sendiri.


" Sudahlah mas jangan bahas hal itu lagi aku sungguh lelah " Ucap Siska melepaskan tangan Rangga yang saat ini menggengam nya erat wanita itu hendak berdiri dari duduknya namun Rangga lebih dulu menarik ia untuk duduk kembali .


Setelah itu Rangga mencium bibir Siska perlahan berusaha untuk menyalurkan rasa cinta lewat ciuman nya tak lama seseorang tiba tiba masuk ke dalam ruangan itu dan melihat sepasang kekasih yang tengah di mabuk asmara itu .


" Dasar tak tau malu .." Bentak orang itu dengan suara lantang membuat Siska langsung mendorong dada Rangga paksa dan ia sungguh tak menyangka jika istri Rangga akan datang , Wanita itu menarik rambut Siska membuat Siska memejamkan matanya karena kesakitan namun ia sama sekali tak membalas perbuatan istri dari Rangga itu Karena ia memang salah .

__ADS_1


" Rosa ... sudah lepaskan tangan mu itu , kasian Siska kesakitan . " Ucap Rangga berusaha menarik tangan Rosa agar wanita itu mau melepaskan tangan nya .


" Kamu kenapa menghalangi ku mas , Kamu membela nya iya . Pantas saja kamu jarang pulang dan selalu bersikap dingin pada ku ternyata kamu sudah memiliki wanita lain di luar . " ucap Rosa berlinang air mata , Rangga menghela nafas nya ia tau hal ini akan terjadi . Perselingkuhan nya dengan siska telah terbongkar dan kini ia tak tau harus bagaimana .


Rosa semakin marah ia mengambil handphone nya dan memfoto Siska , ia juga memvidio wanita itu yang akan ia viralkan di media sosial nya .


" Sudah Rosa jangan seperti ini , mari kita pulang oke . Aku akan menjelaskan nya di rumah ." Ucap Rangga tak ingin jika Rosa semakin marah pada Siska .


" Tidak aku tak mau pergi kalaupun harus ada yang pergi maka wanita murahan ini . " tunjuk Rosa pada Siska membuat Siska sakit hati tanpa sadar ia meneteskan air matanya .


" Cuih ...tak usah menangis ******. " Ucap Rosa menampar pipi Siska , Rangga hendak menghalangi nya namu ia sudah terlambat tangan itu sudah menempel di pipi Siska meninggalkan jejak kemerahan di sana . Rangga marah dan menatap tajam Rosa , ia sungguh tak menyangka Rosa akan menampar Siska meskipun dirinya dan Siska memang salah .


" Sudah cukup .. Ayo ikut aku pulang . " Ucap Rangga menarik tangan Siska menjauhi wanita itu dan berlalu keluar dari ruangan nya. Sementara Siska , wanita itu hanya bisa menangis seraya memegangi pipinya yang berdenyut nyeri .


...


...


..


Vote komen like dan hadiah ya ...

__ADS_1


baca terus kelanjutan cerita nya ..


DUKUNGAN KALIAN SANGAT BERARTI UNTUK KAMI PARA AUTHOR


__ADS_2