
Ibra berdecak tak suka badan nya sungguh gerah dan lengket sedari tadi tapi adiknya itu malah menginginkan pisang . Ingin menolak ibra tak tega dan takut adiknya itu mengadu pada irma.
" Ck...bandan ku lengket sekali pasti bau nya gak enak banget . Sialan . " Umpat ibra kesal , laki laki itu menghampiri sebuah toko buah yang lumayan besar di kota itu .
" Bang ada pisang ambon gak ?" Tanya ibra pada abang abang penjual buah di hadapan nya . Jas dokter yang masih melekat di badan nya membuat ia menjadi perhatian di toko itu .
" Ada sebentar ya pak saya ambilkan soalnya pisang nya ada di belakang . " Ucap penjual itu berjalan menjauhi ibra . Ibra hanya menunggu dengan bosa ia merasa tak nyaman karena para pembeli di toko itu selalu memperhatikan dirinya .
" Kakak ngapain di sini . " Ucap seseorang daru arah belakang nya yang membuat ibra mengalihkan pandangan nya seketika.
" Sayang .." Ucap ibra dengan raut wajah bahagia karena tak menyangka bisa bertemu dengan pacar nya di toko itu.
" aku sama mama kak " Ucap irma malu yang membuat ibra pun baru menyadari jika ada seseorang di samping pacarnya itu .
" Eh tante apa kabar . " Ucap ibra tersenyum malu karena telah memanggil irma sayang di hadapan ibu dari wanita itu . Apa lagi ibu kekasih nya itu belum mengetahui jika dirinya sudah berpacaran dengan sang anak .
" Kamu kakak nya siska kan . Tante baik kamu sendiri bagaimana ?" Tanya wanita parut baya itu dengan senyum ramah nya .
" Baik tante . " Ucap ibra tersenyum .
" Oh ternyata kamu ini pacar baru yang irma ceritakan toh . " Ucap ibu irma dengan senyum penuh Arti .
" Mama ... " Ucap irma kesal karena ibunya itu mulai menggoda nya .
" Memang nya irma bicara tentang apa soal saya tante ?" Tanya ibra tersenyum senang karena sepertinya ibunya irma menyukai dirinya .
" Kalau itu . " ucap wanita paruh baya itu ingin melanjutkan omongan nya namun irma kembali menatap ibunya itu kesal .
" Mama ...udah sana mama pergi aja , kan tadi mama mau beli Jeruk kok malah ngobrol sih . " Ucap irma membuat ibunya itu terkekeh pelan .
" Iya iya ...kamu ini cerewet sekali . Sudah dulu ya nak ibra lain kali main kerumah biar kamu bisa lebih dekat dengan keluarga kami . Tante mau pilih pilih jeruk di sana dulu . " ucap ibu irma menunjuk salah satu meja yang memperlihatkan jejeran jeruk berada di atas nya .
" Iya tan ..pasti nanti ibra mampir kalau ada waktu luang . " Ucap ibra bersemangat .
" Tante tunggu . " Ucap ibu irma tersenyum setelah itu wanita paruh baya itu pergi ke tempat yang ia tunjuk tadi . Kini hanya ada irma dan ibra sendiri .
" Kamu malu kan tadi ...Aku jadi penasaran apa yang kamu omong kan tentang aku kepada ibumu ?" tanya ibra dengan mengedipkan salah satu matanya .
" Ih ..apa an sih orang mama cuma bercanda siapa juga yang ngomongin kakak . Kakak ini pede sekali sih . " Ucap irma cemberut . Ibra terkekeh pelan kemudian ia mengusap rambut irma sayang .
" Jangan marah kakak hanya bercanda , Em kakak punya tebak tebakan buat kamu . kamu harus jawab ya kalau kamu bener nanti kakak kasih hadiah deh . Gimana mau gak ?" Tanya ibra berusaha mencairkan suasana di antara mereka .
" Oke ...siapa takut . " Ucap irma menerima tantangan pacar nya itu .
" Suatu benda yang panjang tapi bukan pedang apakah itu ?" Tanya ibra pada pacar nya itu .
__ADS_1
" Ih ...apa irma gak tau . " Ucap irma tak menemukan jawaban dari pertanyaan yang di ajukan oleh laki laki di hadapan nya itu .
" Coba tebak saja sayang ... kakak kasih klu lagi deh rasanya enak dan banyak orang yang suka . " ucap ibra membuat irma menatap kekasih nya tajam .
" Jangan jangan jawaban nya yang jorok jorok ya kak ...ih irma gak mau jawab kalau begitu . " Ucap irma mulai berpikiran negatif yang membuat ibra tertawa keras sampai sampai semua orang yang ada di situ melihat nya dengan pandangan aneh .
" Kamu ini ...kenapa malah mikir hal hal seperti itu . Jawaban nya gak jorok sama sekali kok sayang , kakak kasih tau tapi nanti kamu harus cium kakak di hadapan semua orang yang ada di sini . " Ucap ibra membuat irma melotot tak suka .
" Gak mau ...kalau irma kalah irma bisa malu. " ucap irma menunduk dengan pipi yang memerah .
" Kalau begitu jawab sayang . " Ucap ibra tersenyum .
" jarum ya . " Tebak irma ngawur .
" Jarum itu pendek bukan panjang ." ucap ibra pada irma .
" Aduh apa sih kak irma bener bener gak tau . " Ucap irma kesal .
" Jawaban nya adalah pisang . " Ucap ibra membuat irma kesal ia langsung memukul pundak ibra dengan sekuat tenaga nya .
" Aduh sakit sayang kenapa aku di pukul . " Ucap ibra pada irma .
" Habis nya kakak ngawur , pisang gak panjang kakak pisang itu ukuran nya norma gak panjang panjang banget gak kecil kecil banget . " teriak irma kesal .
" Gak mau . " Ucap irma memalingkan wajah nya malu malu .
" Kalau begitu di sini , bagaimana. " Tunjuk ibra pada pipinya .
" Gak mau . " ucap irma membuat ibra tersenyum kemudian ia menarik dagu irma dan membuat irma menatap dirinya .
" Kalau kamu gak mau nyium kakak baiklah kakak yang akan cium kamu . " Ucap ibra tersenyum tipis . Irma ingin menjawab dan menolak ibra namun laki laki itu sudah membungkam mulut nya dengan bibir ibra .
Saat itu tak ada yang memperhatikan kegiatan ibra dan irma semua orang yang berada di tempat itu tengah sibuk dengan belanjaan mereka masing masing .
Ibra ******* bibir irma dan Meresapi ciuman itu dengan penuh kasih Sayang . Irma tertegun ini kali pertama nya berciuman dengan laki laki dulu almarhum pacar nya tak pernah melakukan hal itu karena mereka jarang bertemu tapi ibra ..
Laki laki itu begitu berani mencium nya di tempat umum yang sial nya tak mampu irma tolak . sekuat apa pun ia menolak nya tenaga nya tak akan mampu menandingi tenaga ibra .
" Bagaimana rasanya enak ?" Tanya ibra mengusap bibir irma perlahan yang mengkilap karena nya .
" Kak ibra ..." Ucap irma kesal , kali ini irma benar benar marah pada ibra karena ia tak meminta izin terlebih dahulu saat mencium nya .
" Jangan marah kakak minta maaf ya kakak khilaf . " Ucap ibra tersenyum .
" Khilaf khilaf tapi malah senyum senyum . ngeselin . " Ucap irma kesal .
__ADS_1
" hehehehe kakak traktir makan deh besok malam bagaimana tapi kamu janji gak marah lagi sama kakak . " Ucap ibra menunjuk irma agar tak marah lagi pada dirinya .
" Oke ..." Ucap irma tak bisa menolak karena ia begitu menyukai makanan.
" maaf mas ini pisang yang mas pesan tadi . " ucap seorang laki laki datang dengan membawa pisang yang ibra minta tadi .
" oke berapa ini mas harga nya ?" Tanya ibra mengeluarkan dompet nya yang berisi banyak uang . Irma melirik dompet pacarnya itu , ibra yang menyadari hal itu pun hanya tersenyum seraya menggeleng kan kepalanya perlahan .
" 30 ribu mas . " Ucap penjual buah itu tersenyum ramah .
" Ini , kembalian nya buat mas saja . " Ucap ibra menyerahkan uang 50 ribu pada penjual itu .
" Kenapa lihat lihat mau ini emang . " Tanya ibra memperlihatkan uang nya pada irma .
" Mau lah siapa yang gak mau uang . Tapi irma bukan wanita matre yang gila uang jadi gak usah kasih irma uang ya kak. " Ucap irma membuat ibra terkekeh pelan .
" Siapa juga yang mau kasih kamu uang pede sekali kamu . " Ucap ibra berpura pura . Irma cemberut dan ingin pergi meninggalkan pacarnya itu namun Ibra menahan nya .
" Gitu aja marah ... Ini baut kamu . " Ucap ibra memberikan uang pada irma .
" Eh ...gak usah kak irma cuma bercanda saja tadi . " ucap irma tak enak hati . setelah ibra memberikan nya uang yang ia rasa jumlah nya sekitar 1 juta an .
" Tak apa ambilah beli buah buat mama dengan uang ini ya itung itung aku yang belikan buah itu untuk mama . " Ucap ibra tersenyum pada irma .
" Tapi ini kebanyakan kalau cuma beli buah kak . " Ucap irma menatap ibra dengan pandangan tak enak hati .
" Gak papa sisanya buat kamu jajan di kampus . Sudah dulu ya sayang kakak mau pulang dulu ya , kakak belum mandi langsung kesini tadi soalnya " Ucap ibra pada irma .
" Tapi mas ..uang ini . " ucap irma masih memikirkan uang di tangan nya itu dengan sendu .
" Ck ...Ambil saja sayang mas ikhlas memberikan nya . Kamu akan dapat lebih jika kita menikah nanti . " Ucap ibra berbisik di telinga irma . Irma yang mendengar itu hanya bisa tersenyum malu malu . Ibra terkekeh pelan kemudian laki laki itu berjalan memasuki mobil nya .
Sebelum laki laki itu pergi ibra membuka kaca jendela mobil nya .
" Mas pulang ya ...salam buat mama kamu . " ucap ibra setelah itu kembali menutup jendela mobilnya dan pergi dari tempat itu .
..
..
..
Jangan lupa like komen vaf dan hadiah ya ...
Dukungan kalian sangat berarti untuk kami para author.
__ADS_1